Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENERAPAN METODE DISKUSI KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 4 SDN GADANG 3 KOTA MALANG Salsabilah, Ana Nur; Suwandayani, Beti Istanti; Mar'atin Nuro, Falistya Roisatul; Ulum, Bahrul
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 4 (2023): SHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v13i4.54398

Abstract

The purpose of this study was to find out how the learning strategies and media were used to teach grade 4 mathematics at Gadang 3 Elementary School, Malang City. This research uses a descriptive qualitative research type. Data collection techniques in this study were by means of interviews, observation, and documentation. The subjects of this study were grade 4 teachers. The data analysis techniques used were data collection, data reduction, data display, and veryfying. The results of this study indicate that the existence of learning strategies in the form of study groups and joint discussions can improve student learning outcomes due to the heterogeneity of each group which encourages participants to learn competitively but still fun. Students are asked to help each other between friends so that other students do not feel left behind by the others. In addition to learning strategies, the learning media used are also the result of student designs, this makes students able to easily use these learning media. Learning media is also made of materials that are easily found around. Prior to implementing the study group strategy, grade 4 teachers had implemented several strategies. However, the class teacher considers this strategy to be the most effective in learning, especially in mathematics.
Peningkatan Kemampuan Numerasi Peserta Didik Menggunakan Model Project Based Learning (PjBL) Pada Topik Satuan Waktu Di Kelas II SDN Gedangsewu III Kabupaten Kediri Hutomo, Adi Wahyu; Roisatul Mar’atin Nuro, Falistya; Siswati, Dwi
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v5i1.1007

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik kelas II SDN Gedangsewu III Kabupaten Kediri tahun ajaran 2022/2023 melalui penggunaan model Project Based Learning (PjBL) pada topik Satuan Waktu. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan secara kolaboratif selama 2 siklus, setiap siklus terdiri 2 pertemuan dengan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Model Project Based Learning (PjBL) dilakukan dengan 6 (enam) sintaks pembelajaran. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, hasil produk, dan wawancara peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data dihasilkan peningkatan kemampuan numerasi di siklus 1 dengan nilai n-gain 0,26 dan pada siklus II mendapatkan nilai n-gain 0,89. Dapat disimpulkan dari kedua nilai n-gain tersebut, penggunaan model Project Based Learning (PjBL) efektif dapat meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik. Keywords: Project Based Learning; Kemampuan Numerasi; Satuan Waktu
Analisis Kompetensi Literasi Digital Guru sebagai Pendukung Keterampilan Guru Sekolah Dasar Aini, Dian Fitri Nur; Nuro, Falistya Roisatul Mar’atin
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4744

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu literasi dasar yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran selain literasi membaca menulis, numerasi, sains, serta budaya dan kewarganegaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran secara mendalam terkait kompetensi literasi digital guru Sekolah Dasar sebagai aspek pendukung kecapakan pendidik abad 21. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model deskripsi dengan memaparkan kompetensi literasi digital guru Sekolah Dasar sebagai aspek pendukung kecakapan pendidik abad 21. Lokasi penelitian di SD 6 Negeri Tumpang Kabupaten Malang dengan subjek penelitian ini adalah guru SD Negeri 6 Tumpang Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru sudah memiliki kompetensi literasi digital diilihat dari indikator pencapaian kompetensi literasi digital yaitu variasi bahan bacaan dan alat peraga digital, penggunaan buku digital, kegiatan pembelajaran berbasis teknologi dan informasi, penyajian informasi sekolah dengan media digital, pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah dan penerapan teknologi digital dalam layanan sekolah. Kompetensi literasi digital guru di SD Negeri 6 Tumpang secara umum baik dilihat dari aspek-aspek pendukung kompetensi literasi digital. Hal ini berdampak pada kualitas pembelajaran yang dirancang oleh guru dengan memanfaatkan berbagai aplikasi digital yang saat ini banyak berkembang.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASSESMEN DIAGNOSTIK MATEMATIKA UNTUK MENDESAIN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR Tyas Deviana; Nawang Sulistyani; Falistya Roisatul MN; Mochammad Archi Maulyda
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i4.9773

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang masih ditemukan beberapa masalah dalam implementasinya. Salah satu kebingungan yang dirasakan guru adalah menyusun instrumen asesmen diagnostik yang digunakan sebagai dasar penyusunan pembelajaran berdiferensiasi khusunya pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen assesmen diagnostik matematika yang dapat digunakan untuk memetakan kemampuan awal dan mengetahui kesulitan belajar peserta didik. Desain penelitian yang digunakan sesuai dengan model ADDIE mulai dari analisis hingga menghasilkan produk yang dibutuhkan kemudian di uji kelayakannya. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi pembelajaran, wawancara, serta hasil analisis tes asesmen diagnostik kepada peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada analisis kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan instrumen asesmen diagnostik yang telah diuji secara empiris untuk mendukung pengajaran matematika yang efektif dalam merespon keunikan kebutuhan pembelajaran peserta didik. Tes diagnostik yang dihasilkan memberikan wawasan yang penting bagi guru mengenai pola kesulitan belajar yang sering muncul, seperti dalam pemecahan masalah atau pemahaman konsep bilangan. Hal ini dapat digunakan guru untuk memetakan materi prasyarat sehingga dapat mendesain pembelajaran berdiferensiasi yang tepat. Guru dapat menyesuaikan pendekatan pembelajaran yang responsif dan adaptif dengan kebutuhan peserta didik. Instrumen asesmen diagnostic ini digunakan guru sebagai dasar desain pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar baik secara konten, proses dan produk. Rekomendasi penelitian selanjutnya yaitu melakukan studi komparatif untuk mengeksplorasi efektivitas instrumen asesmen diagnostic matematika dalam jenjang kelas yang berbeda untuk memperluas penerapannya dalam kurikulum.
PENERAPAN METODE DISKUSI KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 4 SDN GADANG 3 KOTA MALANG Salsabilah, Ana Nur; Suwandayani, Beti Istanti; Mar'atin Nuro, Falistya Roisatul; Ulum, Bahrul
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 13 No. 4 (2023): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v13i4.54398

Abstract

The purpose of this study was to find out how the learning strategies and media were used to teach grade 4 mathematics at Gadang 3 Elementary School, Malang City. This research uses a descriptive qualitative research type. Data collection techniques in this study were by means of interviews, observation, and documentation. The subjects of this study were grade 4 teachers. The data analysis techniques used were data collection, data reduction, data display, and veryfying. The results of this study indicate that the existence of learning strategies in the form of study groups and joint discussions can improve student learning outcomes due to the heterogeneity of each group which encourages participants to learn competitively but still fun. Students are asked to help each other between friends so that other students do not feel left behind by the others. In addition to learning strategies, the learning media used are also the result of student designs, this makes students able to easily use these learning media. Learning media is also made of materials that are easily found around. Prior to implementing the study group strategy, grade 4 teachers had implemented several strategies. However, the class teacher considers this strategy to be the most effective in learning, especially in mathematics.
Implementation of the independent curriculum for students with special needs at SDN Gadang 03 Malang City Salsabillah, Ana Nur; Suwandayani, Beti Istanti; Nuro, Falistya Roisatul Mar'atin
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v9i1.20445

Abstract

The purpose of this study was to find out how the independent curriculum was implemented for students with special needs at SD Gadang 3 Malang City as well as the types of children with special needs within it. Data collection techniques used in this study include interviews, observations, and documentation. The subjects of this research are 5th-grade teachers who also handle students with special needs, the school principal, and the students with special needs themselves. Data analysis techniques used are data collection, data reduction, data display, and verification. The results of this study indicated that the implementation of the independent curriculum for students with special needs at SDN Gadang 3 is packaged in a simple and detailed manner. So both regular and those with special needs, can effectively and maximally absorb the delivered material. There is no specific strategy in the learning process, it's just that the method of delivery uses diction that is easy to understand. The use of teaching modules in the learning process is also generalized to other students. The process of assessing learning outcomes is obtained from the mid-semester and final-semester examinations provided by the GPK team in their respective cities.
Pendampingan Pembuat Perangkat Pembelajaran Berbasis Digital Di SDN 2 Girimoyo Kabupaten Malang Kusumaningtyas, Dian Ika; Nuro, Falistya Roisatul Mar'atin
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v4i1.896

Abstract

The background of this community service activity is because not many teachers have made digital-based learning tools. Based on the socialization carried out in partner schools, some teachers are still confused about making digital-based learning tools. However, some teachers are also equipped with facilities that support the achievement of making learning devices which is the teacher's job in providing the best teaching for students. This community service aims to provide training to teachers at SDN Girimoyo 2 Malang in the form of making digital-based learning tools. This training was carried out using lecture methods, outreach, question and answer discussions and assistance in making learning tools. This community service activity consisted of 3 meetings in 1 partner school. The output achieved in this partnership program is an increase in the competence of teachers at SDN 2 Girimoyo Malang manifested in the ability to make digital-based learning tools. In addition, training material was also produced in the form of drafts for making digital-based learning tools, RPP (Learning Implementation Plans) and LKPD (Student Worksheets).
Pendampingan penyusunan instrumen asesmen diagnostik matematika untuk mendesain pembelajaran beriferensiasi di Sekolah Dasar Falistya Roisatul MN; Nawang Sulistyani; Mochammad Archi Maulyda; Tyas Deviana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22258

Abstract

Abstrak Salah satu kesulitan yang dialami guru di sekolah mitra dalam implementasi kurikulum merdeka yaitu mendesain pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika. Hal penting yang harus dilakukan guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi adalah melakukan asesmen diagnostic yang dapat membantu guru dalam mengidentifikasi kebutuhan dan memetakan kemampuan siswa. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pendampingan penyusunan instrument asesmen diagnostic matematika untuk mendesain pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Metode yang digunakan  untuk mengatasi permasalahan mitra yaitu melalui kegiatan: 1) workshop penyusunan instrumen asesmen diagnostik; 2) pendampingan penyusunan instrumen asesmen diagnostik; 3) implementasi asesmen diagnostik; 4) monitoring dan evaluasi; serta 5) pelaporan. Keberhasi;an program pengabdian kepada masyarakat ini ditunjukkan adanya peningkatan hasil pre-test dan post-test pengetahuan guru tentang konsep dan penyusunan instrument asesmen diagnostic. Instrument assessment diagnostic yang telah disusun berdasarkan hasil pendampingan, digunakan guru sebagai acuan dalam mendesain pembelajaran berdiferensiasi. Kelas yang bediferensiasi dapat menyajikan jalan yang berbeda dalam rangka memperoleh pengetahuan, memahami ide-ide dan mengembangkan produk sehinga pembelajaran terlaksana secara efektif. Kata kunci: asesmen diagnostic; instrumen asesmen; kurikulum Merdeka; pembelajaran berdiferensiasi  Abstract One of the difficulties experienced by teachers at partner schools in implementing the merdeka curriculum is designing differentiated learning in mathematics subjects. The important thing that teachers must do in designing differentiated learning is to carry out diagnostic assessments that can help teachers identify needs and map student abilities. This activity aims to assist in preparing mathematics diagnostic assessment instruments to design differentiated learning in elementary schools. The method used to overcome partner problems is through activities: 1) workshops on preparing diagnostic assessment instruments; 2) assistance in preparing diagnostic assessment instruments; 3) implementation of diagnostic assessments; 4) monitoring and evaluation; and 5) reporting. The success of this community service program is demonstrated by an increase in pre-test and post-test results in teacher knowledge regarding the concept and preparation of diagnostic assessment instruments. Teachers use the diagnostic assessment instrument prepared based on the mentoring results as a reference in designing differentiated learning. Differentiated classes can present different paths to gaining knowledge, understanding ideas, and developing products so that learning can occur effectively. Keywords: diagnostic assessment; assessment instruments; independent curriculum; differentiated learning