Muhammad Nurul Fahmi
Physics Department, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya, Jl. Ketintang, Surabaya, 60231, Indonesia. Center For Earth Science Studies, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya, Jl. K

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STUDI AKURASI CENTROID MOMENT TENSOR (CMT) PADA SOFTWARE JOKO TINGKIR DI WILAYAH KEPULAUAN MALUKU DENGAN PENDEKATAN SUDUT KAGAN DAN STATISTIKA INFERENSIAL Wardani, Jihan Nurrahma; Muhammad Nurul Fahmi; Madlazim
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Vol 14 No 3
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ifi.v14n3.p377-388

Abstract

Abstrak Penentuan parameter mekanisme sumber gempa yang akurat sangat penting dalam kajian seismotektonik dan mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keakuratan hasil inversi Centroid Moment Tensor (CMT) yang dihasilkan oleh perangkat lunak Joko Tingkir menggunakan pendekatan sudut Kagan dan analisis statistik inferensial, serta untuk mengkaji karakteristik sesar di wilayah Kepulauan Maluku. Penelitian dibatasi pada 25 kejadian gempa dengan magnitudo moment (Mw > 5) yang terjadi selama periode 2020 hingga 2024. Hasil perhitungan sudut Kagan menunjukkan bahwa seluruh data memiliki nilai dalam rentang 5° hingga 37°, berada jauh di bawah batas kritis 60° yang mengindikasikan tingkat kesesuaian tinggi antara Joko Tingkir dan katalog GCMT. Uji statistik parametrik menghasilkan nilai t untuk masing-masing parameter: strike (-0,431), dip (-0,164), rake (-0,991), latitude (-1,003), longitude (-0,205), dan depth (1,109), semuanya masih dalam rentang toleransi (±2,06). Nilai z-score untuk parameter Mw juga berada dalam batas wajar yaitu -1,883, tidak melampaui nilai kritis ±1,96. Dengan demikian, tidak ditemukan perbedaan signifikan secara statistik maupun visual antara kedua dataset. Selain itu, hasil inversi mengungkapkan bahwa wilayah Kepulauan Maluku didominasi oleh tiga tipe mekanisme patahan yaitu strike-slip, thrust, dan oblique reverse yang masing-masing berasosiasi dengan struktur aktif seperti Sesar Kawa, Banda Detachment, Snellius Ridge, dan Morotai Trough. Temuan ini mencerminkan dinamika tektonik yang kompleks akibat interaksi antara lempeng utama dan mikrolempeng di kawasan tersebut.   Abstract Accurate determination of earthquake focal mechanism parameters is crucial for seismotectonic analysis and disaster mitigation. This study aims to evaluate the accuracy of Centroid Moment Tensor (CMT) inversion results generated by the Joko Tingkir software using the Kagan angle approach and inferential statistical methods, as well as to examine fault characteristics in the Maluku Islands region. The research is restricted to 25 earthquake events with a moment magnitude (Mw > 5) that occurred between 2020 and 2024. Kagan angle calculations indicate that all data pairs have values ranging from 5° to 37°, well below the critical threshold of 60°, suggesting a high level of similarity between Joko Tingkir and the GCMT catalogue. Parametric statistical tests yielded t-values for each parameter as follows: strike (-0.431), dip (-0.164), rake (-0.991), latitude (-1.003), longitude (-0.205), and depth (1.109), all within the acceptable range of ±2.06. The Z-score for the Mw parameter was -1.883, also within the critical range of ±1.96. These results indicate no statistically or visually significant differences between the two datasets. Furthermore, the inversion results reveal that the Maluku region is dominated by three faulting types: strike-slip, thrust, and oblique reverse, each associated with major active structures such as the Kawa Fault, Banda Detachment, Snellius Ridge, and Morotai Trough. These findings reflect the region’s complex tectonic dynamics resulting from interactions between major tectonic plates and microplates.
Analisa Konsep Pernikahan Dini Dalam Perspektif Hukum Islam, Sosial: (Studi Pustaka) Ahmad Alaik Niam; Muhammad Nurul Fahmi; M. Malik Almajdi; Muhammad Zidan Kurniawan; Muhammad Syaifuddin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh hukum pernikahan dalam Islam, yang meliputi syarat dan rukun nikah, konsep kafa’ah (kesetaraan), serta fenomena pernikahan dini dan dampaknya dalam konteks hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap literatur, kitab fiqih, jurnal, serta peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum nikah dalam Islam terbagi menjadi lima ketentuan, yaitu wajib, sunnah, mubah, makruh, dan haram, yang penetapannya bergantung pada kondisi individu. Syarat dan rukun nikah menjadi penentu sahnya pernikahan, sedangkan konsep kafa’ah menegaskan pentingnya kesetaraan dalam agama, nasab, profesi, dan akhlak untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Sementara itu, pernikahan dini, meskipun diperbolehkan jika pasangan telah baligh dan rusyd, tetap menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan, sosial, dan hukum. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif terhadap hukum dan etika pernikahan sangat diperlukan untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Lebih lanjut, penelitian ini menekankan urgensi harmonisasi antara prinsip hukum Islam dan peraturan hukum nasional Indonesia dalam konteks pelaksanaan pernikahan, khususnya mengenai batas usia minimal calon mempelai. Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang merevisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 menetapkan usia 19 tahun bagi laki-laki maupun perempuan, sebagai bentuk perlindungan terhadap hak anak serta pencegahan risiko sosial dan kesehatan akibat pernikahan dini. Penelitian ini menegaskan bahwa kesesuaian antara nilai-nilai agama dan hukumpositif merupakan fondasi penting bagi tercipanya masyarakat yang berkeadilan. Dengan demikian, pemahaman menyeluruh terhadap aspek hukum etika dan soosial dalam pernikahan diperlukan guna membangun keluarga islami yang harmonis dan berkualitas.
IMPLEMENTASI ALGORITMA KNN UNTUK PENENTUAN JALUR EVAKUASI AMAN BERDASARKAN DATA SHAKEMAP DAN DATA TITIK EVAKUASI DI KABUPATEN MADIUN Chaidar Aria Bayu Pratama; Madlazim; Muhammad Nurul Fahmi
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 15 No. 1 (2026): Inpress Vol 15 No 1
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ifi.v15n1.p77-83

Abstract

Abstrak Bencana gempa bumi merupakan ancaman nyata di Indonesia, terutama pada daerah yang berada pada zona seismik aktif seperti Kabupaten Madiun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi titik evakuasi aman berbasis algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) berdasarkan data intensitas gempa dari ShakeMap  USGS dan distribusi titik evakuasi dari BPBD. Kriteria yang ditetapkan adalah wilayah dengan nilai  Modified Mercalli Intensity (MMI) < 4 dan jarak maksimum 1.000 meter sesuai dengan pedoman BNPB. Pengujian dilakukan terhadap 1.000 titik pengguna simulasi yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. KNN berhasil menunjukkan titik evakuasi rekomendasi yang valid sebanyak 370 titik (37.0%), 502 titik (50.2%) ditolak karena melebihi jarak, serta 128 titik (12.8%) gagal karena tidak memiliki titik aman. Temuan ini menunjukkan bahwa KNN efektif untuk mendeteksi awal titik evakuasi, namun keberhasilan KNN bergantung pada distribusi spasial titik evakuasi dan kontur guncangan. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan sistem evakuasi berbasis spasial yang responsif dan akurat.   Abstract Earthquakes are a real threat in Indonesia, especially in areas located in active seismic zones such as Madiun Regency. This study aims to develop a safe evacuation point recommendation system based on the K-Nearest Neighbour (KNN) algorithm using earthquake intensity data from the USGS ShakeMap  and evacuation point distribution data from the Regional Disaster Management Agency (BPBD). The criteria set are areas with a Modified Mercalli Intensity (MMI) value < 4 and a maximum distance of 1,000 metres, in accordance with BNPB guidelines. The testing was conducted on 1,000 simulation user points spread across the entire Madiun Regency area. KNN successfully identified 370 valid recommended evacuation points (37.0%), 502 points (50.2%) were rejected due to exceeding the distance limit, and 128 points (12.8%) failed because they did not have safe points. These findings indicate that KNN is effective for detecting initial evacuation points; however, the success of KNN depends on the spatial distribution of evacuation points and earthquake contours. Thus, this system can serve as a foundation for developing a responsive and accurate spatial-based evacuation system.