Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA KONTEKSTUAL BERBASIS BUDAYA LOKAL MASYARAKAT DESA LAMAWALANG PADA KONSEP TRANFORMASI GEOMETRI Maria Sesilia Wati Kelen; Bernadus Bin Frans Resi; Theodora Marieta Novita Tobi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): FEBRUARI - MARET 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran matematika kontekstual berbasis budaya lokal masyarakat Desa Lamawalang pada siswa SMA yang berkaitan dengan konsep tranformasi geometri. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2022. Jenis penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif. Subjek penelitian penenun dan siswa SMA. Peneliti akan menilite tentang kain tenun lalu mengimplementasikan pada siswa SMA. Tahap-tahap penelitian menggunakan metode etnografi terdiri dari menggambarkan, mendeskripsikan dan menganalisis. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara tidak terstruktur, dokumentasi dan tes tertulis mengenai tranformasi geometri. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMA di Desa Lamawalang sudah dapat menyelesaikan masalah kontekstual berbasis budaya lokal yang berkaitan dengan konsep-konsep transformasi geometri. Siswa mampu menyelesaikan masalah dengan menentukan motif dasar dari motif kae kwatek biasa, menunjukan perubahan pada motif dasar, serta menjelaskan tjenis tranformasi geometri yang digunakan.
Analisis Penalaran Siswa Kelas V SDK Lamawalang Pada Materi Pecahan Menggunakan Pendekatan Etnomatematika Bernadus Bin Frans Resi; Selfiana Burahewen; Mancelina Perada
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): FEBRUARI - MARET 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi dan mendeskripsikan kemampuan penalaran siswa kelas V pada materi pecahan menggunakan pendekatan etnomatematika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDK Lamawalang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 02 Desember 2023. Penggunaan lembar kerja,, dokumentasi, dan pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas digunakan sebagai metode pengumpulan data. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penalaran matematis siswa sudah baik akan tetapi ada beberapa indikator yang belum terpenuhi. Hal ini ditunjukan dengan beberapa peserta didik belum memenuhi indikator penalaran matematis dalam menyelesaiakan masalah pada materi pecahan
PROSES MATEMATISASI YANG DILAKUKAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PEMODELAN PERSAMAAN KUADRAT Bin Frans Resi, Bernadus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v8i2.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses matematisasi yang dilakukan oleh mahasiswa pendidikan matematika Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka dalam meneyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pemodelan persamaan kuadrat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Peneliti mendesain pembelajaran menggunakan pendekatan matematika realistik. Subjek penelitian sebanyak 2 mahasiswa. Penentuan subjek penelitian berdasarkan kategori jawaban mahasiswa yang sejenis akan dikelompokkan menjadi satu kelompok. Selanjutnya, setiap kelompok dipilih seorang mahasiswa sebagai subjek penelitian. Tahap-tahap penelitian meliputi: membuat desain, ujicoba desain, dan analisis retropektif. Metode pengumpulan data berupa tes tertulis mengenai pemodelan persamaan kuadrat dan wawancara tidak terstruktur mengenai proses matematisasi mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses matematisasi yang dilakukan oleh mahasiswa pendidikan matematika Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka adalah matematisasi horizontal dan vertikal. Mahasiswa menyelesaikan masalah dengan cara membuat pemisalan, menyatakan dalam bentuk model matematika formal, menyelesaikan model, menjawab model matematika, dan pertanyaan soal menggunakan kata-kata.
ETNOMATEMATIKA YANG TERDAPAT PADA KAIN TENUN KWATEK WAIBALUN Ursula Nika Hajon; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai konsep matematika yang terdapat pada motif kain tenun Kwatek Waibalun serta menggali makna filosofisnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain etnografi, yang umum digunakan dalam kajian etnomatematika pada kain tenun tradisional untuk mengungkap makna budaya dan struktur matematisnya. Objek penelitian ini adalah pola atau motif pada kain tenun Kwatek Waibalun, yang melalui observasi dan wawancara semi-struktur kepada penenun di Kelurahan Waibalun, Larantuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kain tenun Kwatek Waibalun secara alami mengandung konsep-konsep matematika berupa geometri bangun datar dan geometri transformasi. Konsep geometri bangun datar yang dominan adalah segitiga, persegi panjang, dan lingkaran. Sementara itu, konsep geometri transformasi mencakup translasi (pergeseran), refleksi (pencerminan), rotasi (perputaran) dan dilatasi (perkalian), yang diterapkan secara intuitif oleh penenun melalui penyusunan motif berulang, simetri, dan penyesuaian ukuran. Motif utama seperti bunga, segitiga, dan garis memiliki makna filosofis yang melambangkan keindahan, kekuatan, dan keseimbangan hidup. Penelitian ini membuktikan bahwa tradisi menenun adalah praktik budaya yang sarat nilai matematis dan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan budaya lokal.
ETNOMATEMATIKA BUDAYA LOKAL RUMAH ADAT LEWO LEYN DI DESA LITE KABUPATEN FLORES TIMUR Marlina Perada; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep etnomatematika yang terkandung dalam arsitektur dan simbolisme Rumah Adat Lewo Lein di Desa Lite, Kabupaten Flores Timur. Rumah adat ini memiliki peranan penting dalam budaya Lamaholot dan memuat unsur matematis seperti geometri, simetri, perbandingan, pola bilangan, serta konsep keseimbangan yang digunakan dalam pembangunan tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnografi melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan tetua adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada struktur atap, denah lantai, pembagian ruang, dan ornamen terdapat konsep matematis yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa etnomatematika berperan dalam melestarikan budaya sekaligus meningkatkan relevansi pembelajaran matematika.
Identifikasi Unsur-unsur Matematika dalam Tarian Hama sebagai Warisan Budaya Desa Painapang Maria Herlina Paja Hewen; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji unsur-unsur etnomatematika yang terdapat dalam Tarian Hama, sebuah tradisi budaya masyarakat Desa Painapang di Kabupaten Flores Timur. Tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi estetika dan ritual adat, tetapi juga memuat struktur matematika yang tersirat melalui gerak, pola lantai, formasi, dan ritme yang muncul dalam pertunjukannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi selama Oktober 2025. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui proses reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarian Hama mengandung beberapa konsep matematika, terutama pada bidang geometri dan transformasi. Formasi lingkaran yang dibentuk para penari merepresentasikan konsep bangun datar, sedangkan gerakan memutar mengelilingi pusat (Lia Nama) menunjukkan transformasi rotasi. Selain itu, gerakan tangan penari menghasilkan representasi berbagai jenis sudut, seperti sudut siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul. Temuan ini memperlihatkan bahwa matematika hadir secara alami dalam praktik budaya lokal, meskipun tidak disadari oleh masyarakat pelakunya. Di samping itu, Tarian Hama juga memuat nilai-nilai filosofis yang mencerminkan harmoni manusia–alam, simbol perlawanan terhadap gangguan, ungkapan syukur, serta solidaritas sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa Tarian Hama berpotensi dijadikan sumber belajar matematika berbasis budaya lokal. Integrasi unsur budaya ke dalam pembelajaran memungkinkan siswa memahami konsep matematika secara kontekstual dan relevan dengan kehidupan mereka. Dengan demikian, studi ini tidak hanya memperkaya kajian etnomatematika, tetapi juga mendukung pelestarian budaya dan inovasi pedagogis di wilayah Flores Timur.
ANALISIS ETNOMATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KONSEP BANGUN DATAR RUMAH ADAT DESA LAMAWOHONG Rosalinda T. Jedo Moron; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etnomatematika dalam pembelajaran matematika, khususnya konsep bangun datar, melalui eksplorasi rumah adat di Desa Lamawohong, Sulawesi Selatan. Etnomatematika sebagai pendekatan yang mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam matematika, digunakan untuk memperkaya pemahaman siswa tentang geometri datar dengan konteks yang relevan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, meliputi observasi lapangan terhadap struktur rumah adat, wawancara dengan tokoh masyarakat setempat, serta analisis dokumentasi visual dan data etnografis. Hasil analisis menunjukkan bahwa rumah adat Lamawohong mengandung elemen bangun datar seperti persegi panjang, segitiga, dan trapesium. Temuan ini mengungkap potensi rumah adat sebagai sumber belajar matematika yang meningkatkan keterlibatan siswa dan menghubungkan matematika dengan identitas budaya. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya integrasi etnomatematika untuk mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, inovatif, dan kontekstual, serta mendorong pengembangan bahan ajar berbasis budaya lokal di daerah tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pendidikan matematika dan pelestarian budaya
ETNOMATEMATIKA PADA RUMAH ADAT KOKE BALE MASYARAKAT LEWOLOBA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL Dominikus Talu Koten; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi rumah adat koke bale di desa lewoloba, Flores Timur sebagai sumber belajar matematika yang kaya dan relevan. Melalui pendekatan etnomatematika, kita dapat mengidentifikasi konsep-konsep etnomatematika yang kaya, seperti geometri, simetri, proporsi, dan pola tersembunyi dalam arsitektur, desain, dan filosofi rumah adat koke bale. Integrasi elemen-elemen budaya lokal ini ke dalam kurikulum matematika diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa, memupuk kecintaan terhadap budaya, menghargai warisan budaya dan membuat pembelajaran lebih bermakna
EKSPLORASI ETNOMATEMTIKA PADA TRADISI BERBURU IKAN PAUS PADAMASYARAKAT LAMALERA Lambertus Daniel Laba; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi berburu ikan paus di Lamalera, Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu praktik budaya maritim tertua di Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun. Aktivitas ini tidak hanya mencerminkan nilai spiritual dan sosial masyarakat, tetapi juga mengandung berbagai konsep matematis yang terintegrasi dalam praktik sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk etnomatematika yang muncul dalam proses perburuan paus, termasuk penggunaan pola geometri pada pembuatan perahu peledang, perhitungan proporsi dan keseimbangan dalam pembagian peran serta hasil tangkapan (leo dan tasi lefo), serta analisis strategi berburu yang berkaitan dengan estimasi jarak, kecepatan, dan arah angin. Pendekatan kualitatif etnografis digunakan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan para lamafa (pemburu utama), pembuat perahu, serta tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep-konsep matematika seperti geometri, pengukuran, proporsi, dan pemodelan informal tercermin kuat dalam praktik tradisional mereka, meskipun tidak disadari sebagai bentuk matematika formal. Temuan ini mengungkapkan bahwa tradisi Lamalera merupakan sumber pembelajaran matematika kontekstual yang kaya dan potensial untuk dikembangkan dalam pendidikan berbasis budaya lokal.
KONSEP GEOMETRI PADA TARIAN GAWE AU MASYARAKAT DESA LITE, KECAMATAN ADONARA TENGAH, KABUPATEN FLORES TIMUR Lidvina Lipat Teneti; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep geometri yang termuat dalam pola lantai dan gerakan tarian Gawe Au masyarakat Desa Lite. Penelitian dilaksanakan di Desa Lite dan SDK Lite pada bulan Oktober-November,  Fokus kajian mencakup geometri dasar (Titik, garis Vertikal Horizontal, garis sejajar, serta bentuk persegi Panjang) dan geometri sudut (sudut lancip, siku-siku, dan tumpul). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta mengintegrasikan pembelajaran Kontekstual melalui keterlibatan siswa dalam penyelesaian LKPD berbasis konteks budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tarian Gawe Au menyimpan representasi matematika yang relevan dan kontekstual, sehingga berpotensi menjadi sumber belajar yang memperkuat pemahaman konsep geometri pada peserta didik