Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENERAPAN PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KANTOR POLISI SEKTOR MANGGALA Sangaji , Ayu Indira; Rusli , Muh.
Meraja journal Vol 7 No 2 (2024): Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : P3M Stia Al Gazali Barru and Meraja media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33080/mrj.v7i2.344

Abstract

[Full Paper] to pdf Copyright (c) 2024 Meraja journal
Pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 5 dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi Reski Purnamasari; Cucu Widaty; Sangputri Sidik; Ayu Indira Sangaji
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i1.71417

Abstract

Pelaksanaan program Kampus Mengajar tidak lepas dari tujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi sekolah sasaran. Berbagai upaya dalam bentuk program kerja dilakukan para mahasiswa kampus mengajar angkatan V untuk berdampak mencapai tujuan tersebut. Beberapa kegiatan dilakukan oleh mahasiswa kampus mengajar angkatan V penempatan SDN Basirih 8  Banjarmasin yaitu seperti pendampingan belajar di kelas, Bimbingan khusus (kelas tambahan), Pembuatan media pembelajaran interaktif (peraga mata), Jum'at literasi. Terdapat peningkatan setelah dilaksanakan beberapa program kerja yang telah dirancang sebelumnya berkaitan dengan peningkatan literasi dan numerasi. Hal tersebut didasarkan pada hasil Pre Test dan Post Test AKM yang telah dilakukan. Presentase siswa yang menjawab benar untuk Literasi saat pretest yaitu dari 51% dan saat post test menjadi 81%. Selain itu dari sisi Numerasi presentase siswa yang menjawab benar untuk yaitu saat pretest 39% dan saat post test menjadi 50%.  
Household Labor and Gender Roles in the Age of Smart Homes: A Systematic Literature Review Sidik, Sangputri; Retnosari, Putri; Hidayati, Niswatin Nurul; Sangaji, Ayu Indira
DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Citra Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69875/djosse.v2i3.242

Abstract

In recent years, smart home devices have been promoted as tools for enhancing efficiency and convenience in household management. However, their influence on domestic labor and gender roles remains underexplored, particularly regarding their impact on the lives of female domestic workers. This systematic review examines the impact of smart home technologies on domestic workers and the implications for gender roles. This study employs a comprehensive search strategy across Scopus databases to select relevant articles, ensuring a thorough examination of existing literature on the intersection of smart home technology, domestic labor, and gender. The PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines help researchers plan and carry out systematic reviews systematically, maintain transparency, reduce bias, and achieve rigor in review processes. The results point out that potential smart home technologies can both empower and constrain domestic workers. On the one hand, these technologies can enhance workers' autonomy by reducing the physical demands of domestic tasks. On the other hand, they can increase surveillance and control over domestic workers, potentially intensifying their workload and reinforcing traditional gender norms. The integration of smart home technologies into domestic settings has complex implications for gender equity. While these technologies offer opportunities to challenge traditional gender roles, they can also reinforce existing inequalities if not carefully implemented.
PERAN BUDAYA LOKAL BUGIS–MAKASSAR DALAM MEMBANGUN MINDSET KEWIRAUSAHAAN BAGI UMKM KOTA MAKASSAR Indira Sangaji, Ayu; Wahira
EDUSOS: Jurnal Edukasi dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 02 (2025): Vol.2 No.2 (2025): Volume 02 Nomor 02 (Des 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya lokal memiliki peranan krusial dalam membentuk cara berpikir, motivasi, dan strategi ekonomi masyarakat. Artikel ini mengkaji peran budaya Bugis–Makassar dalam membentuk mindset kewirausahaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Fokus penelitian diarahkan pada nilai-nilai kultural seperti siri’ na pacce, reso’, keberanian, serta jaringan kekerabatan yang menjadi ciri khas masyarakat Bugis–Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi terhadap pelaku UMKM dari berbagai sektor ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Bugis–Makassar berperan signifikan dalam membentuk habitus kewirausahaan berupa etos kerja tinggi, keberanian mengambil risiko, dan orientasi pada kehormatan serta tanggung jawab sosial. Namun, nilai budaya tertentu juga berdampak pada hambatan inovasi dan adaptasi pasar. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar program pengembangan UMKM mengintegrasikan pendekatan responsif budaya untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Transformation of Women's Social Education in the GWF (Grab Women Fighter) Community in Makassar City: A Sociological Study of Emancipatory Learning in the Digital Workspace Sangaji, Ayu Indira; Syukur, Muhammad
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 10, No 1 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v10i1.9615

Abstract

This study aims to analyze the transformation of women's social education within the GWF (Grab Women Fighter) community in Makassar City as a form of emancipatory learning in the digital workplace. Using a qualitative approach and case study method, this study examines how social interactions and daily practices in the digital community shape critical awareness and women's empowerment. Data were obtained through online observations, in-depth interviews, and documentation of community activities. The results show that the GWF (Grab Women Fighter) community in Makassar City has become an arena for non-formal social learning that fosters solidarity, self-reflection, and digital adaptability. The emancipatory learning process occurs through the practice of sharing experiences, emotional support, and reflection on gender and economic inequality. This research contributes to the development of studies in the sociology of education by highlighting the importance of digital space as an arena for inclusive and emancipatory social education.
Dampak Dari Kecanduan Judi Online (Judol) Terhadap Perekonomian Keluarga di Kecamatan Mamajang Kota Makassar Ayu Indira Sangaji
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 5 No 1 (2025): April (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v5i1.310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak dari kecanduan judi online (judol) terhadap perekonomian keluarga dan mengetahui penanggulangan judi online di kecamatan mamajang kota makassar. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriftif, Dalam sebuah penelitian selalu terjadi proses pengumpulan data, yang artinya data yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, analisis, observasi, dan dokumentasi yang telah diperoleh langsung dari informan dilapangan yang berjumlah sebanyak 10 orang dengan teori yang digunakan perilaku sosial dan disorganisasi sosial. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Faktor penyebab terjadinya judi online yaitu a). faktor lingkungan disekitar, b). factor pergaulan di warkop c.) persoalan ekonomi. Adapun dampak terjadinya judi online adalah a). memperburuk finansial ekonomi keluarga, b). merusak psikis pasangan dan anak, c), kriminalisasi. Serta adapun penanggulangan judi online yaitu; a). Penyuluhan yang dilakukan pemerintah, b) kajian keagaamaan agar dapat mengurangi tingkat perjudian online yang ada di kecamatan mamajang kota makassar
The Impact of Urban Development on Coastal Community Health: A Qualitative Study in Makassar City Ayu Indira Sangaji; Muhammad Syukur; Firdaus W Suhaeb
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 11 No 2 (2026): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/2dc1xc64

Abstract

Urban development in the coastal areas of Makassar City has experienced rapid growth, resulting in significant environmental, social, and economic changes within the community. This study aims to analyze the impact of urban development on the health of coastal communities using William Cockerham’s health sociology perspective. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The findings indicate that urban development has led to environmental changes in coastal areas, including pollution and the reduction of fishing grounds, which contribute to increased health risks. In addition, changes in the economic structure have affected the community’s ability to access healthcare services. Social, economic, and environmental factors emerge as the primary determinants shaping the health conditions of coastal communities. This study emphasizes that public health is not solely influenced by medical factors, but also by social structures and development policies.
COMMUNITY-BASED DEVELOPMENT APPROACH IN MAKASSAR (Community Development, Community Empowerment, And Asset-Based Community Development/ABCD) Ayu Indira Sangaji; Ernawati Arsyad; Najamuddin Najamuddin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 11 No 2 (2026): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/6v25k905

Abstract

Community-based development has become an important approach in addressing various social problems in urban communities, particularly in Makassar City, which has a high level of social heterogeneity. This article aims to analyze the implementation of the Community Development, Community Empowerment, and Asset-Based Community Development (ABCD) approaches in community development in Makassar. This study employs a descriptive qualitative approach using literature review and social observation methods toward community empowerment practices in urban areas. The findings indicate that community-based development is capable of increasing community participation, strengthening social capital, and creating community independence through the utilization of local assets. The ABCD approach is considered more adaptive because it positions the community as the subject of development with internal capacities and resources. In Makassar, the implementation of community-based development can be seen in waste bank programs, tourism alley programs, community-based micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and women’s empowerment initiatives in densely populated areas. The main challenges include the lack of program sustainability, inequality in access to resources, and the dominance of top-down approaches in development policies. Therefore, a sustainable participatory development model based on local community potential is needed.
Pola Pengasuhan Anak pada Keluarga Pekerja Sektor Pariwisata di Pantai Legian Bali Ayu Indira Sangaji; Syamsu A Kamaruddin; Arlin Adam; Ahmadin
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 6 No 2 (2026): August (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v6i2.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengasuhan anak pada keluarga pekerja sektor pariwisata di Pantai Legian Bali, faktor-faktor yang memengaruhi pola pengasuhan, serta dampaknya terhadap perkembangan sosial dan pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan 10 informan yang merupakan orang tua yang bekerja di sektor pariwisata di Pantai Legian Bali. Data dianalisis secara tematik melalui proses pemilahan dan pengodean data, pengelompokan informasi ke dalam tema-tema utama, interpretasi keterkaitan antartema, serta penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan teori fungsional struktural Talcott Parsons dan konsep habitus Pierre Bourdieu untuk menjelaskan hubungan antara struktur sosial, kondisi kerja, dan praktik pengasuhan dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan anak terbagi ke dalam tiga bentuk utama, yaitu pola permisif, demokratis, dan delegatif. Pola permisif muncul sebagai bentuk adaptasi terhadap keterbatasan waktu orang tua akibat jam kerja yang panjang dan tidak menentu. Pola demokratis diterapkan oleh keluarga yang berupaya mempertahankan komunikasi dan keterlibatan orang tua meskipun memiliki mobilitas kerja tinggi, sedangkan pola delegatif ditandai dengan pengalihan sebagian tanggung jawab pengasuhan kepada kakek-nenek, kerabat, atau lembaga penitipan anak. Faktor pembentuk pola pengasuhan meliputi tuntutan ekonomi, ritme kerja sektor pariwisata, lingkungan sosial kawasan wisata, dan tingkat pendidikan orang tua. Dampaknya terlihat pada kedisiplinan, interaksi sosial, kontrol penggunaan gawai, dan keterlibatan anak dalam pendidikan formal. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengungkapan bahwa karakteristik kerja sektor pariwisata tidak hanya memengaruhi kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga menghasilkan strategi adaptasi pengasuhan yang berbeda dalam menghadapi keterbatasan waktu dan mobilitas kerja. Kebaruan penelitian ditunjukkan melalui identifikasi pola pengasuhan delegatif sebagai bentuk adaptasi keluarga pekerja pariwisata serta integrasi perspektif struktur sosial dan habitus untuk menjelaskan reproduksi praktik pengasuhan dalam konteks masyarakat urban wisata. Penelitian ini menegaskan bahwa dinamika sektor pariwisata turut membentuk relasi keluarga dan praktik pengasuhan yang berimplikasi terhadap perkembangan sosial dan pendidikan anak.
Social Reproduction in the Implementation of the Free Nutritious Food Program (MBG) in Makassar Early Childhood Education (PAUD) Ayu Indira Sangaji; Syamsu A Kamaruddin; Arlin Adam
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10 No 4 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i4.9758

Abstract

This article aims to analyze how the implementation of the Free Nutritious Food (MBG) program in Early Childhood Education (PAUD) institutions in urban areas of Makassar reflects the process of social reproduction. Using Pierre Bourdieu’s theoretical framework of habitus, capital, and field, this article examines how practices and policies within the MBG program contribute to the perpetuation of social structures and class differences in society. The study adopts a conceptual–analytical approach, employing qualitative methods based on literature review and sociocultural analysis of the Makassar community context. The findings indicate that the MBG program functions not only as a child health policy but also as a symbolic arena that reinforces disparities in social, cultural, and economic capital among different social groups. Family habitus, perceptions of nutrition, and the ways educational institutions interpret policy collectively shape patterns of social reproduction within the urban context of Makassar. This article highlights the importance of a sociological approach in formulating child nutrition policies to foster more equitable social transformation..