Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT Barek, Yuliana; Asyril, Asyril; Berahman, Berahman; Fendiyanto, Petrus
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i1.427

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan peserta didik atas kemampuan berpikir melalui model Problem Based Learning dengan persamaan kuadrat pada kelas IX SMP Negeri 1 Barong Tongkok. Subjek yang digunakan yaitu peserta didik kelas IX-A yang berjumlah 35 peserta didik, sedangkan objek dari pelitian adalah penerapan model Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dokumen, tugas, observasi dan tes, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif. Diperlihatkan bahwa hasil penelitian menjelaskan bahwa setelah dilakukannya model Problem Based Learning yang diikuti peserta didik, diperolehnya kemampuan berpikir kritis peserta didik yang meningkat. Telah terlampauinya standar yang telah ditentukan pada nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta serta persentasi ketuntasan kelas dari siklus I, siklus II, dan siklus III yakni rata-rata  dengan persentasi ketuntasan kelas yaitu pada siklus I yang mengalami peningkatan menjadi  dengan persentasi ketuntasan kelas yaitu  pada siklus II dan kembali mengalami peningkatan menjadi  dengan persentasi ketuntasan kelas yaitu  pada siklus III. Sedangkan terdapat kategori cukup meningkat pada hasil observasi pelaksanaan pembelajaran siklus I aktivitas guru dan peserta didik,berkategori baik di siklus II, dan meningkat dengan kategori sangat baik pada siklus III. Melalui analisis data dan hasil penelitian, maka disimpulkan model Problem Based Learning bisa meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan materi persamaan kuadrat di kelas IX SMP Negeri 1 Barong Tongkok.
ANALISIS LITERASI MATEMATIKA MATERI STATISTIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SAMARINDA Juwita, Intar; Berahman, Berahman; Kurniawan, Kurniawan
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i1.476

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui literasi matematika materi statistika siswa kelas VIII pada salah satu SMP Negeri di Kota Samarinda. Penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII F berjumlah 32 orang dan objek penelitian adalah literasi matematika materi statistika. Instrumen yang digunakan adalah soal tes literasi matematika materi statistika dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Uji Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 siswa subjek penelitian, terdapat 2 siswa (6%) yang memiliki literasi kategori sangat baik, terdapat 5 siswa (16%) yang memiliki literasi matematika materi statistika dengan kategori cukup, terdapat 2 siswa (6%) yang memiliki literasi kategori kurang, kemudian terdapat 23 siswa (72%) yang memiliki literasi kategori sangat kurang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara umum literasi matematika materi statistika siswa kelas VIII salah satu SMP Negeri Kota Samarinda termasuk kategori sangat kurang.
The Effect of Ice Breaking Implementation on Mathematics Learning Outcomes of Class VIII at SMP Negeri 2 Samarinda Sa'diah, Siti Halimatus; Berahman, Berahman; Untu, Zainuddin; Fendiyanto, Petrus
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2025): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v10i1.6950

Abstract

The atmosphere of mathematics learning during the day seems less enjoyable so students quickly feel bored, and sleepy, have difficulty concentrating, and students' mathematics learning outcomes are low. Apart from that, teachers rarely provide refreshments such as icebreakers during learning. Therefore, it is important to carry out this research to determine whether or not there is a positive influence of the application of ice breaking on mathematics learning outcomesin class VIII of SMP Negeri 2 Samarinda. This research uses a quasi-experimental method with a posttest-only control group design. The research population consisted of 339 class VIII students divided into 11 classes. The sample was taken deliberately, namely by selecting two classes that had a mathematics subject schedule from 13.00 to 15.00 WITA and the final grades for the odd semester were not significantly different. Data on mathematics learning outcomes was obtained through posttest. Then, descriptive and inferential statistics (t-test) were used to analyze the data that had been obtained. The results of the right-tailed hypothesis test show a probability value of 0.024 < 0.05 so H0 is rejected. So, there is a positive influence of the application of ice breaking on mathematics learning outcomes in class VIII of SMP Negeri 2 Samarinda.
Kemampuan Berpikir Aljabar Dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Samarinda Tahun Ajaran 2024/2025 Sukma, Rahmatia Permata; Berahman, Berahman
Jurnal Riset Pecinta Matematika Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Cinta Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir aljabar dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV) siswa kelas IX SMP Negeri 1 Samarinda Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa, lalu diambil 6 siswa untuk diteliti lembar jawabannya kemudian dilakukan wawancara untuk mendalami proses berpikir dalam menyelesaikan masalah. Objek penelitian ini adalah kemampuan berpikir aljabar yang didalamnya terdapat aktivitas berpikir yaitu generalisasi, abstraksi, berpikir dinamis, pemodelan, berpikir analitis, dan organisasi. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah soal tes kemampuan berpikir aljabar sebanyak 4 soal dan pedoman wawancara. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 siswa atau 17% berada pada kategori kemampuan berpikir aljabar tingkat tinggi, 19 siswa atau 63% berada pada kategori kemampuan berpikir aljabar tingkat sedang, dan 6 siswa atau 20% berada pada kategori kemampuan berpikir aljabar tingkat rendah. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir aljabar siswa paling banyak berada pada tingkat kemampuan berpikir aljabar kategori sedang. Banyak siswa yang kurang mampu memenuhi indikator kemampuan berpikir aljabar pada aktivitas megabstraksi dan berpikir dinamis serta siswa juga kurang mampu menyelesaikan masalah yang berbeda dengan masalah yang telah dipelajari.
Pemahaman Siswa pada Materi Kedudukan Titik dalam Bidang Koordinat Kartesius Kelas VIII SMP Negeri 22 Samarinda Naifah, Ulifatun; Widyasari, Tri; Berahman, Berahman
Jurnal Riset Pecinta Matematika Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Cinta Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman matematika siswa materi kedudukan titik dalam bidang koordinat kartesius kelas VIII. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini berjumlah adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Samarinda yang berjumlah 63 siswa kelas VIII-F dan VIII-K SMP Negeri 22 Samarinda tahun ajaran 2022/2023 dan objek yang diteliti adalah pemahaman matematika pada materi kedudukan titik dalam bidang koordinat kartesius. Adapun instrumen penelitian adalah soal tes pemahaman matematika pada materi kedudukan titik dalam bidang koordinat kartesius dan pedoman wawancara. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Setelah itu dilakukan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 63 siswa subjek penelitian, terdapat 1 siswa yang memiliki pemahaman dengan kategori sangat baik, 7 siswa yang memiliki pemahaman dengan kategori baik, 22 siswa yang memiliki pemahaman dengan kategori cukup, 26 siswa yang memiliki pemahaman dengan kategori kurang, dan 7 siswa yang memiliki pemahaman dengan kategori sangat kurang. Dengan demikian, disimpulkan bahwa secara umum pemahaman matematika pada materi kedudukan titik dalam bidang koordinat kartesius siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Samarinda termasuk kategori kurang yang dapat berdampak pada pemahaman materi matematika di jenjang berikutnya.