Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimalisasi Kemandirian Mencuci Tangan dalam Upaya Perawatan Jangka Panjang Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Sriasih, Ni Kadek; Wulandari D, Anak Agung Istri; Rahyanti, Ni Made Sri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14859

Abstract

ABSTRAK Anak disabilitas atau anak berkebutuhan khusus memiliki kondisi yang berbeda dengan anak pada umumnya, dimana dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya secara signifikan mengalami kelainan fisik, mental-intelektual, sosial dan emosional dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya. Kondisi khsusus tersebut menyebabkan keluarga harus mampu memberikan perawatan jangka panjang agar anak tetap dapat mempertahankan tingkat fungsionalnya serta dapat mempertahankan kemampuannya sesuai hak-hak dasar dan martabat kemanusiaanya. Salah satu yang harus dibantu adalah mempertahankan kemandirian anak disabilitas dalam memenuhi kebutuhan dasar hidupnya, seperti menjaga kebersihan tangan agar anak dapat terhindar dari berbagai macam penyakit. Namun, anak berkebutuhan khusus tidak semuanya mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti menjaga kebersihan tangan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus dalam meningkatkan kemampuan dan kemandirian melakukan cuci tangan yang benar. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan pre dan post kemampuan anak dalam mencuci tangan yang benar, penyuluhan kesehatan, demonstrasi cuci tangan dan pendampingan langsung praktik cuci tangan. Berdasarkan hasil analisa data ditemukan adanya peningkatan kemampuan kemandirian anak mencuci tangan. Sebelum diberikan intervensi hanya 5 anak dari 19 orang yang bisa mencuci tangan mandiri dengan cara yang benar dan setelah diberikan intervensi meningkat menjadi 8 orang anak mampu mencuci tangan sendiri dengan langkah yang tepat. Bedasarkan hal tersebut, kegiatan pendidikan kesehatan dan pendampingan anak berkebutuhan khusus diperlukan untuk meningkatkan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan tangan khususnya di sekolah luar biasa (SLB). Kata Kunci: Kemandirian, Anak Berkebutuhan Khusus, Mencuci Tangan  ABSTRACT Children with disabilities or children with special needs have different conditions from children in general, where in the process of growth or development they experience significant physical, mental-intellectual, social and emotional abnormalities compared to other children their age. These special conditions mean that families must be able to provide long-term care so that children can maintain their functional level and maintain their abilities in accordance with their basic rights and human dignity. One thing that must be helped is maintaining the independence of children with disabilities in meeting their basic life needs, such as keeping their hands clean so that children can avoid various diseases. However, not all children with special needs are independent in carrying out daily activities such as keeping their hands clean. This Community Service aims to help children with special needs improve their ability and independence to wash their hands properly. This activity is carried out by pre- and post-testing children's ability to wash their hands properly, health education, hand-washing demonstrations and direct assistance in hand-washing practices. Based on the results of data analysis, it was found that there was an increase in children's independent ability to wash their hands. Before being given the intervention, only 5 children out of 19 were able to wash their hands independently in the correct way and after being given the intervention this increased to 8 children who were able to wash their own hands using the correct steps. Based on this, health education activities and assistance for children with special needs are needed to increase children's independence in maintaining hand hygiene, especially in special schools. Keywords: Ability, Children with Special Needs, Washing Hands
Kualitas Hidup Caregiver dalam Merawat Anak dengan Kebutuhan Khusus Rahyanti, Ni Made Sri; Wulandari, Anak Agung Istri; Sriasih, Ni Kadek; Pranata, Gst. Kade Adi Widyas
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.12373

Abstract

ABSTRACT Child with special needs in a family can affect the normal life of parents both physically, psychologically, socially and environmentally. This condition will affect the quality of life of parents. Optimizing the development of children with special needs depends on the parent’s quality of life.  This study aims to describe the parent’s quality of life as care givers in caring for children with special needs. Research. The design used in this research is descriptive analytical cross sectional. The research was conducted in January 2023 at SLB No. 1 and 3 Denpasar. The sampling technique used was purposive sampling. The inclusion criteria  sample were parents of children with special needs who were actively attending school at SLB No. 1 and 3 Denpasar and were willing to fill out the questionnaire completely. The instrument used was the WHO Quality of Life Questionnaire - BREF. Data were analyzed using SPSS with univariate tests (frequency and percentage). In this study data was found that as many as 1% of parents had poor quality of life, 54.6% had moderate quality of life and 43.3% had good quality of life. In this study, data was found that the majority of parents had a moderate quality of life. Parents with children with special needs must always be optimistic in caring for their children and living their lives so parents can achieve a better quality of life. A good parent’s quality of life can support children developmental optimally.  Keywords: Quality, Care Giver, Children with Special Needs  ABSTRAK kehadiran anak berkebutuhan khusus dalam keluarga dapat mempengaruhi kehidupan normal dari orang tua baik dari segi fisik, psikologis, sosial dan lingkungannya. Kondisi ini akan mempengaruhi kualitas hidup orang tua. Optimalisasi perkembangan anak berkebutuhan khusus bergantung dari kualitas hidup yang dijalani orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas hidup orang tua sebagai care giver dalam merawat anak berkebutuhan khusus.  Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik cross sectional. Penelitian dilakukan bulan Januari 2023 di SAL No1 dan 3 denpasar. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Kriteria inklusi sampel yaitu orang tua dengan anak berkebutuhan khusus yang aktif bersekolah di SLB No 1 dan 3 Denpasar dan bersedia mengisi kuesioner dengan lengkap. Instrumen yang digunakan Kuesioner WHO Quality of Life -BREF.Data dianalisis dengan SPSS dengan uji univariat (frekuensi dan prosentase). Pada penelitian ini ditemukan data bahwa sebanyak 1% orang tua memiliki kualitas hidup buruk, 54,6% dengan kualitas hidup sedang dan 43,3% dengan kualitas hidup baik. Pada penelitian ini ditemukan data bahwa sebagian besar orang tua memiliki kualitas hidup sedang.  Orang tua dengan anak berkebutuhan khusus harus selalu optimis dalam merawat anak dan menjalani kehidupan sehingga kualitas hidup yang lebih baik dapat tercapai. Kualitas hidup yang baik dari orang tua akan memberikan dampak perkembangan yang baik terhadap anak. Kata Kunci: Kualitas, Care Giver, Anak Berkebutuhan Khusus
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Ibu dalam Upaya Pencegahan Stunting pada Anak Usia 6-24 Bulan Muncan, I Gusti Agung Mas Widia Paramitha; Sriasih, Ni Kadek; Rismawan, Made
Jurnal Gema Keperawatan Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Gema Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jgk.v18i2.4072

Abstract

Efforts to prevent stunting in children aged 6-24 months are supported by knowledge and behavior of mothers, however, in reality, many mothers are found to have poor knowledge about and behavior in stunting prevention. This study employed an analytic design and cross-sectional study approach and took place in the working area of Public Health Centre I West Denpasar in April 2024. The sample was 230 respondents, selected through purposive sampling technique. The data were collected using a questionnaire and analyzed using the Spearman-Rho correlation statistical test. This study has been ethically approved by the ethics commission of ITEKES Bali. The results of this study showed that all respondents (100%) had a good knowledge and good behavior in stunting prevention. The correlation test revealed a significant correlation between the level of knowledge and behavior of mothers in stunting prevention p-value 0,001 with a value of r 0,269. The better the mother's knowledge, the better the mother's behavior. Subsequent research should explore further about behavior of mothers in stunting prevention.