Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Empowerment of Rural Communities Through Information Technology (IT) Training for Teenagers Nurfitriani M. Siregar; Nurharisyah Hasibuan; Ali Syahbana; Kamaluddin, Kamaluddin; Mohd. Rafiq; Nurhidayah , Nurhidayah; Yanida Marbun; Khoiruddin Harahap
International Journal of Community Service Implementation Vol. 1 No. 4 (2024): IJCSI MARCH 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijcsi.v1i4.195

Abstract

Community Service Activities in utilizing IT for adolescents use simple media. The head of Bulu Mario Village provides opportunities for the community to enhance their knowledge and economy. IT training was chosen because it has several advantages, including the fact that the majority of adolescents have smartphones, making it easier for the community to market their products. The aim of the community service in Bulu Mario Village is to empower the community with Information Technology (IT) skills and abilities, helping them thrive in an increasingly IT-integrated modern era. Additionally, this program aims to build sustainable growth in Bulu Mario Village. The implementation of the community service uses the Participatory Action Research (PAR) method, which involves the participation of all stakeholders. The activities in this community service include data collection, counseling, training, and evaluation. The results of this service show that the program successfully increased literacy among the village community, especially adolescents. With IT, the community can engage in e-commerce, digital financial services, and various other online platforms, all of which contribute to inclusive economic growth, thereby making the community more prosperous. The impact of this program is that adolescents are able to boost their confidence in adopting and using IT to improve the quality of life in Bulu Mario Village, particularly for themselves, in creating opportunities for economic well-being
Interaksi Simbolik Tuan Guru Dalam Menarik Minat Jamaah Majelis Taklim Mengikuti Pengajian Al-Yusufiyah Hasibuan, Jelita; Harahap, Khoiruddin; Rafiq, Mohd; Fikri, Sholeh
Hikmah Vol 18, No 1 (2024): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v18i1.10999

Abstract

Pengajian Al-Yusufiyah merupakan pengajian yang memiliki jamaah majelis taklim yang cukup banyak dibandingkan dengan pengajian lain yang ada di Tapanuli Selatan, awalnya jamaah pengajian hanya ada 100 jamaah saja sekarang sudah mencapai 7000 jamaah yang terdaftar sebagai jamaah majelis taklim Al-Yusufiyah. Pengajian ini dilaksanakan setiap hari Sabtu setiap Minggunya Pukul 07.00 WIB s/d 08.30 WIB. Jamaah pengajian terdapat 2 tipe ada jamaah yang terdaftar sebagai jamaah majelis taklim dan ada yang tidak yang hanya datang untuk mendengarkan ceramah tuan guru saja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa simbol yang digunakan oleh tuan guru menarik minat jamaah majelis taklim yaitu dengan bahasa yang lemah lembut, santun dan tidak menyinggung perasaan jamaah, simbol pakaian, simbol penampilan dan simbol gelar, tuan guru berpenampilan yang sederhana dan gelar tuan Nalomok dan tuan Naborkat. Interaksi simbolik tuan guru dalam menarik minat jamaah majelis taklim untuk mengikuti pengajian Al-Yusufiyah di Huta Holbung Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan yaitu interaksi simbolik melalui identitas diri, konsep diri, interaksi sosial, dan dunia sosial. Tuan guru berhasil dalam menerapkan interaksi simbolik tersebut dan mendapatkan hasil yang maksimal dengan bukti semakin banyaknya jamaah majelis taklim yang terdaftar sebagai jamaah majelis taklim. Kata kunci : Interaksi simbolik, Tuan Guru, Al-Yusufiyah
MINAT MAHASISWA KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN KARIER SEBAGAI TENAGA HUMAS Efendi, Erwin; Mohd. Rafiq; Maslina Daulay
Dakwatul Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v10i1.1870

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya minat mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) untuk mengembangkan karier sebagai tenaga humas, meskipun kompetensi kehumasan termasuk profil lulusan prodi. Penelitian bertujuan menggambarkan minat mahasiswa terhadap profesi humas, menilai persiapan karier dan kesiapan kompetensi, menganalisis kegiatan akademik maupun non-akademik yang mendukung profesi humas, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari 20 mahasiswa KPI angkatan 2017–2018 dan tiga dosen. Analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, diperkuat triangulasi. Hasil menunjukkan minat mahasiswa tergolong sedang, dengan sebagian memiliki ketertarikan awal namun belum berorientasi jangka panjang. Kegiatan pendukung profesi humas meliputi mata kuliah Public Relations, Press Release, Jurnalistik, serta praktik PDL dan kehumasan, namun kompetensi teknis dan non-teknis masih kurang. Faktor penghambat utama adalah keterbatasan fasilitas, minim praktik lapangan, dan orientasi karier mahasiswa, sementara faktor pendukung meliputi mata kuliah relevan dan dukungan dosen. Penelitian merekomendasikan penguatan kurikulum, praktik kehumasan, dan fasilitas pendukung. Kata Kunci: Minat, Mahasiswa, Tenaga Humas. Abstract This study is motivated by the low interest of students in the Islamic Broadcasting Communication (KPI) Study Program at the Faculty of Da'wah and Communication Science (FDIK) in pursuing a career as public relations professionals, despite PR competence being part of the program’s graduate profile. The study aims to describe students’ interest in the PR profession, assess their career preparation and competency readiness, analyze academic and non-academic activities supporting the PR profession, and identify supporting and inhibiting factors. A descriptive qualitative approach was employed using in-depth interviews, observations, and documentation. Informants consisted of 20 KPI students from the 2017–2018 cohorts and three lecturers. Data analysis involved data reduction, presentation, and conclusion drawing, strengthened by triangulation. Results indicate that students’ interest is moderate, with some showing initial enthusiasm but lacking long-term career orientation. Activities supporting PR include courses on Public Relations, Press Release, Journalism, and practical PR exercises. Competency gaps remain in technical and non-technical skills. Main inhibitors are limited facilities, minimal field practice, and career focus, while supporting factors include relevant courses and lecturer support. Recommendations include enhancing the curriculum, increasing PR practice, and providing better facilities. Keywords: Interest, Students, Public Relations Officer