Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Efek Konsumsi Kurma Ajwa pada Ibu Hamil dengan Preeklampsia Iffah, Nurul Magfirahtul; Hamsah, M.; Adil, Andi; Mappaware, Nasrudin A.; Hasir, Julia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14475

Abstract

Preeklampsia merupakan penyakit multisistemik. ditandai dengan adanya hipertensi setelah 20 minggu kehamilan.,dengan adanya proteinuria, edema. Komplikasi preeklampsia mengakibatkan ibu, dan janin mengalami pembatasan pertumbuhan intauterin, hipoperfusi plasenta, gangguan plasenta premature atau penghentikan kehamilan dan kematian janin dan ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas buah kurma ajwa (Phoenix dactilifera L.) pada ibu hamil dengan preeklampsia. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Literature Review dengan desain Narrative Review. Hasil yang didapatkan dari beberapa penelitian eksperimental terdapat perbedaan signifikan pada ibu hamil sebelum dan setelah pemberian kurma ajwa selama beberapa minggu (minimal 6 minggu) sebanyak 7 butir / hari atau dalam jumlah ganjil. Dari beberapa uji laborarium terbukti bahwa kurma ajwa mengandung flavonoid tinggi dan mampu mempertahankan aktivitas oksidan tertinggi diantara jenis kurma lain yang dapat mencegah terjadinya preeklamsia pada ibu hamil. Kesimpulan bahwa kandungan kurma ajwa seperti flavonoid yang tinggi mampu meningkatkan antioksidan dan mencegah terjadinya preeklamsia dan mencegah terjadinya komplikasi lain yang dapat membahayakan ibu hamil dan bayi.
Pengaruh Kehamilan Terhadap Dry Eye Syndrome di Rumah Sakit Ibu dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Daenunu, Mohammad Aqsal; Hamsah, M.; Novriansyah, Zulfikri Khalil; Nulanda, Mona; Aulia, Nur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7647

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian ibu hamil yang mengalami dry eye syndrome saat kehamilan di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar, mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami dry eye syndrome, dan menganalisa hubungan pengaruh kehamilan terhadap dry eye syndrome. Penelitian ini merupakan penelitian analitik (kuantitatif) dengan desain studi Cross-sectional, yaitu penelitian non eksperimental menggunakan data primer yang diteliti dalam satu waktu untuk mengetahui Pengaruh kehamilan terhadap Dry eye syndrome pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar. Oleh karena itu peneliti memilih desain studi cross sectional sebagai desain studipaling tepat digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden yang mengalami mata kering terdistribusi pada rentang usia 25-30 tahun (53.5%) dan rentang usia kehamilan 4-6 bulan (50.7%). Hal ini menunjukkan kecenderungan bahwa kelompok usia dan fase kehamilan tertentu memiliki risiko lebih tinggi terhadap kondisi mata kering. Analisis karakteristik responden berdasarkan usia menyoroti rentang usia 26-30 tahun sebagai kelompok dengan proporsi signifikan kasus mata kering ringan dan sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam tingkat keparahan mata kering di antara kelompok usia tertentu, dengan implikasi potensial terhadap strategi diagnosis dan pengelolaan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rentang usia kehamilan 4-6 bulan memiliki jumlah responden yang signifikan (50.7%), sementara rentang usia kehamilan 7-9 bulan juga memiliki proporsi yang tinggi (49.3%). Hal ini menekankan pentingnya memahami hubungan antara fase kehamilan dan kemungkinan perkembangan mata kering, memberikan perspektif tambahan untuk diagnosis dan perawatan selama periode kehamilan tersebut.
Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar Tahun 2020-2021 Noor, Raehana; Nulanda, Mona; Syamsu, Rachmat Faisal; Hamsah, M.; Efendy, Rizki Amalia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar Tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional yang merupakan cara untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan variabel. Kekuatan antara variabel dapat di lihat dari nilai koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Riwayat diabetes melitus dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Riwayat hipertensi dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021.
Hubungan Indeks Prestasi dengan Sistem Belajar Menggunakan Video Pembelajaran Produksi UPH FK UMI Pada Mahasiswa FK UMI Angkatan 2021 Aidi, Nadya Shafira; Hamsah, M.; Khalid, Nurfadhillah; Mokhtar, Shulhana; Aisyah, Windy Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10127

Abstract

Latar Belakang: Prestasi belajar merupakan indikator yang penting untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar. Tujuan dari pembelajaran adalah adanya perubahan tingkah laku yang diharapkan oleh seseorang setelah melakukan suatu proses pembelajaran. Media video pembelajaran merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam pembelajaran. Tujuan: Mengetahui hubungan indeks prestasi dengan sistem belajar menggunakan video pembelajaran produksi UPH FK UMI pada mahasiswa FK UMI angkatan 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah mahasiswa pre-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2021. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan penelitian berupa kuesioner. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kebiasaan mahasiswa yang menonton video pembelajaran produksi UPH memiliki indeks prestasi sangat baik (87,5%). Berdasarkan hasil penelitian yang tidak menonton video pembelajaran produksi UPH memiliki indeks prestasi cukup (61,9%). Hubungan antara indeks prestasi dengan sistem belajar menggunakan video pembelajaran produksi UPH didapatkan nilai p-value sebesar 0,001 (< 5%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara indeks prestasi dengan sistem belajar menggunakan video pembelajaran produksi UPH FK UMI pada mahasiswa FK UMI Angkatan 2021.
Studi Literatur Hubungan Status Sosial-Ekonomi Ibu Hamil dengan Angka Kejadian Preeklampsia/Eklampsia Budiman, Mulya; Hamsah, M.; Wirijanto, Wirijanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i5.15448

Abstract

Preeklampsia merupakan masalah kedokteran yang serius dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Preeklampsia adalah hipertensi yang timbul setelah 20 minggu kehamilan disertai dengan proteinuria sedangkan eklampsia merupakan preeklampsia yang disertai dengan kejang-kejang dan/atau koma. Hipertensi dalam kehamilan masih menjadi penyebab kematian ibu yang cukup tinggi. Preeklampsia memengaruhi sekitar 2% hingga 8% kehamilan di seluruh dunia. Dengan masih tingginya angka terjadinya preeklampsia di Indonesia maupun secara global, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status sosial ekonomi ibu hamil terhadap kejadian preeklampsia dan eklampsia. Penelitian ini menggunakan metode Literatur Review, dilakukan dengan kegiatan pengumpulan data dengan menggunakan penelusuran jurnal pada Google Scholar, PubMed, Gale dan akses pencarian literatur lainnya yang berhubungan dengan topik penelitian. Hasil analisis literature review menunjukkan bahwa ada hubungan antara faktor status sosial- ekonomi Ibu hamil yaitu diantaranya faktor tingkat pendidikan, faktor pekerjaan, dan faktor status ekonomi keluarga dengan kejadian preeklampsia/eklampsia, dan angka kejadian cenderung meningkat pada ibu dengan tingkat pendidikan rendah, ibu yang bekerja, dan ibu dengan status ekonomi keluarga yang rendah. ,,,, Pekerjaan,.
THE RELATIONSHIP BETWEEN BODY MASS INDEX (BMI) AND PRE-EKLAMPSIA IN RSIA AMANAT MAKASSAR CITY Bunayya Hartadi, Andi Yusnita Latifa; M. Said, Masita Fujiko; Khalid, Nur Fadhillah; Hamsah, M.; Royani, Ida
HEARTY Vol 13 No 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i6.18672

Abstract

The success of maternal health programs is often evaluated using the Maternal Mortality Rate (MMR), which measures deaths during pregnancy, childbirth, and the puerperium due to pregnancy-related causes. In 2020, hypertension in pregnancy was a leading cause of maternal deaths, with 1,110 cases reported. Pre-eclampsia, characterized by hypertension (blood pressure ≥140/90 mmHg) and proteinuria after 20 weeks of gestation, is a significant concern. Overweight and obesity are high-risk factors associated with increased pregnancy complications, including pre-eclampsia. This study aimed to analyze the relationship between Body Mass Index (BMI) and pre-eclampsia at Amanat Hospital in Makassar City. Using an observational analytic design with a cross-sectional approach, 284 pregnant women were assessed. The prevalence of pre-eclampsia was found to be 9.9%, with 28 women diagnosed. Bivariate analysis using the Chi-Square test revealed a significant association between BMI and pre-eclampsia (p = 0.001), while no significant association was found between Upper Arm Circumference (LILA) and pre-eclampsia (p = 0.348). The study concludes that BMI is significantly associated with pre-eclampsia, whereas LILA does not show a significant relationship.