Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect of Pictures and Videos on English Foreign Learners’ Writing Skill at IISIP YAPIS BIAK, Papua. Purnamasari, Jelita; Agustiani, Rahmah
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v4i1.34113

Abstract

Penelitian ini berfokus pada studi perbandingan kemampuan mahasiswa dalam menulis teks naratif antara menggunakan gambar dan video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan mana dari dua media tersebut yang dapat meningkatkan produktivitas mahasiswa dalam menulis teks naratif dan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara prestasi menulis mahasiswa yang diajarkan menggunakan gambar dan video animasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti melakukan beberapa tes. Pre-test bertujuan untuk mengetahui apakah kedua variabel memiliki skor rata-rata yang sama atau tidak dan post-test diberikan untuk mengidentifikasi pengembangan kemampuan mahasiswa dalam menulis teks naratif setelah diajarkan menggunakan gambar dan video animasi. Selain itu, peneliti menggunakan rumus T-Test untuk menganalisis masalah. 60 mahasiswa berpartisipasi sebagai sampel penelitian ini. Mereka berasal dari dua kelas yang berbeda, yaitu Program studi Ilmu Komunikasi dan program studi Administrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik gambar dan video animasi direkomendasikan untuk membantu mahasiswa meningkatkan produktivitas mereka dalam menulis teks naratif dan tidak ada perbedaan yang signifikan dari kemampuan mahasiswa dalam menulis teks naratif antara menggunakan gambar dan video animasi yang ditunjukkan oleh nilai. T-test 0,07, yang tidak melewati nilai kritis DF 56 (2,00).
MAKNA KECANTIKAN DAN BODY SHAMING DALAM FILM IMPERFECT Agustiani, Rahmah; Ibrahim, Ismail; Ahmad, Busyairi
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 18 No 1 (2023): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v18i1.289

Abstract

Di Indonesia sendiri media massa lebih banyak memberikan fungsi hiburan kepada publik. Salah satu media massa tersebut yaitu film, dalam artikel ini akan di analisis filem Imperfect, tujuan penelitian ini adalah agar dapat mengetahui makna kecantikan dan body shaming yang terdapat dalam film Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan Karya Ernest Prakasa, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisi semiotika, hasil penelitian menunjukkan bahwa Karier, Cinta dan Timbangan mampu memberikan sebuah penjelasan tentang makna kecantikan dan body shaming itu sendiri. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, ditemukan tanda yang mengacuh pada makna cantik dan body shaming di kehidupan sehari-hari, khususnya terhadap perempuan
Legalization and Leadership Strengthening of Karang Taruna Anjereuw: A Participatory Model for Youth Development Hastuti, Hepi; Purnamasari, Jelita; Agustiani, Rahmah; Dadang, Andi Masse
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.634

Abstract

This community service project aimed to strengthen youth leadership capacity and organizational legitimacy through the establishment of Karang Taruna in Anjereuw Village, Papua. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program was conducted over 1.5 months in three phases: organizational initiation, cadre training, and legalization through a Village Head Decree issued by the Head of Anjereuw Village (No. 240/001/SK.KEL.ANJW/IX/2025), witnessed by the District Head. Thirty-five youths participated, representing most of the eligible youth in the village, with over 70 percent remaining actively engaged. Activities included participatory meetings, leadership workshops, and facility construction. The program produced three measurable results: (1) legal recognition of Karang Taruna, (2) a public stage for social–cultural events, and (3) a multifunctional youth space supporting small-scale creative business activities. These achievements improved leadership competence, strengthened institutional credibility, and encouraged local entrepreneurship. The findings indicate that combining participatory engagement, organizational development, and practical economic initiatives can provide a sustainable model for youth capacity building and community resilience in rural Papua.