Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENTINGNYA PEMERIKSAAN ANC DAN PENGETAHUAN TAKSIRAN BERAT JANIN PADA IBU HAMIL Yessy Octa Fristika; Siti Amallia; Anur Rohmin; Satra Yunola; Desi Hariani; Elvina Indah Syafriani
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i2.393

Abstract

Antenatal Care (ANC) sangat penting dilakukan secara rutin oleh ibu hamil untuk melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan janin. Salah satu pemeriksaan yang diberikan bidan kepada ibu hamil saat kunjungan ANC adalah pemeriksaan abdomen menggunakan palpasi uterus. Tujuan pemeriksaan abdomen diantaranya adalah untuk mengetahui posisi janin serta mengukur Tinggi Fundus Uterus (TFU) yang dapat digunakan untuk menghitung Taksiran Berat Janin (TBJ) sehingga dapat digunakan untuk memprediksikan berat badan bayi saat lahir. Tujuan kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya pemeriksaan ANC untuk menentukan taksiran berat janin dan kesesuaian taksiran tersebut dengan berat badan bayi saat lahir. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media cetak seperti leaflet. Kegiatan ini dilaksanakan di PMB Nani Suryanti Kota Palembang dan diikuti oleh 10 orang peserta penyuluhan. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan ANC dan taksiran berat janin sebelum edukasi dengan kategori baik sebanyak 30% dan sesudah kegiatan penyuluhan, meningkat menjadi 90%. Diharapkan dengan mengetahui taksiran berat janin, ibu hamil dapat memantau status gizinya selama hamil sehingga nantinya akan melahirkan bayi dengan berat badan normal
EDUKASI PEMANFAATAN KALENDER PENGASUHAN 1000 HPK KEHAMILAN Elvina Indah Syafriani; Anur Rohmin; Siti Amallia; Yessy Octa Fristika; Satra Yunola
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i1.422

Abstract

Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) atau golden age adalah masa yang dimulai sejak di dalam kandungan atau 0 hari hingga anak berusia 2 tahun. Masa ini adalah masa terpenting untuk memenuhi kecukupan gizi anak, jika kecukupan gizi tidak terpenuhi, dapat menyebabkan terjadinya stunting. Hal ini mengakibatkan gangguan kecerdasan, dapat berdampak pada sumber daya manusia yang akan datang serta meningkatnya risiko penyakit tidak menular saat dewasa. Karena itu masa depan (bahkan bangsa) bisa ditentukan oleh kualitas nutrisi pada 1000 HPK. Salah satu faktor yang berpengaruh dari masalah tersebut karena kurangnya pengetahuan para orangtua dan anggota keluarga tentang status gizi wanita pada masa pra kehamilan, masa kehamilan dan setelah melahirkan serta gizi pada anak sampai dengan usia 2 tahun. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga sebagai upaya pencegahan yang dapat dilakukan pada 1.000 HPK melalui pemanfaatan kalender pengasuhan 1000 HPK. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pemahaman pengetahuan ibu hamil dan keluarga akan pemanfaatan kalender 1000 HPK kehamilan. Melalui pemanfaatan kalender tersebut sebagai media promosi dan KIE diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan orang tua dalam melaksanakan pengasuhan yang baik dan benar pada 1000 HPK agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.
EDUKASI GIZI DALAM KESEHATAN REP EDUKASI GIZI DALAM KESEHATAN REPRODUKSI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL JANNAH DESA PENINJAUAN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SUMSEL TAHUN 2024 Annisa Khoiriah; Anur Rohmin; Elvina Indah Syafriani; Siti Amallia; Desi Hariani; Yessy Octa Fristika; Latifah
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.438

Abstract

Nutritional and reproductive health issues in adolescents are important issues that impact the quality of life and potential of the younger generation. Students in Islamic boarding schools often face challenges in the form of a lack of understanding of the importance of balanced nutrition and reproductive health due to limited access to information and lifestyle in the dormitory environment. This community service program aims to increase knowledge and awareness of the relationship between nutrition and reproductive health at the Miftahul Jannah Islamic Boarding School, Peninjauan Village, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra. The method of implementing community service is mentoring, Evaluation is carried out using pre-test and post-test questionnaires to measure increased knowledge, and behavioral observation to assess the success of the program. The results of the activity showed a significant increase in students' understanding of the importance of nutrition and reproductive health, The pre-test results in community service activities showed a value of 54.33 meaning they are less aware of reproductive health education, the post-test results were 90.67 meaning effective, so that participants in community service can understand about reproductive health education training Keywords : Nutrition Education, Reproductive Health, Pre Test, Post Test.
PEMANFAATAN KIE KUNJUNGAN ANC PADA IBU HAMIL DI TPMB FAUZIAH HATTA KOTA PALEMBANG Yunola, Satra; Indah Syafriani , Elvina; Hariani, Desi; Octa Fristika, Yessy; Khoiriah, Annisa; Nuzulul Hinisa, Fariha; Febriani, Yulfira; Purnama Sari, Nur
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.506

Abstract

Antenatal Care (ANC) merupakan suatu pelayanan yang diberikan oleh perawat kepada wanita selama hamil misalnya dengan pemantauan kesehatan secara fisik psikologis, termasuk dan perkembangan janin serta mempersiapkan proses persalinan dan kelahiran supaya ibu siap menghadapi peran baru sebagai orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran khususnya bagi ibu hamil yang ada di wilayah kerja TPMB Fauziah Hatta Kota Palembang agar mengetahui tentang pemanfaatan kunjungan ANC pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama 1 hari dilaksanakan dan diikuti oleh 25 orang ibu hamil dan telah dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2024. Hasil yang di daparkan selama kegiatan ini berlangsung, dari jumlah ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC sebanyak 25 ibu hamil, sebelum di berikan penyuluhan terdapat 20 ibu hamil yang pengetahuan kurang mengenai kunjungann ANC, setelah dilakukan penyuluhan terdapat 24 ibu hamil yang memahami mengenai pentingnya kunjungan ANC dan 1 orang yang belum paham karena sudah pulang sebelum selesai penyuluhan. Diharapkan dari kegiatan ini semua ibu hamil dapat patuh dalam melakukan kunjungan kehamilan sesuai dengan standar Antenatal Care, sehingga ibu hamil mengetahui bagaimana manfaat dari kunjungan ANC tersebut dan segera ke petugas kesehatan jika sudah dalam waktu kunjungan tiba.
EDUKASI SUPLEMENTASI ASAM FOLAT DAN TABLET FE PADA IBU HAMIL DAN WANITA USIA SUBUR Anur Rohmin; Desi Hariani; Elvina Indah Syafriani; Annisa Khoiriah; Satra Yunola
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.371

Abstract

Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko terjadinya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), kelahiran prematur, kematian ibu dan bayi. Hal ini berkaitan dengan asupan gizi yang kurang optimal selama kehamilan yang berperan penting bagi tumbuh kembang janin. Upaya penanggulangan anemia defisiensi besi terus dilakukan baik dari pemerintah pusat hingga daerah. Pemberian makanan tambahan pada ibu hamil dan pemberian suplementasi besi folat selama kehamilan menjadi upaya dalam penurunan permasalahan gizi dalam kehamilan di Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan Wanita subur tentang manfaat tablet Fe dan asam folat. Bentuk upaya peningkatan pengetahuan pada ibu hamil dan wanita usia subur adalah dengan cara penyuluhan kesehatan tentang Edukasi Suplemenatsi Asam Folat dan Tablet Fe di klinik Alisa. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan ibu hamil dan wanita usia subur tentang manfaat tablet Fe dan asam folat sebelum edukasi dengan kategori cukup sebanyak 56% dan sesudah kegiatan penyuluhan. Meningkat menjadi 76 %. Melalui konsumsi tablet Fe dan asam folat diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan anemia pada ibu hamil dan Wanita usia subur
INOVASI PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM EDUKASI STIMULASI TUMBUH KEMBANG ANAK PADA MASA GOLDEN AGE DI KLINIK MITRA ANANDA KOTA PALEMBANG Hinisa, Fariha Nuzulul; Syafriani, Elvina Indah; Yunola, Satra; Hariani, Desi; Fristika, Yessy Octa; Khoiriah, Annisa; Febriani, Yulvira; Sari, Nur Purnama
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i2.515

Abstract

Masa golden age merupakan periode emas dalam kehidupan anak yang menentukan optimalisasi tumbuh kembangnya. Namun, masih banyak orang tua, khususnya ibu, yang belum memahami pentingnya stimulasi tumbuh kembang sesuai tahap usia anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak pada masa golden age melalui edukasi interaktif. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Mitra Ananda Kota Palembang pada tanggal 24 Oktober 2025 dengan melibatkan 30 ibu yang memiliki anak usia 0–5 tahun. Metode pelaksanaan berupa ceramah interaktif dan diskusi kelompok menggunakan media leaflet edukatif yang berisi panduan stimulasi sesuai tahap perkembangan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pentingnya stimulasi tumbuh kembang, yang tercermin dari peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 7.10±2.023 sebelum edukasi menjadi 8.30±1.466 setelah edukasi. Peserta tampak antusias dan aktif dalam diskusi serta mampu memahami cara memberikan stimulasi yang tepat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberdayakan keluarga untuk melakukan stimulasi secara rutin di rumah sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN KELUARGA DALAM PEMANFAATAN KALENDER PENGASUHAN BADUTA DI WILAYAH KERJA KELURAHAN DEMANG LEBAR DAUN PALEMBANG Elvina Indah Syafriani; Desi Hariani; Meli Rosita; Riya Tisnawati
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 16 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v16i1.551

Abstract

Setiap orang tua pasti berharap agar anaknya dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat dan berkarakter agar kelak di masa depan dapat berkontribusi secara optimal untuk kemajuan suatu bangsa. Hal tersebut dapat diwujudkan salah satunya melalui komitmen orang tua dalam melakukan pengasuhan. Pengasuhan yang dilakukan secara bersama-sama antara ayah dan ibu di dalam keluarga akan menghindarkan anak dari faktor-faktor risiko yang dapat menghambat tumbuh kembang anak.Stunting yang merupakan keadaan tubuh yang pendek atau sangat pendek yang terjadi akibat kekurangan gizi dan penyakit berulang dalam waktu lama pada masa janin hingga 2 tahun pertama kehidupan seorang anak. Masalah gizi terjadi di setiap siklus kehidupan, dimulai sejak dalam kandungan (janin), bayi, anak, dewasa dan usia lanjut. Periode dua tahun pertama kehidupan merupakan masa kritis, karena pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan ibu dan keluarga dalam Pemanfaatan Kalender Pengasuhan Bayi Dibawah Dua Tahun (Baduta). Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu dan keluarga yang memiliki baduta yang dipilih dengan cara accidental sampling. Hasil analisa univariat dari 32 responden didapatkan sebagian besar memanfaatkan kalender pengasuhan yaitu 18 responden (56,3%), sedangkan yang tidak sebanyak 14 responden (43,8%). Responden dengan tingkat pengetahuan baik tentang pemanfaatan kalender sebanyak 25 responden (78,1%) dan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 7 responden (21,9%). Dari statistik uji chi- square yang membandingkan p- value dengan tingkat p value pada variebel pengetahuan 0,001 berarti lebih kecil dari pada p value 0,05. Saran untuk meningkatkan pelayanan dengan berbagai media dan komunikasi dalam memberikan edukasi Kesehatan. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Baduta Dan Kalender Pengasuhan
Analisis Faktor Risiko Mean Arterial Pressure (MAP) dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Kejadian Preekelamsia di Puskesmas Pakjo Periode 2023-2024 Nur Purnama Sari; Ramesia Ratnawati; Satra Yunola; Helni Anggraini; Elvina Indah Syafriani; Yulia Yulia
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v4i1.6504

Abstract

Preeclampsia is one of the reason main morbidity and mortality mothers and perinatal throughout the world, including Indonesia. Conducting screening early when pregnancy can identify early as well as optimization monitoring of patients. Research This aim For analyze and identify connection between Mean Arterial Pressure (MAP) and Body Mass Index (BMI) with incident Preeclampsia, as well as determine which factors are most dominant in the work area Community Health Center Pakjo Palembang. Study This use Case Control Study design. The sample consists of from 62 mothers pregnant, shared to 31 cases Preeclampsia and 31 controls Non-Preeclampsia, taken from recorded data medical 2023–2024. Data analysis using the Chi-Square test For Bivariate and Binary Logistic Regression for multivariate. Analysis : There is significant relationship​ in a way statistics between Positive MAP ( p-value <0.001, OR= 6.597) and overweight / obese BMI ( p<0.001, OR=8381 ) with incident Preeclampsia . Analysis Multivariate : After controlled by MAP, only High BMI was proven become predictor significant independent ( p = 0.030 ). Pregnant women with a high BMI have 4 times more chance big experience Preeclampsia (OR = 4.848; 95% CI: 1.165–20.182). The MAP variable became No significant in the multivariate model (p = 0.234). High BMI (Obesity / Fat) is factor the most dominant risk and is predictor strong independence​ to incident Preeclampsia. It is recommended that the Community Health Center Pakjo prioritize intervention programs that focus on management weight and counseling nutrition from the pre-pregnancy period and early pregnancy as primary prevention efforts Preeclampsia.
Analysis of Risk Factors for Mean Arterial Pressure and Body Mass Index on the Incidence of Preeclampsia Nur Purnama Sari; Ramesia Ratnawati; Satra Yunola; Helni Anggraini; Elvina Indah Syafriani
Journal La Medihealtico Vol. 7 No. 1 (2026): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v7i1.2827

Abstract

Preeclampsia is a major cause of maternal and perinatal morbidity and mortality worldwide, including in Indonesia. Early screening during pregnancy allows for early identification and optimal patient monitoring. This study aimed to analyze the relationship between Mean Arterial Pressure (MAP) and Body Mass Index (BMI) with the incidence of Preeclampsia, and to determine the most dominant factor in the working area of Pakjo Community Health Center (Puskesmas) Palembang. This study used a Case-Control design. The sample consisted of 62 pregnant women, divided into 31 Preeclampsia cases and 31 Non-Preeclampsia controls, derived from medical record data for the 2023–2024 period. Data analysis utilized the Chi-Square test for bivariate analysis and Binary Logistic Regression for multivariate analysis. Bivariate Analysis: A statistically significant relationship was found between Positive MAP (p < 0.001, OR = 6.597) and Overweight/Obese BMI (p < 0.001, OR = 8.381) with the incidence of Preeclampsia. Multivariate Analysis: After controlling for MAP, only High BMI proved to be a significant independent predictor (p = 0.030). Pregnant women with High BMI had a 4 times greater chance of experiencing Preeclampsia (OR = 4.848; 95% CI: 1.165–20.182). The MAP variable became non-significant in the multivariate model (p = 0.234). High BMI (Obesity/Overweight) is the most dominant risk factor and a strong independent predictor for the incidence of Preeclampsia. It is recommended that Pakjo Community Health Center prioritize intervention programs focused on weight management and nutrition counseling starting from the pre-pregnancy and early pregnancy periods as a primary effort to prevent Preeclampsia.
The Isoflavone Intake for Preventing Osteoporosis in Menopausal Women: A Review Fariha Hinisa; Satra Yunola; Elvina Indah Syafriani
Journal of Research in Midwifery and Healthcare Vol 1 No 1 (2025): Journal of Research in Midwifery and Healthcare, June 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrmh.v1i1.40858

Abstract

Osteoporosis is a condition marked by reduced bone mass and structural deterioration, increasing the risk of fractures. Isoflavones have been proposed as an alternative treatment to manage osteoporosis-related symptoms. This study aimed to evaluate the effectiveness of the isoflavones in improving bone health. A systematic search was conducted using PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, following PRISMA 2023 guidelines to identify relevant studies. Articles were selected based on their investigation of isoflavones' effects on osteoporosis. A meta-analysis using a random-effects model was performed, with outcomes reported as odds ratios and 95% confidence intervals (CI). Two studies (total participants = 251) met the inclusion criteria. The findings indicated that isoflavones had a positive effect on increasing bone mineral density (BMD) in postmenopausal women with osteoporosis, showing a mean difference of 0.87 (95% CI: 0.42 to 1.78; p = 0.78). However, the improvement was not statistically significant compared to the placebo group. In conclusion, while isoflavones appear to support BMD, they did not show a significant advantage over placebo. Nonetheless, they may still be considered a potential complementary therapy for managing osteoporosis symptoms, especially in postmenopausal women.