Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analysis of Principals' Managerial Transformational Leadership: Teachers' Digital Literacy in Elementary Schools Khairunnisa, Salsabila; Fatayan, Arum; Fetrimen, Fetrimen
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 4 (2025): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i4.3939

Abstract

Educational change requires teachers to be more digitally literate due to rapid technology development. This adjustment is difficult for some teachers, especially elementary school teachers. This research is driven by the principal's transformative leadership and managerial talents in guiding this transition. The purpose of this study is to analyze the principal's managerial strategy, how the principal improves teachers' digital literacy, teachers' perceptions of the principal's transformational leadership style, and the obstacles faced by teachers in improving digital literacy. This study uses a qualitative approach with a case study method. The research subjects consisted of the principal, teachers at various levels, and administrative staff. Data sources were obtained through in-depth interviews, field observations, and documentation. The research instruments were interview guidelines and observation sheets. The data analysis technique used was the interactive model of Miles, who plays, which consists of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was maintained through triangulation techniques for data sources and methods. The findings of this study demonstrate that the principal has adopted a transformational leadership style by offering motivation, serving as a role model, and fostering collaboration among teachers. However, some teachers have encountered resistance due to age, time constraints, and a lack of confidence in using digital devices. School principals continue to make various efforts to overcome these obstacles so that teachers' digital literacy can improve sustainably.
Implementasi Pembelajaran Aktif di Sekolah Tahfizh Kiswah Kontribusi Mahasiswa Tarbiyah Prodi MPI dan PGMI Ilhamsyah, Rizal; muji, muji; khairunnisa, salsabila; batubara, bitcar
Jurnal Likhitaprajna Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v8i2.694

Abstract

The implementation of active learning at the Tahfizh Kiswah School aims to increase student involvement in memorising the Qur'an. The contribution of Tarbiyah students of the MPI and PGMI Study Programs in this service is in the form of the application of interactive and active participation-based learning methods, such as group discussions, role plays, and project-based learning. This method is expected to accelerate the process of memorisation, and students' understanding of the verses taught. Active learning is expected to increase student motivation, reduce boredom, and deepen understanding of the meaning of the Qur'an. The results of this service show that students are more active in participating in learning activities, thereby improving the quality of teaching at the Tahfizh Kiswah School. With the application of this method, it is hoped that a more fun and productive learning atmosphere can be created, as well as strengthen students' skills in memorising the Quran.
Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Selaawi Kecamatan Pasawahan Khairunnisa, Salsabila; Kurniasih, Nunung; Annisa, Akke Azhar
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i2.5616

Abstract

Pada saat ini dimana zaman sudah menjadi modern dengan banyaknya perubahan tradisi dan lingkungan sosial, begitu pula dengan peraturan yang telah diperbaharui, namun tidak dapat dipungkiri masih banyak masyarakat yang menganut tradisi lama seperti menikahkan anaknya dengan cepat dimana sang anak belum menginjak umur siap menikah baik secara undang-undang maupun secara kesehatan sehingga angka pernikahan dini di indonesia semakin tahun terus bertambah. Faktor penyebab terjadinya pernikahan dini pada masyarakat didasarkan antara lain karena ekonomi yang kurang memadai dan rendahnya tingkat pendidikan. Tujuan pengabdian msyarakat melalui sosialisasi pernikahan dini ini untuk memberikan edukasi kepada remaja di Desa Selaawi mengenai bahaya pernikahan dini sebagai salah satu upaya untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan yaitu dengan cara observasi, perencanaan, dan sosialisasi dengan memaparkan materi dan dilanjut sesi tanya jawab. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini para remaja menjadi tahu dan paham akan dampak negatif pernikahan dini seperti dampak kesehatan, psikologi, pendidikan, ekonomi dan sosial serta keterkaitannya dengan penyebab stunting, mereka juga menjadi sadar akan faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya pernikahan dini yaitu faktor ekomoni, faktor keluarga, faktor pendidikan, faktor lingkungan, faktor media massa, faktor pergaulan bebas, dan faktor pikiran/mindset.
Optimalisasi Kelas Literasi Islami (Kli) Oleh Mahasiswa KKN Iai Hidayatullah Batam Dalam Penguatan Literasi Qur’ani Anak Dan Remaja Di Kampung Melayu Nongsa Mahanis, Juni; Khairunnisa, Salsabila; Andini, Putri; Nurfadilah, Andi; Hartati, Tika
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 3 (2025): Renata - Desember 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.248

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program Kelas Literasi Islami (KLI) dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Institut Agama Islam Hidayatullah Batam di Masjid Al-Muttaqin, Kampung Melayu, Kelurahan Batu Besar, Kota Batam. Latar belakang kegiatan ini adalah belum adanya Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), sehingga anak-anak hanya belajar mengaji secara informal dengan bimbingan teman sebaya. Program KLI dirancang untuk menjawab permasalahan tersebut dengan fokus pada tahsin, tahfidz, dan pengenalan hadits sesuai kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh 30 anak dan remaja, dilaksanakan setiap pukul 17.00–18.00 WIB dengan metode ceramah singkat, talaqqi, praktik langsung, serta evaluasi hafalan dan pemahaman hadits melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kemampuan membaca Al-Qur’an dari 65,3 (pretest) menjadi 83,7 (posttest), peningkatan jumlah hafalan rata-rata dari 2 surat pendek menjadi 6 surat pendek selama program berlangsung, serta peningkatan pemahaman hadis dasar dari 30% peserta mampu menjawab benar sebelum program menjadi 85% setelah program. Indikator keberhasilan juga terlihat dari konsistensi kehadiran peserta (95% hadir rutin) dan keterlibatan aktif orang tua. Program KLI terbukti efektif dalam meningkatkan literasi Qur’ani, hafalan, serta pemahaman sunnah, dan berpotensi menjadi cikal bakal TPA permanen dengan dukungan masyarakat setempat.