Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Tenaga Kependidikan Berbasis SMARTER dan Strategi Optimalisasi Pelayanan di Perguruan Tinggi Muhendra, Rifki
Jurnal Jaring SainTek Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/aej3hb85

Abstract

Evaluasi kinerja tenaga kependidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas layanan akademik dan administratif di institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tenaga kependidikan di Fakultas Teknik Universitas XYZ menggunakan metode SMARTER (Simple Multi-Attribute Rating Technique Exploiting Rank). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa tenaga kependidikan memiliki keunggulan dalam komunikasi dan kerja sama tim, namun masih perlu perbaikan dalam aspek produktivitas, efisiensi kerja, serta inisiatif dan pengembangan diri. Selain itu, diusulkan strategi peningkatan kinerja tenaga kependidikan mencakup pelatihan keterampilan komunikasi, program pengembangan diri, penerapan sistem umpan balik, serta optimalisasi proses kerja. Studi lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan penelitian atau mengombinasikan metode lain untuk memperkaya hasil analisis.
Prediksi Kualitas Penyolderan pada Mesin Solder Wave Menggunakan Metode FIS dan ANFIS Model Sugeno Solihin, Solihin; Muhendra, Rifki; Prasmoro, Alloysius Vendhi; Al Munawir, Al Munawir
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v11i1.11803

Abstract

This study aims to predict the quality of the soldering process using a wave soldering machine by utilizing the Sugeno model Fuzzy Inference System (FIS) and Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) methods. Soldering is a critical stage in PCB (Printed Circuit Board) production, where its quality is influenced by parameters such as solder temperature, conveyor speed, and flux volume. Traditional approaches such as visual inspection are considered less effective because they are prone to human error. Therefore, this study proposes the use of Sugeno FIS and ANFIS to model the non-linear relationship between process parameters and soldering quality, which is measured through Defect Per Opportunity (DPO). Data were obtained from the actual production process and processed using MATLAB. Sugeno FIS was applied with fuzzification, rule making, and defuzzification, while ANFIS combines neural networks with fuzzy logic for data-driven optimization. The results showed that both models were able to predict DPO with high accuracy, indicated by very small Root Mean Squared Error (RMSE) values (0.00179 for FIS Sugeno and 1.31597 × 10⁻⁶ for ANFIS). ANFIS excels in capturing non-linear complexity, especially in conveyor speed variations. Simulations using SIMULINK prove the effectiveness of this model in real-time prediction. These findings provide an innovative solution for the electronics industry to improve soldering quality automatically. Keywords -   Wave soldering, FIS Sugeno, ANFIS, quality prediction, DPO.
Pengembangan model peramalan dan estimasi upah pekerja Indonesia menggunakan metode curve fitting Muhendra, Rifki
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model peramalan dan estimasi upah pekerja di Indonesia dengan mempertimbangkan faktor pendidikan, jenis kelamin, dan wilayah. Data sekunder yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode 2015 hingga 2021. Metode curve fitting diterapkan dengan pendekatan regresi linier dan polinomial untuk membangun model prediksi. Akurasi model dievaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki korelasi positif yang kuat terhadap upah, di mana pekerja dengan pendidikan lebih tinggi cenderung memperoleh pendapatan yang lebih besar. Terdapat kesenjangan upah berbasis gender, meskipun perbedaannya menunjukkan tren penyempitan dari waktu ke waktu. Faktor wilayah juga berperan penting, di mana pekerja di daerah perkotaan umumnya memperoleh upah yang lebih tinggi dibandingkan pekerja di daerah pedesaan. Model regresi polinomial menunjukkan akurasi prediksi yang lebih baik dibandingkan model regresi linier. Temuan ini menekankan pentingnya investasi di bidang pendidikan serta perlunya perhatian terhadap kesenjangan upah berbasis wilayah dan gender. Model berbasis curve fitting ini memberikan pendekatan berbasis data untuk mendukung perumusan kebijakan upah yang lebih efektif dan berkeadilan di Indonesia.
Analyzing Bankruptcy Risk and Economic Correlation in a Re-gional Bank: A Study on Bank Nagari Muhendra, Rifki
Klabat Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Klabat Accounting Review
Publisher : UNKLAB Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60090/kar.v6i2.1323.94-103

Abstract

Bankruptcy can cause uncertainty in financial markets and weaken the confidence of economic actors which leads to a slowdown in economic growth. The purpose of this study is to determine the health of regional banking through analysis and in-depth study in the late COVID-19 pandemic and early New Normal periods. The object of research is Bank Nagari. The research method used is a descriptive method sourced from public financial data. The results of this analysis show that Bank Nagari is in a state of bankruptcy. However, Bank Nagari remains in growth and shows an increase in operating profit. The correlation between bankruptcy value and GRDP was also further analyzed. The results show a value of 0.156 which means that the two variables do not have a significant relationship with each other in the period used. Bankruptcy can be one of the components that can affect the economic growth and stability of a country. Therefore, effective banking supervision and management is essential to maintain banking sector stability and promote healthy economic growth.
Perbaikan Kualitas Cetakan Poros Kam (Camshaft ) Menggunakan FMEA dan 2 Sample T test Solihin, Solihin; Muhendra, Rifki; Widyantoro, Murwan; Rosihan, Rifda Ilahy
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v11i2.13580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menurunkan tingkat kecacatan pada proses pembuatan cetakan camshaft melalui pendekatan terintegrasi antara Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan 2-Sample T-test. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya rasio cacat total sebesar 1,00%,  melebihi target perusahaan sebesar 0,5%. Analisis kualitatif diawali dengan Fishbone diagram untuk mengidentifikasi akar penyebab cacat, yang kemudian divalidasi menggunakan FMEA. Hasil analisis FMEA menunjukkan empat mode kegagalan utama dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi, yaitu operator tidak memahami instruksi, pola cetakan berkarat, pola cetakan kotor, serta instruksi kerja yang tidak jelas. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada revisi instruksi kerja, penerapan prosedur pembersihan pola cetakan, dan pelatihan operator. Selanjutnya, uji 2-Sample T-Test digunakan untuk mengevaluasi efektivitas perbaikan dengan membandingkan data sebelum dan sesudah intervensi. Uji normalitas menggunakan Ryan-Joiner (Shapiro-Wilk) memastikan validitas uji parametrik. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan nilai p < 0,05, dimana total rasio kecacatan cetakan poros kam menurun dari 1,00% menjadi 0,51%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi metode FMEA dan 2-Sample T-Test tidak hanya mampu mengidentifikasi akar penyebab dan prioritas perbaikan secara sistematis, tetapi juga memverifikasi efektivitas intervensi secara kuantitatif. Pendekatan ini dapat diadaptasi pada berbagai proses manufaktur lain guna meningkatkan kualitas produk dan daya saing industri.