Claim Missing Document
Check
Articles

Pembangunan Desa Wisata Gerabah Kasongan di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.5217

Abstract

Bangunjiwo Village, Kapanewon Kasihan, Bantul Regency has a very famous area as a center for pottery, namely in the Kasongan area. The Covid-19 pandemic has had a significant impact due to a decrease in the number of tourists. To assist the recovery and development of village potential, this community service program aims to develop the potential of tourism villages. This program is carried out using secondary data to find the potential that exists in Bangunjiwo Village that can be developed. Based on these data, it is then learned what needs to be developed in Bangunjiwo Village. The development of tourism village potential is carried out by rearranging places that might be used as tourist village centers by redesigning tourist areas with interesting concepts such as information rooms, rest areas, restaurants, and workshop spaces. This work program is expected to be able to attract tourists so that it can advance Bangunjiwo Village and of course requires parties from village officials, villagers, and the regional tourism office.
Pengolahan Abon Ikan dan Rumah Produksi sebagai Potensi Desa Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul: Fish Shredded Processing and Production Houses as Potential Villages in Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i2.5927

Abstract

Desa Sidoharjo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul dengan jumlah penduduk sebanyak 6.850 jiwa dan memiliki banyak potensi desa yang dapat dikembangkan, khususnya potensi laut dan kuliner. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Society 5.0 periode 81 Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini, kegiatan berfokus pada pengembangan salah satu potensi desa yang bersumber dari laut, yaitu ikan. Ikan dapat diolah menjadi abon ikan yang dapat dijual kepada para wisatawan. Untuk mewadahi proses produksi, dibuat desain rumah produksi abon ikan dan pengemasannya menggunakan kemasan ramah lingkungan (eco-friendly). Melalui program ini, harapannya warga Desa Sidoharjo dapat mengembangkan potensi desa, memiliki peluang kerja untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa serta menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik.
Potensi Desa Agrowisata Bonsai Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, D. I. Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.5944

Abstract

Kelurahan Tepus merupakan salah satu daerah yang berada di Kabupaten Gunungkidul, dekat dengan kawasan Pantai Selatan. Kelurahan ini memiliki banyak potensi desa yang berasal dari sumber daya alam berupa hasil tanaman hingga berbagai kerajinan yang dibuat oleh masyarakatnya. Berbagai potensi desa yang dimiliki oleh Kelurahan Tepus perlu dikelola dengan baik agar dapat memiliki nilai yang lebih tinggi. Salah satu potensi desa yang dimiliki oleh Kelurahan Tepus yaitu tanaman bonsai. Tanaman bonsai memiliki harga jual yang cukup tinggi karena diminati oleh banyak orang. Oleh karena itu, Kelurahan Tepus yang memiliki banyak tanaman bonsai berpeluang untuk membuka desa agrowisata dengan menjadikan bonsai sebagai tanaman utama yang ditampilkan. Agrowisata ini bisa merangkap dari pameran tanaman bonsai hingga pelestarian bonsai.
Pengembangan Agrowisata Jagung di Desa Giripanggung Kabupaten Gunungkidul Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i3.5954

Abstract

Mengusahakan pengembangan desa dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada merupakan salah satu cara yang baik karena adanya keterlibatan penduduk desa itu sendiri. Pada Desa Giripanggung, kelompok KKN 66 membuat rancangan agrowisata tanaman karena memiliki potensi pada beberapa tanaman, meliputi jagung, singkong, dan kacang tanah. Pada kesempatan ini jagung dipilih sebagai bahan yang akan dikembangkan. Jagung memiliki cita rasa yang disenangi oleh banyak masyarakat namun kandungan gula yang dimiliki olehnya tidak menyebabkan diabetes. Agrowisata yang dikembangkan oleh Kelompok 66 ialah pembuatan es jagung. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa jagung merupakan pangan yang bebas dari diabetes. Aktivitas yang dilakukan ialah dengan mengolah atau memproduksi es jagung. Es jagung adalah es yang dibuat dengan menyisir jagung kemudian dilarutkan gula dalam susu yang sudah ditambahkan dengan es batu yang kemudian ditambahkan dengan sisiran jagung. Kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk mengolah dan memanfaatkan potensi desa yang keberadaannya cukup banyak ini sehingga dapat optimal dan meningkatkan penghasilan atau pemasukan daerah.
Pemanfaatan Potensi Desa di Kawasan Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul Danny Christian Pranoto; Liebertha Lirung; Willy Hermanto; Michael Axell Effendi; Ni Komang Putri Kemuning Sari; Putu Wahyu Teja Ryana Ari Putra; Satria Dewi; Benedikta Ave Martevalenia; Wulan Dari; Vincentius Claudio Darmasaputra Wibowo; Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i5.5955

Abstract

Menyebarkan ataupun mempromosikan potensi desa merupakan langkah yang dapat memajukan ekonomi dari suatu desa. Pada Desa Purwodadi yang berletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kelompok KKN 67 Periode 81 membuat rancangan pemasaran dari potensi desa yang dimiliki oleh Desa Purwodadi. Dalam hal ini, kelompok 67 memilih tanaman jali sebagai potensi desa tersebut. Dipilihnya tanaman jali karena tanaman jali tergolong tanaman langka yang juga sulit untuk dibudidayakan, namun masyarakat Desa Tepus dapat menanam serta membudidayakannya. Selain itu, tanaman jali juga dapat berperan sebagai pengganti beras dan dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan serta minuman. Kelompok 67 memilih bubur jali sebagai olahan dari tanaman jali. Proses penyebaran ataupun promosi yang dilakukan adalah melalui media sosial Instagram. Tujuan dari dilakukannya kegiatan ini ialah untuk dapat menyebarkan atau mempromosikan potensi desa yang dimiliki Desa Tepus, yang dalam hal ini ialah tanaman jali yang mana bisa diharapkan akan berdampak pada peningkatan penghasilan di desa tersebut.
Pelatihan dan Pendampingan Tata Kelola Usaha dan Digital Marketing pada UMKM Binaan PLUT Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Pratama, Yohanes Mario; Wisnu Aji, Mario Rosario; Kinanthi, Enggar Sukma; Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta; Putra, Tegar Satya; Mayasari, Agatha; Visnhu Pradana, Bartolomeus Galih; Dewangga Pramudita, Dismas Persada
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i5.7760

Abstract

Abstract — The Integrated Business Service Center functions as a training ground for MSMEs who want to develop their business. Through this service center, MSMEs can be helped by being given training that complements the various skills needed to manage their business. The Integrated Business Service Center in Semarang said that currently MSMEs need practical training, especially training related to business governance and digital marketing. The method used as a solution to overcome this problem is in the form of management training, especially on the production floor using SCORE analysis and digital marketing training through social networks, as well as online assistance in 3 meetings. After training and mentoring, assisted MSMEs can manage production areas in a cleaner and more orderly manner for more efficient movement of workers. Meanwhile, efforts are starting to be seen in managing social media, separating social media between business marketing and social media for private owners and preparing attractive social media content plans. Keywords — MSME, business service center, kaizen, production, digital marketing Abstrak— Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) berfungsi sebagai tempat pelatihan bagi para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya. Dengan adanya PLUT ini diharapkan para pelaku UMKM dapat terbantu dengan diberi pelatihan yang melengkapi berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola usahanya. PLUT Kabupaten Semarang menyampaikan bahwa saat ini UMKM membutuhkan pelatihan-pelatihan praktis, khususnya pelatihan terkait pengelolaan tata kelola usaha dan pemasaran digital. Metode yang digunakan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut berupa pelatihan tata kelola khususnya di lantai produksi menggunakan analisis SCORE dan pelatihan pemasaran digital melalui jejaring sosial, serta pendampingan jarak jauh dalam 3 pertemuan. Setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan, UMKM binaan dapat mengelola area produksi dengan lebih bersih dan teratur untuk pergerakan pekerja yang lebih efisien. Sementara itu, upaya sudah mulai terlihat pada pengelolaan media sosial, memisahkan media sosial antara pemasaran usaha dan media sosial untuk pemilik serta menyiapkan rencana konten media sosial yang menarik. Kata Kunci— UMKM, PLUT, kaizen, produksi, pemasaran digital
Pelatihan Akuntansi UMKM Berbasis Excel kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ekonomi, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario; Widyatini, Ignatia Ryana; Budiharta, Pratiwi; Ardiati, Aloysia Yanti; Purwaningsih, Anna; Budisantoso, A. Totok; Iswari, Tabita Indah; Kurniawati, Anggreni Dian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.7873

Abstract

MGMP Economics is a forum for high school teachers in economics subjects which was formed in order to discuss and solve problems related to the economics learning process. Every educator is encouraged to improve professional skills in their respective fields, one of which is financial literacy. This Community Service aims to provide Excel-based EMKM accounting training with the aim of providing knowledge regarding the importance of accounting in a business, especially MSMEs. This service method is in the form of face-to-face counseling on August 3, 2023. The participants are given training regarding basic accounting equations, profit and loss reports, statements of financial position, and the accounting cycle using Excel. Simple exercises are the material for discussion in this training so that participants can understand them well. The participants took part in this training enthusiastically and were able to understand material related to the preparation of EMKM financial reports using Excel. Keywords — MSME, MGMP Economics, MSME’s Accounting, Financial Report, Excel MGMP Ekonomi adalah wadah guru SMA mata pelajaran ekonomi yang dibentuk dalam rangka membahas dan menyelesaikan permasalahan terkait proses pembelajaran ekonomi. Setiap pendidik didorong untuk meningkatkan kemampuan profesional di bidangnya masing-masing, salah satunya literasi keuangan. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan akuntansi EMKM berbasis excel dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pentingnya akuntansi dalam suatu usaha, khususnya UMKM. Metode pengabdian ini berupa penyuluhan secara tatap muka pada tanggal 3 Agustus 2023. Para peserta diberikan pelatihan terkait persamaan dasar akuntansi, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan siklus akuntansi menggunakan excel. Latihan-latihan soal sederhana menjadi bahan diskusi dalam pelatihan ini supaya peserta dapat memahami dengan baik. Para peserta mengikuti pelatihan ini dengan antusias dan dapat memahami materi terkait penyusunan laporan keuangan EMKM menggunakan excel. Kata Kunci—UMKM, MGMP Ekonomi, Akuntansi EMKM, laporan keuangan, Excel
Pelatihan Software Akuntansi untuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta Kurniawati, Anggreni Dian; Widyatini, Ignatia Ryana; Setiawan, Wimpie Yustino; Pratama, Yohanes Mario; Iswari, Tabita Indah; Budiharta, Pratiwi; Budisantoso, Totok; Purwaningsih, Anna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i5.9565

Abstract

Economic disruption and changes in corporate operations in the Fourth Industrial Revolution will necessitate the understanding and control of artificial intelligence, or robots. This is a major issue, but it is also important for economic teachers to introduce companies that are already successful and sophisticated. Accounting software may help make bookkeeping, analyzing, reporting, and investigating easier and more precise; this concludes an opportunity in this era. Therefore, educational institutions must develop graduates who are adaptable and have soft skills. The Accounting Program and Financial Accounting Pillar team respond to economic teachers at MGMP in the Special Region of Yogyakarta by organizing a discussion forum and simulation to provide them with knowledge and best practices for using accounting software to manage business activities and achieve effective and efficient business outcomes. These exercises involve a class lecture using an andragogic approach. The discussion results suggest that economic teachers have best practices to offer accounting software to their pupils. On the other hand, it can increase teaching motivation for improving both financial and technology for themselves and the topic itself.
Analisis Determinan Audit Report Lag pada Perusahaan Perbankan di Indonesia Pratama, Yohanes Mario
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 7 No 2 (2023): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v7i2.4283

Abstract

This study aims to examine the effect of company size, profitability, and audit committee characteristics as indicated by audit committee size, independent audit committee, and the frequency of audit committee meetings on audit report lag in Indonesian Banking Companies in 2017 – 2021. The research method used was quantitative research using multiple linear regression. The sampling technique used was purposive sampling, with a total sample of 210. The results showed that company size has a negative effect on audit report lag, profitability has no effect on audit report lag, audit committee size has no effect on audit report lag, independent audit committee has no effect on audit report lag, and the frequency of audit committee meeting has a negative effect on audit report lag. Based on this research, it is known that there are still many banking companies that issue audited financial statements not on a timely basis. This research is expected to contribute to the importance of completing audited financial statements in a timely manner so that the information is relevant for decision-making. Keywords: company size, profitability, audit committee, audit report lag, banking Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan karakteristik komite audit yang ditunjukkan dengan ukuran komite audit, komite audit independen, dan frekuensi kehadiran rapat komite audit terhadap audit report lag pada perusahaan perbankan di Indonesia tahun 2017-2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif menggunakan regresi linear berganda. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah total sampel sebanyak 210. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap audit report lag, profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lag, ukuran komite audit tidak berpengaruh terhadap audit report lag, komite audit independen tidak berpengaruh terhadap audit report lag, dan frekuensi kehadiran rapat komite audit berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Berdasarkan penelitian ini, diketahui bahwa masih terdapat banyak perusahaan perbankan yang menerbitkan laporan keuangan secara tidak tepat waktu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terkait pentingnya penyelesaian laporan keuangan auditan secara tepat waktu supaya dapat menjadi informasi yang relevan dalam pengambilan keputusan. Kata kunci: ukuran perusahaan, profitabilitas, komite audit, audit report lag, perbankan  
PENGARUH PENGUNGKAPAN HAL AUDIT UTAMA, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PROFITABILITAS TERHADAP AUDIT REPORT LAG Pratama, Yohanes Mario; Lusiani, Hanny
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 4 No. 5 (2024): September 2024
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/transekonomika.v4i5.740

Abstract

Auditors will need to note any major problems found during the audit in 2022 when the Audit Standard on disclosing important audit items is implemented. This process of identifying significant issues affects the audit completion time. In addition to key audit matters, company size and profitability also influence the duration of the audit. This study aims to analyze the impact of disclosing key audit matters, company size, and profitability on audit report lag. The method applied is multiple regression analysis on companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2022-2023. The findings indicate that disclosing key audit matters can shorten audit report lag; the more key audit matters disclosed, the faster the audit process can be completed. Company size has a negative impact on audit report lag, while profitability does not affect audit report lag. The study highlights that shortening audit report lag is crucial for reducing economic uncertainty. When auditors can complete the audit report earlier, stakeholders can make better decisions based on accurate and up-to-date information, thus reducing economic uncertainty and the information gap between management and other stakeholders.