Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Potensi Desa Agrowisata di Desa Sumberagung, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.5212

Abstract

This community service program was carried out in Sumberagung Village, Kapanewon Jetis, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region Province. Sumberagung Village has various agricultural potentials that can be utilized to increase the income of rural communities such as rice, corn, and cassava. To develop this potential, a program will be carried out to develop agricultural land with the concept of agro-tourism. Later, tourists who come to visit Sumberagung Village agrotourism can see the process of planting and harvesting rice, corn, and cassava plants. Existing data and information were obtained through the official website of Sumberagung Village, internet media, journal articles, and others. The results of the program obtained are the existence of an agro-tourism design in Sumberagung Village which consists of motorbike parking lots, toilets, pavilions, retail sales and flour production houses, as well as a prayer room. In addition, it is also explained how to make rice flour, corn, and cassava. Villagers are expected to be able to implement it so as to increase income and advance Sumberagung Village. The potentials that exist in Sumberagung Village can certainly be developed by requiring the support of the entire community and the local village government.
Agrowisata Kebun Anggur Sebagai Potensi Unggulan Desa Patalan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5213

Abstract

Patalan Village, Kapanewon Jetis, Bantul Regency has tourism potential in the form of a vineyard named Jogja Wine. This work program is carried out with the aim that this vineyard will develop into a tourist village and be known by the wider community. This work program focuses on analyzing and designing facilities and tour packages that can invite outsiders to know more about Jogja Wines and even Patalan Village. In addition, it will discuss the development of products from the vineyard which is one of the unique things for Patalan Village. The data collection method was carried out by collecting secondary data after it was arranged systematically. The result of this work program is the addition of facilities in vineyard agro-tourism such as cafes, gazebos, and wine production houses. There is also an explanation regarding the making of grape leaf chips and grape juice. This work program is expected to increase the potential of Patalan Village so that it has an impact on improving the village economy. Maximum achievement of the utilized potential also requires cooperation or support from the village government and village communities who play an important role in developing the potential of Patalan Village.
Pembangunan Desa Wisata Gerabah Kasongan di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.5217

Abstract

Bangunjiwo Village, Kapanewon Kasihan, Bantul Regency has a very famous area as a center for pottery, namely in the Kasongan area. The Covid-19 pandemic has had a significant impact due to a decrease in the number of tourists. To assist the recovery and development of village potential, this community service program aims to develop the potential of tourism villages. This program is carried out using secondary data to find the potential that exists in Bangunjiwo Village that can be developed. Based on these data, it is then learned what needs to be developed in Bangunjiwo Village. The development of tourism village potential is carried out by rearranging places that might be used as tourist village centers by redesigning tourist areas with interesting concepts such as information rooms, rest areas, restaurants, and workshop spaces. This work program is expected to be able to attract tourists so that it can advance Bangunjiwo Village and of course requires parties from village officials, villagers, and the regional tourism office.
Pengolahan Abon Ikan dan Rumah Produksi sebagai Potensi Desa Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul: Fish Shredded Processing and Production Houses as Potential Villages in Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i2.5927

Abstract

Desa Sidoharjo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul dengan jumlah penduduk sebanyak 6.850 jiwa dan memiliki banyak potensi desa yang dapat dikembangkan, khususnya potensi laut dan kuliner. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Society 5.0 periode 81 Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini, kegiatan berfokus pada pengembangan salah satu potensi desa yang bersumber dari laut, yaitu ikan. Ikan dapat diolah menjadi abon ikan yang dapat dijual kepada para wisatawan. Untuk mewadahi proses produksi, dibuat desain rumah produksi abon ikan dan pengemasannya menggunakan kemasan ramah lingkungan (eco-friendly). Melalui program ini, harapannya warga Desa Sidoharjo dapat mengembangkan potensi desa, memiliki peluang kerja untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa serta menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik.
Potensi Desa Agrowisata Bonsai Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, D. I. Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.5944

Abstract

Kelurahan Tepus merupakan salah satu daerah yang berada di Kabupaten Gunungkidul, dekat dengan kawasan Pantai Selatan. Kelurahan ini memiliki banyak potensi desa yang berasal dari sumber daya alam berupa hasil tanaman hingga berbagai kerajinan yang dibuat oleh masyarakatnya. Berbagai potensi desa yang dimiliki oleh Kelurahan Tepus perlu dikelola dengan baik agar dapat memiliki nilai yang lebih tinggi. Salah satu potensi desa yang dimiliki oleh Kelurahan Tepus yaitu tanaman bonsai. Tanaman bonsai memiliki harga jual yang cukup tinggi karena diminati oleh banyak orang. Oleh karena itu, Kelurahan Tepus yang memiliki banyak tanaman bonsai berpeluang untuk membuka desa agrowisata dengan menjadikan bonsai sebagai tanaman utama yang ditampilkan. Agrowisata ini bisa merangkap dari pameran tanaman bonsai hingga pelestarian bonsai.
Pengembangan Agrowisata Jagung di Desa Giripanggung Kabupaten Gunungkidul Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i3.5954

Abstract

Mengusahakan pengembangan desa dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada merupakan salah satu cara yang baik karena adanya keterlibatan penduduk desa itu sendiri. Pada Desa Giripanggung, kelompok KKN 66 membuat rancangan agrowisata tanaman karena memiliki potensi pada beberapa tanaman, meliputi jagung, singkong, dan kacang tanah. Pada kesempatan ini jagung dipilih sebagai bahan yang akan dikembangkan. Jagung memiliki cita rasa yang disenangi oleh banyak masyarakat namun kandungan gula yang dimiliki olehnya tidak menyebabkan diabetes. Agrowisata yang dikembangkan oleh Kelompok 66 ialah pembuatan es jagung. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa jagung merupakan pangan yang bebas dari diabetes. Aktivitas yang dilakukan ialah dengan mengolah atau memproduksi es jagung. Es jagung adalah es yang dibuat dengan menyisir jagung kemudian dilarutkan gula dalam susu yang sudah ditambahkan dengan es batu yang kemudian ditambahkan dengan sisiran jagung. Kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk mengolah dan memanfaatkan potensi desa yang keberadaannya cukup banyak ini sehingga dapat optimal dan meningkatkan penghasilan atau pemasukan daerah.
Pemanfaatan Potensi Desa di Kawasan Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul Danny Christian Pranoto; Liebertha Lirung; Willy Hermanto; Michael Axell Effendi; Ni Komang Putri Kemuning Sari; Putu Wahyu Teja Ryana Ari Putra; Satria Dewi; Benedikta Ave Martevalenia; Wulan Dari; Vincentius Claudio Darmasaputra Wibowo; Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i5.5955

Abstract

Menyebarkan ataupun mempromosikan potensi desa merupakan langkah yang dapat memajukan ekonomi dari suatu desa. Pada Desa Purwodadi yang berletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kelompok KKN 67 Periode 81 membuat rancangan pemasaran dari potensi desa yang dimiliki oleh Desa Purwodadi. Dalam hal ini, kelompok 67 memilih tanaman jali sebagai potensi desa tersebut. Dipilihnya tanaman jali karena tanaman jali tergolong tanaman langka yang juga sulit untuk dibudidayakan, namun masyarakat Desa Tepus dapat menanam serta membudidayakannya. Selain itu, tanaman jali juga dapat berperan sebagai pengganti beras dan dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan serta minuman. Kelompok 67 memilih bubur jali sebagai olahan dari tanaman jali. Proses penyebaran ataupun promosi yang dilakukan adalah melalui media sosial Instagram. Tujuan dari dilakukannya kegiatan ini ialah untuk dapat menyebarkan atau mempromosikan potensi desa yang dimiliki Desa Tepus, yang dalam hal ini ialah tanaman jali yang mana bisa diharapkan akan berdampak pada peningkatan penghasilan di desa tersebut.
Pelatihan dan Pendampingan Tata Kelola Usaha dan Digital Marketing pada UMKM Binaan PLUT Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Pratama, Yohanes Mario; Wisnu Aji, Mario Rosario; Kinanthi, Enggar Sukma; Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta; Putra, Tegar Satya; Mayasari, Agatha; Visnhu Pradana, Bartolomeus Galih; Dewangga Pramudita, Dismas Persada
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i5.7760

Abstract

Abstract — The Integrated Business Service Center functions as a training ground for MSMEs who want to develop their business. Through this service center, MSMEs can be helped by being given training that complements the various skills needed to manage their business. The Integrated Business Service Center in Semarang said that currently MSMEs need practical training, especially training related to business governance and digital marketing. The method used as a solution to overcome this problem is in the form of management training, especially on the production floor using SCORE analysis and digital marketing training through social networks, as well as online assistance in 3 meetings. After training and mentoring, assisted MSMEs can manage production areas in a cleaner and more orderly manner for more efficient movement of workers. Meanwhile, efforts are starting to be seen in managing social media, separating social media between business marketing and social media for private owners and preparing attractive social media content plans. Keywords — MSME, business service center, kaizen, production, digital marketing Abstrak— Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) berfungsi sebagai tempat pelatihan bagi para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya. Dengan adanya PLUT ini diharapkan para pelaku UMKM dapat terbantu dengan diberi pelatihan yang melengkapi berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola usahanya. PLUT Kabupaten Semarang menyampaikan bahwa saat ini UMKM membutuhkan pelatihan-pelatihan praktis, khususnya pelatihan terkait pengelolaan tata kelola usaha dan pemasaran digital. Metode yang digunakan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut berupa pelatihan tata kelola khususnya di lantai produksi menggunakan analisis SCORE dan pelatihan pemasaran digital melalui jejaring sosial, serta pendampingan jarak jauh dalam 3 pertemuan. Setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan, UMKM binaan dapat mengelola area produksi dengan lebih bersih dan teratur untuk pergerakan pekerja yang lebih efisien. Sementara itu, upaya sudah mulai terlihat pada pengelolaan media sosial, memisahkan media sosial antara pemasaran usaha dan media sosial untuk pemilik serta menyiapkan rencana konten media sosial yang menarik. Kata Kunci— UMKM, PLUT, kaizen, produksi, pemasaran digital
Pelatihan Akuntansi UMKM Berbasis Excel kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ekonomi, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario; Widyatini, Ignatia Ryana; Budiharta, Pratiwi; Ardiati, Aloysia Yanti; Purwaningsih, Anna; Budisantoso, A. Totok; Iswari, Tabita Indah; Kurniawati, Anggreni Dian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.7873

Abstract

MGMP Economics is a forum for high school teachers in economics subjects which was formed in order to discuss and solve problems related to the economics learning process. Every educator is encouraged to improve professional skills in their respective fields, one of which is financial literacy. This Community Service aims to provide Excel-based EMKM accounting training with the aim of providing knowledge regarding the importance of accounting in a business, especially MSMEs. This service method is in the form of face-to-face counseling on August 3, 2023. The participants are given training regarding basic accounting equations, profit and loss reports, statements of financial position, and the accounting cycle using Excel. Simple exercises are the material for discussion in this training so that participants can understand them well. The participants took part in this training enthusiastically and were able to understand material related to the preparation of EMKM financial reports using Excel. Keywords — MSME, MGMP Economics, MSME’s Accounting, Financial Report, Excel MGMP Ekonomi adalah wadah guru SMA mata pelajaran ekonomi yang dibentuk dalam rangka membahas dan menyelesaikan permasalahan terkait proses pembelajaran ekonomi. Setiap pendidik didorong untuk meningkatkan kemampuan profesional di bidangnya masing-masing, salah satunya literasi keuangan. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan akuntansi EMKM berbasis excel dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pentingnya akuntansi dalam suatu usaha, khususnya UMKM. Metode pengabdian ini berupa penyuluhan secara tatap muka pada tanggal 3 Agustus 2023. Para peserta diberikan pelatihan terkait persamaan dasar akuntansi, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan siklus akuntansi menggunakan excel. Latihan-latihan soal sederhana menjadi bahan diskusi dalam pelatihan ini supaya peserta dapat memahami dengan baik. Para peserta mengikuti pelatihan ini dengan antusias dan dapat memahami materi terkait penyusunan laporan keuangan EMKM menggunakan excel. Kata Kunci—UMKM, MGMP Ekonomi, Akuntansi EMKM, laporan keuangan, Excel
Pelatihan Software Akuntansi untuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta Kurniawati, Anggreni Dian; Widyatini, Ignatia Ryana; Setiawan, Wimpie Yustino; Pratama, Yohanes Mario; Iswari, Tabita Indah; Budiharta, Pratiwi; Budisantoso, Totok; Purwaningsih, Anna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i5.9565

Abstract

Economic disruption and changes in corporate operations in the Fourth Industrial Revolution will necessitate the understanding and control of artificial intelligence, or robots. This is a major issue, but it is also important for economic teachers to introduce companies that are already successful and sophisticated. Accounting software may help make bookkeeping, analyzing, reporting, and investigating easier and more precise; this concludes an opportunity in this era. Therefore, educational institutions must develop graduates who are adaptable and have soft skills. The Accounting Program and Financial Accounting Pillar team respond to economic teachers at MGMP in the Special Region of Yogyakarta by organizing a discussion forum and simulation to provide them with knowledge and best practices for using accounting software to manage business activities and achieve effective and efficient business outcomes. These exercises involve a class lecture using an andragogic approach. The discussion results suggest that economic teachers have best practices to offer accounting software to their pupils. On the other hand, it can increase teaching motivation for improving both financial and technology for themselves and the topic itself.