Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Application of Ranganathan's Five Laws in Collection Management at the Indonesian Academy of Pharmacy Library in Yogyakarta Al Ghiffary, Ghalib Muhammad Syukri; Zain, Labibah
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 2 (2025): JULI - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i2.2025.122-132

Abstract

Background of the study: Vocational academic libraries face challenges in implementing ideal collection development principles due to resource constraints, creating a gap between theory and practice. Purpose: To analyze the application of Ranganathan's Five Laws as an adaptive framework for collection management in the small-scale AFIYO Library. Method: A qualitative study with a single case design, using in-depth interviews, participant observation for 10 weeks, and document analysis. Data were analyzed through thematic analysis with source triangulation. Findings: (1) Collaboration with lecturers improved collection relevance by 71%; (2) Limited budget (IDR 10 million/year) triggered strict selection focused on D3 Pharmacy curriculum needs; (3) Multi-channel promotion strategies enhanced new collection visibility; (4) OPAC and personal service combination created contextual efficiency; (5) Networking served as alternative growth strategy replacing acquisition. Conclusion: This study recontextualizes Ranganathan's Five Laws for resource-constrained libraries and provides an adaptable collection policy framework for similar vocational libraries. Keywords: Collection Development, Ranganathan's Five Laws, Vocational Libraries, Collection Management, Information Access --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ABSTRAK   Penerapan Lima Hukum Ranganathan dalam Manajemen Koleksi di Perpustakaan Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta Latar Belakang: Perpustakaan akademik vokasional menghadapi tantangan implementasi prinsip pengembangan koleksi ideal akibat keterbatasan sumber daya, menciptakan kesenjangan antara teori dan praktik Tujuan: Menganalisis penerapan Lima Hukum Ranganathan sebagai kerangka kerja adaptif untuk manajemen koleksi di Perpustakaan AFIYO yang berskala kecil. Metode: Penelitian kualitatif dengan studi kasus tunggal, menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan selama 10 minggu, dan analisis dokumen. Data dianalisis melalui teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber. Temuan: (1) Kolaborasi dengan dosen meningkatkan relevansi koleksi hingga 71%; (2) Anggaran terbatas (Rp 10 juta/tahun) memicu seleksi ketat yang berfokus pada kebutuhan kurikulum D3 Farmasi; (3) Strategi promosi multi-saluran meningkatkan visibilitas koleksi baru; (4) Kombinasi OPAC dan layanan personal menciptakan efisiensi kontekstual; (5) Jejaring kerja sama menjadi strategi pertumbuhan alternatif pengganti akuisisi. Kesimpulan: Studi ini merekontekstualisasi Lima Hukum Ranganathan untuk perpustakaan terbatas sumber daya dan menyediakan kerangka kebijakan koleksi yang dapat diadaptasi oleh perpustakaan vokasional sejenis. Kata Kunci: Pengembangan Koleksi, Lima Hukum Ranganathan, Perpustakaan Vokasional, Manajemen Koleksi, Akses Informasi    
Pengorganisasian Koleksi Perpustakaan Berdasarkan Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi (Studi Kasus: Perpustakaan Pusat Universitas Janabadra Yogyakarta) Majidah, Maydani Nur; Zain, Labibah
UNILIB : Jurnal Perpustakaan Vol. 17 No. 1 2026
Publisher : Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unilib.Vol17.iss1.art5

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai kesesuaian pelaksanaan lima tahapan pengorganisasian koleksi di Perpustakaan Pusat Universitas Janabadra Yogyakarta, yakni inventarisasi bahan pustaka, pengkatalogan deskriptif berbasis RDA dan SLiMS, pengkatalogan subjek melalui Electronic Dewey Decimal Classification, pembuatan kelengkapan koleksi (label, barcode, call number), dan penjajaran koleksi (shelving) dengan Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi (SNP-PT 2024). Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui dokumentasi sistem otomasi, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan pustakawan bidang layanan teknis. Hasil menunjukkan bahwa kelima tahapan teknis dilaksanakan dengan baik dan sistematis, namun belum didukung oleh kebijakan tertulis serta SOP resmi sesuai Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI No. 13 Tahun 2007. Untuk itu, dalam meningkatkan konsistensi dan implementasi pengorganisasian koleksi sesuai SNP-PT, disarankan adanya penyusunan dokumen kebijakan tertulis, SOP pengorganisasian koleksi, serta pelatihan dan monitoring rutin bagi staf perpustakaan.