Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimalisasi Instagram sebagai Media Manajemen Informasi berdasarkan Teori Jean Baudrillard Hasibuan, Nuriah; Zain, Labibah
Pustakaloka Vol. 16 No. 1 (2024)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v16i1.8460

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi Instagram dapat menciptakan: a) simulasi realitas perpustakaan yang dapat meningkatkan akses informasi di perpustakaan, b) hiperrealitas perpustakaan yang dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dengan informasi, c) simulacra perpustakaan yang dapat membentuk persepsi pengguna perpustakaan terhadap perpustakaan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, dan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Instagram dapat menciptakan: a) simulasi realitas perpustakaan dapat meningkatkan akses informasi di perpustakaan melalui promosi koleksi perpustakaan, informasi tentang kegiatan perpustakaan, dan komunikasi dengan pengguna perpustakaan, b) Hiperrealitas perpustakaan dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dengan informasi melalui ketertarikan pengguna untuk mengakses informasi, aktivitas pengguna dalam berinteraksi dengan informasi, dan keterlibatan pengguna dengan komunitas perpustakaan, c) Simulacra perpustakaan dapat membentuk persepsi pengguna perpustakaan terhadap perpustakaan, baik secara positif maupun negatif. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa implementasi Instagram dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan manajemen informasi di perpustakaan. Namun, implementasi Instagram harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat. Pengelola perpustakaan harus memahami konsep hiperrealitas Jean Baudrillard dan menerapkannya pada Instagram perpustakaan.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN STIE SBI YOGYAKARTA DALAM MENDUKUNG KEBUTUHAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN Dewi, Shinta; Zain, Labibah
Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi Vol. 5 No. 2 (2024): Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi
Publisher : Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ib.v5i2.456

Abstract

Collection development is responsible for organizing and expanding collections in libraries. The main purpose of developing collections in university libraries is to meet the information needs of the academic community in higher education. This allowed the library to develop its collection in a planned manner. STIE SBI Yogyakarta Library, as a private university library, acts as an information institution to support the implementation of Tri Dharma of Higher Education. To meet the information needs of users, the library must conduct collection development and formulate policies related to collection development. This research explores the stages of the collection development process at the STIE SBI Library and provides suggestions regarding collection development policies. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observations, interviews, and literature review. The results showed that the stages in the collection development process at the STIE SBI Yogyakarta Library are simple and have not been supported by a written collection development policy. In addition, other obstacles faced by the library include the limited number of librarians and budget. This condition is an obstacle in the implementation of collection development activities.
Application of Ranganathan's Five Laws in Collection Management at the Indonesian Academy of Pharmacy Library in Yogyakarta Al Ghiffary, Ghalib Muhammad Syukri; Zain, Labibah
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol. 15 No. 2 (2025): JULI - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpua.v15i2.2025.122-132

Abstract

Background of the study: Vocational academic libraries face challenges in implementing ideal collection development principles due to resource constraints, creating a gap between theory and practice. Purpose: To analyze the application of Ranganathan's Five Laws as an adaptive framework for collection management in the small-scale AFIYO Library. Method: A qualitative study with a single case design, using in-depth interviews, participant observation for 10 weeks, and document analysis. Data were analyzed through thematic analysis with source triangulation. Findings: (1) Collaboration with lecturers improved collection relevance by 71%; (2) Limited budget (IDR 10 million/year) triggered strict selection focused on D3 Pharmacy curriculum needs; (3) Multi-channel promotion strategies enhanced new collection visibility; (4) OPAC and personal service combination created contextual efficiency; (5) Networking served as alternative growth strategy replacing acquisition. Conclusion: This study recontextualizes Ranganathan's Five Laws for resource-constrained libraries and provides an adaptable collection policy framework for similar vocational libraries. Keywords: Collection Development, Ranganathan's Five Laws, Vocational Libraries, Collection Management, Information Access --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ABSTRAK   Penerapan Lima Hukum Ranganathan dalam Manajemen Koleksi di Perpustakaan Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta Latar Belakang: Perpustakaan akademik vokasional menghadapi tantangan implementasi prinsip pengembangan koleksi ideal akibat keterbatasan sumber daya, menciptakan kesenjangan antara teori dan praktik Tujuan: Menganalisis penerapan Lima Hukum Ranganathan sebagai kerangka kerja adaptif untuk manajemen koleksi di Perpustakaan AFIYO yang berskala kecil. Metode: Penelitian kualitatif dengan studi kasus tunggal, menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan selama 10 minggu, dan analisis dokumen. Data dianalisis melalui teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber. Temuan: (1) Kolaborasi dengan dosen meningkatkan relevansi koleksi hingga 71%; (2) Anggaran terbatas (Rp 10 juta/tahun) memicu seleksi ketat yang berfokus pada kebutuhan kurikulum D3 Farmasi; (3) Strategi promosi multi-saluran meningkatkan visibilitas koleksi baru; (4) Kombinasi OPAC dan layanan personal menciptakan efisiensi kontekstual; (5) Jejaring kerja sama menjadi strategi pertumbuhan alternatif pengganti akuisisi. Kesimpulan: Studi ini merekontekstualisasi Lima Hukum Ranganathan untuk perpustakaan terbatas sumber daya dan menyediakan kerangka kebijakan koleksi yang dapat diadaptasi oleh perpustakaan vokasional sejenis. Kata Kunci: Pengembangan Koleksi, Lima Hukum Ranganathan, Perpustakaan Vokasional, Manajemen Koleksi, Akses Informasi