Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI BIOCOMPOSTER UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH DAUN KERING MENJADI KOMPOS DAN PUPUK ORGANIK CAIR Prambudia, yudha; Yastica, Tiara Verita; Fidya Ayesha, Shifa Hanni; Gumilang, Wahyu Candra; Hisyam, Muhammad
Jurnal PkM MIFTEK Vol 6 No 2 (2025): Jurnal PkM Miftek
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/miftek/v.6-2.2465

Abstract

PPS GHD seluas 3,26 hektare menghasilkan sekitar 1.500 liter sampah dedaunan kering per hari akibat banyaknya pepohonan. Selama ini, pengelolaan dilakukan dengan pembakaran yang menimbulkan emisi karbon dioksida serta gangguan bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi melalui pengolahan dedaunan kering menjadi kompos sebagai alternatif ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Kompos yang dihasilkan dapat digunakan untuk pemeliharaan tanaman di area PPS GHD maupun dipasarkan sebagai pupuk organik, sehingga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Implementasi dilakukan dengan penerapan sepuluh unit biokomposter berkapasitas 120 liter serta pelatihan penggunaan biokomposter dan pengembangan model bisnis kompos dan pupuk organik cair. Hasil kegiatan menunjukkan potensi signifikan dalam mengurangi volume sampah sekaligus membuka peluang ekonomi. Ke depan, PPS GHD berperan sebagai fasilitator program pelatihan pengolahan sampah organik dan sebagai penggerak penciptaan lapangan kerja baru di sektor pengelolaan limbah.
SIMULASI INSTRUMEN CARBON CREDIT PADA ENERGI TERBARUKAN: KASUS PEMBERDAYAAN PERDESAAN GUNUNG HALU Tiara Verita Yastica; Meldi Rendra
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7111

Abstract

Pembangkit listrik tenaga mikrohidro merupakan sumber penting dalam produksi listrik di daerah Gunung Halu dengan memanfaatkan energi terbarukan. Pada Tahun 2022, produksi energi Jawa Barat sebesar 12,666MW dan energi listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga air adalah sebesar 2,259 MW. Listrik yang dihasilkan dari energi terbarukan dapat dikembangkan melalui skema perdagangan emisi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengusulkan teknologi untuk pendokumentasian emisi yang dapat diterapkan dalam skema perdagangan emisi yang merupakan salah satu bentuk carbon pricing. Simulasi dilakukan untuk mendapatkan alternatif praktik terbaik dalam skenario pemberdayaan pedesaan yaitu jenis skema perdagangan emisi.
DASHBOARD SISTEM KENDALI PERSEDIAAN PERBEKALAN KESEHATAN DI PUSKESMAS BABAKAN TAROGONG, KOTA BANDUNG Isnaeni Yuli Arini; Sheila Amalia Salma; Tiara Verita Yastica
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7152

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Babakan Tarogong, yang terletak di kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung selama rentang waktu Juli – Desember 2023. Puskesmas ini masih mengalami adanya kekosongan stok persediaan obat atau bahan medis habis pakai (BMHP) yang berdampak ketidaktepatan pengobatan, gangguan layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan, penurunan mutu layanan kesehatan dan kehilangan kepercayaan dari masyarakat. Untuk mengatasinya, maka pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dirancang sistem informasi untuk menjembatani komunikasi di antara pihakpihak yang terkait dengan pengendalian dan monitoring persediaan obat maupun BMHP, sehingga manajemen Puskesmas dapat segera melakukan pengadaan sebelum terjadi kekosongan yang berpotensi menimbulkan gangguan layanan kesehatan di Puskesmas. Tahapan dalam merancang dashboard ini meliputi diskusi dengan stakeholder, perancangan dashboard, dan testing prototype sampai didapatkan hasil yang ditetapkan. Hasil rancangan yaitu sistem informasi yang diberi nama Aplikasi Kendali Perbekalan Kesehatan Puskesmas (AKSES).
PELATIHAN LITERASI PEMASARAN UNTUK MEMBANGUN DAYA SAING PENGRAJIN KULIT DAN ALAS KAKI KOTA BANDUNG Yati Rohayati; Tiara Verita Yastica
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung dikenal sebagai salah satu pusat industri kulit dan alas kaki di Jawa Barat, yang telah mencapai puncak popularitasnya pada tahun 1990-an, ditandai dengan pertumbuhan bisnis yang baik serta berhasil melakukan ekspor ke beberapa negara. Namun, kondisi terkini menunjukkan adanya penurunan bisnis yang signifikan, yang tergambar dalam pertumbuhan bisnis yang stagnan dan menurun, yang dialami oleh mayoritas pengrajin. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya jumlah pengrajin yang mampu bertahan. Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya strategi pemasaran dalam mengembangkan usaha, kegiatan pengabdian masyarakat difokuskan pada pelatihan dan pendampingan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan tingkat literasi pemasaran di kalangan pengrajin, yang bervariasi usia bisnisnya mulai dari 2 hingga 17 tahun. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Telkom University dan dihadiri oleh 14 peserta yang berasal dari Kota Bandung dan beberapa wilayah lainnya. Pasca pelatihan, peserta menyadari perlunya peningkatan literasi ini dan sebagian dari mereka memilih untuk mengikuti program pendampingan guna mendukung perkembangan usaha. Dengan penekanan pada literasi pemasaran, diharapkan para pengrajin mampu memperkuat strategi pemasaran, meningkatkan daya saing, serta menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan pasar yang semakin kompleks.
Sistem Monitoring Berbasis IoT pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Tangsijaya Tiara Verita Yastica; Muhammad Almaududi Pulungan; Meldi Rendra
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.4235

Abstract

The Micro Hydro Power Plant of Gunung Halu was established in 2007. While electricity from the national power grid is available in the village of Gunung Halu, not all hamlets receive a consistent power supply, particularly those with hilly topography and areas surrounded by forests like Dusun Tangsijaya. The existence of the micro hydro power plant in Tangsijaya is supported by a stable water flow from the river. However, one of the challenges faced by the operator is the lack of a monitoring system for the micro hydro power generator that can provide information about its condition, such as power output and electric current. Until now, the operator has checked the data by visiting the location of the micro hydro power plant directly, which is located outside the residential area. Manual recording relies on the existence of human resources and produces results with a low level of accuracy. In this community service activity, a monitoring system was installed at the Tangsijaya's micro hydro power plant. Leveraging Internet of Things (IoT) technology, this system can display data in real time, so that data visualization can be monitored by relevant parties. With a monitoring system, micro-hydro operators can control the usage and distribution of the generated electricity. In addition to obtaining records of daily electricity usage data, recorded data provide very valuable information in assessing current and potential electricity usage for making decisions related to electricity production. After the implementation of the monitoring system, the main benefits are felt by microhydro operators where the work processes they do become more efficient. Efficiency is obtained in terms of travel distance where operators do not need to visit the PLTMH location directly, and also efficiency in the recording process which no longer needs to be done manually.
Factor Analysis of The Influence of Promotions, Product Quality, Service Quality, Brand Awareness, And Communication on Purchase Interest in Food Catering Businesses Salma Dzikriyah Zulfaa; Tiara Verita Yastica; Sheila Amalia Salma
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v10i2.30732

Abstract

Sakinah Tegal Restaurant is a catering business that has experienced unstable revenue over the past 10 months. Several factors, such as promotion, product quality, service quality, brand awareness, and communication, affect consumer purchase intention. This study aims to evaluate the effect of these factors on purchase intention in this catering business. The research method used was descriptive quantitative, and data analysis was conducted using the Structural Equation Modelling Partial Least Square (PLS-SEM) method with a sample of 140 respondents. The study results showed an R-square value of 0.830, indicating that promotion, product quality, service quality, brand awareness, and communication together affect purchase intention by 83%. In comparison, the remaining 17% is affected by other variables not examined in this research. Keywords: Catering, PLS-SEM, Consumer Behavior, Marketing Strategy, Promotion, Product Quality, Service Quality, Brand Awareness, Communication, Purchase Intention.
Business Design and Feasibility Analysis of Barbercome Startup Esti Retno Listiyani; Maria Dellarosawati Idawicaksakti; Tiara Verita Yastica
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v10i2.32076

Abstract

Barbercome is a startup in the hair care industry, founded in 2023. Barbercome is a mobile application that accommodates barbershops and barbers, allowing users to order home-based haircut services and make barbershop queue reservations. This application is a solution for customers who are often busy with their daily activities, have a busy work schedule, and lack free time to go to the barbershop. Many customers postpone or skip hair treatments due to inconveniences such as cuts that are not as expected, prices that are not commensurate with the quality of service, long waiting times even though they have made an appointment in advance, rushed or unfriendly service, unclean or too crowded barbershop conditions, and barber skills in handling certain types of hair are lacking. As a new business, Barbecome needs to conduct a feasibility analysis to determine whether it is feasible to run or not. The location of this business is in Bandung City. Based on the financial feasibility calculation results, the NPV value was obtained for IDR 75,547,341, PBP of 2.7, and IRR of 28.96%. Based on the feasibility and sensitivity calculations results, it can be concluded that the Barbercome startup business design is feasible to run.  Keywords: Barbercome, Feasibility Analysis, NPV, PBP, IRR
Perancangan Website Pelayanan Informasi Obat di Puskesmas Babakan Tarogong Isnaeni Yuli Arini; Intan Permatasari; Tiara Verita Yastica
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i2.90674

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Puskesmas Babakan Tarogong, Kota Bandung. Puskesmas ini menghadapai permasalahan bahwa fungsi pelayanan informasi obat kurang berjalan optimal. Hal ini disebabkan keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi yang ada di Puskesmas ini. Padahal, informasi obat yang akurat, penting untuk mendukung pelayanan kesehatan, meningkatkan kesadaran pasien tentang obat yang mereka konsumsi, dan mencegah terjadinya kesalahan penggunaan obat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan perancangan website yang dapat membantu layanan informasi obat di Puskesmas ini. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan wireframe, pengembangan prototype, dan pengujian langsung dengan melibatkan masyarakat awam dan tenaga farmasi. Hasil menunjukkan bahwa website dengan fitur pencarian obat, kategori obat, serta navigasi yang mudah digunakan, diterima dengan baik oleh responden dan berpotensi untuk meningkatkan aksesibilitas dan pemahaman informasi obat oleh masyarakat. Pengujian juga menunjukkan respons positif terkait tampilan yang ramah pengguna dan desain yang sederhana. Dengan demikian, pengembangan website ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan informasi obat di puskesmas.
Clustered for Clarity: Leveraging AIO and K-Means to Decode the Modest Fashion Market for Indonesian Muslimah Dinda R. Melati Mulia; Yati Rohayati; Tiara Verita Yastica
Journal of Management and Entrepreneurship Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jmer.2025.9.06.3-72

Abstract

Objective: This study explores market segmentation within Indonesia’s modest fashion industry for Muslimah consumers by applying a psychographic approach, specifically the Activities, Interests, and Opinions (AIO) framework, combined with the k-means clustering algorithm. The aim is to develop detailed consumer profiles that support more targeted and culturally relevant marketing strategies for micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs). Research Design & Methods: A descriptive quantitative design was employed using an online questionnaire completed by 450 Muslim women who regularly purchase modest fashion. After data cleaning, 433 valid responses were analyzed. Psychographic indicators were measured with a seven-point Likert scale. K-means clustering, selected for its efficiency in unsupervised segmentation, was used alongside the Elbow and Silhouette methods to determine the optimal number of clusters. ANOVA and cross-tabulation analyses were applied to validate the segmentation. Findings: Three psychographic segments emerged: Value-Oriented Pragmatists, Trendy Realists, and Aspirational Stylists. These segments displayed distinct preferences regarding quality, trend adoption, and aspirational values. Each group also revealed different demographic and behavioral profiles, especially regarding spending patterns and purchase motivations. Implications & Recommendations: The resulting segmentation model offers practical guidance for MSMEs in customizing marketing strategies. For instance, emphasizing premium materials may appeal to Value-Oriented Pragmatists. Tailored messaging can improve brand positioning and customer retention. Contribution & Value Added: This study fills a gap in psychographic segmentation within Indonesia’s modest fashion sector. Integrating AIO profiling with machine learning provides a scalable model for MSMEs seeking culturally grounded, data-driven consumer insights in emerging markets.