Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI BIOCOMPOSTER UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH DAUN KERING MENJADI KOMPOS DAN PUPUK ORGANIK CAIR Prambudia, yudha; Yastica, Tiara Verita; Fidya Ayesha, Shifa Hanni; Gumilang, Wahyu Candra; Hisyam, Muhammad
Jurnal PkM MIFTEK Vol 6 No 2 (2025): Jurnal PkM Miftek
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/miftek/v.6-2.2465

Abstract

PPS GHD seluas 3,26 hektare menghasilkan sekitar 1.500 liter sampah dedaunan kering per hari akibat banyaknya pepohonan. Selama ini, pengelolaan dilakukan dengan pembakaran yang menimbulkan emisi karbon dioksida serta gangguan bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi melalui pengolahan dedaunan kering menjadi kompos sebagai alternatif ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Kompos yang dihasilkan dapat digunakan untuk pemeliharaan tanaman di area PPS GHD maupun dipasarkan sebagai pupuk organik, sehingga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Implementasi dilakukan dengan penerapan sepuluh unit biokomposter berkapasitas 120 liter serta pelatihan penggunaan biokomposter dan pengembangan model bisnis kompos dan pupuk organik cair. Hasil kegiatan menunjukkan potensi signifikan dalam mengurangi volume sampah sekaligus membuka peluang ekonomi. Ke depan, PPS GHD berperan sebagai fasilitator program pelatihan pengolahan sampah organik dan sebagai penggerak penciptaan lapangan kerja baru di sektor pengelolaan limbah.
PELATIHAN LITERASI PEMASARAN UNTUK MEMBANGUN DAYA SAING PENGRAJIN KULIT DAN ALAS KAKI KOTA BANDUNG Yati Rohayati; Tiara Verita Yastica
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung dikenal sebagai salah satu pusat industri kulit dan alas kaki di Jawa Barat, yang telah mencapai puncak popularitasnya pada tahun 1990-an, ditandai dengan pertumbuhan bisnis yang baik serta berhasil melakukan ekspor ke beberapa negara. Namun, kondisi terkini menunjukkan adanya penurunan bisnis yang signifikan, yang tergambar dalam pertumbuhan bisnis yang stagnan dan menurun, yang dialami oleh mayoritas pengrajin. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya jumlah pengrajin yang mampu bertahan. Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya strategi pemasaran dalam mengembangkan usaha, kegiatan pengabdian masyarakat difokuskan pada pelatihan dan pendampingan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan tingkat literasi pemasaran di kalangan pengrajin, yang bervariasi usia bisnisnya mulai dari 2 hingga 17 tahun. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Telkom University dan dihadiri oleh 14 peserta yang berasal dari Kota Bandung dan beberapa wilayah lainnya. Pasca pelatihan, peserta menyadari perlunya peningkatan literasi ini dan sebagian dari mereka memilih untuk mengikuti program pendampingan guna mendukung perkembangan usaha. Dengan penekanan pada literasi pemasaran, diharapkan para pengrajin mampu memperkuat strategi pemasaran, meningkatkan daya saing, serta menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan pasar yang semakin kompleks.
Sistem Monitoring Berbasis IoT pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Tangsijaya Tiara Verita Yastica; Muhammad Almaududi Pulungan; Meldi Rendra
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.4235

Abstract

The Micro Hydro Power Plant of Gunung Halu was established in 2007. While electricity from the national power grid is available in the village of Gunung Halu, not all hamlets receive a consistent power supply, particularly those with hilly topography and areas surrounded by forests like Dusun Tangsijaya. The existence of the micro hydro power plant in Tangsijaya is supported by a stable water flow from the river. However, one of the challenges faced by the operator is the lack of a monitoring system for the micro hydro power generator that can provide information about its condition, such as power output and electric current. Until now, the operator has checked the data by visiting the location of the micro hydro power plant directly, which is located outside the residential area. Manual recording relies on the existence of human resources and produces results with a low level of accuracy. In this community service activity, a monitoring system was installed at the Tangsijaya's micro hydro power plant. Leveraging Internet of Things (IoT) technology, this system can display data in real time, so that data visualization can be monitored by relevant parties. With a monitoring system, micro-hydro operators can control the usage and distribution of the generated electricity. In addition to obtaining records of daily electricity usage data, recorded data provide very valuable information in assessing current and potential electricity usage for making decisions related to electricity production. After the implementation of the monitoring system, the main benefits are felt by microhydro operators where the work processes they do become more efficient. Efficiency is obtained in terms of travel distance where operators do not need to visit the PLTMH location directly, and also efficiency in the recording process which no longer needs to be done manually.