Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Well Being

HUBUNGAN PERAN KELUARGA DAN TINGKAT STRES TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE II: DIABETES MELLITUS TIPE II Wahdi, Achmad; Puspitosari, Dewi Retno; Prasetyawan, Fendy; Karingga, Devangga Darma; Ramayanti, Eva Dwi
WELL BEING Vol 9 No 1 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i1.236

Abstract

Elderly is an unavoidable aging process that will decrease body function. One is the decline in adapting to stress on the environment or illness suffered. This study aims to determine the relationship between the role of the family and the level of stress on blood sugar levels in elderly patients Diabetes mellitus in Puskesmas Bunten Barat Ketapang. This research uses observational analytic design with cross sectional approach. Population of all elderly Diabetes mellitus type 2 and elderly family. The sample size of 30 respondents was taken by simple random sampling technique. Independent variable in this research is family role and stress level. Dependent variable is blood sugar level. The data collection instrument used the family role questionnaire, the DDS (Diabet Distress Scale) questionnaire and the blood sugar glucose observation sheet. Data were analyzed with Exact Fisher test with significance level α = 0,05. The result showed almost half (43,3%) family role enough, almost half (43,3%) heavy stress respondent level, most (63,3%) abnormal sugar level. Exact Fisher test results obtained ρ = 0.001 <α for the relationship of family roles and blood sugar levels means there is a relationship role of the family with blood sugar levels. The relationship of stress level and blood sugar levels obtained ρ = 0,000 <α means there is a relationship between stress levels with blood sugar levels. Family role is expected in caring for family members, especially the sick including elderly. It is expected that families play a role in diabetes care and is expected for the elderly can control the stress they are experiencing problems faced.. Keywords: Family Role, Stress Level, Sugar Level
EFEK TERAPI LATIHAN OTOT PELVIK PADA PASIEN SETELAH RADIKAL PROSTATEKTOMI: TINJAUAN SISTEMATIS: TERAPI LATIHAN OTOT PELVIK Karingga, Devangga Darma; Wahdi, Achmad; Fitriani, Evi Tunjung; Suharto, Idola Perdana Sulistyoning
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.271

Abstract

Latar Belakang : Kanker prostat adalah kanker yang umum terjadi pada pria, dengan radikal prostatektomi sebagai pengobatan utama, meskipun sering menyebabkan inkontinensia urin yang memengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pelvic floor muscle exercise terhadap inkontinensia urin dan dampak lainnya pada pasien pasca operasi radikal prostatektomi. Metode : Penelitian ini merupakan systematic review. Pencarian literatur dilakukan dalam kurun waktu 1 dekade melalui database elektronik dengan Boolean keyword pada database Scopus, Scince Direct, CINAHL, Pubmed, Elsavier, Proquest, dan SAGE. Kriteria inklusi meliputi artikel full text berbahasa Inggris dan sesuai dengan PICOT yang telah di tentukan. Peneliti berupaya meminimalkan risiko bias melalui pemilihan data secara independen dan penerapan alat ekstraksi data JBI Tools. Hasil : Dari 576 artikel yang diidentifikasi, setelah penghapusan duplikat dan evaluasi kelayakan, tersisa 34 artikel. Setelah review mendalam, terpilih 10 artikel yang memenuhi kualifikasi untuk systematic review. Dimana Pelvic Floor Muscle Exercise (PFME) efektif untuk mengatasi inkontinensia urin pada pasien pasca prostatektomi, serta meningkatkan kualitas hidup. Kesimpulan : Inkontinensia urin pasca radikal prostatektomi dapat menurunkan kualitas hidup, tetapi PFME adalah terapi yang aman dan efektif. Perawat berperan penting dalam edukasi untuk mengurangi efek samping.
PENGARUH TERAPI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI : THE EFFECT OF AUTOGENIC THERAPY ON BLOOD PRESSURE IN ELDERLY PEOPLE WITH HYPERTENSION Wahdi, Achmad; Puspitosari, Dewi Retno; Karingga, Devangga Darma
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.308

Abstract

Lanjut usia atau Lansia adalah mereka yang berusia pada usia 45-60 tahun. Pada usia ini lansia mengalami proses degeratif salah satunya penurunan fungsi kardiovaskuler seperti permeabilitas pembuluh darah yang kurang baik menyebabkan lansia mengalami tekanan darah tinggi. Terapi farmakologi maupun non farmakologi perlu diberikan untuk mengontrol tekanan darah pada lansia seperti pemberian terapi autogenik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh terapi autogenik terhadap tingkat hipertensi pada lansia.  Penelitian ini merupakan penelitian Pre Eksperimen. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Probability Sampling tepatnya Total populasi. Variabel yang di ukur adalah tingkat tingkat hipertensi lansia sebelum dan setelah diberikan terapi autogenik. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon Test. Hasil analisis di dapatkan sebelum diberikan terapi autogenik sebagian besar (55%) lansia memiliki hipertensi stage 1 sedangkan setelah diberikan terapi autogenik hampir seluruhnya (80%) lansia tingkat hipertensinya berada pada kategori normal. Hasil uji statistik mengunakan uji Wilcoxon di dapatkan Nilai signifikasi sebesar 0,000 sehingga dapat di simpulkan ada pengaruh terapi autogenik terhadap tingkat hipertensi pada lansia di Kelurahan Kalianyar