Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat di Desa Sibala Barat Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura: The Influence of Health Counseling on Community Knowledge, Attitudes and Actions in West Sibala Village, Kamaipura Health Center Working Area Israwati Pontoh; Sukmawati; Asni Nua; Deysi Swandayani; Moh. Rifki; Israwati; Jeane Angelin; Tomi Iskandar; Nurfaizan Rauf; Julisthin Ibrahim; Fadila; Nikmatul; Karen; Wianda; Abdul Kadri; Muh. Anzar; Nur Rismawati; I Kadek Waratna
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7157

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam tatanan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Keluarga sebagai unit terkecil dapat menjadi kunci dalam penerapan PHBS melalui pembentukan kebiasaan sehat sehari-hari.Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya pengaruh penyuluhan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Desa Sibala Barat II Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura Kabupaten Sigi. Metode penelitian ini adalah preexperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 23 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan responden terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,039 (p.value <0.05). Dan tidak terdapat pengaruh pada sikap dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,129 (p.value >0.05). terdapat pengaruh terhadap Tindakan pengetahuan dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,000 (p.value < 0.05) Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan tindakan, namun tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap sikap. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan tindakan, tetapi belum berhasil mempengaruhi sikap secara signifikan. Saran Diharapkan bagi pihak Puskesmas Kamaipura kabupaten sigi, khususnya bagian promosi kesehatan Puskesmas Kamaipura untuk selalu mensosialisasikan program PHBS kepada kader dan masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan informasi tentang penting dan manfaat PHBS.
Pengaruh Penyuluhan Sanitasi Terhadap Peningkatan Perilaku Masyarakat di Desa Sarude Kecamatan Sarjo Kabupaten Pasangkayu: The Effect of Sanitation Education on the Improvement of Community Behavior in Sarude Village, Sarjo District, Pasangkayu Regency Fariz Maulana; Suhestianigras S; Nikita Aprilianingsih; Susi Nurhayanti; Moh. Fadli; Siti Hartina; Marina; Suhermanto; Zulfitra; Abdul Kadri; Muh. Jufri; Renni; Nurcholis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9842

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau lebih dikenal dengan istilah STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. STBM terdiri dari 5 pilar diantaranya yang pilar pertama Stop Buang Air Besar Sembarangan, pilar kedua Cuci Tangan Pakai Sabun, pilar ketiga Pengelolaan Air Minum/Makanan Rumah Tangga, pilar keempat Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan pilar kelima Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 masyarakat Desa Sarude Kecamatan Sarjo Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon (uji-t berpasangan). Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan pre dan post test, nilai P 1 > 0,05. Hasil sikap pre- dan post-test, nilai P 0,068 > 0,05. Hasil tindakan pre- dan post-test nilai P 0,013 < 0,05. Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan terhadap tindakan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan, namun tidak ada pengaruh bermakna pada pengetahuan dan sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Desa Sarude Kecamatan Sarjo Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat. Sebagai saran diharapkan bagi pihak Desa dan Puskesmas setempat bisa untuk selalu mensosialisasikan program STBM kepada kader dan masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan informasi tentang penting dan manfaat penerapan STBM terlebih untuk mencapai Desa ODF (Open Defecation Free) 100%.