Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MALONDIALDEHYDE (MDA) SEBAGAI PENANDA STRESS OKSIDATIF PADA TUBUH Rita Kirana
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 8: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One biomarker that is often used to measure oxidative stress is Malondialdehyde (MDA). MDA is the end product of lipid peroxidation, which is the oxidation process of unsaturated fatty acids that occurs due to ROS attack on cell membranes. As a degradation product of lipid peroxidation, MDA has the potential to form adducts with various biomolecules such as proteins and DNA, which can cause cellular damage and impaired organ function (Marnett, 1999). Due to its reactive nature and easy detectability in biological samples, MDA is often used in research to measure the extent of oxidative damage and provide a clear picture of the extent to which oxidative stress affects the body. Malondialdehyde (MDA) has proven to be a very useful biomarker for measuring the level of oxidative stress in the body. As a product of lipid peroxidation, MDA provides a clear indication of the damage caused by ROS to cell membranes and other cellular components. Elevated MDA levels are often found in various degenerative diseases and medical conditions associated with oxidative stress, including cardiovascular diseases, diabetes, cancer, and neurodegenerative disorders. Therefore, measurement of MDA levels not only serves as an indicator of oxidative damage, but can also be used as a diagnostic and prognostic tool to monitor disease progression as well as the effectiveness of targeted therapies to reduce oxidative stress
PEMANTAUAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK IBU HAMIL DI DESA AWANG BANGKAL BARAT Rita Kirana; Agus Rachmadi; Isnaniah, Isnaniah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 4: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A blood pressure check is the process of finding out how much blood pressure is in the arteries when the heart pumps blood. The tool used in this check is a tensimeter, either in manual or digital automatic form. This check can be done as part of a routine health evaluation or as an early detection of hypertension (high blood pressure) during pregnancy. The purpose of this community service activity is to be a means of disseminating information about hypertension, which can affect various groups, especially in pregnant women. The target of this activity is a group of pregnant women in Awang Bangkal Barat Village. The methods used in this activity include providing education through leaflets distributed, as well as direct examination of blood pressure on several visitors to obtain data. It is hoped that this community service activity can be a medium for delivering useful information to the community and can be applied in everyday life
DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI DI PMB UMMAQU BANJARBARU TAHUN 2024 Megawati, Megawati; Rubiati Hipni; Tri Tunggal2; Isnaniah, Isnaniah; Rita Kirana; Efi Kristiana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7953

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Deteksi dini kanker payudara terbukti dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan menurunkan angka kematian akibat penyakit ini. Salah satu metode deteksi dini yang efektif adalah SADARI (Periksa Payudara Sendiri), yang dapat dilakukan oleh setiap wanita dengan mudah dan rutin. Namun kesadaran dan pengetahuan mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara serta cara melakukan SADARI masih rendah di kalangan masyarakat. Banyak wanita belum memahami cara yang benar untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau tidak menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan ini secara rutin. PMB (Praktik Mandiri Bidan) Ummaqu di Banjarbaru, sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang focus pada kesehatan wanita, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan payudara. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI”sangat relevan dan diperlukan. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan memberikan informasi yang komprehensif tentang kanker payudara, factor risiko, gejala, dan pentingnya deteksi dini. Selain itu juga meningkatkan keterampilan praktis dengan melatih wanita dalam melakukan SADARI dengan benar melalui demonstrasi dan praktik langsung. Urgensi dilakukannya pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI”karena melihat tingginya angka kejadian kanker payudara dan penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia. Dengan dilakukannya deteksi dini dapat menyelamatkan banyak nyawa. Peran PMB Ummaqu adalah sebagai fasilitas kesehatan yang fokus pada pelayanan kesehatan wanita, PMB Ummaqu memiliki tanggung jawab dan potensi besar untuk menjadi pelopor dalam meningkatkan kesehatan payudara melalui edukasi dan layanan yang berkualitas
Pengaruh Pendekatan Pendidikan Kesehatan Di Dalam Discharge Planning Terhadap Interdialytic Weight Gains (IDWG) Pada Pasien Chronic Kidney Disease Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Ruang Hemodialisa RSUD Ratu Zalecha Martapura Agus Rachmadi; Rita Kirana
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 1 No. 3 (2023): JIMNU - NOVEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v1i3.164

Abstract

Interdialytic Weight Gains (IDWG) merupakan peningkatan volume cairan pada pasien hemodialisis yang dimanifestasikan dengan peningkatan berat badan merupakan indikator terhadap pengaturan cairan yang dikonsumsi oleh pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisa efektifitas pendidikan kesehatan tentang pengaturan cairan dan diet GGK dengan hemodialisis dengan kejadian IDWG pada pasien yang menjalani tindakan hemodialisis di ruang Hemodialisa RSUD Martapura yang ada di Kalimantan Selatan yang belum diberikan pendidikan kesehatan dengan yang sudah diberikan pendidikan kesehatan di dalam pelaksanaan discharge planning saat pasien pulang. Desain yang digunakan yaitu quasy- experiment one group pre-post treatment design dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, pada pasien menjalani terapi hemodialisa di ruang hemodialisa RSUD Ratu Zaleha Martapura. Analisis data dengan menggunakan Paired T test dengan taraf signifikasi α 0,05. Ada perbedaan antara IDWG sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan, tidak terdapat hubungan antara karakteristik pasien dengan IDWG pasien.