Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Flip Chart untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa di SDN Pitu 2 Rohim, Maulana Aziz Nur; Septianingrum, Kartika; Chaeroh, Miratu
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.1026

Abstract

Language learning as a medium of information is very important. English is a language that we must learn and master. The introduction of new words is the most important step in improving one's command of the English language. Using learning media is a great approach to improve vocabulary knowledge in English. Flip chart media is used as a learning tool. Media such as flip charts are useful tools for education because they display information in a format that is visually appealing and easy to digest, allowing students to better remember key ideas, images, symbols, and more. The aim of this research is to find out whether the use of flip chart media can increase the vocabulary acquisition of second grade students at SDN Pitu 2. Quantitative techniques, namely one-group pretest-posttest design, are used in this research. Normality tests and homogeneity tests are research prerequisites; The data is considered normally distributed with a sign value greater than 0.05. A homogeneous sample is a sample whose sign value is greater than 0.05. Research findings show that the use of flip chart media has an impact on students' ability to learn English vocabulary at SDN Pitu 2. This is supported by the results of the paired t-test which has a significance value of 0.000 < 0.05. Thus, it can be concluded that the use of flip chart media can improve students' mastery of English vocabulary at SDN Pitu 2.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatiif Tipe Make a Match terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi IPAS Kelas V” Jannah, Putri Yulia Roudhotul; Rohmani, Lucky Amatur; Chaeroh, Miratu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan mengidentifikasi dampak menerapkan model pembelajaran kooperatif jenis make a match terhadap hasil belajar siswa pada topik Indonesiaku kaya raya kelas V SDN Kiyonten 1. Penelitian yang dilakukan ini termasuk penelitian kuantitatif berjenis pendekatan pre-experimental menggunakan desain One Group Pretest Posttest Design. Metode pengambilan sampel yang dipilih adalah sampling jenuh, di mana siswa kelas V yang berjumlah 23 orang menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan checklist observasi. Untuk analisis data, digunakan uji t berpasangan dengan syarat pengujian normalitas dan homogenitas. Melalui penelitian ini dihasilkan bahwa nilai rata-rata pretest adalah 53,91, sedangkan posttest adalah 83,70. Dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match memberikan pengaruh positif terhadap pencapaian belajar siswa pada materi 'Indonesiaku kaya raya' di kelas V SDN Kiyonten 1.
The Effect of Modernization on Moral Degradation in the Independent Curriculum at Elementary Schools Chaeroh, Miratu
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Januari
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v9i1.10498

Abstract

Modernization is a change that occurs in a multidimensional society in the social, political, economic, and cultural fields by utilizing technology and communication to achieve a better life. Moral degradation is a form of weakening a cultural value owned by society that leads to the formation of a new culture clash. Moral degradation is a form of weakening a cultural value owned by society that leads to the formation of a new culture clash. The purpose of this study is to determine the impact of modernization development on moral degradation, especially manners in elementary school students. The method used is Systematic Literature Review (SLR) which refers to a particular research methodology to collect data in accordance with the focus of the research topic. The development of modernization not only has a positive impact but also a negative impact that has an impact on moral decline, especially on manners in children. Modernization provides freedom and ease of access to information that has an impact on the lives of elementary school students prone to moral degradation. The results of this study students were able to limit themselves to the development of modernization through understanding the importance of social values and apply in the school environment. The impact of this study students can distinguish and select any modernization that has an impact on moral change
Problematika Pendidikan: Analisis Kendala Pembelajaran di Sekolah Dasar Berdasarkan Hasil Belajar Siswa Chaeroh, Miratu; Nur, Yusmaniar Afifah
Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 9 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wacanaakademika.v9i1.19842

Abstract

Education plays a vital role in human life. Every person deserves access to fair and equal educational opportunities. However, numerous challenges persist within the education system. At the elementary school level, one of the common issues is the difficulty students face during the learning process. Throughout teaching and learning activities, various obstacles often arise, which can be identified through the students' academic performance. These learning outcomes serve as measurable indicators to evaluate the effectiveness of educational processes. This study aims to explore the learning barriers in elementary schools as reflected in students' academic achievements. A descriptive method with a qualitative approach was employed in the research. The results highlight specific learning constraints present in elementary schools, as identified through students’ learning outcomes.
Model Pembelajaran Among untuk Membangun Karakter Kerja Keras Prasida, Aji Iksa; Septianingrum, Kartika; Chaeroh, Miratu
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Model Pembelajaran Among dalam membentuk karakter kerja keras. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari guru kelas enam, kepala sekolah, dan siswa. Analisis data menggunakan pendekatan induktif dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan melalui pelatihan dan penyusunan modul ajar yang memasukkan Model Pembelajaran Among. Pelaksanaan pembelajaran menekankan fleksibilitas dan prinsip asah, asih, asuh. Hambatan yang dihadapi termasuk kesulitan guru dalam beradaptasi dengan model baru dan mengarahkan siswa yang berbicara terlalu banyak. Solusi yang diajukan termasuk kesabaran, ketelatenan, konsistensi guru, dan memberikan penjelasan yang berkelanjutan kepada siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman implementasi Model Pembelajaran Among dalam membentuk karakter siswa, serta menawarkan solusi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran
PENDAMPINGAN PSIKOSOSIAL KORBAN CYBERBULLYING MELALUI MEDIA KOCETA (KOTAK CERITA) Lestariningsih, Nofita; Chaeroh, Miratu; Nugroho, Firman
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i1.704

Abstract

Perkembangan teknologi digital meningkatkan risiko terjadinya cyberbullying pada anak usia sekolah dasar yang berdampak pada kondisi psikososial, seperti kecemasan, penurunan kepercayaan diri, dan gangguan interaksi sosial. Anak sebagai korban sering mengalami kesulitan dalam mengungkapkan perasaan dan pengalaman yang dialami. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendampingan psikososial yang ramah anak dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media KOCETA (Kotak Cerita) sebagai sarana pendampingan psikososial dalam menurunkan kecemasan korban cyberbullying pada siswa SDN 04 Banaran, Sragen. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan psikososial melalui tahapan pemberian edukasi, diskusi, pengisian kuesioner, serta pendampingan menggunakan media KOCETA. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan evaluasi pascapendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keberanian siswa dalam mengekspresikan perasaan, perbaikan interaksi sosial, serta penurunan tingkat kecemasan dan peningkatan kepercayaan diri. Media KOCETA terbukti efektif sebagai sarana ekspresi emosional yang aman dan mendukung pemulihan kondisi psikososial peserta didik. Dengan demikian, KOCETA dapat direkomendasikan sebagai media pendampingan psikososial yang aplikatif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.