Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Comparative Analysis Of The Thoughts Of Fahim Khan And Muhammad Abdul Mannan About The Concept Of Islamic Consumption Puspitasari, Dini
Dinar : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 7, No 2: Agustus 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/dinar.v7i2.9301

Abstract

Increasing income at some point, the community has shifted its consumption pattern from food to non-food. This research is in response to the current phenomenon of society as well as problem solving and evaluation of the shift of public consumption patterns into modern consumption patterns due to increasing income. The focus of this paper is about the concept of Islamic consumption from the thinking of contemporary figures, namely Fahim Khan and Muhammad Abdul Mannan. The method used is descriptive qualitative with library research and a primary source used from the book Essays in Islamic Economics by Fahim Khan and Islamic Economics; Theory and Practice by Muhammmad Abdul Mannan. The results of this study show that the thoughts of Fahim Khan and Muhammad Abdul Mannan have similarities on indicators of Islamic consumption balance, the concept of Islamic needs and the concept of preference in Islamic consumption. And there are differences in surveillance in Islamic consumption, namely on the institutional framework. 
Revitalisasi Lahan Gersang dengan Limbah Dapur: Aplikasi Air Cucian Beras dan Kulit Bawang Xena Safara, Shelvya; Suci Ramadhani, Laili; Puspitasari, Dini; Isnaini Wiswari, Nova; Dian Roqobih, Fikky; Qosyim, Ahmad; Subekti, Hasan
JURNAL QUIMICA Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v6i2.11664

Abstract

Tanah gersang menjadi kendala utama dalam pertumbuhan tanaman karena kekurangan air dan unsur hara yang dibutuhkan selama fase awal pertumbuhan, terutama pada tahap perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas air cucian beras sebagai pupuk organik cair dalam mendukung proses perkecambahan pada tanah gersang serta mengkaji potensinya saat dikombinasikan dengan limbah kulit bawang merah. Penelitian dilakukan melalui studi literatur dengan pendekatan kualitatif dari berbagai sumber ilmiah yang relevan antara tahun 2015–2025 sebanyak 16 jurnal. Sumber literatur diperoleh melalui basis data online seperti Google Scholar, ResearchGate, dan portal jurnal universitas, dengan kata kunci “air cucian beras,” “kulit bawang merah,” “pupuk organik cair,” “pertumbuhan kecambah,” dan “tanah gersang.” Hasil kajian menunjukkan bahwa air cucian beras mengandung nutrisi penting seperti karbohidrat, vitamin B, fosfor, dan kalium yang mampu meningkatkan aktivitas enzim dan mendukung imbibisi. Sementara itu, kulit bawang merah kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, antosianin, auksin, dan giberelin yang mampu merangsang pembelahan dan pemanjangan sel. Kombinasi keduanya terbukti memberikan hasil pertumbuhan yang lebih tinggi secara konsisten dibandingkan perlakuan tunggal. Penelitian pada tanaman bayam, sawi, dan seledri menunjukkan peningkatan signifikan dalam tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot tanaman. Oleh karena itu, pemanfaatan limbah rumah tangga ini dapat menjadi alternatif pupuk cair yang murah, ramah lingkungan, dan efektif untuk pertanian berkelanjutan, khususnya di lahan marginal.
PENGARUH NUGGET KELLA (KELOR DAN NILA) TERHADAP BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN BADUTA Idhayanti, Ribkha Itha; Puspitasari, Dini; Sukini, Tuti; Mundarti, Mundarti
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v4i1.11421

Abstract

Kondisi gizi yang bagus ialah salah satu aspek berarti buat menggapai tingkatan kesehatan yang maksimal. Baduta atau bayi usia 12-24 bulan berada pada periode emas dan periode kritis, karena mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Periode emas dapat dicapai secara optimal apabila memperoleh asupan gizi yang sesuai dengan tumbuh kembangnya. Salah satu upaya pencegahan permasalahan gizi dengan memberikan asupan protein dan karbohidrat dalam bentuk makanan tambahan berupa pemberian nugget kelor dan nila terhadap berat badan dan tinggi badan baduta. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh nugget KELLA terhadap berat badan dan tinggi badan baduta. Jenis penelitian ini merupakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh baduta usia 12 – 24 bulan di Desa Kemiriombo wilayah kerja Puskesmas Gemawan. dan pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 37 responden baduta. Hasil penelitian menggunakan uji T-Dependent ditemukan hasil p-value 0,000 pada berat badan (pvalue < 0,05), maka disimpulkan ada pengaruh pemberian nugget KELLA terhadap peningkatan berat badan baduta dan pada tinggi badan diperoleh p-value 0,000 (palue<0,05), maka disimpulkan ada pengaruh pemberian nugget KELLA terhadap peningkatan tinggi badan badutaHasil penelitian ini diharapkan sebagai pertimbangan dalam tindakan pencegahan masalah gizi pada balita dengan memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan bahan lokal seperti daun kelor dan ikan nila dan dapat menerapkan pemberian nugget KELLA sebagai alternatif makanan tambahan balita.
ANALISIS HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN PEKERJA EKONOMI GIG DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HAK ATAS JAMINAN SOSIAL Puspitasari, Dini; Widhianti, Kris
RIO LAW JURNAL Vol 7, No 1 (2026): Rio Law Jurnal
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/rlj.v7i1.1943

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah melahirkan sistem kerja baru yang dikenal sebagai gig economy, di mana hubungan kerja berlangsung melalui platform digital dengan fleksibilitas tinggi. Fenomena ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan secara mandiri, namun pada saat yang sama juga menimbulkan persoalan serius dalam perlindungan hukum dan sosial bagi para pekerjanya. Penelitian ini berfokus pada analisis terhadap sistem hukum yang berlaku di Indonesia dalam menjamin hak atas jaminan sosial bagi pekerja gig, dengan menelaah sejauh mana regulasi yang ada mampu memberikan perlindungan yang setara dengan pekerja formal. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, melalui kajian terhadap Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS, serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa status pekerja gig yang hanya diakui sebagai “mitra” menyebabkan mereka tidak memperoleh hak-hak dasar seperti jaminan sosial, meskipun secara substansial terdapat unsur hubungan kerja. Kekosongan hukum ini memperlihatkan ketimpangan antara fleksibilitas ekonomi digital dengan keadilan sosial yang dijamin konstitusi. Oleh karena itu, reformasi hukum menjadi penting untuk memperluas definisi pekerja dan pemberi kerja, serta menegaskan tanggung jawab platform digital dalam penyelenggaraan jaminan sosial. Pembaruan hukum ini diharapkan mampu menghadirkan sistem perlindungan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkeadilan bagi seluruh pekerja di era digital.Kata Kunci: Gig Economy, Perlindungan Hukum, Pekerja Platform, Jaminan Sosial, Reformasi Regulasi.
Analisis Perencanaan dan Pelaksanaan Anggaran Dalam Pencapaian Realisasi Anggaran Pada Kantor ATR/BPN Kota Tangerang Selatan Tahun 2020-2024 Puspitasari, Dini; Rachmawaty, Rachmawaty; Sahroni, Sahroni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6649

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran Kantor ATR/BPN Kota Tangerang Selatan melalui evaluasi perencanaan, realisasi belanja, serta perkembangan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) selama periode 2020–2024. Studi ini dilandasi oleh pentingnya penganggaran berbasis kinerja yang tidak hanya menilai tingkat serapan anggaran, tetapi juga kualitas pelaksanaan dan pencapaian kinerja. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif terhadap data pagu, realisasi, dan capaian IKPA, yang diperkaya melalui wawancara mendalam dengan pejabat pengelola anggaran untuk menangkap dinamika internal organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio realisasi terhadap pagu berada pada kategori efektif dan sangat efisien dengan rentang 94,23–98,73 persen, sementara nilai IKPA relatif stabil dengan rata-rata 93,02 persen pada kategori Baik hingga Sangat Baik. Temuan kualitatif mengungkap bahwa stabilitas kinerja tersebut ditopang oleh disiplin perencanaan, pengendalian internal, koordinasi lintas fungsi, serta pemanfaatan sistem monitoring berbasis OM-SPAN. Penurunan IKPA pada 2023–2024 dipahami sebagai dampak kebijakan refocusing nasional, bukan pelemahan tata kelola internal. Penelitian ini menawarkan kontribusi empiris dengan menunjukkan bahwa integrasi analisis realisasi anggaran dan IKPA pada level satuan kerja mampu memberikan gambaran kinerja yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan serapan anggaran semata. Implikasinya, penguatan kapasitas SDM, evaluasi berkelanjutan, dan optimalisasi sistem perbendaharaan digital secara adaptif dan berkelanjutan lintas periode menjadi prasyarat utama untuk menjaga akuntabilitas dan kualitas pengelolaan anggaran publik