Adnyana Putra
Undiksha

Published : 64 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA ., I Wayan Winada; ., Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd.; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.343 KB) | DOI: 10.23887/jjp.v4i3.8608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: Rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VII B SMP Negeri 2 seririt, berjumlah 30 orang dengan rincian 16 orang putra dan 14 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar teknik dasar passing control sepakbola secara klasikal 3,80(kurang aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 3,08 menjadi 6,88 (cukup aktif) dan meningkat 1,75 menjadi 8,63 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola pada observasi awal 60,13% (cukup), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 11,88% menjadi 72,01% (cukup), dan meningkat 5,88% menjadi 77,89% (baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas vii B SMP Negeri 2 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif NHT, aktivitas, hasil belajar, sepakbola. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing control of football through the implementation of cooperative learning model NHT students of class VII B SMP Negeri 2 Seririt academic year 2015/2016. This research is a classroom action research (PTK) which teachers as researchers conducted in two cycles consisting of four stages: Plan of action, action, observation, reflection. The subject of research students of class VII B SMP Negeri 2 Seririt, numbered 30 people with the details of 16 sons and 14 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the data analysis activities of preliminary observations learned the basic techniques of passing control of football in the classical 3.80 (underactive), after being given the action on the first cycle increased by 3.08 becomes 6.88 (quite active) and increased 1.75 to 8.63 ( active) in the second cycle. Analysis of the data completeness result of learning the basic techniques of passing control of football at the initial observation 60.13% (enough), after being given the action on the first cycle increased by 11.88% to 72.01% (enough), and increased by 5.88% to 77, 89% (good) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and results to learn the basic techniques of football passing control through the implementation of cooperative learning model NHT in class ix B SMP Negeri 2 Seririt academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers can implement cooperative learning model NHT because it can increase the activity and student learning outcomeskeyword : Cooperative Learning NHT , activities , learning outcomes , football
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., I Komang Nanda Putra; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.327 KB) | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7948

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (passing bawah dan passing atas) bola voli pada siswa kelas VII B SMP Katolik Santo Paulus melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian meliputi siswa kelas VII B SMP Katolik Santo Paulus Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. yang berjumlah 22 orang terdiridari 7 orang putra dan 15 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 7,40 (aktif) dan meningkat menjadi 8,04 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal teknik dasar pasing bola voli pada siklus I adalah 77,27% (baik) dan meningkat menjadi 95,45% (sangat baik) pada siklus II.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing (passing bawah dan passing atas) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII B SMP Katolik Santo Paulus Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada proses pembelajaran teknik dasar passing (passing atas dan passing bawah) bola voli, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Kata Kunci : Kata-kata Kunci: pembelajaran kooperatif, NHT, aktivitas belajar, hasil belajar, passing bola voli. Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing (passing down and passing over) volleyball in class VII B SMP Katolik Santo Paulus Singaraja through the implementation of cooperative learning model NHT. This research is a classroom action research with a form of teacher as researcher, conducted in two cycles, comprising the step of plan, action, observation / evaluation and reflection. Subjects of research include students of class VII B SMP Santo Paulus Singaraja academic year 2015/2016. amounting to 22 persons consisting of 7 boys and 15 girls. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the data analysis of learning activities in the first cycle was 7,40 (active) and increased to 8.04 (active) in the second cycle. While the percentage of classical learning basic techniques passing volleyball in the first cycle was 77.27% (good) and increased to 95.45% (very good) on the second cycle. Based on the analysis of data and discussion it is concluded that the activity and learning results of passing (passing down and passing over) volleyball improved through the implementation of cooperative learning model NHT students of class VII B SMP Santo Paulus Singaraja academic year 2015/2016. It is recommended to physical education teachers to implement cooperative learning model NHT in the process of learning the basic techniques of passing (passing over and passing down) volleyball, as shown to increase activity and result of learning. keyword : Keywords:cooperative learning, NHT, learning activity, learning results, passing volleyball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN PASSING BOLA VOLI ., Rai Bhayu Kusuma; ., Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd.; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.212 KB) | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.3905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X IPA3 SMA Negeri 8 Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X IPA3 SMA Negeri 8 Denpasar berjumlah 48, terdiri dari 21 siswa putra dan 27 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskripti f. Berdasarkan hasil analisis data rata-rata klasikal skor aktivitas belajar teknik bola voli meningkat dari 4,6 (kurang aktif) pada observasi awal, menjadi 7,26 (aktif) pada siklus I dan menjadi 8,28 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik passing bola voli dari observasi awal sebesar 35,41% meningkat menjadi 47,91% pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 97,91% (tuntas) pada siklus II Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing atas dan passing bawah) bola voli meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X IPA3 SMA Negeri 8 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola voli. This research aims to improve the learning results of the activities and techniques of volleyball passing through the implementation of cooperative learning model of type class X students on NHT IPA3 SMA Negeri 8 Denpasar. The research is the research action class that the teacher as researcher. Carried out in two stages in the cycle of planning, action, observation/evaluation and reflection. The subject of research is the grade X IPA3 SMA Negeri 8 Denpasar totaled 48, 21 students consists of 27 men and women students. The Data were analyzed using statistical deskripti f. based on the results of data analysis of classical average score of volleyball technique learning activities increased from 4.6 (less active) on the initial observation, became 7,26 (active) on a cycle I and 8,28 become (active) in cycle II. While the percentage of outcomes of learning techniques of volleyball passing initial observation of 35,41% increase to 47,91% in cycle I and again increased to 97,91% (completely) in cycle II, based on the results of data analysis and discussion it was concluded that the activity and results of learning techniques of passing (passing over and passing down). Volleyball is increased through the implementation of cooperative learning model of type class X students on NHT IPA3 SMA Negeri 8 Denpasar years lessons 2013/2014. It is recommended to teachers of penjasorkes can use the learning model cooperative type NHT, since proven effective to increase the activity and results of the study.keyword : Cooperative , activities, learning outcome, volleyball.
KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA ., I Dewa Gede Buda Wisnawa; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Peminatan Sosial 2 SMA Negeri 1 Ubud Tahun Pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 31 siswa dengan rincian 7 siswa putri dan 24 siswa putra. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing sepak bola pada observasi awal adalah 6,3 (cukup), meningkat pada siklus I menjadi 7,59 (aktif), dan meningkat menjadi 8,39 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada observasi awal adalah 29,0% (sangat kurang), meningkat pada siklus I menjadi 71,0% (cukup), dan meningkat menjadi 93,55% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X Peminatan Sosial 2 SMA Negeri 1 Ubud Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif, NHT, aktivitas belajar dan hasil belajar, passing sepak bola This study aimed at improving the learning activity and learning results of basic techniques of football passing (inner leg and outer leg) through the implementation of a cooperative learning model NHT. This study is a classroom action research, in form of the teacher as researcher conducted in two cycles. The subjects were students of class X Social Specialisation 2 of SMA Negeri 1 Ubud in the academic year 2013/2014, which amounts to 31 students in which 7 students were female and 24 students male. Data were analyzed by using descriptive statistics. The results of data analysis of learning activity through football basic passing technique clasically in the first observations was 6,3 (enough), increased in the first cycle to 7,59 (active), and increased to 8,39 (active) in the second cycle. Meanwhile, the percentage of learning result clasically in the first observations was 29,0% (very less), increased in the first cycle to 71,0% (enough), and increased to 93,55% (excellent) on the second cycle. It can be concluded that the activity and learning outcomes of passing basic technique (inner leg and outer leg) increased through the implementation of a cooperative learning model NHT in class X Social Specialisation Ubud 2 of SMA Negeri 1 in the academic year 2013/2014. It is recommended to the PE teachers in order to apply this learning model because it is proven to be able to increase the activity and results of learning the basic techniques of football passing.keyword : Cooperative, NHT, activity and their learning result, football passing.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA ., I Kadek Dwi Agus A.s; ., Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd.; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Seririt tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 30 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal didapatkan pada observasi awal 5,96 (cukup aktif) dan meningkat pada siklus I menjadi 7,25 (aktif) dan pada siklus II meningkat yaitu 8,1 (aktif). Sedangkan untuk analisis persentase ketuntasan belajar pada observasi awal 13,33% pada siklus I terjadi peningkatan yaitu mencapai 76,67%. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar yaitu mencapai 93,33% (tuntas). Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Seririt Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menglimplementasikan model pembelajaran kontekstual pada proses pembelajaran teknik dasar passing sepak bola karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kontekstual, aktivitas belajar, hasil belajar, sepak bola. This study aimed to improve the learning activities and learning outcomes of football passing through the implementation of contextual learning model in class VII D SMP Negeri 2 Seririt academic year 2015/2016. This research is a classroom action research in the form of teacher as researcher, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were 30 students of class VII D SMP Negeri 2 Seririt. Data were analyzed by using descriptive statistics. Based on the results, the average of learning activities in the preliminary observations was 5,96 (fairly active), in first cycle was 7,25 (active), and in second cycle was 8,1 (active). The percentage of learning outcomes on preliminary observation was 13,33%, in first cycle was 76,67%, and in second cycle was 93,33%. It can be concluded that learning activities and learning outcomes of football passing increased through the implementation of contextual learning model in class VII D SMP Negeri 2 Seririt academic year 2015/2016. It is recommended to physical education teachers to implement contextual learning model in learning process of football passing because it can increase learning activities and learning outcomes. keyword : contextual, learning activitiy, learning outcome, football.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR DRIBBLING SEPAK BOLA ., Kadek Angga Pandita; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11371

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar teknik dasar dribbling (menggunakan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni dengan menggunakan rancangan penelitian the pretest post-test control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 yang terdistribusi ke dalam dua belas kelas. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan teknik simple random sampling. Dari hasil pengundian, diperoleh kelas VII B1 sebagai kelompok eksperimen dan VII B2 sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen rata-rata posttest = 83.350, kelas kontrol = 78.413, rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (83,350>78,413), hasil analisis uji t dari posttest adalah 2,389 dengan nilai t tabel adalah 2,000 maka thitung>ttabel (2,389>2,000) dan taraf signifikasinya adalah 0,020 dengan p ttable (2,389> 2,000) and the significance level was 0.020 with p
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA ., I Gede Agus Sedana Putra; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11389

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division (STAD) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan the randomized pretest posttest control group the same subject design. Populasi adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2016/2017 yang terdistribusi ke dalam sebelas kelas dengan total anggota populasi 252 orang (putra 110 orang dan putri 142 orang). Pemilihan sampel melalui simple random sampling berdasarkan kelas dan diperoleh kelas XI Multimedia 1 sebanyak 21 orang (putra 10 orang dan putri 11 orang) sebagai kelompok eksperimen dan XI Multimedia 2 sebanyak 20 orang (putra 7 orang dan putri 13 orang) sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga kali perlakuan di luar pretest dan posttest. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan uji t pada posstest dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 87.254. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 82.000. Signifikansi pada tes normalitas adalah 0,067 (kelompok eksperimen) dan 0,168 (kelompok kontrol). Signifikansi pada tes homogenitas adalah 0,569. Angka signifikansi uji-t independen adalah 0,017. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kooperatif, STAD, hasil belajar, sepak bola. This study aimed to determine the effect of applying cooperative learning model type student team achievement division (STAD) to the learning result of passing (inner legs and outer legs) of soccer. This study was a true experimental study using randomized pretest posttest control group same subject design. The population was the students of class XI of SMK Negeri 1 Sukasada academic year 2016/2017 distributed into eleven classes with total member population was 252 people (110 boys and 142 girls). Selection of sample through simple random sampling based on class and obtained class XI Multimedia 1 (21 persons, 10 boys and 11 girls) as experiment group and XI Multimedia 2 (20 persons, 7 boys and 13 girls) as control group. This research was conducted in three times treatment outside of pretest-posttest. Learning result data was collected through essay test, observation and performance test. Data analysis was using t test on posttest with help of SPSS 16.0 for Windows. Average value were 87,254 (experiment group) and 82,000 (control group). Significance on the normality test was 0.067 (experimental group) and 0.168 (control group). Significance of the homogeneity test was 0.569. Significance of the independent t-test was 0.017. It is a concluded that the application of STAD type cooperative learning model has strong significant effect on the improvement of learning result of football passing. It is suggested to penjasorkes teacher can apply STAD type cooperative learning model because proved to have significant effect on the improvement of student’s learning result.keyword : cooperative, STAD, learning result, football.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA ., I Made Agus Ardian Nova; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i3.8612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX F SMP Negeri 1 Melaya tahun pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 36 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal didapatkan pada observasi awal 5,14 (cukup aktif) dan meningkat pada siklus I menjadi 7,60 (aktif) dan pada siklus II meningkat yaitu 8,34 (aktif). Sedangkan untuk analisis persentase ketuntasan belajar secara klasikal pada observasi awal 11,12% (tidak tuntas) pada siklus I terjadi peningkatan yaitu mencapai 91,67% (tuntas). Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar yaitu mencapai 100% (tuntas). Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas IX F SMP Negeri 1 Melaya Tahun Pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru penjasorkes menglimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif TGT, aktivitas belajar, hasil belajar, sepakbola. This research aimed to improve the activity and result of learning the basic techniques of passing a football through the implementation of cooperative learning model type TGT. This research was a classroom action research conducted in two cycles, which consists of plan of action, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were students of class IX F SMP Negeri 1 Melaya in academic year 2016/2017, in total 36 students. Date were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the analysis of classical learning activity data obtained at the initial observation 5.14 (quite active) and increased in the first cycle to 7.60 (active) and in the second cycle increased.to 8.34 (active). As for the analysis of classical learning completeness percentage at 11.12% on initial observations (not finished) in the first cycle increased, reaching 91,67% (complete). In the second cycle increased learning outcomes which reached 100% (complete). It can be concluded that the activities and results of learning the basic techniques of passing the football increased through the implementation of cooperative learning model TGT in class IX F SMP Negeri 1 Melaya in academic year 2016/2017. It is recommended to physical education teachers to apply cooperative learning model type TGT on learning the basic techniques of passing the football because it can increase the activity and results of learning.keyword : cooperative learning TGT, learning activity, learning outcome, football.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Terhadap Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Bola Voli ., I Gede Suartana Eka Putra; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11347

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (passing atas dan passing bawah) bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan penelitian the randomized pretest posttest control group the same subject design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2016/2017 yang terdistribusi ke dalam lima kelas dengan jumlah populasi penelitian adalah 103 orang (putra 59 orang dan putri 44 orang). Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling berdasarkan kelas dan diperoleh kelas XI IPS 1 (20 orang) sebagai kelompok eksperimen dan XI IPS 2 (20 orang) sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga kali perlakuan. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan uji t pada gain score dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 0,27 dengan standar deviasi 0,14. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 0,11 dengan standar deviasi 0,07. Signifikansi pada tes normalitas adalah 0,200 (kelompok eksperimen) dan 0,133 (kelompok kontrol). Signifikansi pada tes homogenitas adalah 0,009. Angka signifikansi yang diperoleh melalui uji nonparametric (uji Mann-Whitney U) adalah p=0,001. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Dengan demikian disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena terbukti berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kooperatif, NHT, hasil belajar, bola voli. This study aimed to determine the effect of implementing cooperative learning model numbered head together (NHT) to the learning outcomes of basic techniques of passing (passing up and passing down) volleyball. This research was a true-experimental research using the randomized pretest posttest control group the same subject design. The research population was students of class XI SMA Negeri 1 Sukasada academic year 2016/2017 distributed into five classes with the population of the research was 103 persons (59 boys and 44 girls). Sampling technique used was simple random sampling based on class and obtained class XI IPS 1 (20 persons) as an experiment group and XI IPS 2 (20 persons) as a control group. This research was conducted in three times treatment. Data were collected through essay tests, observation and performance tests. Data analysis using t test on gain score with SPSS 16.0 for Windows. Based on the results of the study it was found that in the experiment group gained an average value of 0,27 with a standard deviation of 0,14. While in the control group gained an average value of 0,11 with a standard deviation of 0,07. Significance on normality test were 0,200 (experiment group) and 0,133 (control group). Significance on homogeneity test was 0,009. Significance obtained through nonparametric test (Mann-Whitney U test) was p=0,001. It can be concluded that the implementation of cooperative learning model NHT has significant effect on raising learning outcomes of basic techniques of passing volleyball in students of class XI SMA Negeri 1 Sukasada academic year 2016/2017. Thus, it is suggested for the penjasorkes teachers to be able to implement cooperative learning model NHT type since it has strong significant influence toward the improvement of student’s learning achievement.keyword : Cooperative, NHT, learning outcome, volleyball.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET PADA SISWA KELAS VIII SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Luh Abdi Julia Lestari; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola basket pada siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian eksperimen dengan rancangan the randomized pretest-posttest control group the same subjec design. Jenis penelitian eksperimen sungguhan (true experimental). Populasi yaitu seluruh siswa-siswi kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 jumlah keseluruhan 162 orang dengan 67 putri dan 95 putra. Sampel menggunakan simple random sampling, diperoleh kelas VIII 2 (15 putri dan 18 putra) sebagai kelompok eksperimen dan VIII 3 (14 putri dan 19 putra) sebagai kelompok kontrol. Penelitian dilakukan tiga kali perlakuan diluar pretest dan postest. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Metode pengumpulan data berupa nilai afektif, kogniti, psikomotor yang dianalisis dengan program SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 83,012 dengan standar deviasi 8.5600. Pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 77,818 dengan standar deviasi 0,07. Signifikansi tes normalitas adalah 0,108 (kelompok eksperimen) dan 0,167 (kelompok kontrol). Signifikansi tes homogenitas adalah 0,563. Angka signifikansi yang diperoleh melalui uji nonparametric (uji Mann-Whitney U) adalah p=0,014. Disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola basket. Dengan demikian disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kooperatif, STAD, hasil belajar, bola basket. This study aimed to determine the effect of applying cooperative learning model type student teams achievement division (STAD) on learning outcomes of basic techniques of basketball passing on students of class VIII SMP Lab Undiksha Singaraja academic year 2016/2017. This research true experimental research using randomized pretest-posttest control group same subject design. Population was students of class VIII SMP Lab Undiksha Singaraja academic year 2016/2017 total 162 persons (95 boys and 67 girls) . Sampling technique used was simple random sampling based on class and obtained class VIII 2 (15 girls dan 18 boy) as an experiment group and VIII 3 (14 girls dan 19 boy) as control group. This research was conducted in three times treatment outside pretest and postest Data were collected through essay tests, observation and performance tests. Data collection methods collected were affective, cognitive, psychomotor values analyzed with SPSS 16.0 for Windows program. Average value were 83,012 (experiment group) and 77.818 (control group). Normality test significance were 0.108 (experiment group) and 0.167 (control group). Homogeneity test significance was 0,563. Independent t-test significance was 0.014. It can be concluded that STAD type cooperative learning model has significant effect on the learning result of basic technique of basketball passing. It is suggested to penjasorkes teachers to apply STAD type cooperative learning model on learning of basketball passing because it has significant effect on learning outcomes.keyword : Words key: Cooperative, STAD, Study result and baskettball.