M.Pd. Dra. Made Sulastri .
Unknown Affiliation

Published : 139 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MENSTABILISASI SELF ABASEMENT PADA SISWA KELAS X 5 SMA LAB. UNDIKSHA SINGARAJA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., I Komang Sumianto; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penstabilan self abasement pada siklus I dalam bimbingan klasikal, siklus II dalam bimbingan kelompok, siklus III dalam konseling kelompok, siklus IV dalam konseling individu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan (Action Research In Counseling). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X 5 SMA LAB. Undiksha Singaraja. Penelitian ini terdiri dari 4 siklus dimana masing-masing siklus melalui tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner self abasement pola skala linkert dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan buku harian. Berdasarkan hasil analisis, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I bimbingan klasikal sebesar (69,81%), siklus II bimbingan kelompok sebesar (63,44%), siklus III konseling kelompok sebesar (56,59%) dan siklus IV konseling individu sebesar (53,37%) . Dari hasil tindakan siklus I,II,III,IV Ini menunjukkan sudah ada penstabilan secara signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral dengan teknik assertive training efektif digunakan untuk menstabilisasi self abasement siswa kelas X 5 SMA LAB. Undiksha Singaraja. Kata Kunci : behavioral, assertive training, self abasement. This study aims to determine the stabilizing of self abasement in the first cycle in the classical guidance, the second cycle in group counseling, group counseling third cycle, the fourth cycle in individual counseling. This study is an action research (Action Research In Counseling). The subjects were students of class X 5 SMA LAB. Undiksha Singaraja. The study consisted of four cycles in which each cycle through the stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection. The retrieval of data in this study using a questionnaire self-abasement linkert scale patterns and analyzed descriptively and using a diary. Based on the analysis, after the measures implemented in the first cycle of classical guidance (69.81%), the second cycle of the guidance group (63.44%), group counseling for the third cycle (56.59%) and IV cycles of individual counseling ( 53.37%). From the results of the cycle of action I, II, III, IV It shows the existing stabilization significantly. So it can be concluded that behavioral counseling with assertive training techniques effectively used to stabilize the self-abasement of class X 5 SMA LAB. Undiksha Singaraja. keyword : behavioral, assertive training , self abasement
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORALTEKNIK MODELING DAN PENGKONDISIAN OPERAN (OPERAN CONDITIONING) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADASISWA KELAS X 5 SMA NEGERI 1 SAWAN ., Sang Ayu Made Desiani; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan konseling behavioral teknik modeling dan pengkondisian operan (operan conditioning) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X 5 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2014/2015. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner sebagai metode utama sedangkan observasi sebagai metode pendukung. Hasil penelitian menunjukkan dari data awal diperoleh 7 orang siswa yang terindikasi memiliki motivasi belajar yang rendah dengan rata-rata sebesar 59,42%. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata sebesar 6,15% dengan hasil 4 orang siswa yang dikategorikan sedang dan 3 orang siswa yang belum mencapai kriteria 65% pada siklus I. Pada siklus II, 3 orang siswa yang belum mencapai kriteria 65% dan 4 orang siswa yang sudah memenuhi kriteria keberhasilan 65% juga mengalami peningkatan pada siklus II, dengan rata-rata peningkatan sebesar 13,35%. Artinya siswa sudah menunjukkan peningkatan motivasi belajar. Data tersebut diperkuat dari hasil pengamatan perubahan perilaku siswa yang diisi oleh peneliti pada setiap siklusnya, sehingga penerapan konseling behavioral teknik modeling dan pengkondisian operan (operan conditioning) efektif untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas X 5 di SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2014/2015 efektif.Kata Kunci : konseling behavioral, modeling, pengkondisian operan, motivasi belajar This research is a research action guidance counseling that aims to find out the effectiveness of the application of behavioral modeling techniques of counseling and conditioning of the three (or air-conditioning) to enhance learning motivation of students of class X 5 SMA Negeri 1 Sawan year 2014/2015 lessons. Method of data collection used was a questionnaire as a method as a method of observation while the main supporters. The results showed the initial data obtained from 7 students that they have a low learning motivation with an average of 59,42%. This research is carried out in 2 cycles. On cycle I improved with an average of 6,15% with the results of 4 students who were categorized and 3 students who have not yet reached 65% criteria on a cycle of i. cycle II, 3 students who have not yet reached 65% criteria and 4 students who already meet the criteria of success of 65% also experienced an increase in cycle II, with an average increase of 13,35%. This means that students are already showing an increased motivation to learn. The data reinforced the observations of changes in the behavior of students who filled by researchers at each cycle, so that the application of behavioral modeling techniques of counseling and conditioning of the three (or air-conditioning) is effective to increase the motivation of learning in students of class X 5 SMA Negeri 1 Sawan year 2014/2015 effective lessons.keyword : modeling, behavioral counseling, or conditioning, learning motivation
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN METODE MANAJEMEN WAKTU UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN KEHADIRAN SISWA KELAS X AP SMK N 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas peningkatan disiplin kehadiran siswa setelah diberikan tindakan penerapan behavioral dengan manajemen waktu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action ResearchIn Counseling). Metode untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan rubrik penilaian untuk data awal dan hasil pemberian konseling. Hasil penelitian data awal rubrik penilaian menunjukkan skor rata-rata 6,7. Setelah melaksanakan siklus I terjadi perubahan dengan menunjukkan skor 10, sehingga terjadi peningkatan 3,3 dengan kategori sedang. Pada siklus II menunjukkan skor 11,3 dengan terjadi peningkatan 1,3 termasuk pada kategori tinggi. Hasil penelitian konseling behavioral dengan metode manajemen waktu berpengaruh terhadap peningkatan disiplin kehadiran siswa dengan perubahan skor pada data awal 6,7, pada siklus I meningkat menjadi skor 10 dan siklus II meningkat dengan skor 11,3. Jadi berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan layanan yang dilaksanakan, dapat diketahui bahwa penerapan konseling behavioral dengan metode manajemen waktu dapat meningkatkan disiplin kehadiran siswa. Berarti bahwa semakin baik penerapan konseling behavioral dengan metode manajemen waktu, maka akan semakin meningkat dalam disiplin kehadiran siswa. Kata Kunci : konseling behavioral, metode manajemen waktu, disiplin kehadiran. The purpose of this research is to know the quality improvement of discipline attendance after application of behavioral actions given with time management. This research is the research guidance counseling action (Action ResearchIn Counseling). Methods for collecting data in this study using interview, observation and assessment rubrics for the initial data and the results of the awarding of the counseling. The results of the research assessment rubric early data shows an average score of 6.7. After implementing the changes I cycle by showing a score of 10, which increased 3.3 with categories being. Cycle II shows score improved by 11.3 1.3 includes high category. Behavioral counseling research results with time management method to increase student attendance discipline with the score on the initial data change 6.7, on cycle I increased to score 10 and cycle II is increased by a score of 11,3. So based on the results of the implementation of the service action is implemented, it can be noted that the application of behavioral counseling by the method of time management can increase the presence of the discipline of students. Means that the better the application of behavioral counseling by the method of time management, it will be increased in the presence of the discipline of students.keyword : konseling behavioral, time management method, attendance discipline.
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR DITINJAU DARI STATUS KHAS ANAK DALAM KELUARGA PADA SISWA SMA NEGERI 1 SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ari Wibowo Maha Putra; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar ditinjau dari status khas anak dalam keluarga pada siswa SMA Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2013/2014 dengan N=338. Pengambilan sampelnya dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner. Data selanjutnya dianalisis dengan teknik statistik, yaitu dengan menggunakan teknik korelasi product moment untuk menganalisis variansi butir dan variansi isi serta menggunakan kruskal wallis untuk menguji hipotesis yang memperoleh nilai 10,15 sedangkan pada tabel sebesar 9,488. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar ditinjau dari status khas anak dalam keluarga pada siswa SMA Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2013/2014 dengan nilai rhitung lebih besar dari rtabel. Anak angkat memiliki motivasi belajar paling tinggi dengan nilai 260,4 yang diketahui dari mean rank score yang dicari dengan menggunakan perhitungan manual. Sedangkan anak yang memiliki motivasi terendah adalah anak tiri dengan nilai 134.Kata Kunci : motivasi belajar, status khas anak This research is Ex Post Facto. This is aimed to know the differences of motivation in learning looking at the children typical status in their family of students in Senior High School no 1 seririt for academic year 2013/2014. The sample of this research are students of tenth and eleventh grade Senior High School no 1 seririt for academic year 2013/2014 with N=338. Sample are collected by purposive sampling technique. Data were collected ussing questioners. Then they were analized by correlation product moment technique in form of statistic to analyz the variant item and content and using krusskal wallis to test the hypothesis that scored 10,15 while the table shows 9,448. The results of this research indicates that there is a significant contribution in term of motivation of learning for children typical status in their family of student in Senior High School no 1 seririt for academic year 2013/2014 in which rhitung is higher than rtabel. Look at the mean rank scored that is calculated manually The result of this research shows that foster children who got 260,4 score are children who have the higest motivation in learning but step children who score 134 have the lowest motivation in learning.keyword : learning motivation, typical child?s status
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PERKUATAN POSITIF UNTUK MENINGKATKAN HARGA DIRI PADA SISWA KELAS XI IPA 4 SMA NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Komang Gede Sutawan; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan harga diri yang rendah pada siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 4 Singaraja. penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) behavioral dengan teknik perkuatan positif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 4 orang siswa yang memiliki harga diri rendah. Hasil tersebut diperoleh dari data primer yaitu kuesioner dari siklus I sampai siklus II. Metode komplementer yang dipergunakan dalam mendukung data primer adalah metode observasi. Data primer dalam bentuk kuesioner yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dari pra siklus sampai siklus II diperoleh hasil, pada siklus I diketahui bahwa presentase skor awal 59,46% meningkat menjadi 62,14% pengingkatannya adalah 2,68%. Sedangakan pada siklus II peningkatan persentase skor adalah 62,14% menjadi 79,99% dan peningkatannya adalah 17,85%. Hal ini menunjukan bahwa harga diri siswa meningkat dengan baik. Ini disebabkan karena adanya motivasi, rangsangan, keseriusan dan konsentrasi siswa dalam mengikuti konseling kelompok. Hasil penelitian ini diharapkan siswa mampu mengaplikasikan harga diri dalam kehidupan sehari-hari, agar siswa memahami diri menjadi ke arah lebih baik. Kata Kunci : konseling behavioral, perkuatan positif, harga diri Abstract The aim of this study is to improve a low self esteem in SMAN 4 Singaraja grade IX science. This study is an action research guidance counseling (PTBK) positive behavioral reinforcement techniques. A subject in this study is 4 students who have low self esteem. The result is obtained from the primary data from the questionnaire pre-cycle to the second cycle. Complementary methods that used in support of the primary data is the method of observation. Primary data in the form of questionnaires obtained from the respondents is collected and analyzed by quantitative descriptive analysis method. The results of the pre-cycle to the second cycle of the results obtained, in the first cycle is known that the percentage of the initial score of 59.46% increased to 62.14% the increase is 2.68%. While the percentage increases in cycle II score was 62.14% to 79.99% and the increase is 17.85%. from this result we can conclude that self esteem student increased by motivation, stimulation, seriousness and concentration of students in group counseling. The results of this study are expected to self esteem students are able to apply in daily life, so that students understand themselves in a better direction. keyword : behavioral counseling, positive reinforcement, self esstem
EFEKTIFITAS KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM RANGKA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Gusti Ayu Ngurah Indah Irmayanti; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling rational emotif behavior dengan teknik role playing dalam rangka meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Tipe penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest-control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Singaraja pada tahun ajaran 2013/2014. Untuk pengambilan sampel, teknik yang digunakan adalah purposive sampling. Jenis data yang dikumpulkan adalah kuantitatif yaitu data tentang peningkatan motivasi belajar siswa yang diakibatkan pemikiran irasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuisioner motivasi belajar pola Likert, baik pada tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uncorrelated data/independent sampel t-test. Berdasarkan hasil perhitungan gain score normality, didapat bahwa kelompok eksperimen yaitu konseling rational emotif behavior dengan teknik role playing memiliki rata-rata nilai gain score normality lebih tinggi dari rata-rata nilai gain score normality kelompok control yang hanya diberikan perlakuan konvensional (31,47>25,68). Maka dapat dikatakan bahwa konseling rational emotive behavior teknik role playing lebih efektif dibandingkan perlakuan konvensional untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan nilai t pada tabel di atas didapatkan thitung sebesar 5,67 dengan df = 18, maka pada taraf signifikansi 5% didapatkan ttabel sebesar 2,101. Karena thitung >< ttabel pada taraf signifikan 5% berarti Ho ditolak maka Ha diterima, sehingga hipotesisnya berbunyi “Adanya perbedaan keefektifan perlakuan konseling rational emotive behavior dengan teknik role playing yang diberikan pada kelompok eksperimen dengan keefektifan perlakuan konvensional yang diberikan pada kelompok kontrol dalam rangka meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Singaraja. Kata Kunci : Tehnik Role Playing, Motivasi belajar. This research aims to know the effectiveness of rational emotive behavior counseling role playing techniques to increasing study motivation in class X SMA Negeri 4 Singaraja academic year 2013/2014. Types of this research is a true experiment with design of the study is a pretest-posttest-control group design. The population in this research were students of class X SMA Negeri 4 Singaraja in the academic year 2013/2014. For sampling, the technique used is purposive sampling. The type of data that is collected is quantitative data on the increase study motivation. he data was collected using a questionnaire instrument study motivation Likert patterns, both at the beginning of the test (pretest) and final test (posttest). Data were analyzed by using statistical analysis of the data uncorrelated / independent sample t-test. Based on the results of the calculation of the gain scores normality, which found that the experimental group role playing techniques rational emotive behavior counseling had an average score of normality gain value is higher than the average score of normality value gain control group were only given conventional treatment (31,47> 25.68 ). Can be said that rational emotive behavior counseling role playing techniques are more effective than conventional treatments to increasestudy motivation. Based on the value of t in the above table is obtained tarithmetic of 5,67 with df = 18, then the 5% significance level obtained ttable 2,101. Because of tarithmetic than ttable at the significant level of 5% means that Ho is rejected, Ha accepted, so the hypothesis reads "The big difference in the effectiveness of treatment of rational emotive behavior counseling role playing techniques are given in the experimental group with the effectiveness of conventional treatment given to the control group to increase study motivation in class X SMA Negeri 4 Singaraja”.keyword : role playing techniques,study motivation.
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUKASADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Wayan Wiwik Puspitayanti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan konsep diri terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada, (2) hubungan interaksi sosial terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada, dan (3) secara bersama-sama hubungan konsep diri dan interaksi sosial terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada.Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dengan populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Pendekatan subjek penelitian ini menggunakan Census Study, sehingga penulis meneliti seluruh elemen yang ada dalam wilayah penelitian sejumlah 82 orang siswa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan pencatatan dokumen, dan selanjutnya dianalisis dengan teknik statistik yaitu korelasi product moment dan analisis regresi ganda dengan bantuan program SPSS 19.0 For Windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan konsep diri terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada memiliki hubungan positif dengan nilai = 0,219. hubungan interaksi sosial terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada memiliki hubungan positif dengan nilai = 0,438. Secara bersama-sama hubungan konsep diri dan interaksi sosial terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada dengan nilai F = 12,330 dengan ? = 0,000. Besar hubungan konsep diri terhadap hasil belajar adalah 04,8% dan besar hubungan interaksi sosial terhadap hasil belajar adalah 19,2%. Besar hubungan konsep diri dan interaksi sosial secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada adalah 23,8%. Kata kunci : konsep diri, interaksi sosial, hasil belajarKata Kunci : Konsep diri, interaksi sosial, hasil belajar This study aimed to determine (1) the relationship of self-concept on learning outcomes of students of class X SMA Negeri 1 Sukasada, (2) the amount of social interaction on learning outcomes of students of class X SMA Negeri 1 Sukasada, and (3)together the relationship of self-concept and social interaction on learning outcomes of students of class X SMA Negeri 1 Sukasada. This research is Ex Post Facto the study population are students of class X SMA Negeri 1 Sukasada academic year 2013/2014. Approach the subject of this study using Census Study, so the author examines all elements that exist in the study area a number of 82 students. Data were collected by questionnaire and recording documents, and subsequently analyzed with statistical techniques namely product moment correlation and multiple regression analyzes with SPSS 19.0 for windows. The results showed that the relationship of self-concept on learning outcomes of students of class X SMA Negeri 1 Sukasada have a positive relationship with value = 0.219. social interaction on learning outcomes of students of class X SMA Negeri 1 Sukasada have a positive relationship with value = 0.438. Taken together the relationship of self-concept and social interaction on learning outcomes of students of class X SMA Negeri 1 Sukasada by F = 12.330 with ? = 0.000. Great relationship self-concept on learning outcomes was 04.8% and great social interaction on learning outcomes was 19.2%. Great relationship self-concept and social interaction together the learning outcomes of students of class X SMA Negeri 1 Sukasada was 23.8%. Key words: Self-concept, social interaction, learning outcomeskeyword : Self-concept, social interaction, learning outcomes
KONTRIBUSI INTENSITAS HUBUNGAN DALAM POLA ASUH ORANG TUA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU MENYIMPANG PADA SISWA KELAS XI SMA N 4 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014 ., I Gede Krisna Pratama; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Hubungan intensitas interaksi dalam pola asuh orang tua dengan kecenderungan perilaku menyimpang siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja, (2) kontribusi kecerdasan emosional terhadap kecenderungan perilaku menyimpang siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja, dan (3)kontribusi secara bersama-sama antara intensitas hubungan dalam pola asuh orang tua dan kecerdasan emosional terhadap kecenderungan perilaku menyimpang siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja. Sampel penelitian ini ditetapkan 198 menggunakan tabel dari Krejcie dan Morgan diperbesar dengan formula Warwiek & Lininger. Pemilihan anggota sampel menggunakan Proporsional Simple Random Sampling dan anggota sampel ditentukan dengan teknik undian. Data dikumpulkan dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, dan selanjutnya dianalisis dengan teknik statisktik yaitu kolerasi product moment dan analisis regresi ganda.Hasil penelitian menunjukkan (1) Hubungan intensitas interaksi dalam pola asuh orang tua dengan kecenderungan perilaku menyimpang siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja, yaitu (r)= -0,171 (2) kontribusi kecerdasan emosional terhadap kecenderungan perilaku menyimpang siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja yaitu (r)= -0,238. (3) kontribusi secara bersama-sama antara intensitas hubungan dalam pola asuh orang tua dan kecerdasan emosional terhadap kecenderungan perilaku menyimpang siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja yaitu (R) yaitu 0,245, sedangkan besar koefisien determinasinya (r2) =0,060Kata Kunci : intensitas pola asuh orang tua, kecerdasan emosional, kecenderungan perilaku menyimpang This research was Ex Post Facto research and aimed to determine (1) the contribution of the intensity relationship of parents control with student deviant behavior tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja, (2) the contribution of emotional quotient and student deviant behavior tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja, and (3) Both contibution and relationship between the intensity relationship of parents control and emotional quotient with student deviant behavior tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja. The population of this study was a class of XI student in SMAN 4 Singaraja. This study determined 198 samples using a table of Krejcie and Morgan and enlarged by the formula of Warwiek & Lininger. To select members of the sample, the researcher used simple random sampling by lottery technique. Data was collected by using a questionnaire, and then analyzed with a statistical technique, product moment correlation and multiple regression analysis. The Results showed that (1) the contribution of the intensity relationship of parents control with student aggressive behavioral tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja result of (r) is -0,171, (2) the contribution of emotional quotient and student deviant behavior tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja result of (r) is -0,238. (3) ) Both contibution and relationship between the intensity relationship of parents control and emotional quotient with student deviant behavior tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja result of (R) is 0,245, while the large coefficient of determination (r2) = 0,060keyword : intensity relationship of parents control, emotional quotient, the tendency of deviant behavior
PENERAPAN TEORI KONSELING KOGNITIF DENGAN TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PERCAYA DIRI SISWA KELAS VIII B3 SMP NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Komang Nita Endrayani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5491

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan sikap percaya dirisiswa kelas VIII B3 SMP Negeri 4 Singaraja setelah diberikan konseling kognitif dengan teknik restrukturisasi kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling (Action Reseach In Counseling),Subjek penelitian ini adalah siswa kelaskelas VIII B3 SMP N 4 Singaraja yang berjumlah 34 orang siswa. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus, yang berawal dari perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data sikap percaya diri siswa diukur dengan menggunakan kuesioner sikap percaya diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kognitif dengan teknik restrukturisasi kognitif efektif untuk meningkatkan sikap percaya dirisiswa. Efektivitas itu terlihat dari rata-rata skor peningkatan sebelum tindakan sebesar 68menjadi 95pada siklus I dan tindakan konseling kognitif pada Siklus II yang diberikan pada 1 orang siswa skor peningkatannya dari 69 menjadi 99. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor sikap percaya diri 27dari kondisi awal ke siklus I, dan pada 1 orang siswa 30 dari siklus I ke Siklus IIKata Kunci : Teknik restrukturisasi kognitif, kognitif, sikap percaya diri. The purpose of this research is to know the attitude improvement trust dirisiswa class VIII SMP Negeri Singaraja 4 B3 after given cognitive counseling with cognitive restructuring techniques. This research is the research guidance and counselling actions (Action Reseach In Counseling), the subject of the research is student kelaskelas VIII B3 SMP N 4 Singaraja that add up to 34 students. This research was conducted with two cycles, starting from planning, action, observation/evaluation and reflection. Confident student attitude data measured using questionnaires a confident attitude. The results showed that cognitive counseling with cognitive restructuring techniques are effective to improve the attitude of trust dirisiswa. Effectiveness was seen from the average score increased before the action of 68menjadi 95pada cycle I and cognitive counseling action on Cycle II given on 1 person nearly a score of 69 students be 99. This indicates that there is an increase in the average score a confident attitude 27dari the initial conditions to the cycle I, and on 1 person 30 students from cycle to Cycle I IIkeyword : cognitive, cognitive restructuring Techniques, confident attitude.
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN SELF CHANGE SISWA KELAS VIII.6 SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., I Wayan Wita; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5521

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan (Action Research In Counseling) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan self change siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 2 Singaraja setelah dilaksanakan penerapan konseling behavioral dengan teknik modeling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII 6 SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini terdiri dari 4 siklus dimana masing-masing siklus melalui tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner self change pola skala linkert dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan buku harian. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kategori self change siswa pada siklus I sampai siklus 3 adalah katagori sangat rendah 16 orang (41%), sedang 12 orang (30%), kategori tinggi 12(30%) orang, dan kategori sangat tinggi 6 orang (15%), . Jika dibandingkan dengan kategori skor self change siswa pada siklus IV sebagai berikut siswa dengan kategori sangat tinggi 36 orang (92%), kategori tinggi 3 orang (8%) dan tidak ada siswa yang memiliki kategori sangat rendah, rendah, dan sedang. Ini menunjukkan sudah ada peningkatan secara signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral dengan teknik modeling efektif digunakan untuk meningkatkan self change siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 2 Singaraja. Kata Kunci : konseling behavioral, teknik modeling, self change. This study is an action research (Action Research In Counseling) which aims to determine the increase in self change VIII.6 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja after the application of behavioral counseling undertaken by modeling techniques. The subjects were students of class VIII 6 SMP Negeri 2 Singaraja. The study consisted of four cycles in which each cycle through the stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection. The retrieval of data in this study using a questionnaire self linkert scale pattern change and analyzed descriptively and using a diary. Based on the analysis, it was found that the category of self-change the students in the first cycle to cycle 3 is very low category of 16 people (41%), while 12 people (30%), high category 12 (30%) of people, and the very high category 6 people (15%). When compared with the category of self-change students' scores on the fourth cycle of the following students with very high category 36 people (92%), high category 3 (8%) and no student who has a category of very low, low, and medium. It shows already a significant improvement. So it can be concluded that behavioral counseling with an effective modeling techniques are used to enhance the students' self change VIII.6 grade SMP Negeri 2 Singaraja keyword : behavioral counseling, modeling techniques, self-change.
Co-Authors ., A.A. Gede Agung Wisnu ., Desak Putu Sri Lestari ., I Dewa Ayu Agung Paramitha ., I Komang Cahya Trianandika ., I Putu Putra Adnyana ., Ketut Purnamasari ., Ni Kadek Ayu Sintya Dewi ., Ni Komang Santi Nopiyanti Anak Agung Istri Virnayani ., Anak Agung Istri Virnayani Anak Agung Mas Peradnyani . Anis Cahyati ., Anis Cahyati Ari Wibowo Maha Putra . Ayu Made Indah Purnama Dewi . Ayyu Mawaddah ., Ayyu Mawaddah Binti Zughoiriyah ., Binti Zughoiriyah Desak Nyoman Rosita Dewi ., Desak Nyoman Rosita Dewi Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Putu Rianthi Karina . Dewa Nyoman Sudana Didith Pramunditya Ambara Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Ari Nitra Putri . Fitria Astuti . Fitria Rahmawati . Gusti Ayu Ikka Pramesti . Gusti Ayu Setyaning Ratna Dewi ., Gusti Ayu Setyaning Ratna Dewi Hanny Hafiar Helida . I Gede Ariyasa . I Gede Krisna Pratama . I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Ngurah Indah Irmayanti . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Nadiartana . I Kadek Suartana . I Ketut Bayu Dharma Putra ., I Ketut Bayu Dharma Putra I Ketut Gading I Komang Gede Sutawan . I Komang Sudarma I Komang Sumianto ., I Komang Sumianto I Komang Wardika . I Made Andri Suantara ., I Made Andri Suantara I Made Citra Wibawa I Made Dwi Freedo Budiartha ., I Made Dwi Freedo Budiartha I Made Wiraguna . I Putu Anom Sunantha . I Putu Eka Pratama Putra . I Wayan Eta Sukariyasa . I Wayan Wita Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Agus Marthana Putra . Kadek Ayu Sasmita Dewi ., Kadek Ayu Sasmita Dewi Ketut Lestariani . Komang Adi Suryawan . Komang Ari Swastini . Komang Lia Agustini . Komang Nita Endrayani ., Komang Nita Endrayani Luh Ayu Tirtayani Luh Wini Ayu Wreti Kandayun ., Luh Wini Ayu Wreti Kandayun M. Rohmat Rozai ., M. Rohmat Rozai M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . Made Aditya Putra Jaya . Made Asri Andayani . Made Candra Dwi Putra ., Made Candra Dwi Putra Moch Arif Rahman . Mutiara Magta Ni Kadek Candra Dewi . Ni Kadek Candra Waisnawati ., Ni Kadek Candra Waisnawati Ni Kadek Dwi Mariyani . Ni Ketut Sri Wahyuni . Ni Ketut Suarni Ni Komang Dewi Darmadi Sarastini . Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani Ni Komang Valentina ., Ni Komang Valentina Ni Luh Ayuningtias Damayanti . Ni Luh Desy Permini . Ni Luh Putu Anik Sugiantari ., Ni Luh Putu Anik Sugiantari Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Ratna Agustini . Ni Made Rosa Dwi Pramita ., Ni Made Rosa Dwi Pramita Ni Made Sri Jayantini . Ni Made Suwaryantini . Ni Nyoman Alit Pradnya Dewi . Ni Nyoman Ayu Sukreni . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Ratna . Ni Putu Bintari . Ni Putu Elza Citra Wulandari ., Ni Putu Elza Citra Wulandari Ni Putu Sri Nonik Andayani . Ni Putu Subiantari ., Ni Putu Subiantari Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiwik Puspitayanti . Ni Wayan Yuni Sudiasih . Nikmatus Sholeha ., Nikmatus Sholeha Nina Astria ., Nina Astria Nur Shintya Isbayani ., Nur Shintya Isbayani Nyoman Dantes Pande Adi Putra . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Aryawan . Putu Ayu Oka Sulasmi . Putu Deni Lesmana ., Putu Deni Lesmana Putu Eka Darmayanti ., Putu Eka Darmayanti Putu Laksmi Widyaswari . Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Rahayu Ujianti Rian Rosadi . Rina Noviandari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sang Ayu Made Desiani ., Sang Ayu Made Desiani