M.Pd. Dra. Made Sulastri .
Unknown Affiliation

Published : 139 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Made Sri Jayantini; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan pola asuh orang tua tipe over protective terhadap kemandirian belajar siswa. (2) hubungan pola asuh orang tua tipe over permissive terhadap kemandirian belajar siswa. (3) hubungan pola asuh orang tua tipe over demanding terhadap kemandirian belajar siswa. (4) hubungan pola asuh orang tua tipe rejection terhadap kemandirian belajar siswa. (5) hubungan pola asuh orang tua tipe dry cleaning terhadap kemandirian belajar siswa. (6) hubungan pola asuh orang tua tipe ideal terhadap kemandirian belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dengan populasi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sukasada. Rancangan penelitian ini menggunakan Proporsional Simple Random Sampling, dengan jumlah sampel 83 orang siswa. Metode yang digunakan yaitu kuesioner dan dianalisis dengan teknik statistik korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian belajar siswa dengan nilai r=0,374. (2) hubungan pola asuh orang tua tipe over permissive terhadap kemandirian belajar siswa dengan nilai r=0,412. (3) terdapat hubungan pola asuh orang tua tipe over demanding terhadap kemandirian belajar siswa dengan nilai r=0,449. (4) terdapat hubungan pola asuh orang tua tipe rejection terhadap kemandirian belajar siswa dengan nilai r=0,378. (5) terdapat hubungan pola asuh orang tua tipe dry cleaning terhadap kemandirian belajar siswa dengan nilai r=0,390. (6) terdapat hubungan pola asuh orang tua tipe ideal terhadap kemandirian belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sukasada dengan r=0,431.Kata Kunci : pola asuh orang tua, kemandirian belajar This study aimed to determine (1) Parent's parenting relationship type over protective towards student learning independence. (2) Parent's parenting relationship type over the permissive toward student learning independence. (3) Parent's parenting relationship type, over demanding the independence of student learning. (4) Parent's parenting relationship type over the rejection of the independence of student learning. (5) Parent's parenting relationship type pub on student learning independence. (6) Parent's parenting relationship ideal type to class XI student learning independence of SMAN 1 Sukasada. This research is Ex Post Facto with the population are class XI student of SMA Negeri 1 Sukasada. The design of this study using simple random sampling proportional, with a sample of 83 students. The method used was a questionnaire and analyzed using statistical techniques Product Moment Correlation. The results showed that: (1) There is a parent's parenting relationship to student learning independence with r= 0.374. (2) Parent's parenting relationship type over the permissive toward student learning independence with r = 0.412. (3) There is a relationship type of parent's parenting over the demanding independence students learn the value of r = 0.449. (4) There is a relationship type of parent's parenting rejection of the independence of student learning with r = 0.378. (5) There is a relationship parent's parenting dry cleaning type on student learning independence with r = 0.390. (6) There is a relationship parent's parenting the ideal type of the class XI student learning independence SMAN 1 Sukasada with r = 0.431.keyword : parent's parenting, learning independence
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK OPERANT CONDITIONING UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS XI IPB DI SMA BHAKTIYASA SINGARAJA TAHUN PELAJARN 2013/2014 ., Putu Laksmi Widyaswari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling behavioral dengan teknik operant conditioning dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas XI IPB SMA Bhaktiyasa Singaraja. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI IPB SMA Bhaktiyasa Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan rancangan tindakan konseling individual pada siswa yang menunjukkan kesulitan belajar. Penelitian ini merupakan Peneleitian Tindakan Layanan Bimbingan Konseling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling, evaluasi, dan tahap refleksi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menyatakan bahwa pada siklus I ternyata 3 orang dikatakan berhasil mengatasi kesulitan belajar dan 2 orang dikatakan belum berhasil sehingga perlu dilanjutkan pada siklus II. Pada pelaksanaan siklus II terjadi perubahan sehingga 2 orang siswa ini dapat dikatakan telah mampu mengatasi kesulitan belajar. Artinya siswa sudah mampu belajar dengan sewajarnya tanpa hambatan dan bisa berprestasi. Data diperkuat oleh perolehan nilai siswa sebelum dan sesudah diberikan tindakan serta melihat lembar pengamatan belajar yang dibuat pada setiap siklusnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk belajar tanpa memiliki hamabatan sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan siswa bisa menujukkan prestasi belajar yang baik.Kata Kunci : behavioral, operant conditioning, kesulitan belajar This research aims to overcome student learning difficulties after a given behavioral counseling with operant conditioning techniques. Research conducted in Class XI IPB Bhaktiyasa Senior High School Singaraja in 2013-2014 lesson with using arrangement action individual counseling to students who showed learning difficulties. This study is a research action guidance service counseling. Method of data collection used in this study is the observation, interview, and recording of document. This study was conducted in two cycles and every cycle consists of identification, diagnosis, prognosis, counseling, evaluation, and reflection phase. Based on the analyzes of data obtained results that are 5 students which have difficulty learning. This will be the fifth person in the follow up on the research cycle I . Results of research conducted on the cycle I turns 3 was successful person overcome learning difficulties and 2 person is said to have not been successful so it needs to continue on a cycles II. It is seen on the sheet observations of student learning difficulties. The implementation of cycles II as of changes 2 These students can be said been able to overcome learning difficulties. it means students are able to learn with reasonable without barriers and can be achievement. Strengthened by the data acquisition value of students before and after the actionand saw pieces of the observation created on each cycles. The results of this study are expected students can learn to appropriately without barriers until learning process can run smoothly and students can show good learning achievement. The method used is observation method and interviews aimed to further deepen the observation of students with learning difficulties. Results of research conducted on the cyle I turns 3 said to overcome learning difficulities , and 2 people said was not succeded so needs to be countinued in cyle II. This is seen on observation sheet learning difficulties in cycle II keyword : behavioral, operant conditioning, learning difficulties
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKHNIK ASERTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PADA SISWA KELAS X MIA 7 SMA NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., M. Rohmat Rozai; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling dengan tujuan untuk mengetahui efektifitas konseling behavioral dengan teknik asertif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa dalam menghadapi evaluasi pembelajaran pada siswa kelas X MIA 7 SMA Negeri 1 Singaraja. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 6 orang siswa kelas X MIA 7 SMA Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015 yang tidak memiliki kemandirian dalam proses pembelajaran yang tinggi. Hasil tersebut diperoleh dari penyebaran kuesioner dari pra siklus I sampai siklus II. Metode pengamatan/observasi digunakan sebagai metode pendukung data tersebut. Data pertama dalam bentuk kuesioner yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan diolah dengan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian dari siklus I diperoleh rata-rata persentase skor kemandirian dalam proses pembelajaran terhadap 6 orang siswa 50,00% dengan kategori rendah. Siklus I diperoleh peningkatan 4 orang siswa yang mencapai kriteria diatas 55% dengan rata-rata peningkatan 14,50% sedangkan 2 orang siswa sudah diatas kriteria 65%. Siklus II, 4 orang siswa yang belum mencapai kriteria 65% dengan rata-rata peningkatan 8% pada siklus II. Artinya siswa sudah bisa meningkatkan kemandirian yang ada dalam dirinya. Data tersebut diperkuat dari lembar pemantauan setiap siklusnya. Hasil penelitian ini diharapkan siswa dapat mengaplikasikan teknik asertif dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mengatasi kemandirian yang dialami dari kemandirian yang paling rendah sampai ke tinggi.Kata Kunci : konseling behavioral, teknik asertif, dan kemandirian Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling dengan tujuan untuk mengetahui efektifitas konseling behavioral dengan teknik asertif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa dalam menghadapi evaluasi pembelajaran pada siswa kelas X MIA 7 SMA Negeri 1 Singaraja. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 6 orang siswa kelas X MIA 7 SMA Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015 yang tidak memiliki kemandirian dalam proses pembelajaran yang tinggi. Hasil tersebut diperoleh dari penyebaran kuesioner dari pra siklus I sampai siklus II. Metode pengamatan/observasi digunakan sebagai metode pendukung data tersebut. Data pertama dalam bentuk kuesioner yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan diolah dengan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian dari siklus I diperoleh rata-rata persentase skor kemandirian dalam proses pembelajaran terhadap 6 orang siswa 50,00% dengan kategori rendah. Siklus I diperoleh peningkatan 4 orang siswa yang mencapai kriteria diatas 55% dengan rata-rata peningkatan 14,50% sedangkan 2 orang siswa sudah diatas kriteria 65%. Siklus II, 4 orang siswa yang belum mencapai kriteria 65% dengan rata-rata peningkatan 8% pada siklus II. Artinya siswa sudah bisa meningkatkan kemandirian yang ada dalam dirinya. Data tersebut diperkuat dari lembar pemantauan setiap siklusnya. Hasil penelitian ini diharapkan siswa dapat mengaplikasikan teknik asertif dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mengatasi kemandirian yang dialami dari kemandirian yang paling rendah sampai ke tinggi.keyword : konseling behavioral, teknik asertif, dan kemandirian.
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN SELF NURTURANCE PADA SISWA KELAS VII H SMP NEGERI 1 SUKASADA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Putu Subiantari; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan (Action Research In Counseling) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan Self Nurturance siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Sukasada setelah dilaksanakan penerapan teori konseling behavioral dengan teknik modeling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII H yang berjumlah 29 orang. Penelitian ini terdiri dari 4 siklus dimana masing-masing siklus melalui tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner self nurturance pola skala linkert dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan buku harian. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kategori self nurturance siswa pada siklus I (Bimbingan Klassikal) yaitu dengan hasil : katagori sangat tinggi 5 orang (17%), kategori tinggi 13 orang (44%), kategori sedang 10 orang (34%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori rendah. Jika dibandingkan dengan kategori skor self nurturance siswa pada siklus II (Bimbingan Kelompok) yaitu dengan hasil : siswa dengan kategori sangat tinggi 5 orang (17%), kategori tinggi 17 orang (58%), kategori sedang 7 orang (24%) dan tidak ada siswa yang memiliki kategori rendah, dan sangat rendah. Pada siklus III (Konseling Kelompok) yaitu dengan hasil : kategori sangat tinggi 5 orang (17%), tinggi 22 orang (76%), sedang 2 orang (17%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori rendah dan sangat rendah. Pada siklus IV (Konseling Individu), yaitu sudah mencapai peningkatan self nurturance yang signifikan dibandingkan pada siklus I, II, III, yaitu pada siklus IV kategori sangat tinggi 6 orang (21%),tinggi 23 orang (21%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori sedang, rendah dan sangat rendah. Ini menunjukkan sudah ada peningkatan secara signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral dengan teknik modeling efektif digunakan untuk meningkatkan self nurturance siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Sukasada. Kata Kunci : konseling behavioral, teknik modeling, self nurturance This study is an action research (Action Research In Counseling) that aims to determine the increase Nurturance Self seventh grade students of SMP Negeri 1 H Sukasada after the application of behavioral counseling undertaken by modeling techniques. The subjects were students of class VII H totaling 29 people. The study consisted of four cycles in which each cycle through the stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection. The retrieval of data in this study using a questionnaire self-nurturance linkert scale patterns and analyzed descriptively and using a diary. Based on the analysis, it was found that the category of self-nurturance of students in the first cycle (Guidance Klassikal) is the result: a very high category 5 people (17%), high category 13 people (44%), moderate category 10 people (34%), and no student who has low category. When compared with the category of self-nurturance scores of students in the second cycle (Guidance Group) is the result: students with very high category 5 people (17%), high category 17 people (58%), medium category 7 people (24%) and not there are students who have a low category, and is very low. The third cycle (Counselling) is the result: a very high category 5 people (17%), high 22 (76%), while two people (17%), and no students who have low and very low category. In the fourth cycle (Individual Counseling), which has reached a significant increase in self-nurturance than in cycle I, II, III, IV cycle that is in very high category 6 (21%), height 23 people (21%), and no students who have a category of medium, low and very low. It shows already a significant improvement. So it can be concluded that behavioral counseling with an effective modeling techniques are used to improve self nurturance seventh grade students of SMP Negeri 1 H Sukasada. keyword : behavioral counseling, modeling techniques, self-nurturance
PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN PELATIHAN TUTOR SEBAYA TERHADAP KEPEMIMPINAN SISWA PESERTA SMANSA COUNSELING CLUB (SCC) DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., Putu Aryawan; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan pelatihan tutor sebaya terhadap kepemimpinan siswa peserta Smansa Counseling Club (SCC) di SMA Negeri 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian One-Shot Case Study Design. Sampel penelitian ini adalah 7 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode “simple random sampling” yaitu dengan melakukan lotre (undian) bilangan random berdasarkan nomor absen siswa peserta ekstrakurikuler smansa counseling club (SCC) tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilengkapi observasi. Hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistic t-test yang dibandingkan dengan (μ) berdasarkan Criterium Reference (CR). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa konseling kelompok dengan pelatihan tutor sebaya berpengaruh terhadap kepemimpinan siswa peserta smansa counseling club (SCC) di SMA Negeri 1 Singaraja. Ini terlihat dari hasil analisis t-hitung = 23,77 dan t-tabel dengan df (db) = 6 dan taraf signifikansi 5% adalah 1,943, sehingga diperoleh perbandingan t-hitung lebih besar dari t-tabel (23,77 > 1,943). Jadi hipotesis nol (0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “Konseling Kelompok dengan Pelatihan Tutor Sebaya Berpengaruh Terhadap Kepemimpinan Siswa Peserta Smansa Counseling Club (SCC) Di SMA Negeri 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014” diterima. Dari hasil penelitian diharapkan siswa dapat terus mengembangkan sikap kepemimpinan sehingga bermanfaat bagi dirinya dan bagi orang lain.Kata Kunci : konseling kelompok, tutor sebaya, kepemimpinan The purpose of this research is to determine the effect of group counseling in peer tutors training for student leadership who participating Smansa Counseling Club (SCC) in Sma Negeri 1 Singaraja year 2014. This research is an experimental research with One-Shot Case Study Design. The sample of this research was 7 students. Sampling was done by the method of "simple random sampling" is to conduct a lottery random numbers based on the number of students absent extracurricular participants Smansa Counseling Club (SCC) 2014. Data collection methods include observation using a questionnaire. Results were analyzed by analysis techniques statistic t-test compared with the (μ) based Criterium Reference (CR). Based on the analysis, it was found that group counseling with peer tutor training effect on student leadership smansacounselingclub participants (SCC) in SMA Negeri 1 Singaraja. This is evident from the results analisist-count = 23.77 and t-table with df (db) = 6 and 5% significance level is 1.943, so the comparison t-test is greater than t-table (23.77> 1.943). So the null hypothesis (0) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) that reads "Group Counseling with Peer Tutor Training Student Leadership Against Influential Participants Smansa Counseling Club (SCC) in SMA Negeri 1 Singaraja Academic Year 2013/2014" is received. From the research, students are expected to continue to develop leadership attitude that is useful for itself and for other people.keyword : group counseling, peer tutors, leadership
PENERAPAN KONSELING KOGNITIF BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION UNTUK MEMINIMALISASI SELF- DOMINANCE SISWA KELAS X MIA 4 SMA N 4 SINGARAJA ., Putu Eka Darmayanti; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisasi self-dominance siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 4 Singaraja melalui konseling kognitif behavioral dengan teknik self-instruction. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 42 orang siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 4 Singaraja pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015 2014 yang memiliki self-dominance yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan kuesioner. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan analisis deskriptif Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan konseling kognitif behavioral dengan teknik self-instruction efektif meminimalisasi self-dominance siswa kelas X MIA 4 di SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2014/20145. Hal ini dapat dilihat dari penurunan self-dominance siklus I, dan siklus II dengan kriteria keberhasilan 70-110 dalam kriteria sedang. Data awal sebelum tindakan diperoleh rata-rata pencapaian self-dominance terhadap 4 siswa dalam kategori tinggi. Pada siklus I terjadi peurunan dengan rata-rata 23,25 dengan kategori sedang. Pada siklus II terjadi penurunan skor dengan 9 dengan kategori sedang. Hasil penelitian ini menunjukan self-dominance siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 4 Singaraja. Semakin rasional pemikiran siswa bahwa penerapan konseling kognitif behavioral dengan teknik self-instruction efektif untuk meminimalisasi maka semakin meminimalisasi self-dominance yang dimiliki siswa.Kata Kunci : konseling kognitif behavioral, self-dominance, self-instruction This research aims to minimize self-dominance grade X MIA 4 SMA Negeri 4 Singaraja cognitive behavioral counseling through with self-instruction techniques. The research is the research of class action involving the subject as many as 42 people X MIA grade 4 SMA Negeri 4 Singaraja on the even-numbered year semester lesson 2014/2015 2014 that have self-dominance. This research was conducted in two cycles, each cycle consisting of the planning phase, the implementation measures, observation and evaluation, and reflection. Method of data collection used questionnaire. Data obtained from respondents with a descriptive analysis of the Data has been collected further analyzed are descriptive. The research results showed that the application of the cognitive behavioral counseling with techniques of self-instruction effectively minimize self-dominance grade X MIA 4 SMA Negeri Singaraja 4 year 2014/20145 lessons. It can be seen from the decline in self-dominance of the cycle I and cycle II with 70-110 success criteria in the criteria are. Preliminary data before actions retrieved the average achievement of self-dominance against 4 students in the high category. On cycle I happen to peurunan with an average of 23.25 by category. Cycle II decline score with 9 categories are. The results of this research show the self-dominance grade X MIA 4 SMA Negeri 4 Singaraja. The more rational thinking of students that the application of the cognitive behavioral counseling with techniques of self-instruction to effectively minimize the minimize self-dominance which belonged to students.keyword : cognitive-behavioral counseling, self-dominance, self-instruction
PENERAPAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X2 SMA NEGERI 1 SUKASADA ., Ni Luh Ayuningtias Damayanti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sukasada melalui layanan konseling individual secara intenshif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan bimbingan konseling (action research) dengan memberikan bimbingan konseling. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Objek dalam penelitian ini berupa kemandirian belajar dan konseling individual. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 yang mengalami masalah kemandirian belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kemandirian belajar pola Linkert. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tentang kemandirian belajar siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sukasada. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan layanan konseling individual efektif digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sukasada Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014. Peningkatan tersebut diketahui dari rata-rata kemandirian belajar siswa pada data awal 64,44% menjadi 82,77% pada siklus I dan menjadi 84,67% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan layanan konseling individual yang dilakukan dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sukasada Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : bimbingan konseling, konseling individual, kemandirian belajar This study aims to determine the increase in student learning independence X2 class SMAN 1 Sukasada through individual counseling services are intenshif. The research was conducted in the second semester of academic year 2013/2014. This research such as the counseling of action research (action research) to provide guidance counseling. This study was conducted in two cycles object of this research in the form of independent learning and individual counseling. Subjects in this study were grade students of SMA Negeri 1 Sukasada X2 academic year 2013/2014 is having problems learning independence. The data was collected using a the questionnaires independent learning Linkert patterns. The data collected in this study is the data about student learning independence X2 class SMAN 1 Sukasada. The analysis technique used is descriptive statistical analysis. The results showed individual counseling services effectively used to improve student learning independence of X2 class SMAN 1 Sukasada in Academic Year 2013/2014. The increase was known of the average student learning independence at preliminary data 64.44% to 82.77% in the first cycle and became 84.67% in the second cycle. therefore, the application of individual counseling services are performed can improve student learning independence X2 class SMAN 1 Sukasada Semester Academic Year 2013/2014.keyword : counseling, individual counseling, learning independence
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PEMBANJIRAN UNTUK MEREDUKSI KECEMASAN BELAJAR SISWA DALAM MENGHADAPI EVALUASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS X3 SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Nurhidayah; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3720

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling dengan tujuan untuk mengetahui efektifitas konseling behavioral dengan teknik pembanjiran untuk mereduksi kecemasan belajar siswa dalam menghadapi evaluasi pembelajaran pada siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Sukasada. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 8 orang siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014 yang memiliki kecemasan dalam proses pembelajaran yang tinggi. Hasil tersebut diperoleh dari penyebaran kuesioner dari pra siklus sampai siklus II. Metode pengamatan/observasi digunakan sebagai metode pendukung data tersebut. Data pertama dalam bentuk kuesioner yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan diolah dengan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian dari siklus I diperoleh rata-rata persentase skor kecemasan dalam proses pembelajaran terhadap 8 orang siswa 81,4% dengan kategori tinggi. Siklus I diperoleh penurunan 6 orang siswa yang mencapai kriteria dibawah 77,75% dengan rata-rata penurunan 3,25% sedangkan 2 orang siswa masih diatas kriteria 55%. Siklus II, 2 orang siswa yang belum mencapai criteria 61,5% dengan rata-rata penurunan 18,5% pada siklus II. Artinya siswa sudah bisa mereduksi kecemasan yang ada dalam dirinya. Data tersebut diperkuat dari lembar pemantauan setiap siklusnya. Hasil penelitian ini diharapkan siswa dapat mengaplikasikan teknik pembanjiran dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mengatasi kecemasan yang dialami dari kecemasan yang paling tinggi sampai ke rendah Kata Kunci : konseling behavioral, teknik pembanjiran, dan kecemasan. This study is action research guidance counseling in order to determine the effectiveness of behavioral counseling with flooding techniques to reduce anxiety evaluation of student learning in the face of learning in students of SMA Negeri 1 class X3 Sukasada. Subjects in this study were 8 grade students of SMA Negeri 1 Sukasada X3 academic year 2013/2014 who have anxiety in high learning process. The results obtained from questionnaires from pre-cycle to the second cycle. Methods of observation / observation is used as a method of supporting data. The first data in the form of questionnaires obtained from the respondents were collected and processed with descriptive analysis techniques. The results of the first cycle is obtained mean percentage score of anxiety in the learning process to students 8 81.4% with high category. Cycle I earned decreased 6 students who achieve the criteria below 77.75% with an average reduction of 3.25% while the student is still above 2 criteria of 55%. Cycle II, 2 students who have not reached the criteria of 61.5% with an average reduction of 18.5% in the second cycle. This means that students are able to reduce the anxiety that was in him. The data sheet reinforced monitoring of each cycle. The results of this study are expected flooding techniques students can apply in everyday life so as to overcome the anxiety of anxiety experienced by the most high to low .keyword : behavioral counseling, flooding techniques, and anxiety.
EFEKTIFITAS KONSELING KELOMPOK MODEL GESTALT UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS VIII 5 SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kadek Agus Marthana Putra; ., Kadek Suranata, S.Pd.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.4286

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu sampel yang dipilih didasarkan atas ciri-ciri tertentu yang di pandang mempunyai sangkut paut yang erat dengan ciri-ciri populasi yang telah diketahui sebelumnya. Sampel dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa kelas VIII5 yang mengalami rasa percaya diri yang rendah. Rancangan penelitian ini adalah pretest-posttest-control group design. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah kuesioner. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa konseling kelompok model gestatl efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa, ini dilihat dari hasil analisis nilai thitung > ttabel dengan taraf signifikan 5% (0,568>0.207), berarti terjadi peningkatan rasa percaya diri siswa, ini terlihat dari hasil post test (723192). Berdasarkan analisis ini menunjukkan bahwa konseling kelompok model gestalt efektif digunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa.Kata Kunci : konseling kelompok model gestal, percaya diri. This study was an experimental study . The population was VIII5 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja . The research sample was determined by purposive sampling technique , the sample is selected based on certain characteristics that in view of the close has nothing to do with the characteristics of the population that has been known previously . The sample in this study was 6 VIII5 graders who experienced low self-esteem . The study design was a pretest - posttest - control group design . The data collection method used was a questionnaire . Based on the analysis , it was found that group counseling gestatl effective models to improve the confidence of students , is seen from the results of the analysis of the value of t count > t table with a significance level of 5 % ( 0.568 > 0.207 ) , meaning an increase in self-confidence of students , is evident from the results post test ( 723 < 794 ) of the control class and experimental class ( 192-227 ) , the experimental group were given a gestalt model of group counseling is more effective than the control group treated in accordance with the counseling service in school without the gestalt model group , is visible from average value of the experimental group gain score is higher than the average value of the control group gain score ( 227 > 192 ) . Based on this analysis shows that the model group gestalt counseling effectively used to improve students' self-confidence.keyword : gestal model of group counseling, self-confidence
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKAT PERILAKU DISIPLIN SISWA DI SMA BHAKTIYASA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Putu Ayu Oka Sulasmi; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.4421

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan perilaku siswa kelas XI IPB di SMA Bhaktiyasa Singaraja , melalui Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Modeling. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action research in counseling) yang sering disingkat dengan PTBK. Metode Pengumpulan data yang digunakan aalah pedoman wawancara dan observasi, dengan wawancara diperoleh data penyebab perilaku disiplin. Kepada siswa yang menunjukkan perilaku tidak disiplin diberikan Konseling Behavioral dengan Teknik Modeling dalam dua siklus, siklus pertama 5 orang siswa terlihat dapat berubah menunjukkan perilaku disiplin, selanjutnya pada siklus dua semua siswa dari 6 orang siswa yang menjadi subjek penelitian telah menunjukkan perubahan perilaku disiplin. Perubahan itu nampak pda hasil perilaku dan perubahan sikap siswa sebagai berikut : (1) siswa mengikuti aturan berpakaian sesuai dengan ketentuan sekolah, (2) siswa datang k sekolah tepat waktu, (3) siswa menghargai guru, (4) siswa menghormati guru dan staf sekolah, (5) siswa menerima hukuman atas kesalahan yang dilakukan yang memang tidak sesuai dengan tata tertib sekolah yang berlaku, (6) tidak membuat keributan dalam kelas, (7) melaksanakan persembahyangan dengan baik di dalam kelas, (8) siswa saling menghargai sesma teman, (9) siswa mengerjakan tugas tepat waktu.Kata Kunci : Kata Kunci : konseling behavioral dengan teknik modeling, perilaku disiplin. The purpose of the study is to determine the increase in class XI student behavior in high school IPB Bhaktiyasa Singaraja , through the application of the technique Counseling Behavioral Modeling . This research is a counseling action ( Action research in counseling ) is often abbreviated to PTBK . Data collection methods used aalah interview guide and observation , the interview data showed the cause of behavior disciplines . To students who demonstrate undisciplined behavior given by the Behavioral Counseling Modeling Techniques in two cycles , the first cycle of 5 students look to change the behavior demonstrated discipline , then the two cycles of all the students of 6 students who become the subject of studies have shown changes in behavior discipline . That change seems pda behavioral outcomes and student attitudes change as follows : ( 1 ) students follow the dress code in accordance with the provisions of the school , ( 2 ) students come to school on time k , ( 3 ) students appreciate teachers , ( 4 ) students respect the teachers and staff school , ( 5 ) students receiving punishment for mistakes made that does not comply with the school rules are in effect, ( 6 ) do not make a fuss in the classroom , ( 7 ) conduct prayers well in the classroom , ( 8 ) students respect Sesma friend , ( 9 ) the students do the work on time .keyword : Keywords : behavioral counseling with modeling techniques , behavioral discipline .
Co-Authors ., A.A. Gede Agung Wisnu ., Desak Putu Sri Lestari ., I Dewa Ayu Agung Paramitha ., I Komang Cahya Trianandika ., I Putu Putra Adnyana ., Ketut Purnamasari ., Ni Kadek Ayu Sintya Dewi ., Ni Komang Santi Nopiyanti Anak Agung Istri Virnayani ., Anak Agung Istri Virnayani Anak Agung Mas Peradnyani . Anis Cahyati ., Anis Cahyati Ari Wibowo Maha Putra . Ayu Made Indah Purnama Dewi . Ayyu Mawaddah ., Ayyu Mawaddah Binti Zughoiriyah ., Binti Zughoiriyah Desak Nyoman Rosita Dewi ., Desak Nyoman Rosita Dewi Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Putu Rianthi Karina . Dewa Nyoman Sudana Didith Pramunditya Ambara Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Ari Nitra Putri . Fitria Astuti . Fitria Rahmawati . Gusti Ayu Ikka Pramesti . Gusti Ayu Setyaning Ratna Dewi ., Gusti Ayu Setyaning Ratna Dewi Hanny Hafiar Helida . I Gede Ariyasa . I Gede Krisna Pratama . I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Ngurah Indah Irmayanti . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Nadiartana . I Kadek Suartana . I Ketut Bayu Dharma Putra ., I Ketut Bayu Dharma Putra I Ketut Gading I Komang Gede Sutawan . I Komang Sudarma I Komang Sumianto ., I Komang Sumianto I Komang Wardika . I Made Andri Suantara ., I Made Andri Suantara I Made Citra Wibawa I Made Dwi Freedo Budiartha ., I Made Dwi Freedo Budiartha I Made Wiraguna . I Putu Anom Sunantha . I Putu Eka Pratama Putra . I Wayan Eta Sukariyasa . I Wayan Wita Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Agus Marthana Putra . Kadek Ayu Sasmita Dewi ., Kadek Ayu Sasmita Dewi Ketut Lestariani . Komang Adi Suryawan . Komang Ari Swastini . Komang Lia Agustini . Komang Nita Endrayani ., Komang Nita Endrayani Luh Ayu Tirtayani Luh Wini Ayu Wreti Kandayun ., Luh Wini Ayu Wreti Kandayun M. Rohmat Rozai ., M. Rohmat Rozai M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . Made Aditya Putra Jaya . Made Asri Andayani . Made Candra Dwi Putra ., Made Candra Dwi Putra Moch Arif Rahman . Mutiara Magta Ni Kadek Candra Dewi . Ni Kadek Candra Waisnawati ., Ni Kadek Candra Waisnawati Ni Kadek Dwi Mariyani . Ni Ketut Sri Wahyuni . Ni Ketut Suarni Ni Komang Dewi Darmadi Sarastini . Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani Ni Komang Valentina ., Ni Komang Valentina Ni Luh Ayuningtias Damayanti . Ni Luh Desy Permini . Ni Luh Putu Anik Sugiantari ., Ni Luh Putu Anik Sugiantari Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Ratna Agustini . Ni Made Rosa Dwi Pramita ., Ni Made Rosa Dwi Pramita Ni Made Sri Jayantini . Ni Made Suwaryantini . Ni Nyoman Alit Pradnya Dewi . Ni Nyoman Ayu Sukreni . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Ratna . Ni Putu Bintari . Ni Putu Elza Citra Wulandari ., Ni Putu Elza Citra Wulandari Ni Putu Sri Nonik Andayani . Ni Putu Subiantari ., Ni Putu Subiantari Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiwik Puspitayanti . Ni Wayan Yuni Sudiasih . Nikmatus Sholeha ., Nikmatus Sholeha Nina Astria ., Nina Astria Nur Shintya Isbayani ., Nur Shintya Isbayani Nyoman Dantes Pande Adi Putra . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Aryawan . Putu Ayu Oka Sulasmi . Putu Deni Lesmana ., Putu Deni Lesmana Putu Eka Darmayanti ., Putu Eka Darmayanti Putu Laksmi Widyaswari . Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Rahayu Ujianti Rian Rosadi . Rina Noviandari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sang Ayu Made Desiani ., Sang Ayu Made Desiani