M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari .
Unknown Affiliation

Published : 75 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KONSELING KOGNITIF SOSIAL DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENGEMBANGKAN SIKAP EMPATI PADA SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ida Ayu Diah Padma Dewi; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan teori kognitif sosial dengan teknik role playing untuk mengembangkan sikap empati pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Singaraja Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling (Action Reseach In Counseling). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari enam tahapan yaitu : (a) identifikasi, (b) diagnosis, (c) prognosis, (d) konseling/treatment, (e) evaluasi, (f) refleksi. Subyek penelitian ini adalah 8 orang siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Singaraja. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan pra siklus 90,9 %. Penelitian pada siklus I diperoleh hasil rata-rata capain 115,3 % dengan kategori tinggi dan itu berarti terjadi peningkatan 24,4 %. Namun dari pelaksanaan siklus I terdapat 3 orang yang masih memiliki sikap empati rendah dan dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II diperoleh hasil rata-rata pencapaian 124,5 termasuk kategori sangat tinggi dan terjadi peningkatan 9,2 %. Dengan demikaian dapat disimpulkan, bahwa penerapan teori kognitif sosial dengan teknik role playing terbukti efektif digunakan untuk mengembangkan sikap empati siswa.Kata Kunci : Kognitif sosial, role playing, empati This study aims to determine the effectiveness of the application of social cognitive theory with role playing techniques to develop empathy in class XI IPS 1 SMA 3 Singaraja Academic Year 2013/2014. This type of research is an action research guidance and counseling (Action Reseach In Counseling). This study was conducted in two cycles consisting of six stages, namely: (a) identification, (b) diagnosis, (c) prognosis, (d) counseling / treatment, (e) evaluation, (f) reflection. The subjects of this study were 8 students of class XI IPS 1 SMA 3 Singaraja. Data was collected using a questionnaire. The results showed 90.9% of pre cycle. Research on cycle I gained an average yield of 115.3% Capain with high category and that means an increase of 24.4%. However, from the implementation of the first cycle, there are 3 people who still have low empathy and proceed to the second cycle. In the second cycle obtained an average yield of 124.5 attainment categorized as very high and an increase of 9.2%. With demikaian can be concluded, that the application of social cognitive theory with techniques proven effective role playing is used to develop students' empathy.keyword : Cognitive social, role playing, empathy
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS VIII B MTS. AL-KHAIRIYAH TEGALLINGGAH SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. ., Musrifatun Nikmah; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research in Counseling) yang biasa disebut PTBK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling behavioral teknik modeling terhadap peningkatkan rasa percaya diri siswa di MTs. Al-Khairiyah Tegallinggah Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B MTs. Al-Khairiyah Tegallinggah Singaraja sebanyak 24 orang siswa. Setelah dilakukan penyebaran kuesioner kepada siswa diketahui 8 orang siswa yang memiliki percaya diri rendah masuk pada siklus I dan pada siklus II hanya 3 orang siswa yang masih mengalami percaya diri rendah. Hal ini dilihat dari peningkatan hasil evaluasi dengan menggunakan kuesioner yang dilakukan sebelum tindakan dan sesudah tindakan. Peningkatan percaya diri siswa dapat dilihat dari kondisi awal ke siklus I terjadi peningkatan rata-rata percaya diri dari 465,33% menjadi 575,33% dengan peningkatan 110% dan dari siklus I ke siklus II peningkatan rata-rata dari 168,67% menjadi 250,67% dengan peningkatan 82%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan percaya diri setelah diberikan tindakan berupa konseling behavioral dengan teknik modeling pada siklus 1 dan juga pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik modeling dapat meningkatkan percaya diri siswa kelas VIII B MTs. Al-Khairiyah Tegallinggah Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Kata kunci: Konseling Behavioral dan Teknik Modeling, Percaya diri This research is a counseling action (Action Research in Counseling) commonly called PTBK. The purpose of this study was to determine the effect of behavioral counseling modeling techniques to increasing the confidence of students in MTs. Al-Khairiyah Tegallinggah Singaraja school year 2013/2014. Data collection methods used were observation, interviews and questionnaires. This study was conducted in two cycles. The subjects were students of class VIII B MTs. Al-Khairiyah Tegallinggah Singaraja as many as 24 students. After distributing questionnaires to students note 8 students who have low confidence in on the first cycle and the second cycle is only 3 students who are still experiencing low confidence. It is seen from the results of the evaluation by using questionnaires conducted before and after the action action. Increased confidence of students can be seen from the initial conditions to the first cycle an increase in the average confidence of 465.33% to 575.33% with an increase of 110% from the first cycle and second cycle to an average increase of 168.67% to 250.67% with increase in a 82%. This suggests that an increase in self-confidence after the given action in the form of behavioral counseling with modeling techniques in cycle 1 and also on the second cycle. Based on these results it can be concluded that the application of behavioral counseling with modeling techniques can increase the confidence of students of class VIII B MTs. Al-Khairiyah Tegallinggah Singaraja Academic Year 2013/2014. keyword : Keywords: Behavioral Counseling and Modeling Techniques, Confident
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIS UNTUK MEREDUKSI KECEMASAN BERKOMUNIKASI DALAM MENGIKUTI PROSES PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Putu Marantini; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling behavioral dengan teknik desensitisasi sistematis untuk mereduksi kecemasan berkomunikasi siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosis, prognosis ,konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 10 orang siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan analisis deskriptif, dengan target keberhasilan pencapaian minimal 65% Hasil penelitian dari pra siklus diperoleh rata-rata pencapaian persentase skor kecemasan berkomunikasi dalam proses pembelajaran terhadap 10 orang siswa sebesar 63,07 % dengan kategori tinggi. Siklus I diperoleh peningkatan 7 orang siswa yang mencapai kriteria diatas 65% dengan rata-rata peningkatan 4,65%, sedangkan 3 orang siswa masih dibawah kriteria 65%. Siklus II 3 orang siswa yang belum mencapai kriteria 65% pada siklus I, mengalami peningkatan diatas 65% dengan rata-rata peningkatan 14,4% pada siklus II. Artinya siswa sudah bisa mereduksi kecemasan berkomunikasi yang ada dalam dirinya. Data tersebut diperkuat dari lembar pemantauan setiap siklusnya.Hasil penelitian ini diharapkan siswa dapat mengaplikasikan teknik desensitisasi sistematis dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mengatasi kecemasan yang dialami dari tingkat kecemasan yang rendah sampai yang tinggi. Kata Kunci : konseling behavioral, desensitisasi sistematis, kecemasan berkomunikasi This study aims to determine the application of behavioral counseling with systematic desensitization techniques to reduce anxiety communicating class VII C 3 Singaraja SMP academic year 2013/2014. This type of research is action research Counseling. Research procedures conducted in two cycles. Each cycle consists of the identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection. The subjects were 10 students of class VII C SMP Negeri 3 Singaraja. Data collection methods used were questionnaires, observations and interviews. Data obtained from respondents processed with analyzed descriptively in which the success indicator was 65%. The result of pre-cycle obtained the average score of anxiousness in the process of learning through 10 students was 63,07 % which categorized as high. On cycle I, 7 students reached score above 65% in which the average improvement was 4.65%, meanwhile 3 students were still below 65%. There were 3 students on cycle II who did not achieve the criteria of 65%. The students? improvement was above 65% with the average improvement 14,4% on cycle II. It meant that the students could reduce their anxiety in communication. The data were optimized by the observation list in every cycle. From the result of this study, it is recommended for the students to apply Systematic Desensitization technique since this technique could reduce anxiety from low level of anxiousness until high level. keyword : Counseling Behavioral, Systematic Desensitization technique, Anxiety in Communication
PENERAPAN TEORI BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENSTABILISASI SELF SUCCORANCE SISWA KELAS VII A4 SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Ayuk Padma Wirati; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitianinimerupakanjenispenelitiantindakan (Action Research In Counseling) yang bertujuanuntukmengetahuipenurunandanmenstabilisasiSelf SuccorancesiswakelasVII A4 SMP Negeri 1 Singarajasetelahdilaksanakanpenerapankonseling behavioral denganteknik modeling. Subjekpenelitianiniadalahsiswakelas VII A4.Penelitianiniterdiridari 4 siklusdimanamasing-masingsiklusmelaluitahapidentifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, danrefleksi.Proses pengambilan data dalampenelitianinimenggunakankuesionerSelf Succorancepolaskalalinkertdandianalisissecaradeskriptifsertamenggunakanbukuharian. Berdasarkanhasilanalisis, ditemukanbahwakategoriSelf Succorancesiswapadasiklus I (BimbinganKlasikal)adalahkatagorisangatbaik 8 orang (26%), kategori baik17orang (57%), kategoricukupbaik 2 orang (6%), kategorikurangbaik 3 orang (10%), dantidakadasiswa yang memilikikategorisangatkurangbaik. JikadibandingkandengankategoriskorSelf Succorancesiswapadasiklus II(BimbinganKelompok)sebagaiberikutsiswadengankategorisangatbaik 10 orang (33%), kategoribaik 15 orang (55%), kategoricukupbaik 5 orang (17%) dantidakadasiswa yangmemilikikategorikurangbaik, dansangatkurangbaik. JikadibandingkandengankategoriskorSelf Succorancesiswapadasiklus III (KonselingKelompok) sebagaiberikut, siswa yang dengankatagorisangatbaik 15 orang (55%), kategoribaik 16 (57%), kategoricukupbaik 5 orang (25%), dantidakadasiswa yang memilikikatogorikurangbaik, kemudianjikadibandingkandengankategoriskorSelf Succorancesiswapadasiklus IV (KonselingIndividu) sebagaiberikut, siswadengankategorisangatbaik 20 orang (32%), kategoribaik 8 orang (26%) dantidakadasiswa yang memilikikategoricukupbaikdankurangbaikInimenunjukkanbahwaSelf Succorancesiswasudahstabilsecarasignifikan. Jadidapatdisimpulkanbahwakonselingbehavioral denganteknik modeling efektifdigunakanuntukmenstabilisasiSelf Succorancesiswakelas VII A4 SMP Negeri 1 SingarajaKata Kunci : behavioral, teknik modeling, Self Succorance. This study is an action research (Action Research In Counseling) which aims to determine the decline and stabilize Self Succorance A4 seventh grade students of SMP Negeri 1 Singaraja after the application of behavioral counseling use by modeling techniques. The subjects were students of class VII A4. The study consisted of four cycles in which each cycle through the stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection. The retrieval of data in this study using a questionnaire Self Succorancelinkert scale patterns and analyzed descriptively and using a diary. Based on the analysis, it was found that the category of Self Succorance students in the first cycle (Guidance Classical) is a very good category 8 people (26%), baik17 categories of people (57%), good enough category 2 (6%), unfavorable category 3 people (10%), and no students who have a very unfavorable category. When compared with the score category Self Succorance students in the second cycle (Guidance Group) as follows students with excellent category 10 people (33%), both categories of 15 people (55%), good enough category 5 people (17%) and no students who have unfavorable category, and very poorly. When compared with the score category Self Succorance students in the third cycle (Counselling) as follows, students with excellent category 15 people (55%), both categories 16 (57%), good enough category 5 people (25%), and no student who has katogori less good, then when compared to a score category Self Succorance students in cycle IV (Individual Counseling) as follows, students with excellent category 20 people (32%), both categories 8 people (26%) and not there are students who have a good enough category and unfavorable This indicates that the Self Succorance students have stabilized significantly. So it can be concluded that behavioral counseling with an effective modeling technique used to stabilize Self Succorance A4 seventh grade students of SMP Negeri 1 Singarajakeyword : behavioral counseling, modeling techniques, Self Succorance
PENERAPAN KONSELING RASIONAL EMOTIF DENGAN TEKNIK ABC UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS XTMM SMK TI BALI GLOBAL SINGARAJA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Kadek Budiartawan; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling rasional emotif dengan teknik ABC untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas X TMM SMK TI Bali Global Singaraja tahun Ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling, yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari enam tahap yaitu tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, treatment konseling teknik restrukturisasi kognitif, evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian adalah 5 orang siswa di X TMM SMK TI Bali Global Singaraja. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan digunakan alat pengumpulan data berupa kuesioner sebagai alat pengumpulan data utama, serta pedoman observasi sebagai alat pengumpulan data komplementer. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kecerdasan emosional siswa dari data awal skor rata ? rata 63 setelah dilakukan tindakan pada siklus I peningkatam rata-rata skor menjadi 85 (kategori kecerdasan emosional sedang) peningkatan rata-rata skor sebesar 22. Selanjutnya setelah dilakukan tindakan siklus II, terjadi peningkatan rata-rata skor mencapai 106,6 (kategori keceerdasan emosional sedang). Peningkatan rata-rata skor sebesar 21,6. Setelah dilakukan dua siklus maka kelima siswa yang sudah mendapatkan tindakan konseling rasional emotif dengan teknik ABC telah mampu memperoleh skor keceerdasan emosional ? 70. Berdasarkan pada hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa konseling rasional emotif dengan teknik ABC dapat meningkatkan keceerdasan emosional siswa kelas X TMM di SMK TI Bali Global Singaraja. Kata Kunci : konseling rasional emotif, ABC, kecerdasan emosional This study aims to determine the effectiveness of rational emotive counseling with ABC technique to improve emotional intelligence SMK class X TMM IT Global Singaraja Bali Doctrine year 2014/2015. This type of research is action research counseling, which is conducted in two cycles and each cycle consists of six phases: identification, diagnosis, prognosis, treatment counseling cognitive restructuring techniques, evaluation and reflection. Subjects in the study were 5 students in X TMM IT SMK Bali Global Singaraja. To gather the necessary data used questionnaire data collection tools such as the primary data collection tool, as well as guidelines for observation as a data collection tool complementary. Data were analyzed with descriptive quantitative analysis technique. The results showed an increase in emotional intelligence scores of students from the preliminary data the average - average 63 after the action in the first cycle peningkatam scoring average to 85 (the category of emotional intelligence was) an increase in the average score of 22. Then after the second cycle, occurs increase in the average scores reached 106.6 (category emotional intelligences being). Increase in the average score of 21.6. After two cycles of the five students who have received counseling actions of rational emotive with ABC technique has been able to obtain emotional intelligences score ? 70. Based on these findings, it can be concluded that the counseling of rational emotive with ABC technique can improve the emotional intelligences class X TMM The SMK TI Global Singaraja Bali. keyword : rational emotive counseling, ABC, emotional intelligence
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN STRATEGI SELF MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS X MIA-4 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Putu Megantari; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konseling penerapan behavioral dengan strategi self management untuk meningkatkan disiplin belajar siswa kelas X MIA-4 SMA Negeri 3 Singaraja. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas X MIA-4 yang memiliki disiplin belajar rendah.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling. Untuk mengumpulakan data yang diperlukan yaitu pedoman observasi dan log sheet sebagai data pendukung dan kuesioner sebagai alat pengumpulan data utama. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan II. Setiap siklus terdiri dari 6 tahap yaitu identifikasi, diagnosis, prognosis, konseling/treatment, evaluasi dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan disiplin belajar siswa. Peningkatan persentase disiplin belajar siswa adalah sebagai berikut: pada pelaksanaan siklus I diperoleh rata-rata 106,6, termasuk dalam katagori sedang dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan rata-rata 126,8 dalam katagori sangat tinggi. Hasil analisis data yang diperoleh pada siklus I dan siklus II nampak bahwa dari 6 siswa sudah menunjukkan perilaku disiplin belajar. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan strategi self management dapat meningkatkan disiplin belajar siswa kelas X MIA-4. Kata Kunci : Konseling Behavioral, Strategi Self Managment, Disiplin Belajar This study aims to determine the application of behavioral counseling with self-management strategies to improve the discipline of students of class X SMA MIA-4 3 Singaraja. Subjects in this study class X MIA-4 that has the discipline to learn this rendah.Penelitian an action research guidance counseling. To synthesize the data that is needed is the observation and log sheets as supporting data and questionnaire as the main data collection tool. This study was conducted in two cycles ie cycles I and II. Each cycle consists of six stages: identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation and reflection. The results of this study showed an increase in student learning discipline. Increasing the percentage of students learning discipline are as follows: the implementation cycle I gained an average of 106.6, included in the category and the second cycle was increased by an average of 126.8 in the very high category. The results of the analysis of data obtained in the first cycle and second cycle of 6 it appears that students have demonstrated behavioral learning discipline. o it can be concluded that the application of behavioral counseling with self-management strategies can improve the discipline of students of class X MIA-4. keyword : Behavioral Counseling, Self Managment Strategy, Discipline Learning
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY SISWA KELAS VII B SMP NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Nengah Ismi Izhardianti; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan self efficacy setelah diterapkan konseling behavioral dengan teknik modeling. Penelitian merupakan ini penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research in Counseling) subjek penelitian ini 4 orang siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Sukasada yang memiliki self efficacy rendah. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner dan dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan self efficacy pada ke 4 orang siswa dari katagori rendah menjadi katagori sedang pada siklus I. Kemudian pada siklus II self efficacy ke 4 siswa meningkat menjadi kategori tinggi. Kata Kunci : Konseling Behavioral, teknik modeling, self efficacy This research aims to increase self efficacy after applied behavioral counseling with the technique of modeling. This is an action research study guidance counselling (Action Research in Counseling) of the subject of this 4 person grade VII B SMP Negeri 1 Sukasada who have low self efficacy. The data collected by using questionnaire and analyzed with descriptive analysis. The results showed that an increase in self efficacy on 4 students from the lower categories into categories are on cycle i. later in cycle II self efficacy to 4 students increased to a high category. keyword : Behavioral Counseling, engineering modeling, self efficacy
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Putu Nopi Sayondari; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VIII E SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Rancangan penelitian ini adalah PTBK (Action Research In Counseling), rancangan 2 siklus dengan teknik purposive sampling. Sempel ditentukan melalui pre-tes dan rasa percaya diri didapatkan melalui post-test. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan t-test non parametric. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok dapat digunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VIII E. Dari uji hipotesis tersebut maka dapat disimpuklan bahwa penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok efektif digunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VIII E SMP Negeri 3 Singaraja.Kata Kunci : Bimbingan Kelompok, Tehnik Diskusi Kelompok, Rasa Percaya Diri This study aims to determine the application of group counseling with group discussion technique in improving self-confidence eighth grade students of SMP Negeri 3 Singaraja E academic year 2013/2014. The design of this study is PTBK (Action Research in Counseling), 2 cycle design with purposive sampling technique. Sempel determined through a pre-test and self-confidence gained through post-test. The data obtained were analyzed using non-parametric t-test. The results of this study found that the application of group counseling with group discussion technique can be used to increase the confidence of students of class VIII E. From the hypothesis test, it can disimpuklan that the application of group counseling with effective group discussion technique used to increase the confidence of students of class VIII E SMP Negeri 3 Singaraja.keyword : Guidance Group, Technical Group Discussion, Confidence
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN STRATEGI SELF-MANAGEMENT MODEL CORMIER AND CORMIER UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS VIII H SMP NEGERI 1 SERIRIT ., I Wayan Soma Purmawan; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas disiplin belajar pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Seririt setelah diterapkan konseling behavioral dengan teknik self-management. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari identifikasi, diagnosa, prognosa, treatmen, evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII H berjumlah 36 orang, yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner , observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 orang siswa, terdapat enam orang siswa yang menunjukkan disiplin belajar rendah. Pencapaian peningkatan disiplin belajar siswa pada siklus I terhadap sembilan orang, yaitu dari skor rata-rata 78,8 meningkat menjadi 111. Rata-rata peningkatannya adalah 47,2. Pada siklus II diberikan kembali konseling kelompok kepada sembilan orang siswa. Di siklus II, terlihat peningkatan skor terhadap sembilan siswa tersebut yang awalnya memiliki rata-rata 111 mengalami peningkatan dengan rata-rata 135 atau dapat dikatakan telah mampu melampaui target yang ditetapkan, yakni dengan skor 123. Rata-rata peningkatan skor dari siklus I ke siklus II adalah 8. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik self-management dapat meningkatkan disiplin belajar siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Seririt Kata Kunci : Konseling behavioral, teknik self-management, disiplin belajar This research aims to know the effectiveness of the discipline of learning in students of class VIII SMP Negeri 1 Seririt H after applied behavioral counseling with self-help management techniques. This research consists of two cycles, each cycle consisting of the identification, diagnosis, prognosis, treatmen, evaluation and reflection. The subject in this study is grade VIII H totalling 36 persons, comprising 16 men and 20 women. Method of data collection in this study by using questionnaires, observation and interview. The results showed that out of the 36 students, there were six students who demonstrate low learning discipline. The achievement of improved student learning in the disciplines of cycle I against nine people, from an average score of 78,8 increased to 111. The average is nearly a 47,2. In cycle II, group counselling given back to nine students. In cycle II, seen an increase in score against nine students who initially had an average of 111 has increased by an average of 135 or can be said to have been able to go beyond the targets set, i.e. with a score of 123. The average increase in the score from cycle to cycle II I was 8. Based on the results of the study it can be concluded that the application of behavioral counseling with self-help management techniques can improve the discipline of studying grade VIII SMP Negeri 1 H Seririt keyword : Counselling behavioral self-help management techniques, disciplined learning
PENERAPAN KONSELING RASIONAL EMOTIF DENGAN TEKNIK REFRAMING UNTUK MEMINIMALISIR LEARNED HELPLESSNESS PADA SISWA KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., K. Lusiani Laksmi; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling rasional emotif dengan teknik reframing dalam meminimalisir learned helplessness pada siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 3 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling, yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 26 orang siswa, sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 4 orang siswa. Untuk memperoleh data, digunakan alat pengumpulan data berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara sebagai alat pengumpulan data komplementer serta kuesioner sebagai alat pengumpulan data utama. Data yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan learned helplessness dari skor rata-rata 139.25 (learned helplessness tinggi) menjadi 93.5 (learned helplessness rendah) pada siklus I dan penurunan dari skor rata-rata 93.5 (learned helplessness rendah) menjadi 76.5 (learned helplessness sangat rendah) pada siklus II. Ini berarti terdapat penurunan learned helplessness sebesar 45,75 pada siklus I dan penurunan sebesar 20 pada siklus II. Keempat siswa yang mendapatkan tindakan konseling rasional emotif dengan teknik reframing telah mampu memperoleh skor learned helplessness ? 80. Berdasarkan pada hasil penelitian tersebut, maka dapat dibuktikan bahwa konseling konseling rasional emotif dengan teknik reframing dapat meminimalisir learned helplessness yang dialami oleh siswa. Kata Kunci : Konseling Rasional Emotif, Reframing, Learned Helplessness The purpose of this research is to know the application?s effect of rational emotive counseling by reframing method of purpose to reduce the learned helplessness in XI Science 3, SMA N 3 Singaraja. The kind of this research is action research in counseling, that?s done in two cyrcles and in each cyrcle consist of four parts, there are planning, action, observation, and reflection. The subject of this research is 26 students member of XI Science 3, SMA N 3 Singaraja, while the main sample of this research is four students in that class. In this research, the researcher used observation and interview method of complementary data collection and questioner to get the main result. The data then collected and analysed by the method of descriptive-quantitative analysis. The result of the research shows there are decresing of learned helplessness by 45.75, from average score 139.25 (high learned helplessness) to 93.5 (low learned helplessnes) in the first cyrcle and there are also decreasing from 93.5 average score (low learned helplessness) to 76.5 (very low learned helplessness) in the next cycle. It?s mean there are reduction of helplessness in numbers of 45,75 in the first cycle and reduction of helplessness in numbers of 20 in the second cycle. The four students who got the action research in rational emotive counseling with reframing method is able to get a score of learned helplessness ? 80. Based on that result, the researcher can proof that the rational emotive counseling with reframing method can reduce the learned helplessness which experienced by the students. keyword : Rational Emotive Counseling, Reframing, Learned Helplessness
Co-Authors ., I Nyoman Yoga Aruna Anggi Indayani . Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya ., Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya Ayuk Padma Wirati ., Ayuk Padma Wirati Dewa Made Dwicky Putra Nugraha Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Ita Trisna Dewi . Gusti Ayu Ryana Mahasari ., Gusti Ayu Ryana Mahasari I Dewa Kade Tastra I G N Alit Parama Artha ., I G N Alit Parama Artha I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Ariyasa . I Gusti Agus Made Mustiada . I Gusti Komang Arta Wijaya . I Gusti Ngurah Prama Nugraha . I Gusti Putu Sugiartawan . I Kadek Suyasa Wiguna . I Ketut Gading I Nyoman Doni Pramana ., I Nyoman Doni Pramana I Nyoman Gunawan . I Nyoman Kastawan ., I Nyoman Kastawan I Nyoman Krisnayana Tri Antara . I Nyoman Mahatma Miarta ., I Nyoman Mahatma Miarta I Wayan Ari Sanjaya Pranatha . I Wayan Soma Purmawan ., I Wayan Soma Purmawan I Wayan Widiana Ida Ayu Diah Padma Dewi . Ida Bagus Agung Putra Andreyana ., Ida Bagus Agung Putra Andreyana K. Lusiani Laksmi . Kadek Arik Nurcahyanti . Kadek Budiartawan ., Kadek Budiartawan Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Juni Herna . Ketut Kartika Sari Dewi . Komang Eni Ernawati . Komang Risma Kusumadewi . M.Pd. Dra. Made Sulastri . Made Aprilia Dwi Kristianti . Musrifatun Nikmah . Nengah Ismi Izhardianti ., Nengah Ismi Izhardianti Ni Kadek Ayu Septiana ., Ni Kadek Ayu Septiana Ni Kadek Ayu Trisnayani . Ni Kadek Citarini ., Ni Kadek Citarini Ni Kadek Rista Ary Putri . Ni Kadek Yuli Adnyani ., Ni Kadek Yuli Adnyani Ni Ketut Suarni Ni Komang Hendri Primayanti . Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari ., Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari Ni Luh Indra Yanti . Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Putu Dian Permana Dewi . Ni Luh Sri Yudayanti . Ni Made Fitri Ari Astuti ., Ni Made Fitri Ari Astuti Ni Nyoman Ayu Suarningsih . Ni Putu Eka Risna Dewi ., Ni Putu Eka Risna Dewi Ni Putu Megantari . Ni Putu Wahyu Damayanthi . Ni Wayan Budiani ., Ni Wayan Budiani Ni Wayan Osmi Wijayantari ., Ni Wayan Osmi Wijayantari Ni Wayan Rati Nyoman Dantes Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Arisusanti . Putu Edy Juniarta ., Putu Edy Juniarta Putu Marantini . Putu Nopi Sayondari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sarofah Jauhari ., Sarofah Jauhari Suandewi Paramita Pertiwi .