M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari .
Unknown Affiliation

Published : 75 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN HETEROSEKSUAL SISWA KELAS X MIA 9 SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Kadek Citarini; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan (Action Research In Counseling) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan heteroseksual siswa kelas X MIA 9 SMA Negeri 1 Singaraja setelah dilaksanakan penerapan konseling behavioral dengan teknik modeling.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 9 SMA Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 29 orang. Penelitian ini terdiri dari 4 siklus, siklus I bimbingan klasikal, silkus II bimbingan kelompok, siklus III konseling kelompok dan siklus IV konseling individu dimana masing-masing siklus melalui tahap identifikasi, diagnose, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner heteroseksualpola skala linkert dan analisis secara deskriptif serta menggunakan buku harian. Berdasarkan hasil analisi ditemukan bahwa kategori heteroseksual siswa pada siklus I (Bimbingan Klasikal) adalah kategori sangat tinggi 2 orang (6%), Tinggi 17 orang ( 58%), sedang 9 orang (31%) dan rendah 1 orang (5%). Siklus II (Bimbingan Kelompok), sangat tinggi 3orang (10%), tinggi 20 orang (75%) dan sedang 6 orang (15%).Siklus III (Konseling Kelompok)(Sangat Tinggi 4 orang (12%), Tinggi 23 orang ( 85%) dan sedang 2 orang (3%). Pada siklus IV (Konseling Individu) sudah terjadi peningkatan yang cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil kuesioner yang diperoleh oleh siswa yaitu siswa yang berkategori sangat tinggi meningkat menjadi 4 orang (33%), siswa yang berkategori tinggi juga mengalami peningkatan menjadi 20 orang (67%), dan tidak ada siswa yang berada pada kategori sedang, rendah, dan sangat rendah.Ini menunjukkan sudah ada peningkatan secara signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa konseling hehavioral dengan teknik modeling efektif digunakan untuk meningkatkan heteroseksual siswa kelas X MIA 9 SMA Negeri 1 Singaraja. Kata Kunci : konseling behavioral, teknik modeling, heteroseksual This study is an action research (Action Research In Counseling) which aims to determine the increase in heterosexual students of class X MIA 9 SMAN 1 Singaraja after the application of behavioral counseling undertaken by engineering modeling.Subjek this research is class X MIA 9 SMAN 1 Singaraja totaling 29 people. The study consisted of four cycles, the first cycle of classical guidance, group guidance silkus II, cycle III IV group counseling and individual counseling cycles where each cycle through the stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection , The retrieval of data in this study using a questionnaire heteroseksuallinkert pola scale and descriptive analysis as well using the diary. Based on the results of the analysis found that the category of heterosexual students in the first cycle (Guidance Classical) is very high category 2 (6%), High 17 people (58%), while 9 people (31%) and low 1 person (5%). Cycle II (Guidance Group), very high 3orang (10%), more than 20 people (75%) and were 6 people (15%). Cycle III (Counselling) (Very High 4 people (12%), High 23 (85%) and were 2 people (3%). In the fourth cycle (Individual Counseling) has been an increase which is quite good. It can be seen from the result of the questionnaire obtained by the students is very high categorized students increased to 4 people (33 %), high category of students also increased to 20 people (67%), and no students were in the category of medium, low, and very low. this shows already a significant improvement. So it can be includethat the counseling techniques behavioral modeling effectively used to improve the heterosexual class X MIA 9 SMAN 1 Singaraja. keyword : behavioral counseling, modeling techniques, heterosexual
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN EMPATI ., Ni Luh Indra Yanti; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kemampuan empati terhadap siswa kelas X MIA1 SMA Negeri 1 Sawan yang memiliki kemampuan empati rendah. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA1 SMA Negeri 1 Sawan dengan jumlah 21 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian adalah sebanyak 8 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner empati. Data dianalisis dengan menggunakan statistic t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan kemampuan empati terhadap siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis t-test yang menunjukan bahwa nilai thitung>ttabel (9,22619 > 2,36462), N=8 dengan taraf signifikansi 5%. Kata Kunci : Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama, Empati This study was restricted to know the effectiveness of group guidance by using sociodrama technique to increase emphaty skill toward 10th grade students MIA1 of SMA Negeri 1 Sawan who have low emphaty. This study is a pra-experiment study which used one group pretest-posttest research design. The population was 10th grade students MIA1 of SMA Negeri 1 Sawan which consist of 21 students. Purposive sampling was used to get the sample, and the sample was 8 students. Data colecoun method in this study was emphaty questionnaire and analyzed by using t-test. The result show that sociodrama technique is effective to increase emphaty skill toward the students. This can be seen from t-test analysis that thitung>ttabel (9,22619 > 2,36462), N=8 with 5% significant. keyword : Group Guidance Sociodrama Technique, Emphaty
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DALAM BERKOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS X MIA 2 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Sri Yudayanti; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas peningkatan keterampilan dalam berkomunikasi interpersonal siswa setelah diberikan tindakan penerapan konseling kelompok dengan teknik penguatan positif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research In Counseling). Dalam penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subyek dari penelitian ini adalah kelas X MIA 2 SMA Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 25 orang siswa. Setelah diberikan kuesioner sebagai data awal, didapatkan 8 orang siswa yang akan diberikan tindakan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner (data awal) dan rubrik penilaian. Data yang sudah terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian pra siklus menunjukkan skor rata-rata 15. Pada siklus I menunjukkan skor 23,2 terjadi peningkatan 8,3 termasuk pada kategori sedang. Pada siklus II menunjukkan skor 28,1 terjadi peningkatan 4,9 termasuk pada kategori tinggi. Kedelapan siswa yang mengikuti konseling kelompok dengan teknik penguatan positif tersebut, telah menunjukkan skor keterampilan dalam berkomunikasi interpersonal ? 28. Berdasarkan hasil dari uji hipotesis yang dilakukan dalam penelitian ini diperoleh thitung > ttabel, ini berarti Ho diterima. Jadi, ini membuktikan bahwa konseling kelompok dengan teknik penguatan positif, dapat meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi interpersonal siswa. Kata Kunci : konseling kelompok, teknik penguatan positif, keterampilan dalam berkomunikasi interpersonal The purpose of this study was to determine the quality of interpersonal communication skills improvement in students after the implementation of the action given group counseling with positive reinforcement techniques. This research is a counseling action. In this study conducted in two cycles, and each cycle consists of four stages: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects of this study were MIA 2 class X SMA 3 Singaraja totaling 25 students. Once the questionnaire is given as initial data, obtained 8 students who will be given action. Collecting data in this study using a questionnaire (preliminary data) and an assessment rubric. Data already collected were analyzed descriptively. The results of pre-cycle studies show the average score 15. Scores the first cycle showed an increase of 23.2 8.3 including the category of being. In the second cycle showed an increase in scores 28.1 4.9 including the high category. The eight students who take the counseling group with positive reinforcement techniques, have demonstrated skills in interpersonal communication scores ? 28. Based on the results of hypothesis testing performed in this study obtained t> t table, this means that Ho is accepted. So, this proves that the counseling group with positive reinforcement techniques, can improve students' skills in interpersonal communication. keyword : group counseling, positive reinforcement technique, interpersonal communication skill
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SHAPING UNTUK MEMINIMALISASI PERILAKU AGRESIF SISWA KELAS XI IBB SMA NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Wayan Budiani; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir perilaku agresif setelah diterapkan konseling behavioral dengan teknik shaping. Penelitian merupakan ini penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research in Counseling) subjek penelitian ini 2 orang siswa kelas XI IBB SMA Negeri 2 Singaraja yang memiliki perilaku agresif tinggi. Data dikumpulkan dengan menggunakan pedoman observasi dan dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan perilaku agresif pada ke 2 orang siswa dari katagori tinggi menjadi katagori sedang pada siklus I. Kemudian pada siklus II perilaku agresif ke 2 siswa menurun menjadi katagori rendah. Kata Kunci : Konseling Behavioral, teknik shaping, Perilaku Agresif This Research aims to minimize aggressive behavior after applied behavioral counseling with tehniques of shaping. This research is the research guidance counseling (Action Research in Counseling) of the subject of these 2 students of class XI IBB 2 SMA Negeri Singaraja that have aggressive behavior. Data were collected using manual observation and analyzed with descriptive analysis. The result showed that there is a decrease in aggressive behavior on the 2 students from higher categories are on cycle I. Later in cycle II aggresive behavior to 2 students declined into the low categories. keyword : Behavioral Counseling, Techniques Of Shaping, Aggressive Behavior
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN METODE MANAJEMEN WAKTU UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN KEHADIRAN SISWA KELAS X AP SMK N 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas peningkatan disiplin kehadiran siswa setelah diberikan tindakan penerapan behavioral dengan manajemen waktu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action ResearchIn Counseling). Metode untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan rubrik penilaian untuk data awal dan hasil pemberian konseling. Hasil penelitian data awal rubrik penilaian menunjukkan skor rata-rata 6,7. Setelah melaksanakan siklus I terjadi perubahan dengan menunjukkan skor 10, sehingga terjadi peningkatan 3,3 dengan kategori sedang. Pada siklus II menunjukkan skor 11,3 dengan terjadi peningkatan 1,3 termasuk pada kategori tinggi. Hasil penelitian konseling behavioral dengan metode manajemen waktu berpengaruh terhadap peningkatan disiplin kehadiran siswa dengan perubahan skor pada data awal 6,7, pada siklus I meningkat menjadi skor 10 dan siklus II meningkat dengan skor 11,3. Jadi berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan layanan yang dilaksanakan, dapat diketahui bahwa penerapan konseling behavioral dengan metode manajemen waktu dapat meningkatkan disiplin kehadiran siswa. Berarti bahwa semakin baik penerapan konseling behavioral dengan metode manajemen waktu, maka akan semakin meningkat dalam disiplin kehadiran siswa. Kata Kunci : konseling behavioral, metode manajemen waktu, disiplin kehadiran. The purpose of this research is to know the quality improvement of discipline attendance after application of behavioral actions given with time management. This research is the research guidance counseling action (Action ResearchIn Counseling). Methods for collecting data in this study using interview, observation and assessment rubrics for the initial data and the results of the awarding of the counseling. The results of the research assessment rubric early data shows an average score of 6.7. After implementing the changes I cycle by showing a score of 10, which increased 3.3 with categories being. Cycle II shows score improved by 11.3 1.3 includes high category. Behavioral counseling research results with time management method to increase student attendance discipline with the score on the initial data change 6.7, on cycle I increased to score 10 and cycle II is increased by a score of 11,3. So based on the results of the implementation of the service action is implemented, it can be noted that the application of behavioral counseling by the method of time management can increase the presence of the discipline of students. Means that the better the application of behavioral counseling by the method of time management, it will be increased in the presence of the discipline of students.keyword : konseling behavioral, time management method, attendance discipline.
PENERAPAN KONSELING GESTALT DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PEMBALIKAN UNTUK MENINGKATKAN INTENSITAS DALAM INTERAKSI BELAJAR SISWA DI KELAS VIII.D SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ketut Juni Herna; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan konseling gestal teknik pembalikan dapat meningkatkan intensitas dalam interaksi belajar siswa di kelas VIII.D SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Tipe penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah t-test non parametrik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.D SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Untuk pengambilan sampel, teknik yang digunakan adalah purposive sampling. Jenis data yang dikumpulkan adalah kualitatif dan kuantitatif yaitu data tentang peningkatan intensitas dalam interaksi belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuisioner intensitas dalam interaksi belajar pola Likert sebagai tes awal (pretest) dan menggunakan instrumen penilaian rubrik sebagai tes awal dan evaluasi atau tes akhir (posttest). Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, evaluasi, refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan intensitas dalam interaksi belajar siswa setelah diberikan tindakan. Peningkatan skor intensitas dalam interaksi belajar yaitu dari 13,6 menjadi skor 20,3 skor peningkatannya pada siklus I adalah 6,7 sedangkan pada siklus II skor peningkatan intensitas dalam interaksi belajar yaitu dari 20,3 menjadi 27,03 dan peningkatannya adalah 7,03. Apabila dihitung dari data awal menuju ke siklus II maka terdapat peningkatan dengan skor 14. Apabila dipresentasekan peningkatan pada siklus I yaitu dari presentase 55% menjadi 74,16% peningkatannya sebesar 19,16%, Sedangkan pada siklus II dari 74,16% menjadi 90,66 peningkatannya 16,5. Dari hasil analisis uji hipotesis menggunakan analisi deskriptif t-tes non parametric didapat t-tabel sebesar 1,86 sedangkan t-tesnya sebesar (-152) dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa to < ttab jadi hasil tidak signifikan, Ho diterima Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling gestal dengan menggunakan teknik pembalikan terbukti efektif untuk meningkatkan intensitas dalam interaksi belajar sehingga ?Penerapan konseling gestal dengan menggunakan teknik pembalikan dapat meningkatkan intensitas dalam interaksi belajar siswa di kelas VIII.D SMP Negeri 3 Singaraja?.Kata Kunci : Konseling Gestalt, Tehnik Pembalikan, Intensitas Dalam Interaksi Belajar This study aims to determine whether the use of counseling gestalt reversal technique can increase the intensity of the interaction of student learning in the classroom VIII.D SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014. This type of research is the study counseling action (Action Research) with a research design that is used non-parametric t-test. The subjects were VIII.D grade students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014. For sampling, the technique used is purposive sampling. The type of data that is collected qualitative and quantitative data on the increase in intensity is in the learning interaction. The data was collected using a questionnaire instrument intensity interaction Likert learning patterns as the initial test (pretest) and using rubric as assessment tool and evaluation of the initial test or final test (posttest). The study was conducted in two cycles, and each cycle consisting of planning, action, evaluation, reflection. The results showed an increase in the intensity of the interaction of student learning after the given action. Increased intensity scores in the study, namely the interaction of 13,6 into a 20,3 score, score improvement in the first cycle was 6,7 while in the second cycle scores increased intensity in the interaction of learning ie 20.3 becomes 27.03 and the increase is 7.03 . When calculated from the initial data leading to the second cycle there is an increase by a score of 14. Dipresentasekan If an increase in the percentage of first cycle ie from 55% to 74.16% increase of 19.16%, while the second cycle of 74.16% to 90 , 66 the increase is 16.5. From the analysis of hypothesis testing using descriptive analysis of non-parametric t-test t-table obtained was 1.86 while the t-test for (-152) of the obtained results it can be concluded that to
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMINIMALISASI PERILAKU MEMBOLOS PADA SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 SAWAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Anggi Indayani; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research In Counseling) dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan konseling behavioral dengan teknik penguatan positif untuk meminimalisasi perilaku membolos. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 3 orang siswa dari 27 orang siswa yang menunjukkan perilaku membolos tinggi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pencatatan dokumen dari daftar hadir di kelas, wawancara dengan wali kelas dan guru bidang studi serta observasi di dalam maupun di luar kelas. Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan perilaku membolos sesudah diberikan tindakan. Penurunan perilaku membolos siswa dipantau dari perubahan kehadiran di sekolah sangat meningkat yang didukung dari daftar hadir di kelas yaitu dari jumlah membolos 3x menjadi 1x, jumlah membolos 4x menjadi 1x dan jumlah membolos 5x menjadi 3x pada siklus I dan terjadi penurunan yang sangat signifikan dari ketiga konseli pada siklus II. Dari hasil observasi dan keterangan dari teman, wali kelas, dan guru bidang studi menyatakan bahwa konseli sudah banyak menunjukkan perubahan perilaku ke arah positif. Ini membuktikan bahwa konseling behavioral dengan teknik penguatan positif efektif untuk meminimalisasi perilaku membolos. Kata Kunci : Konseling Behavioral, Penguatan Positif, Membolos This research is a counseling action (Action Research in Counseling) in order to determine the effectiveness of behavioral counseling with positive reinforcement techniques to minimize the truant behavior. The study was conducted in two cycles of cycle I and cycle II. Subjects in the study were students in School 1 class X.1 SMA Negeri 1 Sawan totaling 3 students from the 27 students who demonstrate high truant behavior. Data collection methods used are the recording of documents of attendance in classes, interviews with the class teacher and subject teachers and observation inside and outside the classroom. File were analyzed with descriptive analysis. The results showed a decrease in truant behavior after the given action. Decrease in truant students' behavior was monitored from changes greatly increased school attendance supported from the list that is present in the class of number ditching into 3x to 1x, 4x to 1x and 5x to 3x the amount in the first cycle and a very significant decline from the third counselee on the second cycle. From the observations and information from friends, homeroom and subject teachers stated that the counselee has many showed positive behavioral changes direction. This proves that behavioral counseling with effective positive reinforcement techniques to minimize the truant behavior.keyword : Behavioral Counseling, Positive Reinforcement, Ditching
PENERAPAN MODEL KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEHNIK POSITIVE REINFORCEMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII A DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. ., I Gusti Ngurah Prama Nugraha; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling behavioral dengan teknik positive reinforcement untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosis, prognosis,konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 4 orang siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan analisis deskriptif, Hasil penelitian dari pra siklus terhadap 4 orang siswa yang mengalami motivasi belajar rendah dalam proses pembelajaran sebesar 43,25% dengan kategori Rendah. Pada siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata sebesar 61,25%% dengan hasil 2 orang siswa yang dikategorikan Tinggi dan 2 orang siswa yang dikategorikan Rendah sehingga perlu melanjutkan treatmen pada siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 70,75% dengan kategori Tinggi. Hal ini membuktikan bahwa penerapan konseling behavioral teknik positive reinforcement dapat meningkatkan motivasi belajar siswa Kata Kunci : : Konseling Behavioral, Positive Reinforcement, Motivasi Belajar This study aims to determine the application of behavioral counseling with positive reinforcement techniques to increase students' motivation Junior High School eighth grade A 3 Singaraja school year 2013/2014. Type of research is action research Counseling. Research procedures conducted in two cycles. Each cycle consists of phase identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection. The subjects were 4 A class VIII student of SMP Negeri 3 Singaraja. Data collection methods used were questionnaires, observation and interviews. Data obtained from respondents processed with descriptive analysis, The results of the pre-cycle to 4 students with low learning motivation in the learning process by 43.25% with Low category. In the first cycle increased by an average of 61.25 %% with the results of the students were categorized 2 High and 2 students were categorized as Low so it is necessary to continue treatments on the second cycle. In the second cycle increased by an average increase of 70.75% with the High category. It is proved that the application of positive reinforcement behavioral counseling techniques can increase students' motivation keyword : Behavioral Counseling, Positive Reinforcement, Motivation
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PENGONDISIAN OPERANT UNTUK MEMINIMALISIR KECENDRUNGAN PRILAKU MENYIMPANG SISWA KELAS VII J SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013-2014 ., Kadek Arik Nurcahyanti; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling behavioral dengan teknik pengondisian operant untuk meminimalisir kecenderungan prilaku menyimpang siswa kelas VII J SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action research in counseling) yang sering disingkat dengan PTBK. Prosedur penelitian dilakuan dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan,tindakan, observasi dan evaluasi, refleksi.subjek penelitian ini adalah 10 orang siswa kelas VII J SMP Negeri 3 Singaraja. Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan prilaku kearah yang lebih baik, dari 10 orang siswa yang berperilaku menyimpang pada siklus I hanya 6 orang siswa yang mengalami perubahan prilaku menyimpang kearah yang di harapkan, perubahan itu dipantau dengan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Dan 4 orang siswa yang belum mengalami perubahan prilaku menyimpang pada siklus I diupayakan perubahanya pada siklus II. Hasil siklus II menunjukan adanya perubahan prilaku menyimpang kearah yang di inginkan terhadap ke 10 orang siswa tersebut. Hal ini membuktikan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik pengondisian operant dapat meminimalisir kecenderungan prilaku menyimpang. Kata Kunci : konseling behavioral, operant, prilaku menyimpang This study aims to determine the application of behavioral counseling with operant conditioning techniques to minimize the tendency of deviant behavior A seventh grade students of SMP Negeri 3 Singaraja school year 2013/2014. This type of research is the study counseling action (Action research in counseling) is often abbreviated to PTBK. The procedure was done with two-cycle research. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, refleksi.subjek this study were 10 seventh grade students of SMP Negeri 3 Singaraja. The results showed a change toward better behavior, from 10 students who behave deviate in the first cycle only 6 students who experienced a change towards deviant behavior that is expected, the change was monitored by observation and interview guides. And 4 students who have not experienced a change in behavior deviates in the first cycle to the second cycle pursued. The results of the second cycle showed a deviant behavior change in the desired direction towards to the 10 students. It is proved that the application of behavioral counseling with operant conditioning techniques to minimize the tendency of deviant behavior. keyword : behavioral counseling, operant, deviant behavior
EFEKTIVITAS KONSELING RASIONAL EMOTIF DENGAN TEKNIK KONFRONTASI UNTUK MENINGKATKAN SELF CONTROL DALAM BELAJAR ., I Gusti Komang Arta Wijaya; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.4289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling Rasional Emotif dengan teknik Konfrontasi untuk meningkatkan Self Control dalam belajar pada siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Sawan. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Sawan dengan jumlah 23 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian adalah sebanyak 4 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan statistic t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling Rasional Emotif dengan teknik Konfrontasi efektif meninggkatkan Self Control siswa dalam belajar. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis t-test yang menunjukkan bahwa nilai thitung>ttabel (11,7157 > 3,182), N=4 dengan taraf signifikansi 5%. Kata Kunci : Konseling Rasional Emotif, Self Control The aimed of this research was to know the effectiveness of Rational Emotive counseling with confrontation technique to improved Self Control in learning of the students in grade XI IIS 2 SMA Negeri 1 Sawan. This research was a pre-experiment research with used One Group Pretest-Posttest Design. The population in this research are the students in grade XI IIS 2 SMA Negeri 1 Sawan, Amount of 23 students. The technique was used to take the sample was purposive sampling technique. The number of sampel in this research were 4 students. The data collection in this research was used Questionnaire. The data anlyzed by statistic t-test. The results showed that Rational Emotive counseling through confrontation technique effective to improve students’ Self Control in learning. It can be seen from the result of t-test analysis that showed the score of thitung>ttabel (11,7157 > 3,182), N=4 with 5% significance level. keyword : Rational Emotive Counseling, Self Control
Co-Authors ., I Nyoman Yoga Aruna Anggi Indayani . Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya ., Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya Ayuk Padma Wirati ., Ayuk Padma Wirati Dewa Made Dwicky Putra Nugraha Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Ita Trisna Dewi . Gusti Ayu Ryana Mahasari ., Gusti Ayu Ryana Mahasari I Dewa Kade Tastra I G N Alit Parama Artha ., I G N Alit Parama Artha I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Ariyasa . I Gusti Agus Made Mustiada . I Gusti Komang Arta Wijaya . I Gusti Ngurah Prama Nugraha . I Gusti Putu Sugiartawan . I Kadek Suyasa Wiguna . I Ketut Gading I Nyoman Doni Pramana ., I Nyoman Doni Pramana I Nyoman Gunawan . I Nyoman Kastawan ., I Nyoman Kastawan I Nyoman Krisnayana Tri Antara . I Nyoman Mahatma Miarta ., I Nyoman Mahatma Miarta I Wayan Ari Sanjaya Pranatha . I Wayan Soma Purmawan ., I Wayan Soma Purmawan I Wayan Widiana Ida Ayu Diah Padma Dewi . Ida Bagus Agung Putra Andreyana ., Ida Bagus Agung Putra Andreyana K. Lusiani Laksmi . Kadek Arik Nurcahyanti . Kadek Budiartawan ., Kadek Budiartawan Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Juni Herna . Ketut Kartika Sari Dewi . Komang Eni Ernawati . Komang Risma Kusumadewi . M.Pd. Dra. Made Sulastri . Made Aprilia Dwi Kristianti . Musrifatun Nikmah . Nengah Ismi Izhardianti ., Nengah Ismi Izhardianti Ni Kadek Ayu Septiana ., Ni Kadek Ayu Septiana Ni Kadek Ayu Trisnayani . Ni Kadek Citarini ., Ni Kadek Citarini Ni Kadek Rista Ary Putri . Ni Kadek Yuli Adnyani ., Ni Kadek Yuli Adnyani Ni Ketut Suarni Ni Komang Hendri Primayanti . Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari ., Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari Ni Luh Indra Yanti . Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Putu Dian Permana Dewi . Ni Luh Sri Yudayanti . Ni Made Fitri Ari Astuti ., Ni Made Fitri Ari Astuti Ni Nyoman Ayu Suarningsih . Ni Putu Eka Risna Dewi ., Ni Putu Eka Risna Dewi Ni Putu Megantari . Ni Putu Wahyu Damayanthi . Ni Wayan Budiani ., Ni Wayan Budiani Ni Wayan Osmi Wijayantari ., Ni Wayan Osmi Wijayantari Ni Wayan Rati Nyoman Dantes Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Arisusanti . Putu Edy Juniarta ., Putu Edy Juniarta Putu Marantini . Putu Nopi Sayondari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sarofah Jauhari ., Sarofah Jauhari Suandewi Paramita Pertiwi .