M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari .
Unknown Affiliation

Published : 75 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS KONSELING RASIONAL EMOTIF DENGAN TEKNIK KOGNITIF UNTUK MEMINIMALISASI STRESS BELAJAR SISWA UNGGULAN KELAS XI IPA 4 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Kadek Ayu Trisnayani; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3698

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kecenderungan stress yang dialami siswa unggulan kelas XI IPA 4 SMA Negeri 3 Singaraja dan keefektivitasan konseling rasional emotif dengan teknik kognitif untuk meminimalisasi stress belajar siswa unggulan kelas XI IPA 4 SMA Negeri 3 Singaraja Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain One Group Pretest Posttest Group Design. Populasi penelitian ini siswa unggulan kelas XI IPA 4 SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2013/2014 dengan N=27. Sampel penelitian ditetapkan 10 orang yang pengambilan sampelnya dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner stress belajar, metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi. Data penelitian ini dianalisis dengan teknik statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konseling rasional emotif dengan teknik kognitif efektif untuk meminimalisasi stress belajar siswa unggulan XI IPA 4 SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Hal ini dilihat dari hasil analisis nilai thitung lebih besar dari ttabel dengan df (db) = 9 dengan taraf signifikan 0,5% (19,976 > 2,262). Semakin rasional pemikiran siswa maka semakin menurun tingkat kecenderungan siswa yang mengalami stress belajar. Kata Kunci : Konseling Rasional Emotif, Teknik Kognitif, Stress Belajar Siswa The purpose of this study was to determine the trend of the stress experienced by the students of class XI IPA 4 seed SMA 3 Singaraja and effectiveness of rational emotive counseling with cognitive techniques to minimize stress student study in class XI IPA 4 seed SMA 3 Singaraja. This research is a quasi experimental study with a pretest posttest design Group One Group Design. The population of this study featured students of class XI Science SMAN 3 4 Singaraja school year 2013/2014 with N = 27. The research sample set 10 people sample collection is done by purposive sampling technique. Data were collected by questionnaire stress study, the methods used in data collection is observation. The data were analyzed by t-test statistical technique. The results showed that the application of rational emotive counseling with effective cognitive techniques to minimize stress superior student learning XI IPA 4 SMA 3 Singaraja school year 2013/2014. It is seen from the results of the analysis of the value of t is greater than t table with df (db) = 9 with a significant level of 0.5% (19.976> 2.262). The more rational thinking in students the tendency of decreasing the level of stress experienced students learn. keyword : Rational Emotive Counselling, Cognitive Engineering, Student Stress
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK TOKEN ECONOMY UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA DI KELAS VII 3 SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling behavioral dengan teknik token economy untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa VII 3 SMP N 2 Singaraja tahun Ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling, yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari enam tahap yaitu tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, treatment konseling teknik token economy, evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian adalah 5 orang siswa VII 3 di SMP N 2 Singaraja. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan digunakan alat pengumpulan data berupa kuesioner sebagai alat pengumpulan data utama, serta pedoman observasi sebagai alat pengumpulan data komplementer. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kecerdasan emosional siswa dari rata-rata persentase awal sebesar 51,6% setelah dilakukan tindakan pada siklus I peningkatan rata-rata persentase sebesar 69,2% peningkatan rata-rata persentase sebesar 17,6%. Selanjutnya setelah dilakukan tindakan siklus II, terjadi peningkatan rata-rata persentase menjadi 73%. Peningkatan rata-rata persentase sebesar 3,7%. Setelah dilakukan dua siklus maka kelima siswa yang sudah mendapatkan tindakan konseling behavioral dengan teknik token economy telah mampu memperoleh persenta serasa percaya diri ≥69%. Berdasarkan pada hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral dengan teknik token economy dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VII 3 SMP N 2 Singaraja. Kata Kunci : Konseling behavioral, token economy, rasa percaya diri This study aims to determine the effectiveness of behavioral counseling techniques token economy to boost the confidence of students VII 3 SMP N 2 Singaraja Doctrine year 2014/2015. This type of research is action research counseling, which is conducted in two cycles and each cycle consists of six phases: identification, diagnosis, prognosis, treatment counseling token economy techniques, evaluation and reflection. Subjects in the study were 5 students VII 3 in SMP N 2 Singaraja. To gather the necessary data used questionnaire data collection tools such as the primary data collection tool, as well as guidelines for observation as a data collection tool complementary. Data were analyzed with descriptive quantitative analysis technique. The results showed an increase in emotional intelligence of students from an average initial percentage of 51.6% after the action in the first cycle the average percentage increase of 69.2% increase in the average percentage of 17.6%. Furthermore, after the second cycle, an increase in the average percentage to 73%. Increase in the average percentage of 3.7%. After two cycles of the five students who have received behavioral counseling techniques action token economy has been able to gain the confidence percentage ≥ 69%. Based on these findings, it can be concluded that behavioral counseling techniques token economy can increase confidence graders class VII 3 in SMP N 2 Singaraja keyword : behavioral counseling, token economy, confidence
EFEKTIVITAS KONSELING ANALISIS TRANSAKSIONAL DENGAN TEKNIK KURSI KOSONG UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN SISWA ., I Gusti Putu Sugiartawan; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling Analisis Transaksional dengan teknik Kursi Kosong untuk meningkatkan kemandirian dalam mengambil keputusan siswa kelas XI IB1 SMA Negeri 1 Sawan. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner dan diuji dengan menggunakan statistic t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling Analisis Transaksional dengan teknik Kursi Kosong efektif untuk meningkatkan kemandirian dalam mengambil keputusan siswa, hal ini dapat dilihat dari analisis t-test yang menunjukkan nilai thitung > ttabel (26.243 > 3.182), N = 4 dengan taraf signifikansi 5%.Kata Kunci : Konseling Analisis Transaksional dan Kemandirian The aim of this research was to determine the effectiveness of Transactional Analysis counseling with Empty Chair technique to increase independence in making decisions IB1 class XI student of SMA Negeri 1 Sawan. This research is a pre-experimental research design with One Group Pretest-Posttest Design. The method of data collection which was used in this research was a questionnaire method and tested using t-test statistics. The result of this research indicate that Transactional Analysis counseling with Empty Chair effective to improve students’ independence in decision making, it is shown from the t-test analysis shows the value of tarithmetic > ttable (26,243 > 3,182), N = 4 with a significance level of 5%.keyword : Transactional Analysis Counseling, Self-Reliance
KONTRIBUSI KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ketut Kartika Sari Dewi; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya determinasi komunikasi interpersonal terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan tahun pelajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 214. Terdapat dua jenis variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas adalah komunikasi interpersonal dan variabel terikat adalah penyesuaian diri siswa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner. Data dianalisis dengan melakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji linieritas dan keberartian arah regresi. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi komunikasi interpersonal terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan. Hubungan kedua variabel ini bersifat positif dengan nilai ry = 0,883. Besar kontribusi komunikasi interpersonal terhadap penyesuaian diri siswa adalah77,97%. Artinya semakin baik kualitas komunikasi interpersonal, maka semakin baik pula penyesuaian diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Sawan.Kata Kunci : komuniasi interpersonal, penyesuaian diri siswa This research is aimed to investigate the margin of interpersonal communication determination towards students’ self-adjustment of class VIII SMP Negeri 2 Sawan. This research is defined as Ex Post-Facto research type in which the students of class VIII SMP 2 Sawan are the research samples. Samples in this research are 214 students. There are two variables in this research namely; independent variable which is interpersonal communication and dependent variable which is students’ self-adjustment. Data is collected through questioner. Data is analyzed through some methodological ways, such as; normality test, linearity test, and significance of regression direction. Hypothesis testing in this research uses Product Moment Correlation Analysis technique. The result of this research isthere is a significance of interpersonal communication towards students’ self-adjustment of class viii SMP Negeri 2 Sawan. Correlation between independent variable and dependent variable is positive, it is proven with RY value = 0,883 and value of interpersonal communication towards students’ self-adjustment = 77,97%. It means that the better the quality of interpersonal communication of the studentsthe better self-adjustmentthey possess. keyword : interpersonal communication, students’ self-adjustment
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN SELF ACHIEVMENT SISWA KELAS VII A6 SMP NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 204/2015 ., Ni Kadek Ayu Septiana; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5559

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan (Action Research In Counseling) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan Self Achievment siswa kelas VII A6 SMP Negeri 1 Singaraja setelah dilaksanakan penerapan konseling behavioral dengan teknik modeling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A6 yang berjumlah 28 orang. Penelitian ini terdiri dari 4 siklus dimana masing-masing siklus melalui tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner self achievment pola skala linkert dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan buku harian. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kategori self achievement siswa pada siklus I (Bimbingan Klasikal) yaitu dengan hasil : katagori sangat tinggi 8 orang (29%), Tinggi 6 orang ( 21%), sedang 13 orang (49%) dan Rendah 1 orang (4%). Jika dibandingkan dengan kategori skor self achievment siswa pada siklus II (Bimbingan Kelompok) yaitu dengan hasil : siswa dengan kategori sangat tinggi tinggi 8 orang (29%), tinggi 11 orang (39%), Rendah 1 orang (4%), dan sedang 9 orang (32%). Pada siklus III (Konseling Kelompok) yaitu dengan hasil : kategori sangat tinggi 7 orang (25%), Tinggi 18 orang (64%) dan sedang 3 orang (11%). Pada siklus IV (Konseling Individu), yaitu sudah mencapai peningkatan self achievment yang signifikan dibandingkan pada siklus I, II, III, yaitu pada siklus IV kategori sangat tinggi 9 orang (32%), tinggi 19 orang (68%) , dan tidak ada siswa yang memiliki kategori sedang, rendah dan sangat rendah. Ini menunjukkan sudah ada peningkatan secara signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral dengan teknik modeling efektif digunakan untuk meningkatkan self achievment siswa kelas VII A6 SMP Negeri 1 Singaraja. Kata Kunci : konseling behavioral, teknik modeling, self achievment. This study is an action research (Action Research In Counseling) that aims to determine the increase Self Achievment VIIA6 class SMP Negeri 1 Singaraja junior higth school, after the application of behavioral counseling undertaken by modeling techniques. The subjects were students of class VII A6 totaling 28 people. The study consisted of four cycles in which each cycle through the stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up, and reflection. The retrieval of data in this study using a questionnaire self achievment linkert scale patterns and analyzed descriptively and using a diary. Based on the analysis, it was found that the category of self-achievement of students in the first cycle (Guidance Klasikal) is the result: a very high category 8 people (29%), High 6 people (21%), while 13 (49%) and Low 1 person (4%). When compared with the category of self achievment scores of students in the second cycle (Guidance Group) is the result: students with very high category high 8 people (29%), high 11 (39%), Low 1 person (4%), and moderate 9 people (32%). The third cycle (Counselling) is the result: very high category 7 people (25%), High 18 people (64%) and were 3 people (11%). In the fourth cycle (Individual Counseling), which has reached a significant self achievment improvement compared to the cycle I, II, III, IV cycle that is in very hight category 9 (32%), high 19 (68%), and no students who have a category of medium, low and very low. It shows already a significant improvement. So it can be include that behavioral counseling with an effective modeling techniques are used to improve self achievment VIIA6 junior hight school of SMP Negeri 1 Singaraja. keyword : : behavioral counseling, modeling techniques, self achievment.
PENERAPAN TEKNIK REINFORCEMENT DALAM KONSELING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII A2 DI SMP NEGERI 2 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Wayan Ari Sanjaya Pranatha; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.4415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik reinforcement untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIIIA2 SMPN 2 Sawan tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up, dan refleksi. Treatment diberikan sebanyak 3 kali pada masing-masing siklus. Subjek penelitian ini adalah 4 orang siswa kelas VIIIA2 SMPN 2 Sawan pada mata pelajaran yang di UN-kan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pencatatan dokumen, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan analisis deskriptif. Hasil analisis pada siklus I menunjukkan dari 4 orang siswa, 2 orang siswa sudah meningkat dari nilai rata-rata 53 menjadi 73, sedangkan 2 orang siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan sehingga perlu untuk melanjutkan treatment ke siklus II. Pada siklus II pencapaian prestasi belajar siswa meningkat dari nilai rata-rata 59 menjadi 73. Jadi, 4 orang siswa yang dijadikan subjek penelitian sudah mencapai ketuntasan yang ditentukan karena skor telah melebihi nilai KKM. Berdasarkan hasil yang dicapai tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik reinforcement dapat meningkatkan prestasi belajar bagi siswa yang mengalami prestasi belajar rendah. Kata Kunci : Teknik Reinforcement, Prestasi Belajar. The purpose of this research is to efectivitas reinforcement technique for improve students learning achievment in grade VIII A2 in SMPN 2 Sawan shool year 2013/2014. The reseach used is action reseach counseling. Reseach procedures conducted in two cycles. every cycle consisted of identification, diagnose, prognose, counseling or traetment,evaluation or follow up, and reflection. The treatment was given three times in every cycle. The subject of this reseach were for students of VIII A2 SMP N 2 Sawan in subject national tested. The method of colecting data used in this reseach were documentation, observation and interview. The data taken for the responden were nalysed by using deskriptif analysed. The result of data in first cycle from four student. Two student have increased from 53 to 57, based on the result above, there are two student can’t achive the criteria, so the treatment in second cycle is needed. In the second the learning achivment of students getting increased from 59 to 73. So that, those four students can achiev the criteria as they can get score has exceeded from minimum completeness criteria. It can be concluded that reinforcement technique can improve the learning achievment of student. keyword : reinforcement technique, learning achievments
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SHAPING UNTUK MENINGKATKAN SELF INTRASEPTION PADA SISWA KELAS XI MIA 4 SMA NEGERI 2 SINGRAJA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Putu Eka Risna Dewi; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan self intraception dengan menerapkan konseling behavioral dengan teknik shaping. Penelitian ini merupakan penelitin tindakan bimbingan konseling (Action Research in Counseling). Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 2 Singaraja yang memiliki self intraception rendah. Data dikumpulkan dengan menggunakan pedoman observasi dan dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan self intraception pada ke 2 orang siswa dari katagori rendah menjadi katagori sedang pada siklus I. Kemudian pada siklus II self intraception ke 2 siswa meningkat menjadi katagori tinggi. Kata Kunci : Konseling Behavioral, teknik shaping, self intraception This research aimed at knowing the self Intraception by applying behavioral counseling with techniques of shaping. This research is a research action guidance counseling. The subject of this research 2 students of Class XI MIA 4 SMA Negeri 2 Singaraja that has self intraception low. Data were collected using manual observation and analyzed with descriptive analysis. The result showed that an increase in self intraception on to 2 students from the lower categories into categories are on cycle I. Later in cycle II self intraception to 2 students increased to high categories. keyword : Behavioral Counseling, techniques of shaping, self intraception
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELLING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI PADA SISWA KELAS X 6 SMA NEGERI 1 SAWAN ., Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5565

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi antar pribadi pada siswa kelas X 6 SMA Negeri 1 Sawan. Peningkatan keterampilan komunikai dilaksanakan melalui penerapan konseling behavioral dengan teknik modeling. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 7 orang siswa kelas X 6 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2014/2015 yang memiliki keterampilan komunikasi antar pribadi rendah. Data tersebut diperoleh berdasarkan hasil penyebaran kuesioner dari pada penelitian pendahuluan. Metode yang digunakan adalah pengamatan atau observasi sebagai metode pendukung dan kuesioner sebagai metode utama data tersebut. Data pertama yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan diolah dengan teknik deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu terjadi peningkatan keterampilan komunikasi antar pribadi pada siswa. Peningkatan yang terjadi yaitu dilihat dari skor awal rata-rata 62%, setelah diberikan tindakan pada siklus I mengalami peningkatan skor rata-rata 68% dan pada siklus II meningkat menjadi 77,3 %. Ketujuh siswa yang mendapat tindakan pada siklus I ada 3 orang siswa yang persentase skornya masih dibawah 65% namun setelah melakukan siklus II ketujuh siswa sudah mampu meningkatkan keterampilan komunikasi antar pribadinya yaitu persentase skornya ≥ 65%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan komunikasi antar pribadi pada siswa.Kata Kunci : konseling behavioral, modelling, keterampilan komunikasi antar pribadi The research is the research action guidance counseling with the goal to improve interpersonal communication skills in students of class X 6 SMA Negeri 1 Sawan. Komunikai skills improvement is implemented through the application of behavioral modeling with techniques of counseling. The subject in this study as many as 7 people grade X 6 SMA Negeri 1 Sawan year 2014/2015 lessons that have low interpersonal communication skills. The data is retrieved based on the results of the questionnaire on dissemination of research introduction. The method used is the observation or observation as a supporting method and questionnaire as the primary method of the data. The first data obtained from respondents is gathered and processed with descriptive techniques. The results obtained in this study i.e. an increase in interpersonal communication skills in students. The increase is happening that is seen from the score early on average 62%, after a given action on cycle I experience increased an average score of 68% and in cycle II increased to 77.3%. The seven students who got the action on the cycle I have 3 students the percentage of his score is still under 65% but after doing the cycle II of the seven students are able to increase the communication skills between privates a percentage of his score ≥ 65%. This proves that the application of modeling techniques with behavioral counseling can enhance interpersonal communication skills in students.keyword : modelling, behavioral counseling, interpersonal communication skills
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN STRATEGI SELF MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X AKUNTANSI 2 SMK NEGERI 1 SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Kadek Yuli Adnyani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas X4 Akuntansi 2 SMK Negeri 1 Seriririt melalui teori konseling Behavioral dengan strategi self management pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Jenis Penelitian adalah penelitian tindakan bimbingan konseling yang dilaksanakan dalam dua siklus, objek dalam penelitian ini adalah kemandirian belajar sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 2 yang berjumlah 4 orang yang mengalami masalah kemandirian belajar yaitu dibawah 65%. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kemandirian belajar dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling behavioral dengan strategi Self Management dapat digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. Peningkatan tersebut diketahui dari dari rata-rata persentase peningkatan sebelum tindakan sebesar 58,44% menjadi 72,45% pada siklus I dan tindakan layanan konseling pada siklus II persentase peningkatannya mencapai 86,67%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa sebesar 72% dari kondisi awal siklus I, dan 86,6% dari siklus I ke Siklus II, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan strategi self management dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. Kata Kunci : konseling behavioral, strategi self management, kemandirian belajar This study was action research of guidance counseling which was aimed to improve students’ learning autonomy with implementing behavioral counseling particularly self management strategy. The subject of this study was tenth grade accountant students included six students in SMK N 1 Seririt in the academic year 2014/2015 who had low learning autonomy. The objective of the study was to know the implementation of behavioral counseling with self management strategy in tenth grade accountant students in smkn 1 seririt. The recent study was done in two cycles, started from planning (identification, diagnose, prognoses), action (counseling/treatment/training), evaluating, and reflecting. The students’ learning autonomy data was measured by administering questionnaire. The data was analyzed with descriptive analysis. The result of the study showed that behavioral counseling with self management strategy was effective to improve students’ learning autonomy. The efficiency was known from the average percentage developed from the action 58.44% into 72.45% in cycle I and serving counseling action in cycle II with the development percentage reached 86.67%. it showed that there was improvement on students’ learning autonomy 72% from cycle I and 86.6% from cycle I to cycle II, it concluded that the implementation of behavioral counseling with self management strategy improved students’ learning autonomy. keyword : behavioral counseling, self management strategy, learning autonomy
PENERAPAN KONSELING PSIKOANALISA DENGAN TEKNIK HIPNOKONSELING UNTUK MENINGKATKAN SELF AFFILIATION SISWA di KELAS X MIA 1 SMA NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., I Nyoman Mahatma Miarta; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5778

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan Bimbingan Konseling (Action Research In Counseling) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan self affiliaton siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 2 Singaraja. setelah diterapkan teori konseling psikoanalisa dengan teknik hipnokonseling. Subjek penelitian ini sebanyak 21 orang siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini terdiri dari 4 siklus dimana masing-masing siklus melalui tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, treatment, evaluasi, dan refleksi. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, buku harian dan kuesioner self affiliation pola skala linkert dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan self affiliation siswa kelas X MIA 1 setelah dilakukan treatment, siklus I (bimbingan klasikal) siswa yang termasuk kategori sanagat tinggi 2 orang (14%), kategori tinggi 7 orang (37%), kategori sedang 2 orang (33%), kategori rendah 2 orang (14%). Sedangkan siklus II (bimbingan kelompok) siswa yang termasuk kategori sanagt tinggi 11 orang (37%), kategori tinggi 9 orang (33%), kategori sedang 8 orang (29) dan tidak ada siswa kategori rendah. Lalu siklus III (konseling kelompok) siswa yang termasuk kategori sangat tinggi 14 orang (51%), kategori tinggi 9 orang (33%), kategori rendah 4 orang (14%), tidak ada siswa yang masuk kategori rendah dan siklus IV (konseling individu) siswa yang termasuk kategori sangat tinggi 17 orang (62%) kategori tinggi 10 orang (37%) dan tidak ada siswa yang masuk kategori sedang dan rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sudah terjadi peningkatan yang signifikan jadi penerapan teori konseling psikoanalisa dengan teknik hipnokonseling dapat meningkatkan self affiliation siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 2Singaraja.Kata Kunci : Konseling psikoanalisa, hipnokonseling, self affiliasi This research is action counseling . The purpose of this study was to determine how much the theory of psikoanalisa counseling with hipnokonseling techniques to improve self Affiliation of students in class X MIA 1 SMA Negeri 2 Singaraja. Population of this research are students of class X MIA 1, amounting to 21 people, with a sampling technique is hipnokonseling techniques tailored to the characteristics of the research in this case is the low self Affiliasi students. Self Affiliasi class X MIA 1 in SMAN 2 Singaraja of observation through the observation and questionnaire sampling there are 22 students belonging to the category of self Intraception lower then the research sample. Based on the research that has been conducted, the data obtained from the analysis of a questionnaire on each cycle of students has increased from cycle 1 to cycle 4. From the 22 students who have low self Affiliasi to 2 students who have low self Affiliasi.keyword : Psikoanalisa, Hipnokonseling, Self Affiliasi
Co-Authors ., I Nyoman Yoga Aruna Anggi Indayani . Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya ., Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya Ayuk Padma Wirati ., Ayuk Padma Wirati Dewa Made Dwicky Putra Nugraha Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Ita Trisna Dewi . Gusti Ayu Ryana Mahasari ., Gusti Ayu Ryana Mahasari I Dewa Kade Tastra I G N Alit Parama Artha ., I G N Alit Parama Artha I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Ariyasa . I Gusti Agus Made Mustiada . I Gusti Komang Arta Wijaya . I Gusti Ngurah Prama Nugraha . I Gusti Putu Sugiartawan . I Kadek Suyasa Wiguna . I Ketut Gading I Nyoman Doni Pramana ., I Nyoman Doni Pramana I Nyoman Gunawan . I Nyoman Kastawan ., I Nyoman Kastawan I Nyoman Krisnayana Tri Antara . I Nyoman Mahatma Miarta ., I Nyoman Mahatma Miarta I Wayan Ari Sanjaya Pranatha . I Wayan Soma Purmawan ., I Wayan Soma Purmawan I Wayan Widiana Ida Ayu Diah Padma Dewi . Ida Bagus Agung Putra Andreyana ., Ida Bagus Agung Putra Andreyana K. Lusiani Laksmi . Kadek Arik Nurcahyanti . Kadek Budiartawan ., Kadek Budiartawan Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Juni Herna . Ketut Kartika Sari Dewi . Komang Eni Ernawati . Komang Risma Kusumadewi . M.Pd. Dra. Made Sulastri . Made Aprilia Dwi Kristianti . Musrifatun Nikmah . Nengah Ismi Izhardianti ., Nengah Ismi Izhardianti Ni Kadek Ayu Septiana ., Ni Kadek Ayu Septiana Ni Kadek Ayu Trisnayani . Ni Kadek Citarini ., Ni Kadek Citarini Ni Kadek Rista Ary Putri . Ni Kadek Yuli Adnyani ., Ni Kadek Yuli Adnyani Ni Ketut Suarni Ni Komang Hendri Primayanti . Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari ., Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari Ni Luh Indra Yanti . Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Putu Dian Permana Dewi . Ni Luh Sri Yudayanti . Ni Made Fitri Ari Astuti ., Ni Made Fitri Ari Astuti Ni Nyoman Ayu Suarningsih . Ni Putu Eka Risna Dewi ., Ni Putu Eka Risna Dewi Ni Putu Megantari . Ni Putu Wahyu Damayanthi . Ni Wayan Budiani ., Ni Wayan Budiani Ni Wayan Osmi Wijayantari ., Ni Wayan Osmi Wijayantari Ni Wayan Rati Nyoman Dantes Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Arisusanti . Putu Edy Juniarta ., Putu Edy Juniarta Putu Marantini . Putu Nopi Sayondari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sarofah Jauhari ., Sarofah Jauhari Suandewi Paramita Pertiwi .