M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari .
Unknown Affiliation

Published : 75 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) TERHADAP SIKAP SPIRITUAL DAN HASIL BELAJAR PKn ., I Nyoman Doni Pramana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5556

Abstract

Permasalahan rendahnya sikap spiritual dan hasil belajar PKn yang ditemukan pada siswa kelas IV di kota singaraja menjadi masalah utama dilakukannya peneltian ini. Indikasi rendahnya sikap spiritual dan hasil belajar PKn tersebut dibuktikan oleh nilai rata-rata sikap spiritual 68,54 dan nilai rata-rata hasil belajar PKn 70,26, sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 75,00. Ini berarti bahwa nilai tersebut masih di bawah KKM. Rendahnya kondisi kedua variabel tersebut diduga karena guru dalam pengelolaan pembelajaran masih cenderung menggunakan model yang kurang inovatif. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap spiritual dan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Jumlah populasi 52 orang dan sampel 45 orang. Data sikap spiritual dikumpulkan dengan lembar penilaian diri dan hasil belajar PKn dengan tes pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t dan uji multivariat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (thit=3,854 > ttab=2,038), (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (thit=8,787 > ttab=2,038), (3) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual dan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (F=37,431 dan p ttable=2.038), (2) there is a significant difference civics learning outcomes between student group which studied by Self Regulated Learning model and conventional learning model (tvalue=8.787 > ttable=2.038), (3) There are significant differences of students spiritual attitudes and civic education outcomes between student group which studied by Self Regulated Learning model and conventional learning model (F=37.431 and p
pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching terhadap hasil belajar ipa siswa kelas v ., I Gede Ariyasa; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I di SD Negeri 1Tulamben tahun pelajaran 2013/2014 Kecamatan kubu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester I di SD Negeri 1 tulamben Kecamatan Kubu yang berjumlah 54 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 84,94 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 68,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal teahing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VA di SD Negeri 1 Tulamben Kecamatan Kubu.Kata Kunci : model pembelajaran Reciprocal teaching, Hasil belajar IPA This research was aimed to know the differences of the result of studying science between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research. The population of this research was 54 students of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The sample of this research was 27 students from class VA and 27 students from class VB of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The data was collected by using objective test instrument and was being analyzed by using the analysis of Descriptive Statistic and Inferential Statistic Test (t-test). This research showed that there was a significant between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model. It was seen from the average score of experimental group which was 84.94. It was higher than the average of control group which was 68.38. It can be concluded that the implementation of Reciprocal Teaching learning model influenced the result of studying science for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014.keyword : Reciprocal Teaching learning model, the result of studying science.
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK MODEL RASIONAL EMOTIF DENGAN TEKNIK PEMBANTAHAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS XII IS 2 SMA NEGERI 1 SAWAN TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Nyoman Ayu Suarningsih; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3917

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research In Counseling) yang dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok model rasional emotif dengan teknik pembantahan untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas XII IS 2 SMA Negeri 1 Sawan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IS 2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 7 orang dari 22 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman observasi dan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dengan cara membandingkan persentase yang dicapai sebelum dan sesudah diadakan konseling. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar setelah diberikan konseling kelompok model rasional emotif dengan teknik pembantahan. Peningkatan motivasi belajar dilihat dari pencapaian motivasi belajar yaitu dari skor rata-rata 55% menjadi 66,28% pada siklus I dan peningkatan skor rata-rata 66,28% menjadi 84,14% pada siklus II. Ketujuh siswa yang mengikuti konseling kelompok telah menunjukkan skor motivasi belajar ≥ 65%. Ini membuktikan bahwa konseling kelompok model rasional emotif dengan teknik pembantahan efektif meningkatkan motivasi belajar siswa.Kata Kunci : Rasional Emotif, Pembantahan, Motivasi Belajar This research is a counseling action (Action Research in Counseling) were conducted in two cycles, the first cycle and second cycle in order to determine the effectiveness of rational emotive model of group counseling with exceptionable techniques to increase motivation to learn in class XII IS 2 SMA Negeri 1 Sawan. Subjects in this study were students of class XII IS 2 SMA Negeri 1 Sawan, amounting to 7 people of 22 students. File collection methods used were observation and questionnaires. File were analyzed descriptively by comparing the achieved percentage held before and after counseling. The results showed an increase in motivation to learn after a given group counseling model of rational emotive techniques disproof. Seen an increase in learning motivation of achievement motivation to learn is from the average score of 55% to 66.28% in the first cycle and an increase in the average score of 66.28% to 84.14% in the second cycle. The seventh student counseling groups have demonstrated the motivation to learn a score ≥ 65%. This proves that the model of rational emotive counseling group with a refutation technique effectively increases student motivation.keyword : Rational Emotive, Exceptionable, Motivation
PENERAPAN KONSELING CLIENT CENTERED DENGAN TEKNIK SELF UNDERSTANDING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII B2 SMP NEGERI 2 SAWAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Putu Wahyu Damayanthi; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa setelah diberikan konseling client centered dengan teknik self understanding. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII B2 SMP Negeri 2 Sawan Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan konseling pada siswa yang menunjukkan kemandirian belajar rendah. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, tindakan konseling, evaluasi dan tahap refleksi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemandirian belajar siswa. Peningkatan persentase kemandirian belajar siswa pada pelaksanaan siklus I terjadi peningkatan pada 3 orang siswa yang mencapai kriteria diatas 65% dengan rata-rata persentase peningkatan pada siklus I adalah 21.83%, sedangkan 2 orang siswa masih berada dibawah kriteria 65%. Pada pelaksanaan siklus II, 2 orang siswa yang belum mencapai kriteria 65% pada siklus I mengalami peningkatan diatas 65% dengan rata-rata persentase peningkatan 24.23%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling client centered dengan teknik self understanding dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa.Kata Kunci : client centered, self understanding, kemandirian belajar. This study aimed to improve students' self awareness in learning after they were given client centered counseling by using self understanding technique. This study was done to students class VIII B2 SMP Negeri 2 Sawan in the academic year 2013/2014 by using counseling action research for students who showed low self awareness in learning. This study was done in two cycles and each cycle consist of identification step, diagnose step, prognose, counseling act, evaluation and reflection step. This reasearch was counseling action research. The method of data collection used questionnaire, observation, and interview. Collected data were analyzed by using descriptive analysis. As the result showed that there was an improvement for self awarness in learning. In the cycle I there were improvement in percentage of self awareness towards 3 students who achieved the criteria over than 65%, in which the average of improvement in the cycle I was 21.83%. While 2 another students still lower than 65%. In the cycle II, 2 students who did not achieved the criteria of 65% yet in the cycle I worked out an improvement over than 65% in which the percentage of average improvement was 24.23%. It can be concluded that the application of client centered counseling by using self understanding technique were able to improve students' self awareness in learning.keyword : client centered, self understanding, self awareness in learning
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN STRATEGI SELF MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X AKUNTANSI 2 SMK NEGERI 1 SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Kadek Yuli Adnyani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas X4 Akuntansi 2 SMK Negeri 1 Seriririt melalui teori konseling Behavioral dengan strategi self management pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Jenis Penelitian adalah penelitian tindakan bimbingan konseling yang dilaksanakan dalam dua siklus, objek dalam penelitian ini adalah kemandirian belajar sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 2 yang berjumlah 4 orang yang mengalami masalah kemandirian belajar yaitu dibawah 65%. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kemandirian belajar dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling behavioral dengan strategi Self Management dapat digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. Peningkatan tersebut diketahui dari dari rata-rata persentase peningkatan sebelum tindakan sebesar 58,44% menjadi 72,45% pada siklus I dan tindakan layanan konseling pada siklus II persentase peningkatannya mencapai 86,67%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa sebesar 72% dari kondisi awal siklus I, dan 86,6% dari siklus I ke Siklus II, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan strategi self management dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. Kata Kunci : konseling behavioral, strategi self management, kemandirian belajar This study was action research of guidance counseling which was aimed to improve students’ learning autonomy with implementing behavioral counseling particularly self management strategy. The subject of this study was tenth grade accountant students included six students in SMK N 1 Seririt in the academic year 2014/2015 who had low learning autonomy. The objective of the study was to know the implementation of behavioral counseling with self management strategy in tenth grade accountant students in smkn 1 seririt. The recent study was done in two cycles, started from planning (identification, diagnose, prognoses), action (counseling/treatment/training), evaluating, and reflecting. The students’ learning autonomy data was measured by administering questionnaire. The data was analyzed with descriptive analysis. The result of the study showed that behavioral counseling with self management strategy was effective to improve students’ learning autonomy. The efficiency was known from the average percentage developed from the action 58.44% into 72.45% in cycle I and serving counseling action in cycle II with the development percentage reached 86.67%. it showed that there was improvement on students’ learning autonomy 72% from cycle I and 86.6% from cycle I to cycle II, it concluded that the implementation of behavioral counseling with self management strategy improved students’ learning autonomy. keyword : behavioral counseling, self management strategy, learning autonomy
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN SELF OUTONOMY SISWA KELAS VIIIA7 SMP NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015 ., Sarofah Jauhari; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5558

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan ( Acetion research in counseling ) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan Self Outonomy lsiswa kelas VIIIA7 di SMP Negeri 1 Singaraja setelah di laksanakan penerapan konseling Behavioral dengan Teknik Self management. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA7 di SMP Negeri 1 Singaraja.Penelitian ini terdiridari 4 siklus dimana masing-masing siklus melalui tahap identifikasi, diagnose, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up ,danrefleksi. Proses pengambilan data dalam penelitian menggunakan kuesioner Self Outonomy polaskalilinkertdandianalisissecaradeskriptifsertamenggunakanbukuharian. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Self Outonomy pola skala linkert dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan buku harian. Berdasarkanhasilanalisis, ditemukanbahwakategoriheteroseksualsiswapadasiklus I adalah katagori sangat tinggi 0 orang (0%), kategori tinggi 10orang (36%), kategori sedang 5 orang (18%), dan ada siswa yang memiliki kategori rendah 13 orang (46%). Jika dibandingkan dengan kategori skor Self Outonomy siswa pada siklus II sebagai berikut siswa dengan kategori sangat tinggi 0 orang (0%), kategori tinggi 12 orang (43%), kategori sedang 6 orang (21%) dan ada siswa yang memiliki kategori rendah 10 (36%), dantidak ada sangat rendah. Pada siklus III kategori sangat tinggi 9 orang (32%), tinggi 12 orang (43%), sedang 3 orang (11%), dan ada siswa yang memiliki kategori rendah 4 orang (14%). Pada siklus IV sudah mencapai peningkatan Self Outonomy yang signifikan dibandingkan pada siklus I, II, III, yaitu pada siklus IV kategori sangat tinggi 24 orang (86%),tinggi 4 orang (14%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori sedang, rendah dan sangat rendah. Ini menunjukkan sudah ada peningkatan secara signifikan.Jadi dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral denganteknik Self Management efektif digunakan untuk meningkatkan Self Outonomy siswa kelas VIIIA7 SMP Negeri 1 Singaraja. Kata Kunci : Konseling Behavioral, Teknik Self management, Self Outonomy. This research is a kind of action research (Acetion research in counseling) that aims to find out the increase in Self Outonomy lsiswa class VIIIA7 on JUNIOR Country 1 Singaraja after application of Behavioral Counseling funded by the technique of Self management. The subject of this research is VIIIA7 grade students in junior high Country 1 Singaraja. This research consists of 4 cycle where each cycle through the stages of identification, diagnose, prognosis, counselling/treatment/follow-up, evaluation, and reflection. The process of retrieval of data in this study using questionnaire Self Outonomy pattern scale linkert and analyzed are descriptive as well as using the diary. Based on the results of the analysis, it was found that the category of Self outonomy students in cycle I is a very high requirement of 0 people (0%), high 10 categories of people (36%), categories are 5 people (18%), and there are students who have a low category 13 people (46%). When compared to a category score Self Outonomy students in cycle II the following students with very high category 0 (0%), high category 12 people (43%), categories are currently 6 people (21%) and there are students who have a low category 10 (36%), and there is very low. Cycle III category very high 9 people (32%), elevated 12 men (43%), while 3 persons (11%), and there are students who have a low category 4 people (14%). Cycle IV has achieved a significant increase in Self Outonomy than in cycle I, II, III, IV category very high cycle 24 people (86%), height 4 people (14%), and there is no student who has a category medium, low and very low. This shows there is already increased significantly. So it can be concluded that the counselling denganteknik behavioral Self Management effectively used to enhance Self Outonomy grade VIIIA7 SMP Negeri 1 Singaraja. keyword : Behavioral Counseling, techniques Self management, Self Outonomy.
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK TIME MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN SELF ORDER SISWA PADA DI KELAS X IBB DI SMA NEGERI 1 SINGARAJATAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., I Nyoman Kastawan; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5777

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Konseling yang bertujuan untuk meningkatkan self Order siswa yang rendah dengan penerapan konseling Behavioral dengan teknik Time Menegemen. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 8 orang siswa kelas X IBB SMA Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015 yang memiliki self Order yang rendah. Hasil tersebut diperoleh dari data primer atau data utama yaitu kuesioner dari pra siklus sampai siklus II. Metode observasi atau pengamatan juga digunakan sebagai metode komplementer yang mendukung data primer tersebut. Data primer dalam bentuk kuesioner yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan diolah dengan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian dari pra siklus diperoleh rata-rata pencapaian kecerdasan intrapersonal terhadap 8 orang siswa sebesar 74,33 % dengan kategori rendah. Pada siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata sebesar 5,17% dengan hasil 2 orang siswa yang dikategorikan sedang dan 6 orang siswa yang dikategorikan rendah sehingga perlu melanjutkan treatmen pada siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 16,16% dengan kategori tinggi. Artinya siswa sudah bisa memahami segala hal yang terkait dengan kecerdasan intrapersonal. Data tersebut diperkuat dari hasil pengamatan perubahan perilaku siswa yang diisi oleh peneliti pada setiap siklusnya. Hasil penelitian ini diharapkan siswa dapat mengaplikasikan kecerdasan intrapersonal dalam kehidupan sehari-hari, agar siswa dapat memahami diri secara akurat.Kata Kunci : konseling Behavioral, Time Managemen, self Order This study is an action research Counseling that aims to improve the students' low self-Order with the application of behavioral counseling techniques Menegemen Time. Subjects in this study were 8 students of class X of SMA N 1 Singaraja IBB school year 2014/2015 which have a low self-Order. The results obtained from the primary data or main data from the questionnaires pre-cycle to cycle II. Method of observation was also used as a complementary method that supports the primary data. The primary data in the form of questionnaires obtained from respondents was collected and processed with descriptive analysis techniques. The results of the pre-cycle gained an average achievement intrapersonal intelligence to 8 students of 74.33% with a low category. In the first cycle increased by an average of 5.17% with the result 2 students were categorized as moderate and 6 students were categorized as low so it is necessary to continue treatments on the second cycle. In the second cycle increased to an average increase of 16.16% with a high category. This means that students are able to comprehend all the things associated with intrapersonal intelligence. The data reinforced the observation of changes in the behavior of students who filled out by researchers at each cycle. The result is expected that students can apply intrapersonal intelligence in everyday life, so that students can understand themselves accurately.keyword : Behavioral counseling, Time Management, Self Order
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MEMINIMALISASI PERILAKU MENYIMPANG PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Nyoman Yoga Aruna; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3912

Abstract

Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui efektifitas konseling behavioral untuk meminimalisasi perilaku menyimpang pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain “Postest Only Control Group Design”. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 dengan N=575. Sampel Penelitian ditetapkan 82 orang yang pengambilan sampelnya dilakukan dengan teknik Group Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan teknik statistik t-test dan dibantu dengan program Microsoft office excel 2007 dan SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan signifikan perilaku menyimpang antara kelompok siswa yang mengikuti dengan kelompok siswa yang tidak mengikuti konseling behavioral di kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja hal ini dilihat dari mean kelompok siswa yang mengikuti konseling behavioral (133,17) dengan kelompok siswa yang tidak mengikuti konseling behavioral (85,32), hal ini dilihat dari hasil analisis nilai thitung lebih besar dari ttabel dengan df =82 Dan taraf signifikansi 1% (t=0,053, p < 0,01). Sehingga penerapan konseling behavioral teknik assertive Training untuk meminimalisasi perilaku menyimpang pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 efektifKata Kunci : Kata kunci : konseling behavioral, assertive training, perilaku menyimpang The purpose of this study was to determine the general effectiveness of behavioral counseling to minimize deviant behavior in the eighth grade students of SMP Negeri 2 Singaraja school year 2013/2014. This research is an experimental research design with "post-test Only Control Group Design". The study population is the eighth grade students of SMP Negeri 2 Singaraja school year 2013/2014 with N = 575. The study sample set 82 men who carried out the sample collection Group Random Sampling technique. Data collection methods used in this study is a questionnaire method. Data were analyzed by t-test statistical techniques and assisted with the program Microsoft office excel 2007 and SPSS 16.0 for Windows. The results of this study indicate that: (1) there are significant differences in deviant behavior among groups of students who follow the group of students who do not follow the behavioral counseling in Junior High School eighth grade 2 Singaraja it is seen from the mean of the group of students who take (133.17) with group students who do not follow (85.32), it is seen from the results of the analysis tcount greater than t table with df = 82 and 1% significance level (t = 0.053, p
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Gusti Ayu Putu Ita Trisna Dewi; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konseling kelompok dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan post test only control group design dengan subyek penelitian 20 siswa yaitu 10 kelompok ekperimen dan 10 kelompok kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Untuk memperoleh data yang diperlukan, digunakan alat pengumpulan data berupa pedoman observasi dan angket percaya diri yang telah dihitung validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik t-test non-parametrik. Berdasarkan hasil penelitian skor rata-rata (X) kelompok eksperimen sebesar 127,5 dan skor rata-rata (X) kelompok kontrol adalah sebesar 126,25. Dengan demikian skor rata-rata (X) kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok ekperimen yang diberikan konseling kelompok lebih efektif dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya diberikan perlakuan sesuai dengan layanan di sekolah. Dari hasil perhitungan t-test diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu sebesar 3.13 > 1.74 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti hipotesis penelitian “Pengaruh konseling kelompok untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Singaraja” dapat diterima. Kata Kunci : konseling kelompok, percaya diri This study aimed at finding out the effect of group counseling to improve students self confidence at eight grade of SMP Negeri 3 Singarja 2013/2014. Tis research was designed in a quantitative experiment by using post test only control group design with 20 studens as the subject of the study consisted of ten experiment group and ten control group that were chonse by using purposive sampling twchnique. To get the data needed, the researcher used some instruments namely observation sheet, and self confidence questionnaire data analysis used was t-test analysis technique and t-test non parametric technique. The result of the study showed that the average scroe of experiment group is 127,5 and the average score of control group is 126,25. So that, the average score of experiment group is bigger than control group. This study showed that the experiment group with the counseling group is more effective rather than the control group wich is given the threatment based on the school counseling. From the result of the t test it show that t-observe>1.74 in the level of significance of 5%. It mean that be the research hypothesis the effect of counseling group to improve VIII grade students self confidence at SMP Negeri Singaraja is accepted.keyword : counseling group, self confidance
Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Bermain Peran Untuk Meningkatkan Percaya Diri Siswa Kelas XI BHS 2 SMA Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Made Aprilia Dwi Kristianti; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3719

Abstract

Tujuan penelitian konseling ini untuk meningkatkan percaya diri siswa kelas XI BHS 2 SMA Negeri 3 singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Metode yang digunakan yaitu observasi dan data percaya diri dikumpulkan dengan kuesioner. Subjek dalam penelitian ini yaitu 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan dari data awal ke siklus I rata-rata yang diperoleh yaitu 38,4 dari 9 siswa yang memiliki kategori percaya diri rendah. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I terdapat 4 orang siswa yang masih dibawah 120. Maka 4 siswa tersebut diberikan tindakan pada siklus II. Rata-rata yang diperoleh dari siklus I ke siklus II yaitu 14,3. Hipotesis dilakukan dengan menggunakan rumus t-test nonparametric, diperoleh nilai thitung 3,64 dengan taraf signifikasi 5%, dapat disimpulkan penerapan l konseling kelompok dengan teknik bermain peran dapat meningkatkan percaya diri siswa kelas XI BHS 2 SMA Negeri 3 Singaraja. Kata Kunci : konseling kelompok, bermain peran, percaya diri This study aimed to improve the self confident of the eleventh grade student of BHS 2 SMA Negeri 3 Singaraja in academic year 2013/2014. This study was a counseling guidance action research (PTBK). This study was done into two cycles. The method used was the observation, and the data of self confidence were collected throught questionairre. The subject of this study were 30 student. The result of the study showed that from the first data to the first cycle the average was 38,4 from 9 student who have low self confident category. After the treatment in the first cycle, there are 4 student under 120. The those 4 student are given the treatment in the second cycle. The average get from the first to the second cycle is 14,3. The hypotesis done by using t-test nonparametric, tcount value is 3,64 with significancy 5%. It can be concluded that the use of group counseling model with role play technique can improve the self confidence of the eleventh grade student’s of BHS 2 SMA Negeri 3 Singaraja in academic year 2013/2014.keyword : group counseling, role plays, self- confidence
Co-Authors ., I Nyoman Yoga Aruna Anggi Indayani . Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya ., Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya Ayuk Padma Wirati ., Ayuk Padma Wirati Dewa Made Dwicky Putra Nugraha Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Ita Trisna Dewi . Gusti Ayu Ryana Mahasari ., Gusti Ayu Ryana Mahasari I Dewa Kade Tastra I G N Alit Parama Artha ., I G N Alit Parama Artha I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Ariyasa . I Gusti Agus Made Mustiada . I Gusti Komang Arta Wijaya . I Gusti Ngurah Prama Nugraha . I Gusti Putu Sugiartawan . I Kadek Suyasa Wiguna . I Ketut Gading I Nyoman Doni Pramana ., I Nyoman Doni Pramana I Nyoman Gunawan . I Nyoman Kastawan ., I Nyoman Kastawan I Nyoman Krisnayana Tri Antara . I Nyoman Mahatma Miarta ., I Nyoman Mahatma Miarta I Wayan Ari Sanjaya Pranatha . I Wayan Soma Purmawan ., I Wayan Soma Purmawan I Wayan Widiana Ida Ayu Diah Padma Dewi . Ida Bagus Agung Putra Andreyana ., Ida Bagus Agung Putra Andreyana K. Lusiani Laksmi . Kadek Arik Nurcahyanti . Kadek Budiartawan ., Kadek Budiartawan Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Juni Herna . Ketut Kartika Sari Dewi . Komang Eni Ernawati . Komang Risma Kusumadewi . M.Pd. Dra. Made Sulastri . Made Aprilia Dwi Kristianti . Musrifatun Nikmah . Nengah Ismi Izhardianti ., Nengah Ismi Izhardianti Ni Kadek Ayu Septiana ., Ni Kadek Ayu Septiana Ni Kadek Ayu Trisnayani . Ni Kadek Citarini ., Ni Kadek Citarini Ni Kadek Rista Ary Putri . Ni Kadek Yuli Adnyani ., Ni Kadek Yuli Adnyani Ni Ketut Suarni Ni Komang Hendri Primayanti . Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari ., Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari Ni Luh Indra Yanti . Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Putu Dian Permana Dewi . Ni Luh Sri Yudayanti . Ni Made Fitri Ari Astuti ., Ni Made Fitri Ari Astuti Ni Nyoman Ayu Suarningsih . Ni Putu Eka Risna Dewi ., Ni Putu Eka Risna Dewi Ni Putu Megantari . Ni Putu Wahyu Damayanthi . Ni Wayan Budiani ., Ni Wayan Budiani Ni Wayan Osmi Wijayantari ., Ni Wayan Osmi Wijayantari Ni Wayan Rati Nyoman Dantes Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Arisusanti . Putu Edy Juniarta ., Putu Edy Juniarta Putu Marantini . Putu Nopi Sayondari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sarofah Jauhari ., Sarofah Jauhari Suandewi Paramita Pertiwi .