M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari .
Unknown Affiliation

Published : 75 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA SELAT ., Ketut Agus Budiarnawan; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2224

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara konsep diri dan hasil belajar IPA, (2) hubungan antara pola asuh orang tua dan hasil belajar IPA, dan (3) hubungan antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Desa Selat Kecamatan Sukasada. Jenis penelitian ini adalah Expost-facto, populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Desa Selat Kecamatan Sukasada, jumlah sampelnya 114. Teknik pengambilan sampel adalah propotional random sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner. Jumlah kuesioner konsep diri sebanyak 23 butir, sedangkan jumlah kuesioner pola asuh orang tua sebanyak 25 butir. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara konsep diri dan hasil belajar IPA Fhitung = 5,40 > Ftabel = 3,94. Hubungan antara pola asuh orang tua dan hasil belajar IPA Fhitung = 53,32 > Ftabel = 3,94. Hubungan secara bersama-sama antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPA Fhitung = 31,43 > Ftabel = 3,09, yang berarti memiliki hubungan yang signifikan. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa konsep diri, pola asuh orang tua berhubungan secara signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Desa Selat Kecamatan Sukasada baik secara terpisah maupun simultan. Kata Kunci : konsep diri, pola asuh orang tua, hasil belajar IPA This research aimed to determine (1) the relationship between self concept and science learning outcomes, (2) the relationship between parenting parents and science learning outcomes, and (3) the relationship between self concept and parenting parents toward science learning outcomes grade V elementary school in the village of Sukasada Sub-district Selat. This research is Expost-facto, the population of this study was a grade V elementary school in the village of Sukasada Sub-district Selat, with total sample was 114. Proportional random sampling technique was used in this study. The data was taken using a questionnaire. Number of questionnaires for self concept was 23 points, while the number of questionnaires for parenting parents was also 25 points. The data were analyzed by using a statistical technique that was simple regression, product moment, and multiple regressions. The results showed a relationship between self concept and science learning outcomes Fcount = 5,40 > F = 3,94. Parenting parents the relationship between science learning outcomes Fcount = 53,32 > F = 3,94. Relations jointly between self concept and parenting parents toward science learning outcomes Fcount = 31,43 > F = 3,09, which means it has a significant relationship. Based on the findings above it could be concluded that self concept and parenting parents significantly the relationship toward science learning outcomes grade V elementary school in the village of Sukasada Sub-district Selat both separately and simultanously. keyword : self concept, parenting parents, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INTERACTIVE CONCEPTUAL INTRUCTION (ICI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Komang Eni Ernawati; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Kadek Suranata, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Interactive Conceptual Intruction ICI dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas V SD Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar yang berjumlah 158 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling (undian). Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen test pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 10,94 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,98). Hal ini berarti thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction dan siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional. Siswa yang mengikuti pembelajaran pembelajaran dengan model Interactive Conceptual Intruction memperoleh rata-rata skor hasil belajar yaitu = 25,53 berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh skor hasil belajar 19,07 berada pada kategori tinggi. Jadi model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Interactive Conceptual Intruction, IPA, hasil belajar The purpose of this research was to recognize the differences between the students that taught with ICI learning model and those that taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I Kecamatan Tegallalang in academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental research using post test design only with non equivalent control group design. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus VI Kecamatan Buleleng, with the total 158 students. The samples were determined by using random sampling technique. In collecting the data, the writer uses test. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The result of this research showed that there were the differences between the students taught with ICI learning model and taught with conventional model learning (tvalue = 10,98 ; ttable = 1,98). The average score of the students taught with ICI learning model is 25,53 it is considered to be higher. Whereas those taught with conventional learning model is 19,07 it is considered to be high category. In this research ICI learning model can be considered to be significant in developing student study result.keyword : Interactive Conceptual Intruction, science, study result
pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching terhadap hasil belajar ipa siswa kelas v ., I Gede Ariyasa; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I di SD Negeri 1Tulamben tahun pelajaran 2013/2014 Kecamatan kubu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester I di SD Negeri 1 tulamben Kecamatan Kubu yang berjumlah 54 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 84,94 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 68,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal teahing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VA di SD Negeri 1 Tulamben Kecamatan Kubu.Kata Kunci : model pembelajaran Reciprocal teaching, Hasil belajar IPA This research was aimed to know the differences of the result of studying science between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research. The population of this research was 54 students of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The sample of this research was 27 students from class VA and 27 students from class VB of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The data was collected by using objective test instrument and was being analyzed by using the analysis of Descriptive Statistic and Inferential Statistic Test (t-test). This research showed that there was a significant between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model. It was seen from the average score of experimental group which was 84.94. It was higher than the average of control group which was 68.38. It can be concluded that the implementation of Reciprocal Teaching learning model influenced the result of studying science for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014.keyword : Reciprocal Teaching learning model, the result of studying science.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA SELAT ., Ketut Agus Budiarnawan; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2224

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara konsep diri dan hasil belajar IPA, (2) hubungan antara pola asuh orang tua dan hasil belajar IPA, dan (3) hubungan antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Desa Selat Kecamatan Sukasada. Jenis penelitian ini adalah Expost-facto, populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Desa Selat Kecamatan Sukasada, jumlah sampelnya 114. Teknik pengambilan sampel adalah propotional random sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner. Jumlah kuesioner konsep diri sebanyak 23 butir, sedangkan jumlah kuesioner pola asuh orang tua sebanyak 25 butir. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara konsep diri dan hasil belajar IPA Fhitung = 5,40 > Ftabel = 3,94. Hubungan antara pola asuh orang tua dan hasil belajar IPA Fhitung = 53,32 > Ftabel = 3,94. Hubungan secara bersama-sama antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPA Fhitung = 31,43 > Ftabel = 3,09, yang berarti memiliki hubungan yang signifikan. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa konsep diri, pola asuh orang tua berhubungan secara signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Desa Selat Kecamatan Sukasada baik secara terpisah maupun simultan. Kata Kunci : konsep diri, pola asuh orang tua, hasil belajar IPA This research aimed to determine (1) the relationship between self concept and science learning outcomes, (2) the relationship between parenting parents and science learning outcomes, and (3) the relationship between self concept and parenting parents toward science learning outcomes grade V elementary school in the village of Sukasada Sub-district Selat. This research is Expost-facto, the population of this study was a grade V elementary school in the village of Sukasada Sub-district Selat, with total sample was 114. Proportional random sampling technique was used in this study. The data was taken using a questionnaire. Number of questionnaires for self concept was 23 points, while the number of questionnaires for parenting parents was also 25 points. The data were analyzed by using a statistical technique that was simple regression, product moment, and multiple regressions. The results showed a relationship between self concept and science learning outcomes Fcount = 5,40 > F = 3,94. Parenting parents the relationship between science learning outcomes Fcount = 53,32 > F = 3,94. Relations jointly between self concept and parenting parents toward science learning outcomes Fcount = 31,43 > F = 3,09, which means it has a significant relationship. Based on the findings above it could be concluded that self concept and parenting parents significantly the relationship toward science learning outcomes grade V elementary school in the village of Sukasada Sub-district Selat both separately and simultanously. keyword : self concept, parenting parents, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BBL (BRAIN BASED LEARNING) BERMUATAN KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Gusti Agus Made Mustiada; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2250

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) Untuk mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran BBL bermuatan karakter, (3) Untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran BBL bermuatan karakter dan siswa yang di belajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Semester I SD di Desa Bontihing pada Tahun Pelajaran 2013/2014. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD di Desa Bontihing. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling, diperoleh SD N 4 Bontihing sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 27 orang siswa dan SD N 1 Bontihing sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 23 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial uji-t. Berdasarkan hasil analisis (1) Hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen dengan menggunakan pembelajaran BBL bermuatan karakter lebih tinggi dibanding dengan pembelajaan konvensional, dengan mean = 22,67. (2) Hasil belajar siswa pada kelompok kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional lebih rendah dibanding dengan pembelajaan BBL bermuatan karakter, dengan mean = 17,61 (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran BBL bermuatan karakter dan siswa yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukan thitung = 6,25 dan t tabel = 1,67722 untuk db = n1+ n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kreteria pengujian, karena thitung > ttable maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kata Kunci : Pembelajaran BBL, hasil belajar IPA The aimed of this research are: (1) To determine the description of science learning achievement students that have studied by using conventional learning model, (2) To know the description of science learning achievement students that have studied by using BBL learning model contains character, (3) The significant of difference in science learning achievement between student groups that have studied using BBL learning model contains character and conventional learning model at fifth grade of Semester I of Bontihing’s Elementary School in academic year 2013 / 2014. The population of this research is all of fifth grade of Bontihing’s Elementary School. The sample was determined by simple random sampling technique, it is resulted that Elementary School number 4 of Bontihing as a experiment group with 27 students and Elementary School number 1 of Bontihing as a control group with 23 students. The data result of science learning achievement of student is collected by multiple choices. The collected data is analyzed by using descriptive statistical analysis technique and uji-t inferential. The analysis result indicate: (1) The students result in experiment group by using BBL learning model contains character is higher than conventional learning model, by mean score = 22,67. (2) The students result in control group by using conventional learning model is lower than BBL learning model contains character, by mean score = 17,61. (3) There are the difference of science learning achievement between students that have been taught by using BBL learning model contains character and conventional learning model. The analysis result indicates tcount = 6,25 and ttable of = 1,67722 for the db = n1+ n2 - 2 = 48 with 5% of significant level. Based on test criteria, because tcount> ttable so that Ho is refused and Ha is accepted.keyword : learning outcomes sience, BBL learning
PENGARUH SIKLUS BELAJAR CATUR PRAMANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD NEGERI DESA MUNCAN KECAMATAN SELAT ., I Kadek Suyasa Wiguna; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2474

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat. Penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Siklus Belajar Catur Pramana dengan mean (M) = 28,8 (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 19,1 (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran Siklus Belajar Catur Pramana lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Siklus Belajar Catur Pramana, hasil belajar IPA. Abstract This study aims to (1) describe the results of science learning in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat the followed learning with Learning Cycle Catur Pramana, (2) describe the results of science learning in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat the followed learning with conventional learning models, and (3) know the difference in science learning outcomes between the groups of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana and a group of students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat. This research is a quasi experiment with the design of post-test only control group design. Sample size was 40 people taken by simple random sampling technique. Science learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical t-test.The study found that (1) science learning outcomes of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana with mean (M) = 28.8, (2) science learning outcomes of students who take learning with conventional learning models with mean (M) = 19.1, (3) there are significant differences between the groups of science learning outcomes of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana and a group of students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat. The existence of a significant difference suggests that learning Learning Cycle Catur Pramana more positive effect on science learning outcomes compared with conventional learning models. keyword : Learning Cycle Catur Pramana, science learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SEMESTER I SD NEGERI 7 TIANYAR ., I Nyoman Gunawan; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching di kelas IV semester I SD Negeri 7 Tianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus dimana tiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan; dua pertemuan untuk tindakan dan satu pertemuan untuk tes. Subjek dalam penelitian ini adalah 48 orang siswa kelas IV semester I SD Negeri 7 Tianyar tahun pelajaran 2012/2013. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan observasi yang berupa diari guru. Data yang dikumpulkan diperoleh dari hasil tes pada saat sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Penelitian diambil dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa masih rendah yaitu kurang dari nilai rata-rata sebesar 52.40% dan ketuntasan belajar sebesar 22.92%. Sedangkan pada siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat 15.73% yaitu menjadi 68.13% dengan ketuntasan belajar sebesar 77.29%. Kemudian setelah diadakan tes pada siklus II, hasil belajar siswa meningkat 14.16% dari siklus I yaitu menjadi 82.29% pada siklus II dengan ketuntasan belajar sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkat dan ketuntasan belajar 85% telah tercapai dengan menerapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Kata Kunci : Model pembelajaran Reciprocal Teaching, hasil belajar siswa This study aims to improve student learning outcomes in Indonesian subjects after application of Reciprocal Teaching model of learning in the first half of the fourth grade Elementary School 7 Tianyar school year 2012/2013 . This research is designed classroom action research in two cycles where each cycle consists of three meetings , two meetings and one meeting for action to test . Subjects in this study were 48 fourth grade students of Elementary School first semester 7 Tianyar school year 2012/2013 . The instrument used to collect the data is in the form of tests and observations of teachers diary . Obtained from data collected during the test results before the action , the first cycle and second cycle . Research taken by quantitative descriptive analysis method and descriptive qualitative . The results showed student learning outcomes is still low at less than the average value of 52.40 % and 22.92 % of mastery learning . While in the first cycle , the average value increased by 15.73 % ie class be 68.13 % with 77.29 % of mastery learning . Then after the test is held on the second cycle , increased student learning outcomes 14:16 % of the first cycle that becomes 82.29 % in the second cycle with a passing grade of 100 % . This suggests that student learning outcomes in subjects Indonesian mastery learning can increase and 85 % have been achieved by applying a learning model Reciprocal Teaching keyword : Reciprocal Teaching Model learning , student learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Gede Ananta Wiradnyana; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan siswa yang yang dibelajarkan dengan menggunakan model konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus IV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 164 orang. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 45 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan tes pemecahan masalah matematika dengan soal uraian berjumlah 10 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining adalah 26,28 lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika kelompok kontrol yaitu 19,32. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah matematika, student facilitator and explaining This research aimed to determine differences in mathetical problem solving skills among student who learned by using Student Facilitator and Explaining learning model and student who learned by using conventional learning model in fifth grade elementary school in Cluster IV Buleleng Distrct odd semester in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design. Population in this research was all fifth grade students of elementary schools in Cluster IV Buleleng District Academic Year 2013/2014, the amount is 164 al together. The samples used in this research were 45 people. Sampling technique used is random sampling tecnique. Data were collected with instrument of problem-solving ability in terms of description test, the amount is 10 items. The data collected were analyzed using descriptif statistics and independent test. The result of this research shows that there is the difference result between the student using learning Student Facilitator and Explaining with the students using conventional learning. Average score problem solving skills of the student learnt with Student Facilitator and Explaining is 26,28 it is cosidered to be high category. Whereas, 19,32 occurs on the students learning with conventional model, it is considered to be intermediate category. The significant difference show that Student Facilitator and Explaining has better influence upon students achievement in mathematical problem solving skills with conventional teaching model.keyword : mathematical problem solving skills, student facilitator and explaining
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOVICK TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Gusti Ayu Kadek Rara Andriani; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh aktivitas belajar IPA siswa antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Novick dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di Gugus 1 Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 sekolah dengan jumlah populasi 280 siswa. Sebanyak 60 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar IPA siswa, yang dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen pengumpulan datanya menggunakan lembar observasi aktivitas belajar IPA. Lembar observasi aktivitas belajar IPA yang digunakan terdiri dari 10 butir pernyataan. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t tersebut, diperoleh thitung adalah 7,487. Sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan db = (30 + 30 -2) = 58 adalah 2,000. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat perbedaan signifikan pada aktivitas belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Novick dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran Novick, aktivitas belajar IPA This study aims to analyze the difference of science learning activity of students who learn by using Novick Learning Model with the students who learn by using Conventional Learning Model. This study is a semi-experimental research with nonequivalent posttest only control group design. The population of the study is the entire fifth grade students in Gugus 1 Buleleng Regency in the academic year 2013/2014 that consist of 8 schools with the whole number of students are 280 students. 60 students are selected as sample of the study by using group random sampling. The data that are analyzed in this study is the science learning activity which is obtained through observation sheet of science learning activity. The observation sheet of science learning activity that is administered consists of 10 items of statement. The data obtained are analyzed by using Descriptive Statistics and t-test. Based on the t-test calculation, the research result showed that tcount value was 7,487 and ttable was 2,000, on significance standard 5% and db=59. That meant that tcount is bigger than that of ttable. The result of the study shows that there is a significant difference between the group of students who learn by using Novick Learning Model with the group of students who learn by using Conventional Model. keyword : Novick Learning Model, Science Learning Activity.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INTERACTIVE CONCEPTUAL INTRUCTION (ICI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Komang Eni Ernawati; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Kadek Suranata, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Interactive Conceptual Intruction ICI dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas V SD Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar yang berjumlah 158 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling (undian). Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen test pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 10,94 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,98). Hal ini berarti thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction dan siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional. Siswa yang mengikuti pembelajaran pembelajaran dengan model Interactive Conceptual Intruction memperoleh rata-rata skor hasil belajar yaitu = 25,53 berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh skor hasil belajar 19,07 berada pada kategori tinggi. Jadi model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Interactive Conceptual Intruction, IPA, hasil belajar The purpose of this research was to recognize the differences between the students that taught with ICI learning model and those that taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I Kecamatan Tegallalang in academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental research using post test design only with non equivalent control group design. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus VI Kecamatan Buleleng, with the total 158 students. The samples were determined by using random sampling technique. In collecting the data, the writer uses test. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The result of this research showed that there were the differences between the students taught with ICI learning model and taught with conventional model learning (tvalue = 10,98 ; ttable = 1,98). The average score of the students taught with ICI learning model is 25,53 it is considered to be higher. Whereas those taught with conventional learning model is 19,07 it is considered to be high category. In this research ICI learning model can be considered to be significant in developing student study result.keyword : Interactive Conceptual Intruction, science, study result
Co-Authors ., I Nyoman Yoga Aruna Anggi Indayani . Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya ., Arya Dharma Budhi Dwi Tanaya Ayuk Padma Wirati ., Ayuk Padma Wirati Dewa Made Dwicky Putra Nugraha Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Ita Trisna Dewi . Gusti Ayu Ryana Mahasari ., Gusti Ayu Ryana Mahasari I Dewa Kade Tastra I G N Alit Parama Artha ., I G N Alit Parama Artha I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Ariyasa . I Gusti Agus Made Mustiada . I Gusti Komang Arta Wijaya . I Gusti Ngurah Prama Nugraha . I Gusti Putu Sugiartawan . I Kadek Suyasa Wiguna . I Ketut Gading I Nyoman Doni Pramana ., I Nyoman Doni Pramana I Nyoman Gunawan . I Nyoman Kastawan ., I Nyoman Kastawan I Nyoman Krisnayana Tri Antara . I Nyoman Mahatma Miarta ., I Nyoman Mahatma Miarta I Wayan Ari Sanjaya Pranatha . I Wayan Soma Purmawan ., I Wayan Soma Purmawan I Wayan Widiana Ida Ayu Diah Padma Dewi . Ida Bagus Agung Putra Andreyana ., Ida Bagus Agung Putra Andreyana K. Lusiani Laksmi . Kadek Arik Nurcahyanti . Kadek Budiartawan ., Kadek Budiartawan Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Juni Herna . Ketut Kartika Sari Dewi . Komang Eni Ernawati . Komang Risma Kusumadewi . M.Pd. Dra. Made Sulastri . Made Aprilia Dwi Kristianti . Musrifatun Nikmah . Nengah Ismi Izhardianti ., Nengah Ismi Izhardianti Ni Kadek Ayu Septiana ., Ni Kadek Ayu Septiana Ni Kadek Ayu Trisnayani . Ni Kadek Citarini ., Ni Kadek Citarini Ni Kadek Rista Ary Putri . Ni Kadek Yuli Adnyani ., Ni Kadek Yuli Adnyani Ni Ketut Suarni Ni Komang Hendri Primayanti . Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari ., Ni Luh Gede Mudiyathi Mawar Sari Ni Luh Indra Yanti . Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Putu Dian Permana Dewi . Ni Luh Sri Yudayanti . Ni Made Fitri Ari Astuti ., Ni Made Fitri Ari Astuti Ni Nyoman Ayu Suarningsih . Ni Putu Eka Risna Dewi ., Ni Putu Eka Risna Dewi Ni Putu Megantari . Ni Putu Wahyu Damayanthi . Ni Wayan Budiani ., Ni Wayan Budiani Ni Wayan Osmi Wijayantari ., Ni Wayan Osmi Wijayantari Ni Wayan Rati Nyoman Dantes Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Arisusanti . Putu Edy Juniarta ., Putu Edy Juniarta Putu Marantini . Putu Nopi Sayondari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sarofah Jauhari ., Sarofah Jauhari Suandewi Paramita Pertiwi .