Gede Eka Harsana Koriawan
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 85 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Proses Kreatif Kartunis Putu Dian Ujiana Yoga Suta Wirya Made .; I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd. .; Drs. Gede Eka Harsana Koriawan, M.Erg. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i2.21559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan catatan perjalanan Putu Dian Ujiana selama menekuni profesi sebagai kartunis. (2) Untuk mendeskripsikan proses kreatif Putu Dian Ujiana dalam mendapatkan ide dan cara memvisualisasikannya. (3) Untuk mendeskripsikan wujud karya kartun Putu Dian Ujiana. Subjek penelitian ini adalah Putu Dian Ujiana dengan objek berbagai karya kartun milik Dian. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara, (3) kepustakaan. Kemudian data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tahun 2012 adalah awal bagi Putu Dian Ujiana dalam mulai berkarya kartun. Sejak saat itu Dian banyak mendapat pembelajaran tentang bagaimana menciptakan karya kartun, pengalaman mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan kartun (pameran, workshop, seminar, mengisi acara, dll), dan menghasilkan berbagai karya kartun. (2) Proses kreatif Putu Dian Ujiana berawal dari proses mendapatkan ide kemudian memvisualisasikan ide tersebut. Dian mendapatkan ide dari berbagai hal dengan cara melihat, membaca, berdiskusi, mendengarkan sesuatu, dan lain sebagainya. Dian memvisualisasikan ide menjadi karya dengan cara membungkus ide tersebut dengan identitas atau karakternya sebagai orang Buleleng. (3) Wujud karya Putu Dian Ujiana dapat dibagi berdasarkan bagaimana memodifikasi unsur visual, tokoh-tokoh apa saja yang sering muncul pada setiap karyanya, dan tema apa saja yang sering diangkat Kata Kunci : Proses kreatif, kartun. This study aims to: (1) Describe the travel notes of Putu Dian Ujiana during her profession as a cartoonist. (2) To describe the creative process of Putu Dian Ujiana in getting ideas and ways to visualize them. (3) To describe the form of Putu Dian Ujiana's cartoon work. The subject of this research is Putu Dian Ujiana with various objects of Dian's cartoons. Data collection in this study was done by techniques (1) observation, (2) interviews, (3) literature. Then the data is analyzed using domain analysis and taxonomy techniques. The results showed that: (1) 2012 was the beginning for Putu Dian Ujiana to start working on cartoons. Since then, Dian learned a lot about how to create cartoons, experiences from participating in activities related to cartoons (exhibitions, workshops, seminars, filling events, etc.), and producing various cartoon works. (2) Putu Dian Ujiana's creative process begins with the process of getting an idea and then visualizing the idea. Dian gets ideas from various things by seeing, reading, discussing, listening to something, and so on. Dian visualizes ideas into works by wrapping those ideas with her identity or character as a Buleleng people. (3) the form of Putu Dian Ujiana's work can be divided based on how to modify the visual elements, what characters often appear in each of his works, and what themes are often raised. keyword : Creative process, cartoons
KERAJINAN KERANG DI DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO AVIF VIKRI ZAHIR IBRONI .; Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn. .; Drs. Gede Eka Harsana Koriawan, M.Erg. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i2.21560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang (1) Bahan dan Alat apa saja yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan kerang di Desa Kilensari (2) Proses pembuatan kerajinan kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo (3) Jenis dan Bentuk karya apa saja yang dihasilkan oleh pengrajin kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah pemilik Centra Kerajinan Kerang di desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi, dan (4) Tinjauan Pustaka. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian dari ini adalah (1) Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan Kerajinan kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, adalah cangkang kerang, lem kayu, lem G, solasi, batu ijo/longsol, resin, cairan HCL, cairan H2O2, cat minyak, thinner A. Sedangkan alat yang digunakan adalah mesin molen, kikir, kawat jaring, keranjang, ember, acuan cetak, mesin gerinda duduk, mesin gerinda, ampelas, kompressor, pisau, mesin oven. (2) Proses pembuatan kerajinan kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo mengalami beberapa tahapan, tahap awal yaitu proses pencucian dan proses pelunakan, kemudian pada tahap inti yaitu proses pembentukan dan proses perbaikan, pada tahap akhir yaitu proses pemolesan dan proses finishing. (3) Jenis dan Bentuk karya yang dihasilkan oleh pengrajin kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo terdiri dari dua jenis yaitu fungsional dan non fungsional, adapun kerajinan fungsional yang dihasilkan berupa nampan, piring, lepek (alas cangkir), pot bunga, bingkai cermin, tempat perhiasan, asbak, gorden, dan hiasan lampu. Sedangkan kerajinan non fungsional yang dihasilkan berupa karya dua dimensi dengan figur Nyi Roro Kidul, figur Rama dan Shinta, burung cendrawasih, burung bangau, patung ikan arwana, dan hiasan gantung cing-krincing.Kata Kunci : kerajinan, kerang, desa kilensari This study aims to describe (1) what materials and tools are used in the process of making shellfish handicrafts in Kilensari village (2) the process of making shellfish handicrafts in Kilensari village, Panarukan subdistrict, Situbondo district (3) the types and forms of works produced by shellfish craftsmen in Kilensari Village, Panarukan District, Situbondo Regency. This research is a qualitative descriptive study. The target of this research is the owner of Centra Shellfish Craft in Kilensari village, Panarukan Subdistrict, Situbondo Regency. The data collection in this study was carried out by techniques (1) Observation, (2) Interviews, (3) Documentation, and (4) Literature Review. Data analysis techniques used in this study are domain and taxonomic analysis. The results of this study are (1) Materials used in the process of making shellfish crafts in Kilensari Village, Panarukan Subdistrict, Situbondo Regency, are clam shells, wood glue, G glue, solation, green stone / longsol, resin, HCL liquid, H2O2 liquid, paint oil, thinner A. While the tools used are molen, miser, wire mesh, basket, bucket, printing reference, sitting grinding machine, grinding machine, emery, compressor, knife, oven machine. (2) The process of making seashells in Kilensari Village, Panarukan Subdistrict, Situbondo Regency has several stages, the initial stage is the washing process and softening process, then at the core stage, namely the process of forming and repairing, at the final stage namely the polishing process and finishing process. (3) Types and forms of works produced by shellfish craftsmen in Kilensari Village, Panarukan Subdistrict, Situbondo Regency consist of two types, namely functional and non functional, as for the functional crafts produced in the form of trays, plates, saucers (pedestal cups), flower pots, mirror frames , jewelry, ashtrays, curtains, and lamp decorations. While the non-functional craft produced in the form of two-dimensional works with Nyi Roro Kidul figures, Rama and Shinta figures, birds of paradise, storks, arowana fish statues, and hanging cing-kincinc hanging decorations.keyword : crafts, shells, kilensari village
ESTETIKA RUANG TAMU RUMAH TIPE 45 DI PERUMAHAN PURI PERSADA KEROBOKAN PERMAI SINGARAJA KADEK SURYA DWIPA .; Drs. Gede Eka Harsana Koriawan, M.Erg. .; Dr. I Ketut Sudita, M.Si .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 9 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i3.23225

Abstract

ESTETIKA RUANG TAMU RUMAH TIPE 45 DI PERUMAHAN PURI PERSADA KEROBOKAN PERMAI SINGARAJA Kadek Surya Dwipa1, Gede Eka Harsana Koriawan2 , I Ketut Sudita3, PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA 2019 e-mail : centunkdrawing@gmail.com , ekaharsana19@gmail.com, ketut sudita@ymail.com. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) potensi artistik bawaan bangunan pada ruang tamu dan elemen hias yang di tempatkan di ruang tamu warga di komplek perumahan Puri Persada Kerobokan Permai; (2) penerapan elemen dan unsur-unsur visual penghias ruang tamu pada rumah warga di perumahan Puri Persada Kerobokan Permai; (3) nilai estetik dari tampilan ruang tamu rumah warga di perumahan Puri Persada Kerobokan Permai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah penghuni rumah di kawasan kompek perumahan Puri Persada Kerobokan Permai dan objek penelitian ini adalah ruang tamu, elemen penghias ruang tamu. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah analisi domain dan analisi taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemilihan furniture dan elemen hias pada ruang tamu berbeda-beda sesuai apa yang mau di tampilkan oleh si pemilik rumah.(2) unsur- unsur visual terdapat pada kelima sampel rumah yang di teliti dari warna, pencahayaan, dan tata letak. (3) tata letak dari kelima sampel memiliki perbedaan yang diakibatkan dari bentuk reumah,luias ruangan, bentuk tanah yang di banguni. (4) nilai estetik dari kelima sampel rumah ini berbeda –beda. Dikarenakan pemilik ingin menampilkan ruangannya seperti apa dan tujuan pemilik memilih elemen hias pada ruang tamunya. Kata kunci: Estetika, Ruang Tamu, Rumah Tipe 45, di Perumahan Puri Persada Kerobokan Permai Singaraja. Kata Kunci : Estetika, Ruang Tamu, Rumah Tipe 45, di Perumahan Puri Persada Kerobokan Permai Singaraja. ABSTRACT This research aimed to determine: (1) the innate artistic potential of the building in the living rooms and ornamental elements placed in the residents living room in the Puri Persada Kerobokan Permai residential complex;(2) the application of visual elements and elements to decorate the living rooms in the residents houses in Puri Persada Kerobokan Permai residential; (3) the aesthetic value living room display of the residents houses in Puri Persada Kerobokan Perma residential complex. This research was a descriptive study with a qualitative approach. The participants of this research were the occupants of the houses in Puri Persada Kerobokan Permai and the objects of this research were living rooms and living room decoration elements. Furthermore, observation, interview and library were used as the method of collecting the data of this research. Meanwhile, the domain analysis and taxonomy analysis were used as the data of analysis. The result of this study showed that: (1) the choice of furniture and ornamental elements in the living rooms varied based on what the owners want to show. (2) the visual elements were found in the five house samples examined in terms of color, lighting, and layout. (3) the layout of the five samples had differences due to the house shape, room size, and shape of the land built. (4) the aesthetic value of the five houses sample was different it was caused by the owners desire to show and aims to choose their own living rooms decoration elements. Key words: Aesthetic, Living Room, House Type 45, Puri Persada Kerobokan Permai Singaraja Residential. keyword : Aesthetic, Living Room, House Type 45, Puri Persada Kerobokan Permai Singaraja Residential.
PROSES PEMBUATAN JAJE BEKAYU DI DESA TEMUKUS, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG Dewa Putu Sudiarta; Gede Eka Harsana Koriawan; Nyoman Rediasa
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 10 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i3.35818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan jaje bekayu yang ditinjau dari segi proses dan motifnya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembuatan jaje bekayu; dan (2) mendeskripsikan jenis atau motif jaje bekayu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana data-data yang telah diperoleh dari  observasi, wawancara dan dokumentasi disajikan dalam bentuk deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dengan pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kamera handphone dan  peralatan  tulis-menulis.  Keabsahan  data dari  tulisan  ini  diperoleh dengan teknik ketekunan/keajegan pengamatan, dan triangulasi. Analisis data yang digunakan berupa analisis domain dan analisis taksonomi.Hasil penelitian ini menunjukkan Pembuatan jaje   bekayu ini seperti kue pada umumnya. Dari penjabaran diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga tahapan atau proses dalam pembatan jaje   bekayu diantaranya proses persiapan tepung, pembuatan jaje   bekayu dan penyelesaian akhir. Berikut penjelesannya: a.Proses Persiapan Tepung dalam proses ini tepung yang dipilih adalah tepung beras yang dicampur dengan tepung beras ketan. b. Dalam proses pembuatan terdapat tiga teknik yang digunakan dalam membuat jaje   bekayu yaitu: (1) Teknik ngusu atau pilin, teknik ini dilakukan dengan menyakupkan kedua tangan dan tepung berada diantara kedua tangan. (2)Teknik giling, teknik ini dilakukan dengan menaruh tepung diatas dulang kemudian digiling menggunakn tangan.(3)Teknik pinching, teknik ini dilakukan dengan cara tepung dipijit tekan dari bentuk pola awal menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan. Pada penyelesaian akhir jaje bekayu yang sudah jadi kemudian dimasukkan kedalam plastik dan digoreng dengan minyak kelapa.
PEMBUATAN DEKORASI RUMAH PENGANTIN DI DWIKA DEKORASI DESA SELAT, BULELENG, BALI Putu Yudik Suarmawan; Gede Eka Harsanan Koriawan; I Nyoman Rediasa
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 12 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v12i3.52687

Abstract

This article contains part of the thesis entitled "Making Bridal Home Decorations in Dwika Decorating Selat Village, Buleleng Bali" qualitative research with the objectives: (1) To describe the existence of bridal house decorations in Dwika Decorating Selat Village, Buleleng, Bali. (2) To find out the materials and tools used in making decorations at the gate of the bride's house (3) To understand and know the process of making decorations for the gate of the bridal house and (4) To find out the designs and motifs used in decorating the gates of the bridal house in Dwika Decorating Selat Village, Buleleng, Bali. The data was obtained through the stages of observation and interviews with the business owner of Deika Decor then the data was processed using the Sparadley model (1980) by analyzing the domain and taxonomy. , Bali . (2) the materials used are teak wood, coconut leaves (young, old, and dry), rope (bamboo rope, macrame rope), paint, wire, and nails, while for scissors, saws, knives (large and small) , pliers, tape measure, hammer, kacip (shooter blade and ordinary kacip), and brush. (3) Making decorations for the gate of the bride's house, namely the ordering process, making the frame, making hisan, and installing it. (4) designs and decorations are of two types, namely traditional and modern designs. Keywords: Decoration, Bridal House, Straits Village.
PEMBUATAN SEDOTAN BAMBU DI DESA SINABUN BULELENG BALI Saputero, Gede Adi; Sudita, I Ketut; Koriawan, Gede Eka Harsana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v12i1.43263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bahan dan alat yang digunakan untuk pembuatan sedotan bambu di Desa Sinabun (2) Proses pembuatan sedotan bambu yang berisi gambaran wayang di Desa Sinabun.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Subjek penelitian ini adalah Gede Suarsa Ariawan dan objek penelitian ini adalah sedotan bambu karya Gede Suarsa Ariawan.  Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kepustakaan.  Analisis data yang digunakan adalah analisis domain dan analisis taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:   (1) Bahan dan alat untuk membuat: ranting bambu untuk bahan utama untuk dijadikan sedotan bambu dan alat digunakan pensil, penggaris, grinda, amplas, sikat sedotan, setavol, solder, kawat tembaga, senargitar, panci dan kompor.  (2) Proses pembuatan sedotan bambu yang berisi gambar wayang di Desa Sinabun  yang dibuat Gede Suarsa Ariawan dimulai dengan persiapan: membuat sedotan bambu yang berisi gambar wayang, persiapan bahan dan alat, bahan sedotan bambu, alat setavol, solder kawat tembaga, senar, proses pembuatan: membuat sedotan bambu terlebih dahulu terus membuat gambar dengan menggunakan solder yang sudah disiapkan;  proses finishing: proses perebusan menggunakan panci dan kompor stelah itu proses pengeringan.  Kata kunci: Ide kreatif, pembuatan sedotan bambu di Desa Sinabun Singaraja, bahan dan alat sedotan bambu, Gede Suarsa Ariawan
ASIMILASI MOTIF JAWA DAN MADURA PADA RUMAH ADAT TABING TONGKOK DI SITUBONDO JAWA TIMUR Widaratna, Praja Adytia; Koriawan, Gede Eka Harsana; Sutrisno, Langen Bronto
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Asimilasi Motif Jawa dan Madura pada Rumah Adat Tabing Tongkok di Situbondo Jawa Timur. Tabing Tongkok merupakan ciri khas dari rumah adat Joglo Situbondo. Rumah adat tradisional yang saat ini kian ditinggalkan dan kehilangan nilai filosofinya. Subjek penelitian ini adalah pemilik rumah adat tabing tongkok dan tukang yang membuat rumah adat tabing tongkok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode dokumentasi, wawancara dan kepustakaan. Dengan menggunakan analisis reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: rumah adat tabing tongkok bermula dari masyarakat Jawa dan masyarakat Madura yang dimana kedua suku hidup dan tinggal berdampingan satu sama lain di Pulau Jawa Timur khususnya di Kabupaten Situbondo sehingga melahirkan satu kebudayaan baru berupa rumah adat yang ada di wilayah Kabupaten Situbondo. Keberadan rumah Joglo atau disebut rumah adat tabing tongkok dengan bentuknya yang terpengaruh dari kebudayaan Jawa dan Madura dengan nuansa yang kental. Ornamen pada rumah adat tabing tongkok sangat beragam, antara lain ada yang berbentuk kuda, bunga, burung, dan ukiran yang tidak berbentuk atau hanya sebagai penghias. Tabing Tongkok ini terletak pada bagian depan rumah yang berfungsi sebagai penghias dan juga sebagai pemisah antara halaman rumah, karena dilihat dari bentuknya memainkan garis, lengkungan, dan lurus. Sedangkan nilai estetika pada rumah adat tabing tongkok dapat dilihat dari bentuk atap rumah yang menyerupai gunung dengan disertai motif yang indah pada rumah adat tabing tongkok. Motif yang dimaksud motif geometris, bentuk menyerupai garis, lengkungan, dan lurus.Kata-kata Kunci: sejarah, motif, tabing tongkok
DEKORASI KERAJINAN GERABAH DI DESA PENAKAK KABUPATEN LOMBOK TIMUR Putri, Yuliana Khairi; Koriawan, Gede Eka Harsana; Sudarmawan, Agus
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i3.73308

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk, proses pembuatan dan nilai estetika yang terdapat dalam motif kerajinan gerabah di desa Penakak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kulitatif dan dengan pendekatan deskriptif. Subjek dari penelitian ini yaitu pemilik galeri dan para pengrajin gerabah di galeri Yatni ArtShop desa Penakak Kabupaten Lombok Timur. Dan objek dari penelitian adalah hasil karya dekorasi kerajinan gerabah di desa Penakak Kabupaten Lombok Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi, observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan analisis domain dan analisis taksonomi. Hasil penelitian menunjukan: 1) Bentuk-bentuk dekorasi kerajinan gerabah. 2) Proses pembuatan dekorasi kerajinan gerabah. 3) Nilai estatika yang terkandung dalam motif dekorasi kerajinan gerabah. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah dekorasi kerajinan gerabah di desa Penakak memiliki bermacam-macam bentuk dan motif, dimana proses pembuatan dekorasinya memerlukan gerabah yang setengah kering dan adapula yang sudah dibakar. Selain itu, dalam motif dekorasi gerabah di desa penakak memiliki nilai estetika yang dapat dilihat dari unsur-unsur seni rupa dan prinsip-prinsip seni rupa. Kata Kunci: Dekorasi kerajinan gerabah, proses pembuatan, motif, estetika
LUKISAN KOLASE DARI SAMPAH PLASTIK MADE AGUS JANARDANA DI DESA BUNGKULAN,KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG, BALI Setiawan, Kadek Rizky; Ardana, I Gusti Ngurah Sura; Koriawan, Gede Eka Harsana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i3.73310

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan memiliki kreativitas yang tinggi, salah satunya adalah lukisan kolase dari bahan sampah plastik. Penelitian Lukisan kolase Dari Sampah Plastik Made Agus Janardana Di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang (1) alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan lukisan wajah dari bahan sampah plastik, (2) proses pembuatan lukisan wajah dari bahan sampah plastik (3) mencari nilai estetika dalam lukisan kolase dari bahan sampah plastik didesa bungkulan, kecamatan sawan, buleleng, bali. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode, observasi, wawancara, dokumentasi. Penulis menggunakan metode penelitiaan berjenis metode penelitian deskriptif kulitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan lukisan kolase dari bahan sampah plastik ini antara lain gunting, pisau/cutter, laptop, aplikasi photoshop. Dan bahan yang digunakan damlam pembuatan lukisan kolase dari bahan sampah plastik ini adalah sampah plastik, lem fox, kertas, bingkai. Proses pembuatan lukisan kolase dari bahan sampah plastik ini adalah diawali dengann desain wajah menggunakan aplikasi photoshop di dalam laptop, lalu dilanjutkan dengan mencetak desain dengan dua rangkap cetakan yang dibutuhkan. Setelah itu cetakan yang pertama digunakan sebagai mal dan cetakan yang kedua di jadikan sebagai media. Mal dipotong sesuai warna. Lalu dilanjutjan dengan pemilihan sampah plastik yang cocok dengan mal dan langsung dipotong sesuai mal. Setelah itu sampah yang telah dipotong di tempel dengan cetakan desain yang dijadikan media. Begitu seterusnya sampai seluruh desain tertutupi oleh sampah plastik. Nilai estetika dalam lukisan kolase dari bahan sampah plastik ini antara lain dari unsur titik, garis, ruang tekstur, warna, dan gelap terang. Kata kunci: kolase, sampah, plastik
PENERAPAN MEDIA TUTORIAL MENGGAMBAR DUA DIMENSI PADA AKUN INSTAGRAM SAKINKAKTUS SEBAGAI PEMBELAJARAN SENI RUPA KELAS X SMA NEGERI 1 JONGGAT Erlina, Nova; Sutrisno, Langen Bronto; Koriawan, Gede Eka Harsana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i3.73312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karya seni rupa 2 dimensi pada akun instagram Sakinkaktus, penerapan serta hasil karya media tutorial akun instagram Sakinkaktus dalam pembelajaran menggambar 2 dimensi pada siswa kelas X semester genap SMA Negeri 1 Jonggat tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dirancang menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini siswa kelas X semester genap di SMA Negeri 1 Jonggat, sedangkan objek yang diambil yakni akun instagram Sakinkaktus sebagai media pembelajaran berbasis tutorial pada pembelajaran Seni Rupa. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yakni observasi, dokumentasi, wawancara dan hasil karya. Hasil yang diperoleh yakni penerapan media instagram sakinkaktus menjadi salah satu media pendukung dalam pembelajaran seni rupa guna mempermudah siswa dalam menciptakan karya. Penerapan media dalam pembelajaran juga mempermudah guru dalam melaksanakan sekaligus pengemabanagan kurikulum merdeka. Objek dan teknik yang ditampilkan siswa sebagian besar menggunakan teknik yang sama, dengan objek yang beragam mulai dari objek yang langsung di lingkungan dan objek yang telah jadi dalam tutorial dan ada pula karya yang menggabungkan objek lingkungan dan imajinasi untuk menimbulkan kesan artistic ke dalam karya yang telah diciptakan. Kata-kata Kunci: Instagram, Media tutorial, Seni Rupa.
Co-Authors ., A.A. Gede Nangga Bayu Suwita ., AVIF VIKRI ZAHIR IBRONI ., Dedy Nur Saputra ., Destiara Aulia Citra ., Dewa Putu Bude Yase ., Harta Diwanda Kadek ., I Komang Wirya Adnyana ., I Made Edy Suastawa ., I Made Winarta ., I Nyoman Rediasa, S.Sn, M,.Si. ., I Putu Agus Santika Putra ., I Wayan Lias ., KADEK SURYA DWIPA ., Ketut Hersa Swadharma Putro Giri ., Kholilolloh ., Komang Marta Wira Miharja ., Mohammad Arifurrohma ., Ni Putu Wikantariasih ., Riza Nur Hanafi ., S. Gan. Tatang Sukandar ., Yoga Suta Wirya Made A.A. Gede Nangga Bayu Suwita . Agus Sudarmawan Aprilianingsih, Rika Arry Komang Gede Bhaskara . AVIF VIKRI ZAHIR IBRONI . Bayu Intaran I Gd Pt . Dedy Nur Saputra . Destiara Aulia Citra . Dewa Putu Bude Yase . Dewa Putu Sudiarta Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn. . Drs. I Gusti Nyoman Widnyana . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Drs.Mursal . Harta Diwanda Kadek . I Gusti Made Budiarta I Ketut Sudita I Ketut Supir I Komang Wardita . I Komang Wirya Adnyana . I Made Edy Suastawa . I Made Winarta . I Nyoman Rediasa I Nyoman Rediasa, S.Sn, M,.Si. . I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si . I Nyoman Sila I Putu Agus Santika Putra . I Putu Herman Indrayana . I Wayan Lias . I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta I Wayan Wahyu Pratama . Ida Ayu Putu Sri Widnyani KADEK SURYA DWIPA . Ketut Hersa Swadharma Putro Giri . Kholilolloh . Komang Marta Wira Miharja . Langen Bronto Sutrisno Luh Maradoni . Luh Suartini . M.Si ., I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si Mahendra . Mohammad Arifurrohma . Ni Luh Ekmi Jayanti . Ni Luh Ekmi Jayanti ., Ni Luh Ekmi Jayanti Ni Nyoman Sri Witari Ni Putu Wikantariasih . Ni Wayan Septiari . Nova Erlina Nyoman Rediasa Putri, Yuliana Khairi Putu Gede Ary Pramana . Putu Tegeh Kertiyasa . Putu Yudik Suarmawan Rediasa, Nyoman Rika Aprilianingsih Riza Nur Hanafi . S. Gan. Tatang Sukandar . Sandra, Alek saputero, gede adi Saputra, Apriadi Resky Setiawan, Kadek Rizky Siti Meisaroh . Sudiarta, Dewa Putu Widaratna, Praja Adytia widiartta, ida bagus yuda Yoga Suta Wirya Made .