Priyambodho, Bambang Adhi
universitas sultan ageng tirtayasa

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Civil Engineering For Community Development

Potensi sumber mata air sebagai alternatif penyediaan air bersih pedesaan Wigati, Restu; Fathonah, Woelandari; Ruyani, Nyi Raden; Priyambodho, Bambang Adhi; Pinem, Mekro Permana; Abdurohim, Abdurohim; Budiman, Arief; Syahid, Mush'ab Abdu Asy
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 2, No 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v2i1.19521

Abstract

Tersedianya air bersih bagi masyarakat khususnya wilayah pedesaan mampu mendorong masyarakat lebih kreatif, produktif, serta meningkatkan perekonomian desa. Prasarana air bersih belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang tinggal di Desa Tejamari, Kabupaten Serang. Akses penyediaan air bersih yang berpihak dan terjangkau khususnya bagi masyarakat dengan ekonomi rendah yang masih terbatas menggerakkan tim untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi permasalahan. Kegiatan ini merupakan studi awal program perwujudan infrastruktur desa dengan menemukan alternatif sumber air bersih. Berdasarkan aset serta potensi yang dimiliki desa setempat dan metode pendekatan asset-based community development, survei potensi dilakukan dengan objeknya yaitu Mata Air Cibojong. Berdasarkan hasil survei awal, diperoleh data debit sebesar 0,34 liter/detik. Data tersebut digunakan sebagai dasar dalam merencanakan sistem jaringan air bersih berupa bangunan penangkap mata air (PMA) dengan kapasitas tampung 5 m3 dan dua unit hidran umum (HU) komunal yang mampu menyuplai kebutuhan air bersih secara kontinu berkapasitas 60 liter/orang/hari untuk kebutuhan 30-60 kepala keluarga dengan teknik gravitasi. The availability of clean water for the community, especially in rural areas, can encourage people to be more creative and productive and improve the village economy. Clean water infrastructure has yet to be fully utilized by the people living in Tejamari Village, Serang Regency. Access to an impartial and affordable clean water supply, especially for people with a low economy, which is still limited, motivates the team to carry out community service activities to find solutions to problems together. This activity is an initial study of the village infrastructure embodiment program by finding alternative clean water sources. Based on the assets and potential of the local village and the asset-based community development approach, a potential survey was conducted with the object, namely the Cibojong Springs. Based on the initial survey results, discharge data of 0.34 liters/second was obtained. This data is used as the basis for planning a clean water network system in the form of a spring catchment building (SCB) with a capacity of 5 m3 and two communal public hydrant units (HU) that are capable of supplying clean water continuously with a capacity of 60 liters/person/day. 30-60 heads of families with gravity technique.
Rekomendasi Teknis Pemugaran Struktur dan Situs Heritage Makam Kapiten Cina Oey Kiat Tjin, Kota Tangerang Syahid, Mushab Abdu Asy; Subekti, Subekti; Darwis, Zulmahdi; Priyambodho, Bambang Adhi; Ujianto, Rifky; Baehaki, Baehaki
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 3, No 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i2.25033

Abstract

Pelindungan dan pengembangan struktur dan situs warisan budaya (heritage)  di Indonesia untuk kepentingan agama, pendidikan, dan pariwisata membutuhkan perhatian teknis demi mempertahankan keberlanjutan dan keberdirian wujud fisiknya. Artikel ini menjelaskan implementasi kepakaran disiplin ilmu rekayasa struktur-konstruksi dan arsitektur melalui pembantuan konsultasi praktik preservasi dan konservasi objek Cagar Budaya di Makam Kapiten Cina Oey Kiat Tjin di Kota Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan ini menghasilkan rekomendasi konseptual dan teknis sebagai landasan ilmiah sebelum pemugaran, meliputi penataan area makam, restorasi bangunan makam, dan rehabilitasi nisan. Metode observasi dan kunjungan lapangan melibatkan ekskavasi, dokumentasi, dan diskusi selaku narasumber kegiatan yang diselenggarakan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII Kemendikbudristek. Program ini akan bermanfaat untuk pemerintah daerah dan masyarakat umum selaku agen pelestari warisan budaya komunitas Cina Benteng di Kota Tangerang.
Analisis Kelayakan Teknis Infrastruktur Cagar Budaya Nasional Bendung Lama Pamarayan di Serang-Banten Syahid, Mushab Abdu Asy; Subekti, Subekti; Bethary, Rindu Twidi; Budiman, Arief; Purnaditya, Ngakan Putu; Priyambodho, Bambang Adhi; Pradana, Muhammad Fakhruriza; Intari, Dwi Esti; Asyiah, Siti
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 3, No 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v3i2.29280

Abstract

Artikel ini merefleksikan dinamika pelestarian infrastruktur bersejarah Bendung Lama Pamarayan yang tengah dalam proses pemeringkatan Struktur Cagar Budaya nasional. Analisis kelayakan teknis dalam kajian delienasi secara khusus bertujuan mengidentifikasi objek infrastruktur Cagar Budaya untuk persiapan pekerjaan pemugaran. Implementasi konsep studi kelayakan (feasibility study) dalam manajemen rekayasa konstruksi dan tinjauan terhadap elemen-elemen atribut fisik Bendung Lama Pamarayan yang melibatkan unsur akademisi dan pakar dalam membantu aspek teknisnya. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup observasi via kunjungan lapangan, studi arsip sejarah, serta identifikasi dan analisis kondisi eksisting objek. Diseminasi hasil kajian dilakukan melalui diskusi kelompok terpumpun yang melibatkan pemangku kepentingan di tingkat birokrasi, pelestari, akademisi, dan masyarakat Desa Pamarayan dan Desa Penyabrangan untuk memastikan pendekatan partisipatoris dalam revitalisasi pusaka Bendung Lama Pamarayan di masa depan.