Claim Missing Document
Check
Articles

Online Test of Mathematics Learning for Fourth Grade Elementary School Sabila, Sakin; Suarjana, I Made; Sumantri, Made
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v5i4.40127

Abstract

The current problem is teachers have difficulty in checking students’ work, this is caused all learning processes are carried out using mobile phone media. In addition, in the learning process during the Covid-19 period, teachers evaluate or provide other tasks only via WhatsApp. This study aims to create an online test of mathematics learning for fourth grade elementary school. The type of research used in this research was research and development. The model used in this study was using the ADDIE model. The research subjects were 2 experts in the field of learning mathematics and the trials test was conducted on 28 students in elementary school. The method used to collect data in this study used interviews and online tests. The data analysis techniques used were validity, reliability, discriminating power, level of difficulty, quality of distractors, practitioner responses and student responses. Instruments that have been designed to collect data are then tested first in order to find out the validity of the instrument. The result of the research was the analysis of the content validity test and the items were at very high criteria. The results of the reliability test, the instrument tested has a very high consistency. In the analysis of practitioner responses and student responses, the category was very good. So, the online test instrument for learning mathematics for fourth grade elementary school students was valid and feasible to be used as an instrument for assessing student learning outcomes. The implication of this research was the developed online test instrument can be used by teachers to measure students’ understanding during the learning process.
Assessment Instruments of Mathematics Learning Outcomes for Grade IV Elementary School Students Yantini, Ni Putu Mia Ari; Suarjana, I Made; Sumantri, Made
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v5i3.39549

Abstract

Teachers still do not pay attention to the minimum standards or basic competencies that must be achieved by students, so that in making assessment questions it is not according to students' abilities and the achievement of basic competencies from the subject matter being studied. This study aims to develop an instrument for assessing mathematics learning outcomes for fourth-grade elementary school students. This type of research is development research. The model used in this study is using the ADDIE (analyze), (design), (development), (implementation), (evaluation) model. The subjects used were 2 mathematicians/experts and 30 students as respondents. The techniques used in collecting data are observation, interviews, document recording, tests. The research results will be analyzed for validity and reliability. Instruments that have been designed to collect data are then tested first to find out the validity of the instrument. The results showed that the number of valid items was 18 items that were declared valid and 2 items that were not valid. After that, a reliability test is carried out. In this reliability test, it can be done if the items are declared valid. Instrument reliability can be tested using the Kuder Richardson 20 (KR-20) formula with the help of the Microsoft Office Excel application. The results of the calculation of instrument reliability obtained r11 = 0.82 has a "very high" consistency. Thus, the instrument for assessing mathematics learning outcomes for fourth-grade elementary school students is valid and appropriate to be used as an instrument for assessing mathematics learning outcomes. This research implies that the instrument can be used as a guide for developing other assessment instruments and can help teachers understand how to make good questions so that learning objectives can be achieved optimally.
Belajar Matematika dengan LKPD Berbasis Kontekstual Nareswari, Ni Luh Putu Sri Radha; Suarjana, I Made; Sumantri, Made
Mimbar Ilmu Vol 26, No 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.35691

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di lapangan berdasarkan observasi yang dilakukan antara lain: siswa kurang memahami materi matematika, LKPD yang digunakan minim penjelasan materi, dan LKPD kurang kontekstual dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dengan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran matematika materi menentukan keliling dan luas bangun datar persegi, persegi panjang, dan segitiga di kelas IV SD serta mengetahui validitas produk yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Lembar K erja Peserta Didik (LKPD) dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Matematika di Kelas IV SD. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu metode wawancara dan kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui validitas produk yang dikembangkan. Adapun nilai yang diperoleh yaitu: uji ahli mata pelajaran dosen matematika mendapatkan nilai 92%, uji ahli mata pelajaran guru matematika mendapatkan nilai 97,3%, uji ahli media pembelajaran mendapatkan nilai 90,9%, dan uji coba perorangan mendapatkan rata – rata nilai 96%. Dari keseluruhan nilai tersebut, dapat dikualifikasikan dalam kategori sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat dikatakan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikembangkan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA ., Made Ariwahyuni; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi pemahaman konsep matematika siswa kelompok kontrol yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi pemahaman konsep matematika siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran metakognitif, (3) perbedaan pemahaman konsep matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Popupasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 163 orang. Sedangkan sampel yang digunakan penelitian ini berjumlah 49 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik group random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes pemahaman konsep berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) pemahaman konsep matematika siswa kelompok kontrol tergolong sedang, (2) pemahaman konsep matematika siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi (3) terdapat perbedaan pemahaman konsep matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 7,46 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Kata kunci: Model pembelajaran, metakognitif, pemahaman konsep matematika. This study aimed at : (1) describing students’ understanding of mathematical concepts based control group through conventional learning models, (2) describing students' understanding of mathematical concepts based experimental group through metacognitive learning model, (3) understanding the differences of mathematical concepts significantly between groups of students who learned mathematic with metacognitive learning model and students who learned mathematic with conventional learning model at fifth grade students of elementary school at Gugus III, Tejakula Subdistrict, Buleleng Regency, in the academic year 2013/2014. The research categorized as the quasi-experimental study and it was designed using non - equivalent post-tests only for control group design. The subjects of the study were the fifth grade students of elementary school at Gugus III, Tejakula Subdistrict, Buleleng Regency, in the academic year 2013/2014 with the total number of 163 students, but the sample taken from this study were 49 students. Cluster random sampling was used at this study. Randomized sampling used only for the class. The data was collected by test of understanding the concept in the form of essay. The data was collected through statistical analysis and statistical descriptive inferential (t-test). The result of the study showed that: (1) the students' understanding of mathematical concepts of students who learned with control group categorized as medium level, (2) the students’ understanding of mathematical concepts of students who learned with experimental group categorized as high level, (3) there are significantly differences in understanding mathematical concepts between students who learned with metacognitive learning model and students who learned with conventional learning models with t-count value =7.46 and t-table value = 2.021, so that t-count value is higher than t-table value . Based on these results it can be said that a group of students who learned with metacognitive learning models is better than the group of students who learned with conventional learning models.keyword : model of learning, metacognitive, math comprehension concept
PENGARUH MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA LKS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SD ., Kadek Sri Windayani; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10823

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media LKS dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang ada di gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang ditentukan dengan cara Random sampling. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Office Excel 2007 for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media LKS berada pada kualifikasi sangat tinggi (M= 13,76; SD=3,95), sedangkan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi sedang (M= 9,70; SD=3,43). Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media LKS dan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, 2,78 > 2,01). Kata Kunci : Make A Match, hasil belajar This study aimed to know the difference of Mathematics learning outcomes between groups of students who learn by using cooperative learning model type Make A Match assisted Media LKS and groups of students who learn by using conventional learning model. This type of research is a quasi-experimental research with posttest non-equivalent control group design. The population of this study is the fourth graders of elementary school that is in cluster IV Buleleng District Lesson Year 2016/2017 which is determined by Random sampling. Data were analyzed with descriptive statistics and t-test with the help of Microsoft Office Excel 2007 for Windows program. All statistical tests were performed at a significance level of 5%. The result of data analysis showed that the learning result of Mathematics group of students who learn by using cooperative learning model type Make A Match with LKS Media aid is in very high qualification (M = 13,76, SD = 3,95), while the learning result of Mathematics of student group Learning by using conventional learning model is in medium qualification (M = 9,70; SD = 3,43). The result of hypothesis test with t-test shows that there is a significant difference between the learning result of Mathematics group of students learning by using cooperative learning model type Make A Match with LKS Media aid and learning result Mathematics group of students learning by using conventional learning model (ttable, 2.78> 2.01).keyword : Make A Match, learning outcomes,
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Kadek Aryantini; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat tidaknya perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran snowballl throwing berbatuan mind mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Semester II di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016.2017. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 1 Paket Agung dan kelas V SD Negeri 2 Paket Agung yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data diperoleh melalui metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran snowballl throwing berbatuan mind mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 5,43 dan ttab sebesar 1,99. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran snowball throwing berbantuan mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa. Kata Kunci : snowball throwing, mind mapping, dan hasil belajar IPS. This study aimed at determining whether there were differences in IPS learning outcomes between group of students who were taught by using the learning model of snowballl throwing assisted by mind mapping and group of students who were taught by using conventional learning in V grade students on second semester, of elementary school in Gugus VIII Buleleng District, Buleleng Regency, academic year 2016/2017. This type of research was a quasi-experimental study with nonequivalent posttest-only control group design. The population of this research was all of V grade students of elementary school in Gugus VIII Buleleng District, academic year 2016/2017. The samples of this research were V grade students in SD Negeri 1 Paket Agung and V grade students in SD Negeri 2 Paket Agung which were determined by random sampling technique. The data are obtained through multiple choice test method. The data was analyzed by using statistical descriptive analysis technique and t-test statistical inferential with polled variance formulation. The results show that there are differences in learning outcomes between groups of students who are taught by using the learning model of snowballl throwing assisted by mind mapping and groups of students who are taught by using conventional learning, with 5.43 score of t-count and 1.99 score of t-tab. It means that t-count is bigger than t-tab. Besed on the result of this research it can be concluded that teaching model snowball throwing that is assisted by mind mapping affects the students learning outcome in learning IPS.keyword : snowball throwing, mind mapping, learning outcome of learning IPS.
PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS III KABUPATEN BANGLI ., Luh Putu Cidrayanti; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 98 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Sulahan yang berjumlah 26 orang dan siswa kelas IV SD N 1 susut yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,52 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,01. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 34 dan kelompok kontrol adalah 27,75. Hal ini berarti, eksperimen > kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan masalah terbuka (open-ended) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli.Kata Kunci : hasil belajar Matematika, pendekatan open-ended. This research aims to determine the differences of Mathematics learning outcomes between students who learned using open problem approach (open -ended approach) and students who learned using the conventional learning, in the fourth grade students in Cluster III of Susut District ,Bangli regency in academic year 2015/2016. This is a quasi-experimental research. The population of this research was all fourth grade students in Cluster III of Susut District, Bangli regency in academic year 2015/2016, there are 98 people as population of this research. Samples of this study are students of fourth grade in SD N 2 Sulahan, with totally 26 people as samples and fourth grade students of SD N 1 Susut with totally 24 people as samples. Data of this research were student’s learning outcomes in math subjects, the data collected by description test instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics ( t-test ). Based on the data analysis, obtained t= 2.52 and t table ( at significance level of 5 % ) = 2.01 . This is means that the value of t > t table , so it can be interpreted that there are a significant differences in Mathematics learning outcomes between students who learned with an open problem approach (open–ended problem ) and students who learned using conventional learning. The average ( ) value showed that the experimental group get 34 and the control group get 27.75. This means, experimental > control. Based on these the result of this research, the consclution of this research is the application of an open problem approach (open -ended approach) affect the Mathematics learning outcomes of fourth grade students in Cluster III, of Susut District in Bangli regency.keyword : the result of learning mathematics, open-ended approach.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Gusti Ayu Made Lestari; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signitifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 167 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel penelitian, yaitu siswa kelas IV di SD N 1 Panji Anom berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV di SD N 2 Tegallinggah berjumlah 37 orang. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, skor rata-rata pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen adalah 21, 1 yang berada pada kategori tinggi, (2) skor rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 15,54 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung6,3761> ttabel1,9971) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : model inkuiri terbimbing, pemahaman konsep This observation aims to know differences comprehension of science concept among the students that follow guided inquiry learning with mind map and students that follow learning with direct learning model. This kind of observation is apparent experiment observation with design post-test only control group design. This observation population is all of fifth grade students in fifth cluster elementary school in Sukasada sub-district in 2016/2017 in which engange 167 students. Sample that taken by sampling random technique. Observation sample are students of SD N 1 Panji Anom amount 30 students and students of SD N 2 Tegallinggah amount 37 students. Science concept comprehension data is gethered by test method, which is wider objective test. Then data will be analyzed by using descriptive statistic analysis technique and t-test. Result of observation points that, (1) average score of student science concept comprehension in group experiment is 21,1 that is different in high category, (2) average score of student science concept comprehension in control group 15.54 that is different in medium category, (3) result of t-test analysis is obtained tcount is bigger than ttable (tcount 6,3761> ttable 1,9971) it means that there is significant differences in science concept comprehension among the students who follow the learning by using guided inquiry with mind map and students that follow learning with direct learning model.keyword : guided inquiry learning, concept comprehension
Penguasaan Makna Kata, Simbolisme, Tipografi, dan Kemampuan Membuat Parafrase Sajak Modern Indonesia. Made Sumantri
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45 No 1 (2012): April, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.201 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i1.1782

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menemukan (1) tingkat penguasaan makna kata, simbolisme, dan tipografi yang dimiliki oleh mahasiswa S1 PGSD, (2) tingkat kemampuan mahasiswa S1 PGSD dalam membuat parafrase sajak modern Indonesia, dan (3) untuk mencari hubungan antara penguasaan makna kata, simbolisme, tipografi dan kemampuan membuat parafrase sajak modern Indonesia pada mahasiswa S1 PGSD. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan analisis regresi dengan SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan dan hubungan variabel adalah seperti berikut ini. Pertama, penguasaan makna kata, simbolisme, tipografi, dan kemampuan membuat parafrase sajak modern Indonesia tergolong cukup. Kedua, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan makna kata, simbolisme, tipografi dan kemampuan membuat parafrase sajak modern Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar semua pihak dalam perkuliahan memberikan perhatian yang lebih intensif dan lebih ekstensif pada materi sajak modern Indonesia. Kata-kata Kunci: makna kata, simbolisme, tipografi, parafrase, sajak.
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 4 KALIUNTU Kadek Dewi Suryantari; Made Sumantri
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 49 No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.248 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v49i2.9010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu dan Permendikbud Nomor 103  Tahun 2014   ditinjau  dari  perencanaan dan  pelaksanaan pembelajaran. Penelitían ini termasuk penelitían evaluatif model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu  berdasarkan  Permendikbud Nomor  103   Tahun  2014. Data perencanaan pembelajaran dikumpulkan dengan metode studi dokumentasi,  sedangkan data pelaksanaan pembelajaran dikumpulkan   dengan   metode  observasi. Subjek penelitian berjumlah 6 orang guru di SD Negeri 4 Kaliuntu. Data berupa skor semua objek penelitian dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang Wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis  menunjukkan bahwa besarnya kesenjangan implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 4 Kaliuntu berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 ditinjau dari perencanaan pembelajaran adalah sebesar 12,17%. Kesenjangan tersebut terletak pada indikator kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, media dan sumber belajar. Ditinjau dari pelaksanaan pembelajaran, kesenjangan terjadi sebesar 19,17%. Kesenjangan tersebut terdapat pada indikator pemberian apersepsi, penyampaian teknik penilaian yang akan digunakan guru, peserta didik diarahkan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan, dan pemberian tindak lanjut dalam bentuk remidi, pengayaan, dan atau pemberian tugas. 
Co-Authors ., Dewa Ayu Diah Astri ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Lestari ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Kadek Satya Dharma ., I Kadek Yudiasa ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Suarthika ., I Made Yudha Pranata ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Dewi Suryantari ., Kadek Era Kariadnyani ., Kadek Somarasih ., Kadek Sri Windayani ., Komang Novi Artini ., Komang Tri Wijayanti ., Luh Putu Cidrayanti ., Made Vidha Ratnami ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Aryantini ., Ni Kadek Chandra Pratiwi ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Komang Ayu Lestari ., Ni Kt Prapti Kusuma Wardani ., Ni Luh Wika Sukmawati ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Wayan Yunita Dewi ., Putu Ayu Pryantini A. M. Dwitha Evayanti Aditya, I Kadek Dwi Aditya, I Kadek Dwi Ariani, Komang Rina Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana dianayanti, ni luh pebri Dina Yuliati . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwitha Evayanti, A. M. Evayanti, A.M,Dwitha Evayanti, A.M,Dwitha Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Wira Bayu Hermayanti, Putu I Dewa Gede Diana Putra . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Wiguna . I Kadek Mertayasa . I Kadek Peri Wijaya I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Arya Prmana . I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Komang Suartini . Ida Bagus Indra Kusuma . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, I Gusti Ayu Putu Unik Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Dewi Suryantari Kadek Dewi Suryantari, Kadek Dewi Kadek Diah Lestari Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Mahendra . Kadek Sweca Adnyana . Kasyfia ., Kasyfia Kertiari, Luh Putu Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rina Ariani Lestari, Kadek Diah Luh Ade Sri Lestari . Luh Putu Kertiari M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ariwahyuni . Made Dwi Apriyanti Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Mamanda, Slamet Mamanda, Slamet Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Miasari, Ni Putu Nareswari, Ni Luh Putu Sri Radha Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Rina Widiasari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Luh Ayu Widiastiti Ni Luh Putu Ema Widari Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Erni Sumastini . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Mia Ari Yantini Ni Putu Miasari Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ningrat, Sayu Putri Nopiani, Ririn Peri Wijaya, I Kadek Prabawati, I Gst. Ayu Kiki Indrayani Putri Ningrat, Sayu Putu Hermayanti Sabila, Sakin Sakin Sabila Sanjaya, I Kadek Yoga Sari Kusuma Dewi . Sayu Putri Ningrat Sudiarni, Ni Kadek Sudiarni, Ni Kadek Sugiartha, I Made Sugiartha, I Made Taurina Rizqi, Aprilliarose Taurina Rizqi, Aprilliarose Trisna Dewi, Ayu Ira Trisna Dewi, Ayu Ira Ustari, Komang Sri Ustari, Komang Sri Widari, Ni Luh Putu Ema Widiasari, Ni Kadek Rina Widiastiti, Ni Luh Ayu Wirabayu, I Gede Wiwik Antari, Ni Made Yantini, Ni Putu Mia Ari Yantini, Putu Mia Ari Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka