Claim Missing Document
Check
Articles

Fourth Grade Elementary School Mathematics Learning Online Test Sakin Sabila; I Made Suarjana; Made Sumantri
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 5 No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v5i4.40127

Abstract

Teachers have difficulty checking student work. This is because all learning processes are carried out using HP media. In addition, in the learning process during the Covid-19 period, the teacher evaluates or provides other tasks only via Whatsapp. This study aims to create an online test for fourth-grade elementary school mathematics learning. The type of research used in this research is research and development. The model used in this study is using the ADDIE model. The research subjects were 2 experts in learning mathematics, and the experiment was conducted on 28 students in elementary school. The method used to collect data in this study used interviews and online tests. The data analysis techniques used are validity, reliability, discriminating power, difficulty level, quality of distractors, practitioner responses, and student responses. Instruments that have been designed to collect data are then tested first in order to find out the validity of the instrument. The result of the research is the analysis of the content validity test, and the items are at very high criteria. The results of the reliability test, the instrumenttested has a very high consistency. In the analysis of practitioner responses and student responses, the category is outstanding. So, the online test instrument for learning mathematics for fourth-grade elementary school students is valid and feasible to be used as an instrument for assessing student learning outcomes. This research implies that teachers can use the developed online test instrument to measure students' understanding during the learning process.
Belajar Matematika dengan LKPD Berbasis Kontekstual Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari; I Made Suarjana; Made Sumantri
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 2 (2021): Augustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i2.35691

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di lapangan berdasarkan observasi yang dilakukan antara lain: siswa kurang memahami materi matematika, LKPD yang digunakan minim penjelasan materi, dan LKPD kurang kontekstual dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dengan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran matematika materi menentukan keliling dan luas bangun datar persegi, persegi panjang, dan segitiga di kelas IV SD serta mengetahui validitas produk yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Lembar K erja Peserta Didik (LKPD) dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Matematika di Kelas IV SD. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu metode wawancara dan kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui validitas produk yang dikembangkan. Adapun nilai yang diperoleh yaitu: uji ahli mata pelajaran dosen matematika mendapatkan nilai 92%, uji ahli mata pelajaran guru matematika mendapatkan nilai 97,3%, uji ahli media pembelajaran mendapatkan nilai 90,9%, dan uji coba perorangan mendapatkan rata – rata nilai 96%. Dari keseluruhan nilai tersebut, dapat dikualifikasikan dalam kategori sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat dikatakan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikembangkan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar.
Bahan Ajar Interaktif Bermuatan Pendidikan Karakter pada Materi Sistem Pernapasan pada Manusia dan Hewan Ni Luh Putu Ema Widari; I Gede Astawan; Made Sumantri
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.37088

Abstract

Kurangnya bahan ajar yang inovatif yang dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar. Selain itu pemanfaatan bahan ajar pendukung masih kurang, siswa hanya berpatokan pada buku siswa saja sebagai sumber belajar utama. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan bahan ajar interaktif bermuatan pendidikan karakter pada materi Sistem Pernapasan Manusia dan Hewan Kelas V. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan prosedur ADDIE. Subjek uji coba penelitian yaitu 2 orang ahli media pembelajaran, 2 orang ahli desain pembelajaran, 2 orang guru, dan 9 orang siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara dan angket. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitif. Hasil penelitian yaitu penilaian yang diberikan oleh ahli materi pembelajaran yaitu 3,86 (sangat baik), penilaian dari ahli media pelajaran yaitu 3,87 (sangat baik), penilaian dari ahli desain pelajaran yaitu 3,82 (sangat baik), hasil uji coba perorangan yaitu 3,93 (sangat baik), hasil uji coba kelompok kecil yaitu 3,85 (sangat baik). Jadi bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu produk yang dikembangkan dapat digunakan guru sebagai bahan ajar yang membantu siswa dalam belajar mandiri.
Video Animasi Pembelajaran Materi Pengukuran Made Dwi Apriyanti; I Made Suarjana; Made Sumantri
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i1.41544

Abstract

Penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran sangat penting. Namun, guru masih kurang mampu memanfaatkan teknologi untuk membuat media pembelajaran berupa video pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran video animasi berbasis powtoon pada materi pengukuran kelas III sekolah dasar agar lebih mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba penelitian yaitu 7 pakar (2 pakar instrumen, 2 pakar materi dan media pembelajaran, serta 1 praktisi), 4 orang siswa untuk uji coba perorangan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu deskriptif kualitatif dan deskripsi kuantitatif. Data hasil validasi dianalisis menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata skor validitas media. Hasil analisis data validitas ahli materi diperoleh 4,42. hasil validitas ahli media diperoleh 4,46. Hasil rata-rata skor dari praktisi guru diperoleh 4,5. Hasil rata-rata skor dari responden siswa diperoleh 4,5. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka video animasi berbasis powtoon pada materi pengukuran di kelas III sekolah dasar memiliki kualifikasi sangat baik dan yang dikembangkan layak digunakan. Implikasi penelitian ini yaitu guru berupaya menguasai teknologi untuk mengembangkan video animasi berbasis powtoon pada materi pengukuran kelas III pada media pembelajaran. Hasil penelitian ini memiliki kualifikasi sangat baik. Video animasi ini dimanfaatkan untuk pendukung dalam proses pembelajaran matematika, khususnya pada materi pengukuran panjang.
Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy (SAVI) Berbantuan Icebreaker Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa I Kadek Peri Wijaya; Gede Wira Bayu; Made Sumantri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.27979

Abstract

Students who are less enthusiastic in participating in learning both individually and in groups and the teacher's inability to apply learning models that can create interesting and fun learning. The purpose of the study was to analyze the Somatic, Auditory, Visualization, Intellectual (SAVI) learning model with the aid of an icebreaker on the science learning outcomes of class V students. This study was quasi-research with a non-equivalent post-test-only group design. This study used a population of all students of class V, which amounted to 128 people. Based on the random sampling technique, the sample was assigned to the experimental group, namely class V with 25 students, and the control group, namely class V with 25 students. The data collection method used is the test method, namely a multiple-choice test, totaling 30 questions. The data that has been collected is then processed with descriptive and inferential statistics. Based on the results of the study, it is known that the average science learning outcomes obtained by the experimental group are greater than the control group (18.34>15.78). The results of the t-test showed tcount 3,598 and ttable with a significance level of 5% obtained 2,021. Based on the test results tcount > ttable (3.598 > 2.021), so Ho is rejected and H1 is accepted. So, it can be concluded that there is a significant effect of the Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy assisted learning model with the help of icebreaker on the science learning outcomes of fifth-grade students.
Pengembangan Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes untuk Siswa Komang Rina Ariani; Made Sumantri; Desak Putu Parmiti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28260

Abstract

Hasil belajar IPS siswa masih tergolong rendah diakibatkan oleh pembelajaran yang berpusat pada guru, kurangnya pemanfaatan media saat mengajar dan siswa terdorong untuk menghapal informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas isi materi, desain, media dan tes pilihan ganda pada  video pembelajaran IPS bermuatan tes untuk siswa  kelas V SD. Media pembelajaran yang dikembangkan berupa video pembelajaran. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah development research dengan model 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate.  Metode dalam penelitian ini adalah non tes dengan memberikan kuesioner untuk memperoleh penilaian terhadap video pembelajaran yang dilakukan  oleh pakar ahli isi materi pembelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain video pembelajaran, dan ahli evaluasi pembelajaran terhadap tes pilihan ganda tanpa melakukan uji coba lapangan dan hanya dilakukan penyebaran video kepada wali kelas. Hasil analisis Pengembangan Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes untuk Siswa Kelas V SD diperoleh hasil: validitas isi materi pembelajaran sebesar 1, validitas desain video pembelajaran sebesar 1, validitas media pembelajaran sebesar 1, dan validitas tes pilihan ganda sebesar 1, dengan perolehan uji validasi sebesar 1 artinya  video pembelajaran memperoleh kategori sangat tinggi, serta memperoleh uji reliabilitas isi materi pelajaran 0,99, uji desain video pembelajaran 0,98, dan uji media pembelajaran sebesar 0,99  Berdasarkan hasil  analisis diperoleh simpulan yakni Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes Untuk Siswa Kelas V SD dinyatakan valid dan reliabel.
Model Discovery Learning Berbantuan Peta Pikiran Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Sanjaya, I Kadek Yoga; Sumantri, Made; Renda, Ndara Tanggu
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i1.44991

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V disebabkan oleh pembelajaran yang masih cenderung bersifat konvensional yang membuat siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah menerapkan model Discovery Learning berbantuan peta pikiran terhadap hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Discovery Learning berbantuan Peta Pikiran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah quasi eskperimen dengan menggunakan rancangan non-equuivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V yang berjumlah 183 orang dan sampel penelitian ini berjumlah 58 siswa yang diambil secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Data pada penelitian ini adalah skor hasil belajar IPA siswa yang dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan jumlah soal 20 butir. Data hasil belajar IPA dianalisis menggunakan statistik deskriftif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Discovery Learning berbantuan peta pikiran dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. (thitung sama dengan 4,34 lebih dari ttabel sama dengan 1,67). Simpulan bahwa terdapat pengaruh model Discovery Learning berbantuan peta pikiran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD. Implikasi penelitian ini adalah dengan penerapan model Discovery Learning berbantuan Peta Pikiran, siswa menjadi lebih aktif dan dapat membangun pengetahuannya secara mandiri.
PENGARUH MODEL CHILDREN LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., Ni Made Erni Sumastini; ., Drs. Made Sumantri; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model Children Learning In Science berbantuan nilai-nilai kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test 0nly control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 140 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 65 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model Children Learning In Science berbantuan nilai-nilai kearifan lokal dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh ( > ) dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model Children Learning In Science berbantuan nilai-nilai kearifan lokal yaitu 24,35, yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 19,76 yang berada pada kategori cukup.Kata Kunci : Children Learning In Science The aimed of this research is to know the difference of science learning achievement between student groups that following Children Learning In Science model assistance of local wise values and student groups that following conventional learning model. The kind of this research is quasi-experiment research by design of post-test only group control design. The population of this research is all of students of fifth grade of Elementary School in cluster I of Kubutambahan District of Buleleng Regency in Academic Year 2013/2014 by amount of population 140 students. The sample was taken by random sampling with total 65 students. The collected data in this research is science learning achievement. The test form of science learning achievement is multiple choices. The data is analyzed by using descriptive and inferential statistic. The result of the research indicates that there are the significant of difference in learning achievement between student groups that following Children Learning In Science model assistance of local wise values and student groups that following conventional learning model. This matter is shown by ( > ) and it is supported by difference of obtained mean score between student that following Children Learning In Science model assistance of local wise values is 24,35, residing in good category and student that following conventional learning model is 19,76 residing in enough category.keyword : Children Learning In Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBANTUAN TEKNIK COMPLETE SENTENCE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD NEGERI 1 SEMARAPURA KANGIN ., Ni Kadek Ayu Noverayanti; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman dan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Metakognitif berbantuan teknik complete sentence dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri 1 Semarapura Kangin tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Semarapura Kangin tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 72 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik random sampling dan diperoleh kelas VA SD Negeri 1 Semarapura Kangin sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD Negeri 1 Semarapura Kangin sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca pemahaman yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran Metakognitif berbantuan teknik complete sentence dan kelas yang menggunakan model pembelajaran Konvensional (thitung = 11,89; ttabel = 1,994) rata-rata skor kemampuan membaca pemahaman 49,57 kelas yang belajar dengan model pembelajaran Metakognitif berbantuan teknik complete sentence yang berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional adalah 44,43 yang berada pada kategori rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman yang dicapai oleh kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Metakognitif berbantuan teknik complete sentence lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional.Kata Kunci : metakognitif, teknik complete setence membaca pemahaman. This research purpose to determine differences in reading comprehension and classroom learning with technology -assisted learning model metacognitive complete sentence with conventional learning models fifth grade students of sd negeri 1 semarapura kangin academic year 2013/2014 . The study was quasi-experimental research design with non - equivalent post - test only control group design. The study population was all students in class v sd negeri 1 semarapura kangin academic year 2013/2014 the number of 72 people. The research sample was taken with a random sampling technique and derived class va sd negeri 1 semarapura kangin as the experimental group and class vb sd negeri 1 semarapura kangin as a control group. The data collected in this study is the ability to read with understanding that collected observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results showed that there were differences in reading comprehension between classroom learning with technology -assisted learning model metacognitive complete sentence and classes that use conventional learning model ( t = 11.89 ; ttable = 1.994 ) mean score 49.57 grade reading comprehension who learned the technique aided learning model metacognitive complete a sentence at the high category , while classroom learning with conventional learning models is 44.43 which is in the low category . Results of this study showed that reading comprehension is achieved by the following class learning with technology -assisted learning model metacognitive complete sentence higher than the classes that follow the model of learning with conventional learning.keyword : engineering Metacognitive sentence complete reading comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA ., Made Ariwahyuni; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi pemahaman konsep matematika siswa kelompok kontrol yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi pemahaman konsep matematika siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran metakognitif, (3) perbedaan pemahaman konsep matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Popupasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 163 orang. Sedangkan sampel yang digunakan penelitian ini berjumlah 49 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik group random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes pemahaman konsep berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) pemahaman konsep matematika siswa kelompok kontrol tergolong sedang, (2) pemahaman konsep matematika siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi (3) terdapat perbedaan pemahaman konsep matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 7,46 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Kata kunci: Model pembelajaran, metakognitif, pemahaman konsep matematika. This study aimed at : (1) describing students’ understanding of mathematical concepts based control group through conventional learning models, (2) describing students' understanding of mathematical concepts based experimental group through metacognitive learning model, (3) understanding the differences of mathematical concepts significantly between groups of students who learned mathematic with metacognitive learning model and students who learned mathematic with conventional learning model at fifth grade students of elementary school at Gugus III, Tejakula Subdistrict, Buleleng Regency, in the academic year 2013/2014. The research categorized as the quasi-experimental study and it was designed using non - equivalent post-tests only for control group design. The subjects of the study were the fifth grade students of elementary school at Gugus III, Tejakula Subdistrict, Buleleng Regency, in the academic year 2013/2014 with the total number of 163 students, but the sample taken from this study were 49 students. Cluster random sampling was used at this study. Randomized sampling used only for the class. The data was collected by test of understanding the concept in the form of essay. The data was collected through statistical analysis and statistical descriptive inferential (t-test). The result of the study showed that: (1) the students' understanding of mathematical concepts of students who learned with control group categorized as medium level, (2) the students’ understanding of mathematical concepts of students who learned with experimental group categorized as high level, (3) there are significantly differences in understanding mathematical concepts between students who learned with metacognitive learning model and students who learned with conventional learning models with t-count value =7.46 and t-table value = 2.021, so that t-count value is higher than t-table value . Based on these results it can be said that a group of students who learned with metacognitive learning models is better than the group of students who learned with conventional learning models.keyword : model of learning, metacognitive, math comprehension concept
Co-Authors ., Dewa Ayu Diah Astri ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Lestari ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Kadek Satya Dharma ., I Kadek Yudiasa ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Suarthika ., I Made Yudha Pranata ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Dewi Suryantari ., Kadek Era Kariadnyani ., Kadek Somarasih ., Kadek Sri Windayani ., Komang Novi Artini ., Komang Tri Wijayanti ., Luh Putu Cidrayanti ., Made Vidha Ratnami ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Aryantini ., Ni Kadek Chandra Pratiwi ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Komang Ayu Lestari ., Ni Kt Prapti Kusuma Wardani ., Ni Luh Wika Sukmawati ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Wayan Yunita Dewi ., Putu Ayu Pryantini A. M. Dwitha Evayanti Aditya, I Kadek Dwi Aditya, I Kadek Dwi Ariani, Komang Rina Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana dianayanti, ni luh pebri Dina Yuliati . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwitha Evayanti, A. M. Evayanti, A.M,Dwitha Evayanti, A.M,Dwitha Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Wira Bayu Hermayanti, Putu I Dewa Gede Diana Putra . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Wiguna . I Kadek Mertayasa . I Kadek Peri Wijaya I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Arya Prmana . I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Komang Suartini . Ida Bagus Indra Kusuma . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, I Gusti Ayu Putu Unik Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Dewi Suryantari Kadek Dewi Suryantari, Kadek Dewi Kadek Diah Lestari Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Mahendra . Kadek Sweca Adnyana . Kasyfia ., Kasyfia Kertiari, Luh Putu Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rina Ariani Lestari, Kadek Diah Luh Ade Sri Lestari . Luh Putu Kertiari M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ariwahyuni . Made Dwi Apriyanti Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Mamanda, Slamet Mamanda, Slamet Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Miasari, Ni Putu Nareswari, Ni Luh Putu Sri Radha Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Rina Widiasari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Luh Ayu Widiastiti Ni Luh Putu Ema Widari Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Erni Sumastini . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Mia Ari Yantini Ni Putu Miasari Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ningrat, Sayu Putri Nopiani, Ririn Peri Wijaya, I Kadek Prabawati, I Gst. Ayu Kiki Indrayani Putri Ningrat, Sayu Putu Hermayanti Sabila, Sakin Sakin Sabila Sanjaya, I Kadek Yoga Sari Kusuma Dewi . Sayu Putri Ningrat Sudiarni, Ni Kadek Sudiarni, Ni Kadek Sugiartha, I Made Sugiartha, I Made Taurina Rizqi, Aprilliarose Taurina Rizqi, Aprilliarose Trisna Dewi, Ayu Ira Trisna Dewi, Ayu Ira Ustari, Komang Sri Ustari, Komang Sri Widari, Ni Luh Putu Ema Widiasari, Ni Kadek Rina Widiastiti, Ni Luh Ayu Wirabayu, I Gede Wiwik Antari, Ni Made Yantini, Ni Putu Mia Ari Yantini, Putu Mia Ari Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka