Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN BONEKA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V ., I Gede Fajar Dian Mahendra; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan yang berjulah 95 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 8 Kubutambahan dan siswa kelas V SD Negeri 2 Bukti. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar penilaian unjuk kerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 6,75 dan ttab sebesar 2,02. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa.Kata Kunci : model pembelajaran role playing, keterampilan berbicara, boneka tangan The purpose of this research was to know the defference between the speaking skill of students that was taught using social learning model of role playing assisted by puppets and those who were taught with convensional learning model at fifth grade Elementary School of Gugus I Kubutambahan sub-district in academic year of 2016/2017. This research was a quasi experimental within a post test only control group design. The total of population in this research was 95 students. The sample of this research were SDN 8 Kubutambahan and SDN 2 Bukti. In collecting the data, the writter used an assessment of performance. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The results show that the defference between the speaking skill of students that was taught using social learning model of role playing assisted by puppets and those who were taught with convensional learning model within 6,75 score of t-count and 2,02 score of t-tab. It meant that t-count is bigger than t-tab. Besed on the result of this research it can be concluded that role playing learning model assisted by puppets influence of students’ speaking skillskeyword : role playing learning model, speaking skills, puppets
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V DI SD GUGUS IV KECAMATAN SUKASADA ., Ida Ayu Vera Widayanti; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Value Clarification Technique dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2017/2018 di SD Gugus IV Kecamatan Sukasada yang berjumlah 164 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sukasada yang berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Sukasada yang berjumlah 29 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t polled varians). Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh rata–rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 23,77, sedangkan dari rata–rata hasil belajar PKn kelompok kontrol yaitu 16,67. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 68,54 lebih besar daripada ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Value Clarification Technique dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : value clarification technique, hasil belajar. This research aimed at knowing the differences of result in studying Pkn (civic) between students who were taught by using conventional technique and students who were taught by using value clarification technique. This was a quasi- experimental research. The design of this research was non-equivalent posy-test only control group design. The population of this research were all of students at the fifth grade in second semester of SD Cluster IV in Sukasada subdistrict in academic year 2017/2018 and were amounted 164 students. The sample of this research were 29 students of the fifth grade of SDN 2 Sukasada as control group and 33 students of the fifth grade of SDN 3 Sukasada as experimental group. Data of the result in studying civic were collected by using test instrument in form of subjective test. The collected data were analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test polled varians). Based on the result, it was gotten the mean of the result in studying civic for experimental group was 23,77, whereas the mean of control group was 16,67. from the result, it was gotten result of th = 68.54. it was bigger than tt (in significant level 5%) = 2.000, in conclusion, this result showed that there was significant difference on the result of studying civic between students who were taught by using value clarification technique and students who were taught by using conventional technique.keyword : result of study, value clarification technique.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) BERMUATAN KONSEP TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Dwi Wiguna; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) bermuatan konsep Tri Hita Karana dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa sekolah dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design dan sampel sebanyak 46 orang yang diambil secara simple random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar IPA berbentuk objektif yang terdiri dari 40 butir tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) bermuatan konsep Tri Hita Karana dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA (thitung=5,858 dan ttabel = 2,021 sehingga thitung>ttabel). Adanya perbedaan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) bermuatan konsep Tri Hita Karana berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Kintamani.Kata Kunci : Predict-Observe-Explain (POE), tri hita karana, hasil belajar. This study aimed to determine the difference of Science learning outcomes between students who were given learning Predict-Observe-Explain (POE) is loaded with Tri Hita Karana concept and students who were given conventional learning model in the fifth grade students in Cluster I District of Kintamani in the academic year 2016/2017. This study wis a quasi experiment with non-equivalent posttest only control group design and 46 samples taken by simple random sampling. The student Science learning outcomes were collected by using a objective test consisting of 40 test points. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical analysis (t-test). The results of the study shows it was found that there were significant differences between students who given learning Predict-Observe-Explain (POE) with Tri Hita Karana concept and students who were given conventional model in term science score (tcount = 5.858 and ttable = 2.021 so tcount>ttable). The existence of these differences indicates that Predict-Observe-Explain (POE) learning model with Tri Hita Karana concept effected the fifth grade students in Cluster I District of Kintamani’s science outcome.keyword : Predict-Observe-Explain (POE), tri hita karana, learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Yudha Pranata; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 183 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling dengan cara undian. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (t hitung 4,69 > t tabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model CRH, hasil belajar IPA This research aims to determine the significant differences of science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media and group of students that learned with conventional learning models to students V grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017, amounting to 183 students. Sampling using random sampling technique is simple random sampling by lottery. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount=4,69 > ttable=2,021) this means that there are significant differences of science learning outcomes among yhe group of students that learned with cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media and group of students that learned with conventional learning models, so it can be concluded cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media has a positive effect on science learning outcomes students V grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017.keyword : CRH model, science learn outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERTAIF TIPE EXAMPLES NON-EXAMPLES TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Nyoman Sri Wiratni; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Examples Non-Examples dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Seririt. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Seririt yang terdiri dari 8 kelas yang berjumlah 210 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 1 Sanding berjumlah 23 orang dan kelas V SD Negeri 2 Pejeng Kaja berjumlah 27 orang. siswa. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes obyektif. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Examples Non-Examples dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pebelajaran konvensional , dengan t = 3,113 dengan signifikansi < 0,05). Rata-rata hasil belajar IPS ekperimen adalah 14,65 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS kontrol sebesar 11,60. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non-Examples berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Examples Non Examples, hasil belajar IPS This study aims to determine the difference of social learning outcomes between students who follow the learning with coopertif learning model Examples Non-Examples type and students who follow the learning with conventional learning in fifth grade elementary school students in cluster VIII Seririt Subdistrict. The research was a quasi experiment. The population was fifth grade in cluster VIII Seririt Subdistrict consisted of 8 classes numbering 210 students. The sample of this research were fifth grade in SD Negeri 2 Banjarasem were 34 students and SD N 1 Pngkungparuk were 30 students. Learning result data is collected by use objective tests. Data were analyzed using t-test. The results of this study indicate that there are differences of social learning outcomes between students who were taught by using cooperative learning model Examples Non-Examples type and students who were taught by using conventional learning, witht = 3,113 and significant
PENGARUH MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA LKS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SD ., Kadek Sri Windayani; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10823

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media LKS dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang ada di gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang ditentukan dengan cara Random sampling. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Office Excel 2007 for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media LKS berada pada kualifikasi sangat tinggi (M= 13,76; SD=3,95), sedangkan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi sedang (M= 9,70; SD=3,43). Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media LKS dan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, 2,78 > 2,01). Kata Kunci : Make A Match, hasil belajar This study aimed to know the difference of Mathematics learning outcomes between groups of students who learn by using cooperative learning model type Make A Match assisted Media LKS and groups of students who learn by using conventional learning model. This type of research is a quasi-experimental research with posttest non-equivalent control group design. The population of this study is the fourth graders of elementary school that is in cluster IV Buleleng District Lesson Year 2016/2017 which is determined by Random sampling. Data were analyzed with descriptive statistics and t-test with the help of Microsoft Office Excel 2007 for Windows program. All statistical tests were performed at a significance level of 5%. The result of data analysis showed that the learning result of Mathematics group of students who learn by using cooperative learning model type Make A Match with LKS Media aid is in very high qualification (M = 13,76, SD = 3,95), while the learning result of Mathematics of student group Learning by using conventional learning model is in medium qualification (M = 9,70; SD = 3,43). The result of hypothesis test with t-test shows that there is a significant difference between the learning result of Mathematics group of students learning by using cooperative learning model type Make A Match with LKS Media aid and learning result Mathematics group of students learning by using conventional learning model (ttable, 2.78> 2.01).keyword : Make A Match, learning outcomes,
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DECISON MAKING BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Indi Syifa Maulidati; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe decision making berbantuan media video dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 180 orang. Sampel penelitian ini menggunakan random sampling. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,747 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,999. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Decision Making dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata hitung kelompok eksperimen adalah 22,72 dan rata-rata hitung kelompok kontrol adalah 16,8. Hal ini berarti bahwa rata-rata hitung eksperimen > rata-rata hitung kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Decision Making berbantuan Media Video berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : decision making, video, hasil belajar IPS This research aims to know the significant difference of Social Science learning outcomes among students who follow the cooperative learning model type decision making of video and media-aided students who follow the conventional learning model with learning in students of class V in the cluster Sukasada Sub-district VI year lessons 2016/2017.This type of research is quasi experiment research that use of non-equivalent design post test only control group design. This research population totalling 180 people. The sample of this study using random sampling. Data results collected social science learning with multiple choice tests-shaped instrument. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved tvalue = 5.74 and ttable (significance level at 5%) = 1.999. This means that tvalue > ttable, so it can be interpreted that there is a significant difference of social science learning outcomes among students who follow learning with a learning model cooperative type Decision Making and students who follow the conventional learning model with learning. Of the average count, calculating the average group of experiments is 22.72 average and calculate the control group was 16.8. This means that the average count experiment > averaged to calculate control group, so that it can be concluded that the application of the cooperative learning model type Decision Making assisted Video Media influence on learning outcomes social science grade V in the cluster VI Sukasada Sub-district.keyword : decision making, videos, learning outcomes social science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) BERBASIS KONSEP TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Kadek Somarasih; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berbasis konsep Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SDN Gugus I Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di Gugus I Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 117 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Lemukih yang berjumlah 36 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 Galungan yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran tipe Inside Outside Circle (IOC) berbasis konsep Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, dengan perhitungan thitung = 6,21 > ttabel = 1,99 dengan signifikan < 0,05. Rata-rata skor kemampuan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berbasis konsep Tri Kaya Parisudha adalah 20,42 lebih tinggi dari kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 14,89. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berbasis konsep Tri Kaya Parisudha berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN Gugus I Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Inside Outside Crcle (IOC), Tri Kaya Parisudha, hasil belajar IPA The research is to know the significant difference of science learning outcomes between groups of students who are taught by cooperative learning model of Inside Outside Circle (IOC) type based on the concept of Tri Kaya Parisudha and group of students that is taught by conventional learning model in grade V students in SDN Gugus I Kecamatan Sawan lesson 2016/2017. This type of research is quasi-experimental research. The population of this study is all students of class V SDN in Cluster I Sawan District lesson year 2016/2017. Which amounted to 117 people. The sample of research is the students of class V SD Negeri 1 Lemukih which amounted 36 people and students of grade V SD Negeri 1 Galungan which amounted 28 people. Data collection techniques use multiple-choice objective tests. The result show that there is a difference of science learning outcomes between groups of students who were taught by using the Inside Outside Circle (IOC) model based on the concept of Tri Kaya Parisudha and group of students that is taught by conventional learning, with t-hitung= 6,21> t-table=1,99 with significant
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DI KELAS V SD ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Word Square dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 130 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling dengan cara undian.Data hasil belajar Bahasa Indonesia dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 7,61> ttabel2,021), ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipeWord square dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Word Square, hasil belajar bahasa Indonesia This study aims to determine the significant differences between the learning outcomes of Indonesian language between groups of students who with cooperative learning model type Word Square and groups of students who were taught by conventional learning model in grade V elementary school on the Civics subjects IV Kediri District Tabanan Lesson 2016/2017 . This research type is quasi experiment research with non-equivalent design posttest only control group design. The population of this study is all students of grade Velementary schoolon the Civics subjects IV Kediri District Tabanan District Lessons 2016/2017 which amounted to 130 people. Sampling using random sampling technique is simple random sampling by lottery. The learning result data of Bahasa Indonesia were collected using multiple choice objective test. The data obtained were analyzed using descriptive analysis and inferential analysis. The result of the research shows that the result of t-test analysis is bigger than ttable (tct 7,61> ttable 2.021), it means that there are significant difference of learning result of Indonesian between student group which is taught by cooperative learning model of Word square type and Group of students who were taught by conventional learning model in grade V elementary school on the Civics subjects IV Kediri District Tabanan Lesson Year 2016/2017.keyword : Word Square Model, learning outcomes Indonesia language
PENGARUH PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) BERBANTUAN MEDIA KARTU TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA ., Kadek Ayu Herlin Mudarini; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan signitifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan pembelajaran SFAE berbantuan media kartu dengan siswa yang belajar secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN Gugus V Kecamatan Sukasada yang berjumlah 206 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 3 Sambangan berjumlah 28 orang sebagai kelompok kontrol dan siswa kelasV SDN 1 Panji berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol. Bentuk tes hasil belajar IPA siswa adalah tes objektif pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran SFAE berbantuan media kartu dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat berdasarkan thitung lebih besar daripada ttabel (thitung = 4,256 > ttabel = 2,003 ) dan rata-rata nilai hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 20,17>15,13. Hal tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran SFAE berbantuan media kartu berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Gugus V kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : pembelajaran, SFAE, hasil belajar IPA This study aims to determine the signi fi cant difference of science learning outcomes between students learning with SFAE learning assisted media card with students who study conventionally. This type of research is quasi experimental research using non equivalent post-test only control group design. The population of this research is all students of class V in SDN Gugus V Kecamatan Sukasada which amounted to 206 students. The sample of this research is the students of class V SDN 3 Sambangan amounted to 28 people as the control group and the students of class V SDN 1 Panji amounted to 30 people as the control group. The form of student science learning outcome test is a multiple-choice objective test. The results showed that there were significant differences in the learning outcomes of students who followed SFAE learning assisted card media with students following the conventional learning. This is seen based on tcount is bigger than ttable (titung = 4,256> ttabel = 2,003) and the mean of student's learning result in experiment group is higher than control group that is 20,17> 15,13. It shows that the learning of gifted card-assisted SFAE influenced the learning outcomes of science students of grade V SDN Gugus V Sukasada sub-district in the lesson year 2016/2017.keyword : learning, SFAE, results learning IPA
Co-Authors ., Dewa Ayu Diah Astri ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Lestari ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Kadek Satya Dharma ., I Kadek Yudiasa ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Suarthika ., I Made Yudha Pranata ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Dewi Suryantari ., Kadek Era Kariadnyani ., Kadek Somarasih ., Kadek Sri Windayani ., Komang Novi Artini ., Komang Tri Wijayanti ., Luh Putu Cidrayanti ., Made Vidha Ratnami ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Aryantini ., Ni Kadek Chandra Pratiwi ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Komang Ayu Lestari ., Ni Kt Prapti Kusuma Wardani ., Ni Luh Wika Sukmawati ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Wayan Yunita Dewi ., Putu Ayu Pryantini A. M. Dwitha Evayanti Aditya, I Kadek Dwi Aditya, I Kadek Dwi Ariani, Komang Rina Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana dianayanti, ni luh pebri Dina Yuliati . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwitha Evayanti, A. M. Evayanti, A.M,Dwitha Evayanti, A.M,Dwitha Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Wira Bayu Hermayanti, Putu I Dewa Gede Diana Putra . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Wiguna . I Kadek Mertayasa . I Kadek Peri Wijaya I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Arya Prmana . I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Komang Suartini . Ida Bagus Indra Kusuma . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, I Gusti Ayu Putu Unik Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Dewi Suryantari Kadek Dewi Suryantari, Kadek Dewi Kadek Diah Lestari Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Mahendra . Kadek Sweca Adnyana . Kasyfia ., Kasyfia Kertiari, Luh Putu Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rina Ariani Lestari, Kadek Diah Luh Ade Sri Lestari . Luh Putu Kertiari M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ariwahyuni . Made Dwi Apriyanti Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Mamanda, Slamet Mamanda, Slamet Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Miasari, Ni Putu Nareswari, Ni Luh Putu Sri Radha Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Rina Widiasari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Luh Ayu Widiastiti Ni Luh Putu Ema Widari Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Erni Sumastini . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Mia Ari Yantini Ni Putu Miasari Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ningrat, Sayu Putri Nopiani, Ririn Peri Wijaya, I Kadek Prabawati, I Gst. Ayu Kiki Indrayani Putri Ningrat, Sayu Putu Hermayanti Sabila, Sakin Sakin Sabila Sanjaya, I Kadek Yoga Sari Kusuma Dewi . Sayu Putri Ningrat Sudiarni, Ni Kadek Sudiarni, Ni Kadek Sugiartha, I Made Sugiartha, I Made Taurina Rizqi, Aprilliarose Taurina Rizqi, Aprilliarose Trisna Dewi, Ayu Ira Trisna Dewi, Ayu Ira Ustari, Komang Sri Ustari, Komang Sri Widari, Ni Luh Putu Ema Widiasari, Ni Kadek Rina Widiastiti, Ni Luh Ayu Wirabayu, I Gede Wiwik Antari, Ni Made Yantini, Ni Putu Mia Ari Yantini, Putu Mia Ari Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka