Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III KECAMATAN BULELENG ., Ni Made Dwi Kurni Astuti; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble berbantuan kartu pertanyaan dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas III semester II di Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas III SD Negeri 8 Banyuning berjumlah 38 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas III SD Negeri 2 Banyuning berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Instrmen pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes uraian dengan dua tahap analisis yaitu analisis statisik deskriptif dan analisis statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian ini yaitu, diperoleh perhitungan uji-t, thitung = 11,55 > ttabel = 1,671 (dengan db 72 dan taraf signifikansi 5%), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran Scramble berbantuan kartu pertanyaan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Pembelajaran Scramble, Kartu Pertanyaan, Hasil Belajar This study aims to determine the differences in learning outcomes between Indonesian students groups that learning with learning models Scramble assisted question cards and groups of students who learning with conventional models in third grade students in the second in the first group of Buleleng District, Buleleng regency year 2016/2017. The research design used is non equivalent posttest-only control group design. The population in this research is all students of class III SD I Buleleng District, Buleleng District. Determination of sample is done by random sampling technique, so that got two class that is class III SD Negeri 8 Banyuning amounted to 38 students as experiment class and student of class III SD Negeri 2 Banyuning amounted to 36 student as control class. The data collection instrument in this research is a description test with two stages of analysis that is descriptive static analysis and inferential statistical analysis (t-test). The result of this research is t-test calculation, tct = 11,55> ttable = 1,671 (with db 72 and significance level 5%), so H0 is rejected and H1 accepted. Thus it can be stated that the instructional model of Scramble card-assisted question has a significant effect on the learning outcomes of Indonesian class III students in Buleleng District Buleleng District I Bulletin Lesson Year 2016/2017.keyword : Scramble Learning Model, Question Card, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Gusti Ayu Made Lestari; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signitifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 167 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel penelitian, yaitu siswa kelas IV di SD N 1 Panji Anom berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV di SD N 2 Tegallinggah berjumlah 37 orang. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, skor rata-rata pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen adalah 21, 1 yang berada pada kategori tinggi, (2) skor rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 15,54 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung6,3761> ttabel1,9971) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : model inkuiri terbimbing, pemahaman konsep This observation aims to know differences comprehension of science concept among the students that follow guided inquiry learning with mind map and students that follow learning with direct learning model. This kind of observation is apparent experiment observation with design post-test only control group design. This observation population is all of fifth grade students in fifth cluster elementary school in Sukasada sub-district in 2016/2017 in which engange 167 students. Sample that taken by sampling random technique. Observation sample are students of SD N 1 Panji Anom amount 30 students and students of SD N 2 Tegallinggah amount 37 students. Science concept comprehension data is gethered by test method, which is wider objective test. Then data will be analyzed by using descriptive statistic analysis technique and t-test. Result of observation points that, (1) average score of student science concept comprehension in group experiment is 21,1 that is different in high category, (2) average score of student science concept comprehension in control group 15.54 that is different in medium category, (3) result of t-test analysis is obtained tcount is bigger than ttable (tcount 6,3761> ttable 1,9971) it means that there is significant differences in science concept comprehension among the students who follow the learning by using guided inquiry with mind map and students that follow learning with direct learning model.keyword : guided inquiry learning, concept comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA PELAJARAN IPS ., I Made Suarthika; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12431

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep IPS siswa diduga karena model pembelajaran yang diterapkan terlalu berpusat kepada guru, sehingga siswa kurang aktif dan kegiatan pembelajaran menjadi pasif. Dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan terhadap pemahaman konsep pada mata pelajaran IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus IV Kecamatan Selemadeg Timur. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Dalang yang berjumlah 25 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 1 Gadungan yang berjumlah 22 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes obyektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) rata-rata skor pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray adalah 20,76, yang berada pada kategori tinggi, (2) rata-rata skor pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 16,90 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan ttabel (thitung= 3,60 > ttabel= 2,021). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray berpengaruh terhadap pemahaman konsep pada mata pelajaran IPS.Kata Kunci : model TSTS, pemahaman konsep. The low conceptual understanding of student social are thought to be due to the applied learning model is too centered on the teacher, so the students are less active and the learning activities become passive. From this problem, this study aimed to determine the difference of conceptual understanding on the subjects of social studies between students who were taught by the model of learning Two Stay Two Stray with students who were taught conventional learning model. This type of research is a quasi-experimental study, with a post-test only control group design. The population of this study is fifth grade student academic year 2016/2017 at Elementary School in Gugus IV East Selemadeg. The sample of this research is fifth grade students SD Negeri 1 Dalang consisted of 25 students and fifth grade students SD Negeri 1 Gadungan consisted of 22 students. Methods in data collection were done by objective test method. The data had been obtained were analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistic. The results of this study indicate that, (1) the average score of students using the Two Stay Two Stray learning model is 20,76 which is in the high category, (2) the average score of students using conventional learning model that is 16,90 which is in the medium category, (3) the result of t-test analysis obtained tobserved greater than tcritical (tobserved = 3,60 > tcritical = 2,021). Based on the results of this study, it can be concluded that learning model of Two Stay Two Stray have an effect on conceptual understanding on social science subject.keyword : TSTS model, conceptual understanding.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap Hasil Belajar Matematika Prabawati, I Gst. Ayu Kiki Indrayani; Sumantri, Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i2.19465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus IX Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD gugus IX Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017-2018 yang berjumlah 163 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, uji prasyarat analisis data, dan uji hipotesis melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa kelas V yang belajar menggunakan strategi pembelajaran Giving questions and Getting Answer  dengan siswa kelas V yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung  =  4,51 dan ttabel  = 2,08 (thitung >ttabel). Adanya perbedaan terhadap hasil belajar Matematika siswa menandakan bahwa strategi pembelajaran Giving Questions and Getting Answer berpengaruh positif terhadap hasil belajar Matematika siswa.Kata kunci: Giving Questions and Getting Answer, hasil belajar Matematika
Pengaruh Model Pembelajaran Word Square Berbantuan Cerita Rakyat Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Dewi Susanti, Fransiska Ristiana; Sumantri, Made; Sudana, Dewa Nyoman
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i3.21094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Word Square berbantuan cerita rakyat dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II di Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik group random sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, uji prasyarat analisis data, dan uji hipotesis melalui uji-t. Hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung  =  3,185 dan ttabel  = 1,999 (thitung >ttabel). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Word Square berbantuan cerita rakyat dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Adanya perbedaan terhadap hasil belajar siswa, menandakan bahwa model pembelajaran Word Square berbantuan cerita rakyat berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa.  Kata kunci: Word Square, Cerita Rakyat, hasil belajar Bahasa Indonesia
Model Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS dianayanti, ni luh pebri; Sumantri, Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.24974

Abstract

Rendahnya kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V disebabkan karena kurangnya pembelajaran yang efektif dalam mengoptimalkan pemahaman siswa terhadap materi IPS sehingga siswa mengalami kebosanan dan kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang mengakibatkan kompetensi pengetahuan IPS siswa masih cenderung rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalen post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Vyang berjumlah 163 orang siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 43 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode tes dengan instrument tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh thitung 38,21 lebih besar dari ttabel 1,68, dengan demikian disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Make a Match berbantuan media audiovisual terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD gugus I Kecamatan Selat tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini secara keseluruhan memberikan dampak positif terhadap siswa. Siswa menjadi lebih aktif, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, dan mampu menjalin interaksi yang baik antar sesama siswa sehingga kompetensi pengetahuan IPS siswa dapat ditingkakan.
E-Modul Interaktif Pada Pembelajaran Tematik Tema 6 Subtema 2 Hebatnya Cita-citaku Nopiani, Ririn; Suarjana, I Made; Sumantri, Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36058

Abstract

Kurangnya penggunaan sumber belajar berupa media dan bahan ajar dapat berpengaruh pada proses pembelajaran, khususnya pada pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-Modul Interaktif Pada Pembelajaran Tematik Tema 6 Subtema 2 Hebatnya Cita-citaku Kelas IV SD/MI. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Akan tetapi, karena keterbatasan waktu, biaya, dan sumber daya, penelitian ini pada tahap implementasi dan evaluasi tidak dilaksanakan. Subjek penelitian ini adalah e-modul interaktif pada pembelajaran tematik tema 6 subtema 2 hebatnya cita-citaku. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah instrument koesioner berbentuk rating scale yang diujikan kepada ahli media, ahli materi, praktisi, dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan e-modul interaktif pada pembelajaran tematik tema 6 subtema 2 hebatnya cita-citaku pembelajaran 1-3 yang sudah teruji validitasnya. Didapati hasil validitas isi ahli media dan ahli materi mendapatkan skor tertinggi sebesar 1 dengan kategori sangat valid dan skor terendah sebesar 0,75 dengan kategori valid, respon guru mendapatkan skor 86,77% dengan kategori baik dan respon siswa dengan skor 92,93% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa e-modul interaktif pada pembelajaran tematik tema 6 subtema 2 hebatnya cita-citaku valid dengan kualifikasi sangat baik sehingga dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
Media Pembelajaran Audio Visual Berorientasi Nilai Karakter pada Materi Siklus Air Indrayani, I Gusti Ayu Putu Unik; Sumantri, Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36199

Abstract

Kegiatan pembelajaran belum dilaksanakan dengan maksimal. Media pembelajaran yang digunakan hanya terpaku pada satu sumber buku ajar, sehingga siswa kesulitan dalam memahami materi. Selain itu, guru cenderung hanya memberikan tugas kepada siswa dan mengajar dengan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual berorientasi nilai karakter pada materi siklus air kelas V Sekolah Dasar yang valid. Pengembangan media dalam penelitian ini berpedoman pada prosedur 4D yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Subjek uji coba pada penelitian terdiri dari 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media dan desain, 2 orang praktisi, 3 orang siswa untuk uji coba perorangan dan 6 orang siswa untuk uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuisioner dan instrumen rating scale dengan skala 4. Data dianalisis dengan rumus Mean untuk mendapatkan rata-rata skor. Hasil penelitian ini yaitu hasil uji dari ahli isi mata pelajaran media yang dikembangkan mendapatkan kategori sangat baik, hasil uji dari ahli desain pembelajaran mendapatkan kategori sangat baik, hasil uji dari ahli media pembelajaran mendapatkan kategori sangat baik, dan hasil uji coba perorangan dan kelompok kecil juga mendapatkan ka sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual berorientasi nilai karakter layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu media udio visual berorientasi nilai karakter dapat digunakan oleh siswa dalam belajar mandiri.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE (5E) BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP SIKAP DISIPLIN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS V KECAMATAN SUKASADA Aditya, I Kadek Dwi; Sumantri, Made; Astawan, I Gede
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpmu.v2i1.20792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) perbedaan sikap disiplin belajar dan hasil belajar IPA secara simultan antara siswa secara simultan yang mengikuti model pembelajaran learning cycle (5E) berbasis kearifan lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 2) perbedaan sikap disiplin belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran learning cycle (5E) berbasis kearifan lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan 3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran learning cycle (5E) berbasis kearifan lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalent post-test only control group. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 209 orang dan sampel penelitian berjumlah 55 orang yang diambil dengan teknik group desain random sampling. Data sikap disiplin belajar siswa dikumpulkan menggunakan metode non tes berupa lembar kuesioner dan data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan teknik Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) secara simultan, terdapat perbedaan sikap disiplin belajar dan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran learning cycle (5E) berbasis kearifan lokal dan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibutikan dengan nilai signifikasi sebesar 0,004 < 0,05. 2)terdapat perbedaan sikap disiplin belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran learning cycle (5E) berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,017 < 0,05. 3) terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran learning cycle (5E) berbasis kearifan lokal dan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,036 < 0,05. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran learning cycle (5E) berbasis kearifan lokal berpengaruh positif terhadap sikap disiplin belajar dan hasil belajar IPA siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD NO. 1 SEMBUNG KECAMATAN MENGWI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Trisna Dewi, Ayu Ira; Sumantri, Made
Journal of Education Action Reseach Vol 1 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v1i2.12039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SD No.1 Sembung tahun pelajaran 2016/2017setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe STAD.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 16 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Data hasil belajar siswa diperoleh melalui hasil  observasi menggunakan lembar  observasi dan data hasil belajar siswa diperoleh menggunakan tes tertulis. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan persentase hasil belajar IPA siswa sebesar 25%, pada  siklus I yaitu 68,75%,dan pada siklus II menjadi 93,75%. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, hasil belajar IPA siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement divisions (STAD) siswa kelas IV SD No. 1 Sembung tahun pelajaran 2016/2017. Disarankan pada guru kelas yang lain, agar bisa menerapkan model pembelajaran tipe student teams achievement division (STAD) ini pada mata pelajaran yang berbeda. Karena penerapan model pembelajaran tipe student teams achievement divisions (STAD) ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Co-Authors ., Dewa Ayu Diah Astri ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Lestari ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Kadek Satya Dharma ., I Kadek Yudiasa ., I Made Adhi Budiarta ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Suarthika ., I Made Yudha Pranata ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Dewi Suryantari ., Kadek Era Kariadnyani ., Kadek Somarasih ., Kadek Sri Windayani ., Komang Novi Artini ., Komang Tri Wijayanti ., Luh Putu Cidrayanti ., Made Vidha Ratnami ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Aryantini ., Ni Kadek Chandra Pratiwi ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Komang Ayu Lestari ., Ni Kt Prapti Kusuma Wardani ., Ni Luh Wika Sukmawati ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Wayan Yunita Dewi ., Putu Ayu Pryantini A. M. Dwitha Evayanti Aditya, I Kadek Dwi Aditya, I Kadek Dwi Ariani, Komang Rina Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi Susanti, Fransiska Ristiana dianayanti, ni luh pebri Dina Yuliati . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwitha Evayanti, A. M. Evayanti, A.M,Dwitha Evayanti, A.M,Dwitha Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Wira Bayu Hermayanti, Putu I Dewa Gede Diana Putra . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Wiguna . I Kadek Mertayasa . I Kadek Peri Wijaya I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Arya Prmana . I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Komang Suartini . Ida Bagus Indra Kusuma . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, I Gusti Ayu Putu Unik Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Dewi Suryantari Kadek Dewi Suryantari, Kadek Dewi Kadek Diah Lestari Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Mahendra . Kadek Sweca Adnyana . Kasyfia ., Kasyfia Kertiari, Luh Putu Komang Aprilliani Maha Supardhi . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rina Ariani Lestari, Kadek Diah Luh Ade Sri Lestari . Luh Putu Kertiari M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ariwahyuni . Made Dwi Apriyanti Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Mamanda, Slamet Mamanda, Slamet Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Miasari, Ni Putu Nareswari, Ni Luh Putu Sri Radha Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Rina Widiasari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Luh Ayu Widiastiti Ni Luh Putu Ema Widari Ni Luh Putu Sri Radha Nareswari Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Erni Sumastini . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Mia Ari Yantini Ni Putu Miasari Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ningrat, Sayu Putri Nopiani, Ririn Peri Wijaya, I Kadek Prabawati, I Gst. Ayu Kiki Indrayani Putri Ningrat, Sayu Putu Hermayanti Sabila, Sakin Sakin Sabila Sanjaya, I Kadek Yoga Sari Kusuma Dewi . Sayu Putri Ningrat Sudiarni, Ni Kadek Sudiarni, Ni Kadek Sugiartha, I Made Sugiartha, I Made Taurina Rizqi, Aprilliarose Taurina Rizqi, Aprilliarose Trisna Dewi, Ayu Ira Trisna Dewi, Ayu Ira Ustari, Komang Sri Ustari, Komang Sri Widari, Ni Luh Putu Ema Widiasari, Ni Kadek Rina Widiastiti, Ni Luh Ayu Wirabayu, I Gede Wiwik Antari, Ni Made Yantini, Ni Putu Mia Ari Yantini, Putu Mia Ari Yoni Adnyana P, I. B. Eka Yoni Adnyana P, I. B. Eka