Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Kontrol Suhu dan Monitoring TDS Air pada Akuarium Anakan Ikan Koi Menggunakan Fuzzy Logic Controller Berbasis IoT Silo Setjo Dwiryo, Muhtarom; Endryansyah, Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 14 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v14n1.p70-81

Abstract

Pada proses pemeliharaan anakan ikan koi, diperlukan kondisi lingkungan air yang bagus untuk menunjang pertumbuhan dan perkembang biakannya. Kondisi air yang bagus dapat dilihat dari beberapa parameter kualitas, diantaranya suhu dan TDS (Total Dissolved Solids). Kisaran suhu yang baik digunakan untuk pertumbuhan anakan ikan koi adalah 25-27oC. Sedangkan TDS air yang baik untuk anakan ikan koi adalah <100 ppm (parts per million). Biasanya suhu dan TDS air diukur secara manual dengan thermometer dan TDS meter. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sistem yang bisa melakukan kontrol terhadap suhu dan memonitor TDS air akuarium anakan ikan koi secara otomatis berbasis logika fuzzy. Dalam penelitian ini, metode yang dipakai ialah metode kuantitatif. Hasil uji perbandingan sensor suhu DS18B20 dan termometer menunjukkan nilai rata-rata error 2,1 %. Sedangkan perbandingan hasil uji sensor TDS SEN0244 dengan TDS meter menghasilkan rata-rata error 6,9 %. Hasil pengujian keseluruhan juga memperlihatkan bahwa sistem bisa bekerja sesuai yang diharapkan. Hal tersebut ditandai dengan respon output pendingin yang dapat menyala jika hasil pengukuran sensor tidak memenuhi set point, dan akan mati saat sudah sesuai memenuhi set point. Kata Kunci: ESP32, IOT, Logika Fuzzy, suhu, TDS
Ladder Diagram Control Sistem Conveyor untuk Proses Painting dan Sandblasting Berbasis Elektro-Hidrolik Muhammad Arfian Alfi Rachmadhani; Endryansyah, Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 14 No. 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v14n2.p200-208

Abstract

Dalam industri manufaktur modern, otomatisasi memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Salah satu tahapan kritis dalam proses fabrikasi struktur adalah finishing, yang mencakup sandblasting dan pengecatan. Penelitian ini membahas rancangan sistem conveyor berbasis elektro-hidrolik untuk proses sandblasting dan painting yang dikendalikan menggunakan PLC (Programmable Logic Controller) dan sensor proximity agar proses dapat berjalan secara otomatis. metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan simulasi menggunakan Software Automation Studio. perancangan sistem ini melibatkan integrasi berbagai komponen seperti push button, sensor proximity, solenaoid valve, serta motor 3 fasa yang dikendalikan melalui ladder diagram pada PLC. Pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mengontrol pergerakan conveyor, mengaktifkan dan menonaktifkan proses sandblasting serta painting secara otomatis berdasarkan deteksi material oleh sensor proximity. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PLC dan sensor proximity dapat meningkatkan efisiensi serta memastikan konsistensi kualitas dalam proses finishing. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan implementasi sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) guna meningkatkan pemantauan performa sistem secara real-time. Kata Kunci: conveyor, elektro-hidrolik, sensor proximity, motor 3 fasa, PLC, Automation Studio.
Automatic Capacitor Bank Planning Design using Microcontroller for Power Factor Optimization Ibrohim, Ibrohim; Haryudo, Subuh Isnur; Endryansyah, Endryansyah; Zen, Hafidz Nindhom
Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/juliet.v7i1.110984

Abstract

Low power factor (cos φ) remains a prevalent issue in residential electrical installations, primarily due to inductive appliances such as air conditioners, refrigerators, and water pumps, which increase reactive power and reduce overall system efficiency. This condition leads to voltage drops, increased current flow, and higher I²R losses, affecting electricity expenditure and long-term equipment reliability. To address this problem, this study proposes an automatic power factor correction system based on reactive power compensation, where capacitors function as local suppliers of reactive power to stabilize voltage and reduce grid loading. The system utilizes an Arduino Nano microcontroller integrated with a PZEM-004T sensor for real-time monitoring of voltage, current, and power factor. Based on the measured parameters, capacitor switching is performed using relay-based control to enable adaptive compensation according to load variations. Experimental testing was conducted under real household operating conditions for a total duration of four months, including pre- and post-intervention measurements. The results showed a substantial improvement in power factor, increasing from 0.79–0.82 to 0.91–0.99 after capacitor bank installation. Current consumption also decreased—for example, from 4.23 A to 3.50 A in Week 1 and from 9.61 A to 8.10 A in Week 5, indicating reduced power losses and improved voltage stability. Furthermore, energy usage declined from 737 kWh to 605 kWh over two months, resulting in an energy saving of 17.9%. In conclusion, the proposed system demonstrates that low-cost automated power factor correction can effectively enhance residential energy efficiency and offer measurable economic benefits for household consumers.