Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Implementasi SAK ETAP Dalam Penyajian Laporan Keuangan Pada BUMDes Batu Batuah Desa Batu Tojah Kecamatan Barito Tuhup Raya Helmawanti, Nava; Yusri, Yusri; Rezeki, Yuliarti; Yanti, Sari
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.2922

Abstract

Penerapan SAK ETAP sebagai pedoman penyajian laporan keuangan masih kurang dipahami oleh pengelola BUMDes maupun pemerintah desa. Laporan keuangan merupakan informasi yang menyajikan kondisi keuangan entitas, yang berisi hasil dari proses akuntansi yang digunakan para pihak berkepentingan dalam mengambil keputusan, laporan keuangan yang disajikan harus sesuai dengan SAK ETAP agar laporan keuangan lebih efektif dan efisien serta dapat diandalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SAK ETAP dalam penyajian laporan keuangan pada BUMDes Batu Batuah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan yang disajikan belum sesuai dengan SAK ETAP. Laporan keuangan yang disajikan hanya terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan laporan arus kas. BUMDes Batu Batuah tidak menyajikan catatan atas laporan keuangan dalam laporan pertanggungjawaban, serta kurangnya pengetahuan tentang pedoman SAK ETAP diantara pengurus BUMDes. Diharapkan pengurus BUMDes Batu Batuah dapat mengikuti pelatihan ataupun sosialisasi mengenai penyajian laporan keuangan agar penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK ETAP. Kata kunci: Penerapan, Laporan Keuangan, BUMDes, SAK ETAP
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Underpricing Saham Pada Emiten Saat Terjadinya Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023 Mareta, Ria; Rezeki, Yuliarti; Abnaina, Elma; Analisa, Analisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36922

Abstract

Underpricing saham saat Initial Public Offering (IPO) merupakan fenomena umum di pasar modal yang dapat merugikan emiten karena harga saham yang dijual lebih rendah dibandingkan harga pasar pada hari pertama perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), dan Reputasi Underwriter secara parsial maupun simultan terhadap underpricing saham di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Menggunakan metode eksplanatori kuantitatif dengan sampel 81 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS 27. Hasil uji t menunjukkan DER berpengaruh negatif signifikan (sig 0,037), ROA tidak berpengaruh signifikan (sig 0,831), dan Reputasi Underwriter berpengaruh positif signifikan (sig 0,001) terhadap underpricing. Secara simultan, variabel ketiga berpengaruh signifikan (sig 0,002) dengan nilai R² sebesar 17,2%. Kesimpulannya, faktor leverage dan reputasi penjamin emisi lebih dipertimbangkan investor dalam proses IPO dibandingkan profitabilitas.
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2020-2023 Yanti, Misda; Rezeki, Yuliarti; Abnaina, Elma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6362

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) merupakan prinsip fundamental dalam meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan tanggung jawab perusahaan, terutama pada sektor perbankan yang memiliki peran strategis dalam perekonomian. Penerapan GCG yang baik diharapkan mampu memperkuat mekanisme pengawasan dan pengendalian internal sehingga berdampak positif terhadap kinerja keuangan serta keberlanjutan perusahaan dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh mekanisme Good Corporate Governance yang meliputi dewan komisaris, dewan direksi, komite audit, dan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antarvariabel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi laporan tahunan dan laporan keuangan 34 perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria sampel penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas dewan komisaris, dewan direksi, komite audit, dan kepemilikan institusional, sedangkan variabel dependen yaitu kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 27. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel dewan direksi berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan secara parsial. Selain itu, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi peran dan efektivitas dewan direksi dalam pengambilan keputusan strategis, serta perlunya penguatan struktur tata kelola perusahaan agar tujuan peningkatan kinerja keuangan dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
Reaksi Abnormal Return Dan Trading Volume Activity Saham Indeks LQ45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Sebelum Dan Sesudah Pelantikan Presiden 2024 Nastiti, Wayan Ayu; Rezeki, Yuliarti; Utami, Reistiawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6391

Abstract

Pasar modal Indonesia sangat responsif terhadap berbagai peristiwa, termasuk faktor non-ekonomi seperti politik. Pelantikan Presiden Republik Indonesia tahun 2024 menjadi peristiwa politik nasional yang dinilai mampu memengaruhi perilaku investor melalui informasi dan ekspektasi terhadap arah kebijakan pemerintah. Reaksi pasar terhadap peristiwa ini dapat diukur melalui perubahan abnormal return dan trading volume activity (TVA), khususnya pada saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45 yang dianggap likuid dan mewakili pasar secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan yang signifikan pada abnormal return dan trading volume activity saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan sesudah pelantikan Presiden 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode event study. Sampel penelitian terdiri dari 44 saham LQ45 dengan periode observasi selama 31 hari (15 hari sebelum dan 15 hari sesudah pelantikan). Teknik analisis yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara abnormal return dan trading volume activity saham LQ45 sebelum dan sesudah pelantikan Presiden 2024. Temuan ini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia memberikan respons nyata terhadap peristiwa politik tersebut. Pelantikan Presiden 2024 memberikan dampak yang signifikan terhadap perilaku investor di pasar modal, sebagaimana tercermin dari perubahan nilai abnormal return dan aktivitas volume perdagangan saham. Hasil ini memperkuat relevansi teori signaling, efisiensi pasar bentuk setengah kuat, serta pendekatan behavioral finance dalam menjelaskan dinamika pasar terhadap peristiwa politik.