I Gusti Made Budiarta
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 78 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBENTUK GAMBAR BINATANG REALIS DAN GAMBAR BINATANG KARTUN TERHADAP KEGIATAN MENGGAMBAR ANAK - ANAK DI TK PRA WIDYA DHARMA KEMBANGSARI KINTAMANI I Kadek Budiana .; Drs.Agus Sudarmawan, M.Si. .; I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 8 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i3.15147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses penggunaan media pembelajaran contoh gambar binatang realis dan gambar binatang kartun di TK Pra Widia Dharma, (2) mendeskripsikan hasil belajar dengan metode mencontoh gambar binatang realis dan gambar binatang kartun. Penilitan ini adalah penelitian deskriptif dengan model pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Langkah – langkah penelitian dilakukan dengan (1) merencanakan model pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berupa gambar contoh binatang realis dan gambar kartun, (2) membuat media pembelajaran berupa gambar binatang kartun dan realis. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif Hasil penelitan ini adalah (1) gambar contoh yang diberikan banyak yang di kembangkan oleh anak – anak (2) pengembangan gambar contoh paling banyak yang dilakukan anak adalah menambahkan gambar benda atau kegiatan keseharian mereka atau pengalaman yang menurut mereka berkesan seperti gambar ogoh – ogoh karena pada saat penelitian masih suasana hari raya nyepi. Kata Kunci : Kata kunci: media pembelajaran, gambar binatang realis, gambar binatang kartun. . This study aims to (1) describe the process of using learning media of examples of realist animal images and cartoon animal images in Pra-Widya Dharma kindergarten, (2) to describe learning outcomes with the method of modeling realist animal pictures and cartoon animal images. Research is a descriptive research with a qualitative approach model. Data collection in this research is done by technique (1) observation, (2) interview, and (3) photo documentation. The research step is done by (1) planning the learning model by using the instructional media in the form of picture of realist animal sample and cartoon image, (2) making learning media in the form of cartoon animal image and realist, data analysis using qualitative descriptive analysis The results of this research are (1) sample images given by many children developed (2) the development of the most images of the children's example is to add pictures of objects or their daily activities or experiences that they think are like ogoh ogoh research is still the atmosphere of nyepi feast. keyword : Keywords: learning media, realist animal pictures, cartoon animal pictures
KARAKTERISTIK KARYA FINGER PAINTING ANAK-ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SINGARAJA Muhammad Rafiki .; I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd. .; Dra. Luh Suartini, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 9 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i1.18775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan finger painting di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja, (2) proses kegiatan finger painting di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja, (3) subject matter hasil gambar anak yang dihasilkan dalam kegiatan finger painting di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Sasaran penelitian ini adalah anak-anak kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja yang terdiri atas 5 kelas kelompok B. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara, (3) teknik kuesioner/angket, (4) dan kepustakaan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan cara (1) analisis domain, (2) analisis taksonomi, (3) dan analisis tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan finger painting ini adalah panci, gelas, sendok, centong, kompor gas, mangkok besar, mangkok kecil, cat/media warna finger painting, kertas gambar, tepung kanji, tepung terigu, pewarna makanan, air dan minyak goreng. 2) proses kegiatan finger painting di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja dimulai dari mempersiapkan media dan perlengkapan pembelajaran, mengenalkan media dan mendemostrasikannya, mengarahkan dan membimbing, setelah selesai kegiatan anak bercerita dan guru mengapresiasi serta mengevaluasi hasil kerja anak-anak, akhir kegiatan guru melakukan penilaian dengan menggunakan portofolio. 3) Hasil karya finger painting kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja memiliki subject matter dan visual yang beraneka ragam, penelitian ini dikelompokkan berdasarkan pada karakteristik karya yang dihasilkan oleh anak-anak, dan diperoleh hasil sebagian besar karya anak cenderung mengacu pada tipe haptic dan tipe naturalistik, serta bentuk visual yang sering muncul yaitu bentuk rumah, bunga dan orang.Kata Kunci : finger painting, karakteristik, subject matter This study aims to describe (1) tools and materials used in finger painting activities at TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja, (2) the process of finger painting activities at TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja, (3) subject matter of children's drawings produced in activities finger painting at TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. The target of this study was children of group B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja which consisted of 5 classes in group B. This study was a qualitative descriptive study. Data collection in this study was carried out by techniques (1) observation, (2) interviews, (3) questionnaire / questionnaire techniques, (4) and literature. The collected data is then analyzed by (1) domain analysis, (2) taxonomic analysis, (3) and theme analysis. The results showed that (1) the tools and materials used in finger painting activities were pans, cups, spoons, centongs, gas stoves, large bowls, small bowls, paints / color media finger painting, drawing paper, starch, flour food coloring, water and cooking oil. 2) the process of finger painting activities in TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja starts from preparing the media and learning equipment, introducing the media and demonstrating it, directing and guiding, after the completion of the activities the children talk and the teacher appreciates and evaluates the work of the children, the end of the teacher's assessment by using a portfolio. 3) The results of group B's finger painting work TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja have a variety of subject matter and visual, this research is grouped based on the characteristics of the work produced by children, and the results of most children's work tend to refer to haptic and type types naturalistic, and visual forms that often appear, namely the shape of the house, flowers and people.keyword : finger painting, characteristics, subject matter
Analisis Komik Web Karya Wildan Ridho Sajali Fitri Yanti .; Drs. Hardiman, M.Si. .; I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 9 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i1.18947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1)sejarah keberadaan Wildan Ridho Sajali; (2) Elemen-elemen yang terdapat pada komik Wildan Ridho Sajali; dan (3) Tema apa saja yang terdapat pada komik Wildan Ridho Sajali. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi dan (2) wawancara. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan cara (1) data reduksi (2) data display. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sejarah keberadaan Wildan Ridho Sajali berawal dari riwayat berkeseniaannya hingga sampai saat ini; (2) Dalam komik Wildan Ridho Sajali terdiri dari elemen-elemen komik yaitu: panel, sudut pandang, parit, balon kata, bunyi huruf, ilustrasi, cerita, splash, syimbolia dan kop komik; (3) tema yang terdapat pada komik Wildan Ridho Sajali adalah tema yang menyangkut kesehariaanya seperti tema jesmaniah yaitu tentang persoalan perasaan , tema sosial yaitu tentang hubungan dengan masyarakat, tema ketuhanan yaitu tentang kekuasaan tuhan, tema organik yaitu tentang moral atau nasehat dan tema egoik yaitu tentang ego serta harga diri. Kata Kunci : Komik Web Wildan Ridho Sajali, Elemen dan Tema This research aims to describe (1) The history of Wildan Ridho Sajali existence; (2) elements contained in the comics Wildan Ridho Sajali; and (3) What themes are found on the comics Wildan Ridho Sajali. This research is a qualitative descriptive study. The collection of data in this study was conducted with the technique of (1) Observation and (2) interviews. The collected data is then analyzed by (1) data reduction (2) data display. The results of the study show that (1) The history of Wildan Ridho Sajali originated from his history to date; (2) in the comics of Wildan Ridho Sajali consist of comic elements: panels, viewpoints, trenches, word balloons, letter sounds, illustrations, stories, splash, syimbolia and comic headers; (3) The theme contained in the comics Wildan Ridho Sajali is a theme related to its information such as the Jesmaniah theme of the question of feeling, the social theme is about the relationship with the community, the divine theme of God's power, the theme Organic is about moral or advice and Egoic theme is about the ego as well as self esteem. keyword : Web comics Wildan Ridho Sajali, elements and themes
METODE PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER BATIK DI SMA NEGERI 1 ASEMBAGUS Indah Dwi Martasari .; Drs. Hardiman, M.Si. .; I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 9 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i1.18949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang (1) proses pembelajaran ekstrakurikuler batik di SMA Negeri 1 Asembagus; (2) metode pembelajaran ekstrakurikuler batik di SMA Negeri 1 Asembagus. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Data dianalisis berdasar model Miles dan Huberman: (1) reduksi data, (2) penyajian data (display), dan (3) kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian ini adalah (1) proses pembelajaran yang berlangsung pada ekstrakurikuler batik di SMA Negeri 1 Asembagus bersifat fleksibel dengan peran guru hanya sebagai fasilitator yang mengarahkan dan mengontrol jalannya proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang berlangsug pada ekstrakurikuler batik di SMA Negeri 1 Asembagus terdiri dari empat komponen utama yang saling berkaitan, yaitu: masukan mentah (raw input), masukan sarana (instrumental input), masukan lingkungan (enviromental input), keluaran yang diharapkan (expected output); (2) Ekstrakurikuler batik di SMA Negeri 1 Asembagus menggunakan metode pembelajaran yang beragam, yaitu: metode ceramah, metode tugas dan resitasi, metode diskusi, metode ekspresi bebas, metode demonstrasi eksperimen, dan metode kerja kelompok. Dimana dalam praktik pengggunaanya, metode-metode tersebut dapat saling dikombinasikan. Metode pembelajaran yang paling nampak sering dikombinasikan dengan metode lainnya adalah metode ceramah.Kata Kunci : proses pembelajaran, ekstrakurikuler, batik This study aims to describe (1) the process of learning extracurricular batik at Asembagus 1 Public High School; (2) batik extracurricular learning methods at Asembagus 1 Public High School. This research is a qualitative descriptive study. Data collection in this study was carried out by techniques (1) observation, (2) interviews, and (3) documentation. Data were analyzed based on the Miles and Huberman models: (1) data reduction, (2) data presentation (display), and (3) conclusions (verification). The results of this study are (1) the learning process that takes place on extracurricular batik in Asembagus 1 Public High School is flexible with the teacher's role only as a facilitator who directs and controls the course of the learning process. The learning process that runs on batik extracurricular in Asembagus 1 Public High School consists of four main components which are interrelated, namely: raw input, input means (instrumental input), environmental input (environmental input), expected output (expected output ); (2) Batik extracurricular in Asembagus 1 Public High School uses diverse learning methods, namely: lecture method, assignment and recitation method, discussion method, free expression method, experimental demonstration method, and group work method. Where in the practice of using it, these methods can be combined with each other. The learning method that most often appears combined with other methods is the lecture method.keyword : learning process, extracurricular, batik
Proses Kreatif Kartunis Putu Dian Ujiana Yoga Suta Wirya Made .; I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd. .; Drs. Gede Eka Harsana Koriawan, M.Erg. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i2.21559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan catatan perjalanan Putu Dian Ujiana selama menekuni profesi sebagai kartunis. (2) Untuk mendeskripsikan proses kreatif Putu Dian Ujiana dalam mendapatkan ide dan cara memvisualisasikannya. (3) Untuk mendeskripsikan wujud karya kartun Putu Dian Ujiana. Subjek penelitian ini adalah Putu Dian Ujiana dengan objek berbagai karya kartun milik Dian. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara, (3) kepustakaan. Kemudian data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tahun 2012 adalah awal bagi Putu Dian Ujiana dalam mulai berkarya kartun. Sejak saat itu Dian banyak mendapat pembelajaran tentang bagaimana menciptakan karya kartun, pengalaman mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan kartun (pameran, workshop, seminar, mengisi acara, dll), dan menghasilkan berbagai karya kartun. (2) Proses kreatif Putu Dian Ujiana berawal dari proses mendapatkan ide kemudian memvisualisasikan ide tersebut. Dian mendapatkan ide dari berbagai hal dengan cara melihat, membaca, berdiskusi, mendengarkan sesuatu, dan lain sebagainya. Dian memvisualisasikan ide menjadi karya dengan cara membungkus ide tersebut dengan identitas atau karakternya sebagai orang Buleleng. (3) Wujud karya Putu Dian Ujiana dapat dibagi berdasarkan bagaimana memodifikasi unsur visual, tokoh-tokoh apa saja yang sering muncul pada setiap karyanya, dan tema apa saja yang sering diangkat Kata Kunci : Proses kreatif, kartun. This study aims to: (1) Describe the travel notes of Putu Dian Ujiana during her profession as a cartoonist. (2) To describe the creative process of Putu Dian Ujiana in getting ideas and ways to visualize them. (3) To describe the form of Putu Dian Ujiana's cartoon work. The subject of this research is Putu Dian Ujiana with various objects of Dian's cartoons. Data collection in this study was done by techniques (1) observation, (2) interviews, (3) literature. Then the data is analyzed using domain analysis and taxonomy techniques. The results showed that: (1) 2012 was the beginning for Putu Dian Ujiana to start working on cartoons. Since then, Dian learned a lot about how to create cartoons, experiences from participating in activities related to cartoons (exhibitions, workshops, seminars, filling events, etc.), and producing various cartoon works. (2) Putu Dian Ujiana's creative process begins with the process of getting an idea and then visualizing the idea. Dian gets ideas from various things by seeing, reading, discussing, listening to something, and so on. Dian visualizes ideas into works by wrapping those ideas with her identity or character as a Buleleng people. (3) the form of Putu Dian Ujiana's work can be divided based on how to modify the visual elements, what characters often appear in each of his works, and what themes are often raised. keyword : Creative process, cartoons
ANALISIS PEMBELAJARAN MURAL DI SMP NEGERI 1 ROGOJAMPI MONICA AYU RAYINDRA .; Dr. I Ketut Sudita, M.Si. .; I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 10 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i1.26323

Abstract

Penelitian ini merupakan bentuk kegiatan belajar mengajar dalam proses mendidik siswa yang menerangkan ilmu-ilmu bermanfaat bagi siswa. Pendidik menerapakan proses pembelajaran mural kepada siswa yang masih duduk di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Proses Pembelajaran Mural Siswa Kelas IX A sampai IX F, (2) Hasil Belajar Mural Siswa Kelas IX A sampai IX F sebelum dan sesudah berkarya. Manfaat penelitian ini dapat memberikan bentuk pembelajaran yang lebih efektif, kreatif dan medorong interaksi siswa ke pendidik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis domain dan analisis taksonomi. Hasil penelitian ini menujukkan (1) Proses Pembelajaran Mural Siswa Kelas IX A sampai IX F berdasarkan kurikulum yang ada di SMP Negeri 1 Rogojampi dan sesuai silabus KD yang bertujuan untuk mempermudah dan memperlancar kegiatan belajar mengajar dengan membuat Rencana Pembelajaran (RPP), Materi Ajar, dan Pelaksanaan Pembelajaran. (2) Hasil Belajar Mural Siswa Kelas IX A sampai IX F sebelum dan sesudah berkaraya berdasarkan bentuk atau isi seperti bentuk hasil desain (sebelum), proses mendesain, alat dan bahan dan bentuk hasil mural (sesudah), proses membuat mural di media dinding kemudian isi antara lain dari unsur rupa dan simbol. Dari hasil penelitian ini, disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan dengan ruang lingkup maupun objek penelitian yang lebih luas lagi dan hasil lebih berkualitas. Penelitian ini penting untuk diteliti sebagai perkembangan proses pembelajaran. Pentingnya penelitian ini dilakukan untuk mengungkap lebih dalam tentang Analisis Pembelajaran Mural di SMP Negeri 1 Rogojampi. Kata Kunci : Pembelajaran Lukisan Mural This research is a form of teaching and learning activities in the process of educating students that explains the science that is beneficial to students. Educators apply the mural learning process for students who are still in junior high school. This study aims to describe (1) the Learning Process of Killer Students in Class IX A to IX F, (2) Learning Outcomes of Class IX A to IX F students before and after they were made. The benefits of this research can provide more effective, creative and forms encourage student interaction with educators.This research is a descriptive qualitative research. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation and literature. Data analysis methods used in this study are domain analysis and taxonomic analysis. The results of this study show (1) the Learning Process Murals of Class IX A to IX F students based on the existing curriculum at SMP Negeri 1 Rogojampi and in accordance with the KD syllabus that seeks to simplify and facilitate teaching and learning activities by making Learning Plans (RPP), Teaching Materials, and Learning Implementation. (2) Student Learning Outcomes of Class IX A to IX F before and after work based on the form or content such as design results (before), the design process, tools and materials resulting from the mural (after), the process of making murals on the wall media then the contents include from form and symbol. From the results of this study, it is recommended that further research be carried out with a wider scope and object of research and higher quality results. This research is important to be studied as the development of the learning process. The importance of this research was conducted to reveal more deeply about the Analysis of Mural Learning in SMP Negeri 1 Rogojampi.keyword : Learnings of Mural Painting
PERMAINAN TRADISIONAL BALI DALAM KARYA FOTOGRAFI KONSEPTUAL I Gede Ari Prasta; I Nyoman Rediasa; I Gusti Made Budiarta
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v12i2.49216

Abstract

AbstrakTujuan dari penlitian ini adalah untuk mendeskripsikan(1) Apa saja jenis dan perkakas dalam permainan tradisional Bali, (2) Sejauh mana fotografi konseptual menggambarkan keberadaan permainan tradisional Bali, (3) makna fotografi konseptual dengan tema permainan tradisoanal Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan.Dari pembahasan serta proses penelitian maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) ada 8 perkakas yang mendukung dalam permainan tradisional yaitu, batok kelapa, guli, layangan, benang, pengulung, tajog bambu, karet gelang, sabut kelapa. (2) setelah dilakukan rekonstruksi visual dengan fotografi konseptual, masih ada anakanak yang tertarik bermain permainan tradisional, menunjukan bahwa permainan ini keberadaanya masih tidak terlupakan pada zaman permainan game handphone. (3) setelah mendapatkan hasil foto dari rekonstruksi, ada 3 makna yang didapatkan yaitu, makna budaya, sosial, dann spiritual.Kata kunci : Fotografi Konseptual, Permainan Tradisional ABSTRACTThe purpose of this study is to describe (1) what are the types and hardware in traditional Balinese games, (2) the extent to which conceptual photography describes the existence of traditional Balinese games, (3) the meaning of conceptual photography with the theme of traditional Balinese games. The method used in this study is a qualitative descriptive method. This data collection uses observation, interview, documentation, and library techniques. From the discussion and the research process, the keys are as follows: (1) there are 8 hardware supports in traditional games, coconut shells, guli, kites, threads, rollers, bamboo tajog, rubber bands, coconut fiber. (2) after visual reconstruction with conceptual photography, there are still children who are interested in playing traditional games, showing that this game is still not forgotten in mobile games. (3) after getting the photos from the reconstruction, there are 3 meanings obtained, namely, cultural, social, and spiritual meanings.Keywords: Conceptual Photography, Traditional Game
PEMANFAATAN APLIKASI CORELDRAW SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA KULIAH DESAIN KOMUNIKASI VISUAL PRODI PENDIDIKAN SENI RUPA UNDIKSHA I Gusti Made Budiarta; I Nyoman Sila
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v12i2.49230

Abstract

Abstrak Mahasiswa mengalami masalah dalam pemanfaatan aplikasi Coreldraw sebagai media pembelajaran untuk merancang karya Desain Komunikasi Visual(DKV) secara digital. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan tool-tool Coreldraw yang dimanfaatkan mahasiswa dalam pembelajaran DKV, 2) Mendeskripsikan jenis desain yang dihasilkan mahasiswa dengan aplikasi Coreldraw dalam pembelajaran DKV. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti perkuliahan DKV semester V, Tahun Akademik 2019/2020 sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tool-tool Coreldraw yang dimanfaatkan mahasiswa pada pembelajaran DKV antara lain 1) Pick Tool, fungsinya untuk menyeleksi, mengubah ukuran, dan merotasi arah objek gambar; 2) Shape Edit, fungsinya untuk menyunting bentuk objek gambar; 3) Crop Tool, untuk menghilangkan bagian yang tidak terpakai dalam objek; 4) Zoom, fungsinya untuk memperbesar tampilan gambar pada jendela gambar; 5) Curve, fungsinya untuk menggambar kurva dalam bentuk garis tunggal; 6) Rectangle, fungsinya untuk membuat bidang segiempat; 7) Ellipse, untuk menggambar elips dan lingkaran; 7) Text Tool, fungsinya untuk membuat teks pada area gambar; 8) Outline Tool, fungsinya untuk membentuk ketebalan dan warna garis, dan beberapa tools lagi yang biasa digunakan dalam membuat gambar atau desain seperti Interactive Fill Tool, Basic Shape Tool, dan Table Tool. Jenis desain yang dihasilkan mahasiswa dengan aplikasi Coreldraw dalam pembelajaran DKV antara lain desain corporate identity, desain poster, dan stationary kit.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Coreldraw, Desain Komunikasi Visual Abstract Students had experienced some problems in using Corel draw software as a learning medium for designing in Visual Communication Design (DKV) digital project. The purpose of this research is 1) Describe tools used in Corel Draw by students of Visual Communication Design learning, 2) Describe types of design that produced by students with Corel Draw software in Visual Communication Design learning. This research uses a descriptive qualitative approach. This research target the students who take Visual Communication Design (DKV) lectures in the fifth semester of Academic Year 2019/2020 as many as 20 people. The results of the study show that the Corel draw’s tools used by students in Visual Communication Design in their learning include: 1) Pick Tool, its function is to select, resize, and rotate the direction of the image object; 2) Shape Edit, its function is to edit the shape of the image object; 3) CropTool, to remove unused parts of the object; 4) Zoom, its function is to enlarge the image display in the image window; 5) Curve, its function is to draw a curve in the form of a single line; 6) Rectangle, its function is to create a rectangular field; 7) Ellipse, to draw ellipses and circles; 8) Text Tool, its function is to create text in the image area; 9) Outline Tool, its function is to form the thickness and color of the line, Some tools are commonly use in making images or designs, such as the Interactive Fill Tool, Basic Shape Tool, and Table Tool. The types of design produce by students using the Corel draw application in Visual Communication Design (DKV) learning include corporate identity designs, poster designs, and stationery kits.Keywords: Learning Media, CorelDraw, Visual Communication Design
PERWUJUDAN SENI PRASI PALELINTANGAN I Putu Yoga Satyadhi Mahardika; I Wayan Sudiarta; I Gusti Made Budiarta
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 12 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v12i3.52686

Abstract

Prasi is an illustration made on palm leafs from antiquity to the present day. This study aims to (1) describe the explanation regarding the stages of treatment of the material, namely palm leafs in the process of making palelintangan prasi, (2) describe the visual elements that make up palelintangan prasi, (3). Describing the form of presentation of the work of palelintangan prasi. The subject in this research is prasi while the object in this research is palelintangan. This research is a qualitative descriptive study. The data collection in this study used the techniques of (1) observation, (2) interviews, (3) discussions, (4) documentation, (5) literature. The results of this study show (1) The form of treatment of rontal leafs as raw materials for making prasi art works is carried out starting from the design design stage, preparing tools and materials such as rontal leafs that are ready to use, teak plywood, rontal leafs attached to the plywood using glue until at the stage of cutting the rontal leafs, sanding, and until the rontal leafs are ready to be incised, (2). Potential visual elements are manifested as meaningful iconography into prasi, (3) Palelintangan prasi is presented using mica glass instead of cute like the presentation of two-dimensional works in general such as drawings or paintings so that they are easily appreciated by art connoisseurs. Keywords: Prasi, Palelintangan, Ront
Penerapan Elemen Tipografi Pada Desain Logo Karya Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa dalam Kuliah Desain Komunikasi Visual I Gusti Made Budiarta; Ni Nyoman Sri Witari; Langen Bronto Sutrisno
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60973

Abstract

Penerapan elemen tipografi pada desain logo yang dirancang mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa – Undiksha secara khusus penelitian difokuskan pengidentifikasian jenis font/huruf dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan dan penggunaan font/ huruf. Penelitian ini dilakukan terhadap 18 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa – Undiksha semester V Tahun Ajar 2022/2023 yang mengikuti perkuliahan Desain Komunikasi Visual. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan dianalisis menggunakan interaktif model Miles and Huberman (1992). Penelitian ini menghasilkan antara lain: 1). Jenis Font/Huruf yang digunakan pada desain logo karya mahasiswa dikelompokkan menjadi 3 jenis font/ huruf. Ketiga kelompok jenis font tersebut adalah Serif, Sans Serif dan Script. 2). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi pemilihan dan penggunaan font/huruf pada desain logo karya mahasiswa meliputi selera desain, aplikasi desain pada Komputer,Kata-kata Kunci: elemen. Tipografi, desain logo, mahasiswa
Co-Authors ., Cadex Agus Arya Gunawan ., Drs. Hardiman, M.Si. ., Fitri Yanti ., Gde Deny Gita Pramana ., I Kadek Budiana ., I Komang Trisnayana ., I Putu Nana Partha Wijaya ., Indah Dwi Martasari ., Indrianti Amilda Pratami ., Kusyoman Widiat Permana ., Made Wijana ., Mirza Prastyo ., MONICA AYU RAYINDRA ., Muhammad Rafiki ., Ni Luh Gede Dewi Suputri ., Nuril Firdausia ., Yayon Praditia Agatha ., Yoga Suta Wirya Made ., Zahrawani Abdullah . Agus Sudarmawan Cadex Agus Arya Gunawan . Dayung Sunggi Drs. Hardiman, M.Si. . Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn. . Drs. I Gusti Nyoman Widnyana . Drs.Hardiman, M.Si. . Drs.Jajang S,M.Sn . Fitri Yanti . Gde Deny Gita Pramana . Gede Eka Harsana Koriawan Gusti Made Karismanata . I Dewa Putu Mahesatya Kencana I Gede Ari Prasta I Gede Hendra Putrawan . I Kadek Budiana . I Kadek Pawistana . I Ketut Sudita I Ketut Supir I Komang Trisnayana . I Made Arya Suwiatmika . I Made Arya Suwiatmika ., I Made Arya Suwiatmika I Made Darsuma Jaya . I Nyoman Rediasa I Nyoman Sila I Putu Ari Wirawan . I Putu Nana Partha Wijaya . I Putu Yoga Satyadhi Mahardika I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta Ida Bagus Made Pandit Parastu . Indah Dwi Martasari . Indrianti Amilda Pratami . Kencana, I Dewa Putu Mahesatya Ketut Nala Hari Wardana Kusyoman Widiat Permana . Langen Bronto Sutrisno Langen Bronto Sutrisno Luh Suartini . M. Bagus Dharmasasmita . M. Bagus Dharmasasmita ., M. Bagus Dharmasasmita M.Si. ., Drs.Hardiman, M.Si. Made Wijana Mirza Prastyo . MONICA AYU RAYINDRA . Muhammad Rafiki . Ni Luh Ekmi Jayanti . Ni Luh Ekmi Jayanti ., Ni Luh Ekmi Jayanti Ni Luh Gede Dewi Suputri . Ni Nyoman Sri Witari Nuril Firdausia . Putra, I Putu Susila Adnyana Putu Warta Riadi . Rediasa, I Nyoman Reza Septaria Saputra, Apriadi Resky Septaria, Reza Viana, Ariyanti Okta Yayon Praditia Agatha . Yoga Suta Wirya Made . Zahrawani .