Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Communication Sciences (JCoS)

Framing Media Dalam Pemberitaan Ekonomi Politik Utang Luar Negeri Indonesia Riyadi; Marsuki, Marsuki; Aziz, Syamsuddin
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 2 (2025): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i2.1666

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana media Indonesia membingkai isu utang luar negeri dalam pemberitaannya, mulai dari era Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo. Studi ini menganalisis peran signifikan media dalam membentuk opini publik tentang utang luar negeri, terutama bagaimana pemberitaan dipengaruhi oleh afiliasi politik dan ekonomi. Dengan menggunakan pendekatan kajian kepustakaan, penelitian ini mengintegrasikan teori ekonomi politik media, analisis framing, dan agenda setting untuk memahami pola dan implikasi framing media. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemberitaan media tentang utang luar negeri terbagi dalam tiga kategori: media independen yang mengadopsi pemberitaan netral berbasis data; media pro-pemerintah yang membingkai utang sebagai instrumen positif untuk pembangunan; dan media kritis yang menyoroti risiko dan ancaman terhadap kedaulatan ekonomi. Analisis menunjukkan bahwa framing media dibentuk oleh struktur kepemilikan, sumber informasi, orientasi ideologis, dan konteks sosial-politik, yang secara kolektif memengaruhi dukungan publik terhadap kebijakan utang pemerintah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi media, implementasi komunikasi publik yang transparan tentang pengelolaan utang, dan mendorong pemberitaan berimbang untuk menumbuhkan pemahaman publik yang komprehensif tentang utang luar negeri sebagai instrumen ekonomi yang kompleks.
Etika Media Digital Kreator Konten Berbasis Kearifan Lokal Dipengaruhi Hirarki Hamson, Zulkarnain; Akbar, Muhammad; Aziz, Syamsuddin
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 2 (2025): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i2.1668

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami praktik etika digital kreator konten di Kota Makassar, khususnya bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Bugis Makassar terinternalisasi dalam produksi dan distribusi konten di platform media sosial (Facebook, Instagram, YouTube, dan Tiktok). Dengan pendekatan kualitatif, menggunakan analisis isi dan wawancara mendalam, penelitian ini mengembangkan model konseptual yang memetakan interaksi antara etika digital, kearifan lokal, nilai sosial, dan faktor eksternal. Data diperoleh dari 25 video yang dihasilkan oleh lima kreator pilihan berdasarkan keterlibatan penonton, representasi budaya, dan konsistensi nilai lokal. Hasil menunjukkan klasifikasi hirarkis penerapan etika lokal (tradisional, masyarakat terdidik, masyarakat umum) dan enam prinsip utama: kredibilitas dan transparansi; ketepatan dan keseimbangan; pencegahan hoaks; hormat dan kehormatan; privasi dan keamanan; serta penggunaan platform secara bertanggung jawab. Model ini diharapkan menjadi acuan bagi pembuat konten dan pembuat kebijakan regulasi digital.
Mengkontruksi Realitas Ekonomi : Framing Media tentang Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai di Indonesia Rahayu, Pramudita Budi; Aziz, Syamsuddin; Akbar, Muhammad
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 8 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji media membingkai pemberitaan tentang kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen di Indonesia dan dampaknya terhadap persepsi public mengenai ketimpangan ekonomi. Artikel ini menngunakan pendekatan analisis framing dari Entman. Hasil analisis menunjukkan bawah ada empat elemen framing Entman terkait isu pemberitaan kenaikan PPN di Indonesia Dimana elemen tersebut adalah problem definition yang diungkapkan oleh Kompas.com adalah kenaikan PPN menjadi 12 persen akan melemahkan daya beli Masyarakat selanjutnya diagnose cause yang diungkapkan oleh Kompas.com yaitu naiknya PPN menjadi 12 persen untuk menjaga Kesehatan anggaran Anggaran Belanja Negara (APBN). Make moral judgement yang disorot oleh Kompas.com melalui pemberitaan mengenai perbandingan PPN di Negara lain utamanya negara ASEAN dengan PPN yang ada di Indonesia. Treatment recommendation diliput oleh Kompas.com adalah Solusi mengenai kenaikan PPN 12 persen yang diungkapkan oleh pemerintah dengan bantuan sosialnya (BANSOS) dan rekomendasi dari non pemerintah dengan menggunakan strategi lain dalam meningkatkan anggaran pendapatan selain menaikkan PPN yaitu dengan memberantas korupsi dan mengoptimalkan sumber pajak lain seperti pajak karbon.