Ida Ayu Putu Hemy Ekayani
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 51 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI ., Sima Pradnyani Made; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makanan tradisional khas Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng meliputi makanan pokok, hidangan lauk pauk, hidangan sayuran, jajanan dan minuman yang disajikan sehari-hari. Jenis penelitian ini yaitu survei dan berlokasi di Kecamatan Banjar. Teknik pemilihan informan yaitu (1) Purposive Sampling dan (2) Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode (1) observasi dan (2) wawancara, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan yaitu (1) lembar observasi dan (2) panduan wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makanan tradisional khas Kecamatan Banjar yaitu (1) makanan pokok meliputi nasi kepel, entip tepeng, tipat base dodok, nasi moran don sawi, (2) hidangan lauk pauk meliputi sager, bandut, pejo, tum pusuh, lawar bateg, serapah base dodok, be anyar megoreng, pencok mekuah, sate nyuh megoreng, be gerang suna cekuh, be pindang mekuah, abon sudang, pesan be seleh, pesan tain lengis, bergedel kare, (3) hidangan sayuran meliputi jukut slaket, jukut undis bayadan, jukut komak, jukut rerantugan, sawi suna cekuh, jukut lanjang, jukut don kacang, jukut kare gedembleng, jukut don bawang, jukut kacang batuan, urab bengkel, gonde base uyah tabia, jukut cucutan, seban, jukut waluh kuning, paye megoreng, jukut don kayumanis, (4) jajanan meliputi katulampe, klaudan sawi, kolak beluluk, jaja kekulub, jaja tumpi, jaja sawi, bubuh putih, jaja kekupe, apem keladi, kolak sukun, jaja keladi, senggauk maurab, jaja laklak megula tengah, jaja sirat, (5) minuman meliput, terup, kopi pait misi kerikan gula, tuak nyem, es bijik, es gula, jus anggur hitam, loloh rajatangi, loloh kakap isen. Kata Kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional, Banjar This study aimed to describe the traditional food Banjar District, Buleleng Regency include main dish, side dish, vegetable dish, snacks and beverages are served daily. This type of research is a survey and is located in the District of Banjar. Informant selection techniques is (1) Purposive sampling and (2) Accidental Sampling. Data collection techniques with methods (1) observation and (2) the interview, while the instrument used in this study is (1) observation and (2) an interview guide. Analysis of data using qualitative descriptive technique. These results indicate that the traditional food Banjar District, that is (1) main dish are nasi kepel, entip tepeng, tipat base dodok, nasi moran don sawi, (2) side dish are sager, bandut, pejo, tum pusuh, lawar bateg, serapah base dodok, be anyar megoreng, pencok mekuah, sate nyuh megoreng, be gerang suna cekuh, be pindang mekuah, abon sudang, pesan be seleh, pesan tain lengis, bergedel kare, (3) a vegetable dish are jukut slaket, jukut undis bayadan, jukut komak, jukut rerantugan, sawi suna cekuh, jukut lanjang, jukut don kacang, jukut kare gedembleng, jukut don bawang, jukut kacang batuan, urab bengkel, gonde base uyah tabia, jukut cucutan, seban, jukut waluh kuning, paye megoreng, jukut don kayumanis, (4) snacks are katulampe, klaudan sawi, kolak beluluk, jaja kekulub, jaja tumpi, jaja sawi, bubuh putih, jaja kekupe, apem keladi, kolak sukun, jaja keladi, senggauk maurab, jaja laklak megula tengah, jaja sirat, (5) beverages are terup, kopi pait misi kerikan gula, tuak nyem, es bijik, es gula, jus anggur hitam, loloh rajatangi, loloh kakap isen. keyword : Inventory, Traditional Food, Banjar
STUDI EKSPERIMEN PEMANFAATAN BUAH MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA) MENJADI MINUMAN SERBUK ., Ni Luh Ernawati; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5971

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) proses pembuatan minuman serbuk buah mengkudu dan (2) tingkat kesukaan panelis terhadap minuman serbuk buah mengkudu dilihat dari aspek warna, aroma, dan rasa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode observasi melalui uji organoleptik yang dilakukan oleh 50 orang panelis. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 kategori suka, cukup suka, dan tidak suka. Hasil data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pembuatan minuman serbuk buah mengkudu yaitu: a) pemilihan buah mengkudu yang masak, b) buah dikupas dan dicuci, c) buah dihancurkan dengan menggunakan juicer untuk mendapatkan sari buah, d) sari buah, dicampur dengan putih telur yang sudah dikocok kaku dan asam sitrat kemudian di mixer kembali, e) tuangkan ke loyang, hamparkan tipis- tipis, lalu di oven dengan suhu 55-600C hingga kering (±6 – 8 jam), f) serbuk buah mengkudu kemudian diblender dengan gula halus, diayak dan dikemas. (2) tingkat kesukaan panelis terhadap minuman serbuk buah mengkudu dari aspek warna diperoleh persentase 58% dengan katagori suka, 38% dengan katagori cukup suka, dan 4% dengan katagori tidak suka. Aspek aroma diperoleh persentase 28% dengan katagori suka, 28% dengan katagori cukup suka, dan 44% dengan katagori tidak suka. Aspek rasa diperoleh persentase 58% dengan katagori suka, 22% dengan katagori cukup suka, dan 20% dengan katagori tidak suka. Kata Kunci : buah mengkudu, kesukaan, minuman serbuk This research aimed at ascertaining (1) the process of making noni powder drink and (2) the frequency of panelist’s fondness to noni powder drink seen from clor aspect, aroma, and flavor. This research was experimental research. The method of data collection in this research was observation method by organoleptic test conducted by 50 panelists. The instrument that used in this research was hedonic quality test sheets with 3 category like, quite likes, and dislikes.The data were analyzed using qualitative descriptive and quantitative descriptive. The result of this research showed (1) the process of making noni fruit powder drink namely: a) the selection of noni, b) the fruit peeled and washed, c) the fruit destroyed by using a juicer to get juice, d) the juice mixed with beaten egg white stiff and citric acid and then mixer it back, e) pour into baking dish, spread out tipis- thin, then in the oven with a temperature of 55-600C (± 6-8 hours), f) noni powder is dry blended with powdered sugar, sifted and packed. (2) The frequency of panelist’s fondness was noni powder drink obtained from the color aspect percentage 58% in the category like, 38% in the category quite like, and 4% in the categorydislike. Meanwhile, seen from aroma aspect was 28% in the category like, 28% in category quite like, and 44% in category dislike keyword : Noni fruit, fondness, powder drink
PEMANFAATAN TEPUNG BUAH MANGROVE JENIS LINDUR (BRUGUIERA GYMNORRIZHA) MENJADI KUE KERING PUTRI SALJU ., Putu Dessy Purnama Dewi; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.1870

Abstract

Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui kualitas kue Putri Salju dari tepung buah Mangrove jenis lindur (Bruguiera gymnorrizha) dilihat dari aspek rasa dan tekstur. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan mengolah tepung buah lindur yang kemudian diolah menjadi kue kering Putri Salju. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan lembar uji kualitas yang diujikan kepada 25 orang panelis terlatih untuk mengetahui kualitas kue kering Putri Salju dari tepung buah lindur dilihat dari aspek rasa dan tekstur. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas kue putri salju dari tepung buah lindur,dilihat dari aspek rasa berada pada kategori baik (88%) sesuai dengan tolak ukur yaitu manis dan gurih. Aspek tekstur berada pada kategori baik (95%) yang sesuai dengan tolak ukur yaitu kering dan rapuh. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung buah lindur dapat diolah menjadi kue kering Putri Salju. Kata Kunci : Kualitas, tepung buah lindur, kue kering Putri Salju Abstract This research aims to determine the quality of Putri Salju coockies from Mangrove fruit types lindur flour (Bruguiera Gymnorrizha) looking from aspect taste and texture. The type of this research is experiment with prpcessing of lindur fruit flour and then be treated to Putri Salju coockies. Data collection method use in this research is observation method withh the quality of test sheet tasted to 25 panelists to find quality of Putri Salju coockies from lindur fruit flour looking from aspect taste and texture. And then, the analyzed use quantitative descriptive. The result of this research showed the quality of Putri Salju coockies from lindur fruit flour, from the aspect of taste is in good category (88%) matching with the benchmarks are dry and brittle. Based on these result, it can be concluded the lindur fruit flour can be processed into Putri Salju coockies. keyword : Quality, mangrove fruit flour, Putri Salju Coockies
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP OBJEK WISATA AIR SANIH DITINJAU DARI TEORI 4A (ATTRACTION, ACCESSIBILITY, AMENITIES, ANCILLARY) ., Luh Desi Widiantini; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap objek wisata Air Sanih ditinjau dari teori 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan wawancara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Air Sanih serta pihak pengelola objek wisata Air Sanih. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 100 responden yang diambil dari pengunjung selaku wisatawan yang datang ke objek wisata Air Sanih Hasil penelitian menunjukan bahwa, persepsi wisatawan terhadap objek wisata Air Sanih ditinjau dari teori 4A (Attraction, Accessibility, Amenitis, dan Ancillary) termasuk dalam kategori kurang positif dengan rata-rata skor 53,94. Jadi perbaikan dan peningkatan perlu dilakukan oleh pihak pengelola Air Sanih untuk menambah jumlah kunjungan ke Objek Wisata tersebut. Kata Kunci : Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary, Air Sanih, Wisatawan This study aims to determine the perception of tourists to Air Sanih review of the theory of 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary). Data collection methods used in this study is a questionnaire method and interviews are then analyzed descriptively. Population in this study are all tourists who visit to the Air Sanih as well as the management of Air Sanih. The sample used is as much as 100 respondents taken from visitors as tourists who come to Air Sanih. The results of research show the perception of tourists to the object of Air Sanih tourism reviewed from the attraction, accessibility, amenities, and ancillary included in the category less positive with an average score of 53,94. So repairs and improvements need to be done by the management of Air Sanih to increase the number of visits to the Tourism Object. keyword : Attraction, accessibility, amenities, ancillary, Air Sanih, Tourists
Hidangan Khas Di Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung-Bali (Kajian Kuliner) ., Ni Kadek Nusantari; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.4113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) identifikasi jenis hidangan khas Kecamatan Nusa Penida, (2) teknik pengolahan hidangan khas di Kecamatan Nusa Penida, (3) teknik penyajian hidangan khas di Kecamatan Nusa Penida. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Nusa Penida dengan mengambil 2 desa sebagai lokasi penelitian yaitu desa Batukandik, dan desa Batununggul dengan sumber informan kunci yaitu kepala desa di masing-masing desa, serta tokoh masyarakat seperti kelihan adat atau penglingsir. Objek pada penelitian ini yaitu, hidangan khas, teknik pengolahan serta teknik penyajian khas Kecamatan Nusa Penida. Instrumen penelitian dengan menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripitif kualitatif yaitu suatu cara analis atau pengolahan data dengan menyusun secara sistematis dalam kalimat atau kata-kata, kategori dalam suatu objek penelitian. Hasil penelitiannya menunjukkan (1) jenis-jenis hidangan khas Kecamatan Nusa Penida terdiri dari makanan utama seperti, nasi moran jagung, nasi moran sela, nasi jagung, nasi kukus, bubur ledok, moreng, lempet kakye, jukut buah kacang, angkresan gedang, urap don sela. Pada hidangan sampingan terdapat jenis jajanan dan minuman seperti, jajanan basah, dan jajanan kering, serta berbagai jenis loloh dan rujak. (2) teknik pengolahan direbus atau diliwet, dikukus, digoreng, dan dibakar. (3) teknik penyajian menggunakan peralatan seperti, ingke, kahu, tekor, piring, dan mangkok.Kata Kunci : hidangan khas, Nusa Penida, kuliner-Bali This study aimed at identifying (1) identifying the types of special dishes of Nusa Penida sub district, , (2) processing techniques of special dishes of Nusa Penida, (3) serving technique of special dishes of Nusa Penida. This research was conducted in Nusa Penida by taking two villages as the research location, that were Batukandik village and Batununggul village with key informants sources that were Headman in each village in Nusa Penida and also public figures such as kelihan adat. Object of this study were types of dishes, processing techniques and serving technique of special dishes of Nusa Penida sub district. The instruments of this study were observation sheets and interview guides. The data collection methods were interview and observation. The data obtained were analyzed by using descriptive qualitative analysis, which is a way of processing data by systematically arranges the sentences or words, the category of an object of research. The result of the research showed that (1) the types of dishes that is special in the main food and dissert are; types of nasi tulen which is in the form of nasi jagung, nasi sela or singkong, nasi moran jagung, nasi moran sela, bubur ledok, bubur kacang tunggak. In dissert there are kinds of snack and drinks such as jajan bleleng, bantal bleleng, some kinds of loloh and rujak. (2) the techniques of processing the dishes are boiled, steamed, fried, and baked. (3) the way of serving the dishes is by using some equipments such as, ingke, Kahu, tekor, plates, and bowls. keyword : special dishes, Nusa Penida, Bali-Culinary
PEMANFAATAN TEPUNG BUAH MANGROVE JENIS LINDUR (BRUGUIERA GYMNORRIZHA) MENJADI KUE KERING PUTRI SALJU Putu Dessy Purnama Dewi .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.1870

Abstract

Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui kualitas kue Putri Salju dari tepung buah Mangrove jenis lindur (Bruguiera gymnorrizha) dilihat dari aspek rasa dan tekstur. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan mengolah tepung buah lindur yang kemudian diolah menjadi kue kering Putri Salju. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan lembar uji kualitas yang diujikan kepada 25 orang panelis terlatih untuk mengetahui kualitas kue kering Putri Salju dari tepung buah lindur dilihat dari aspek rasa dan tekstur. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas kue putri salju dari tepung buah lindur,dilihat dari aspek rasa berada pada kategori baik (88%) sesuai dengan tolak ukur yaitu manis dan gurih. Aspek tekstur berada pada kategori baik (95%) yang sesuai dengan tolak ukur yaitu kering dan rapuh. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung buah lindur dapat diolah menjadi kue kering Putri Salju. Kata Kunci : Kualitas, tepung buah lindur, kue kering Putri Salju Abstract This research aims to determine the quality of Putri Salju coockies from Mangrove fruit types lindur flour (Bruguiera Gymnorrizha) looking from aspect taste and texture. The type of this research is experiment with prpcessing of lindur fruit flour and then be treated to Putri Salju coockies. Data collection method use in this research is observation method withh the quality of test sheet tasted to 25 panelists to find quality of Putri Salju coockies from lindur fruit flour looking from aspect taste and texture. And then, the analyzed use quantitative descriptive. The result of this research showed the quality of Putri Salju coockies from lindur fruit flour, from the aspect of taste is in good category (88%) matching with the benchmarks are dry and brittle. Based on these result, it can be concluded the lindur fruit flour can be processed into Putri Salju coockies. keyword : Quality, mangrove fruit flour, Putri Salju Coockies
STUDI EKSPERIMEN PEMANFAATAN TEPUNG GADUNG MENJADI SPONGE CAKE Imas Sumiati .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sponge cake dengan formulasi 100%, 75%, dan 50% tepung gadung dilihat dari segi rasa, warna dan tekstur. Penelitian ini adalah penelitian jenis eksperimen dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi. Sponge cake gadung dari aspek rasa, warna dan tekstur telah diuji oleh 25 orang panelis terlatih. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji mutu hedonik dengan 3 kriteria (baik, cukup dan kurang). Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) kualitas sponge cake dengan formulasi 100% memperoleh persentase rasa sebesar 89% pada kategori baik, warna sebesar 84% pada kategori baik dan tekstur 55% pada kategori kurang, (2) kualitas sponge cake dengan formulasi 75% memperoleh persentase rasa sebesar 87% pada kategori baik, warna sebesar 88% pada kategori baik dan tekstur sebesar 76% pada kategori baik, dan (3) kualitas sponge cake dengan formulasi 50% memperoleh persentase rasa sebesar 93% pada kategori baik, warna sebesar 100% pada kategori baik dan tekstur sebesar 97% pada kategori baik. Kata Kunci : kualitas,tepung gadung, sponge cake This research aims to find out of quality sponge cake with 100%, 75% and 50% formulation of yam flour, looked from taste, colour and texture. The type of this research is experimental research with data’s collection method is data observation. The aspect yam sponge cake from taste. Colour and texture has been tested by 25 panelists. Instrument of data’s collection is sheet of hedonic quality test with 3 criterias (good, sufficient, deficient). Here after, the analyzed use quantitative descriptive analysis. The results showed (1) quality of sponge cake with 100% formulation acquire taste presentation 89% on good category, 84% for colour and on good category, and texture 55% on deficient category, (2) sponge cake quality with 75% formulation acquire taste presentation is 87% on good category, 88% for colour presentation on good quality and texture is 76% on good category, and (3) quality of sponge cake with 50% formulation acquire for taste presentation 93% on good category, colour is 100% on good category and texture is 97% on good category. keyword : quality, yam flour, sponge cake
Hidangan Khas Di Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung-Bali (Kajian Kuliner) Ni Kadek Nusantari .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.4113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) identifikasi jenis hidangan khas Kecamatan Nusa Penida, (2) teknik pengolahan hidangan khas di Kecamatan Nusa Penida, (3) teknik penyajian hidangan khas di Kecamatan Nusa Penida. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Nusa Penida dengan mengambil 2 desa sebagai lokasi penelitian yaitu desa Batukandik, dan desa Batununggul dengan sumber informan kunci yaitu kepala desa di masing-masing desa, serta tokoh masyarakat seperti kelihan adat atau penglingsir. Objek pada penelitian ini yaitu, hidangan khas, teknik pengolahan serta teknik penyajian khas Kecamatan Nusa Penida. Instrumen penelitian dengan menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripitif kualitatif yaitu suatu cara analis atau pengolahan data dengan menyusun secara sistematis dalam kalimat atau kata-kata, kategori dalam suatu objek penelitian. Hasil penelitiannya menunjukkan (1) jenis-jenis hidangan khas Kecamatan Nusa Penida terdiri dari makanan utama seperti, nasi moran jagung, nasi moran sela, nasi jagung, nasi kukus, bubur ledok, moreng, lempet kakye, jukut buah kacang, angkresan gedang, urap don sela. Pada hidangan sampingan terdapat jenis jajanan dan minuman seperti, jajanan basah, dan jajanan kering, serta berbagai jenis loloh dan rujak. (2) teknik pengolahan direbus atau diliwet, dikukus, digoreng, dan dibakar. (3) teknik penyajian menggunakan peralatan seperti, ingke, kahu, tekor, piring, dan mangkok.Kata Kunci : hidangan khas, Nusa Penida, kuliner-Bali This study aimed at identifying (1) identifying the types of special dishes of Nusa Penida sub district, , (2) processing techniques of special dishes of Nusa Penida, (3) serving technique of special dishes of Nusa Penida. This research was conducted in Nusa Penida by taking two villages as the research location, that were Batukandik village and Batununggul village with key informants sources that were Headman in each village in Nusa Penida and also public figures such as kelihan adat. Object of this study were types of dishes, processing techniques and serving technique of special dishes of Nusa Penida sub district. The instruments of this study were observation sheets and interview guides. The data collection methods were interview and observation. The data obtained were analyzed by using descriptive qualitative analysis, which is a way of processing data by systematically arranges the sentences or words, the category of an object of research. The result of the research showed that (1) the types of dishes that is special in the main food and dissert are; types of nasi tulen which is in the form of nasi jagung, nasi sela or singkong, nasi moran jagung, nasi moran sela, bubur ledok, bubur kacang tunggak. In dissert there are kinds of snack and drinks such as jajan bleleng, bantal bleleng, some kinds of loloh and rujak. (2) the techniques of processing the dishes are boiled, steamed, fried, and baked. (3) the way of serving the dishes is by using some equipments such as, ingke, Kahu, tekor, plates, and bowls. keyword : special dishes, Nusa Penida, Bali-Culinary
UJI KUALITAS KUE KERING (KUE SATU) KACANG KORO PEDANG (CANAFALIA ENSIFORMIS (L) DC) DENGAN TEKNIK PENGOLAHAN DIJEMUR DAN DIOVEN Kusnul Khotimah .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.4114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue kering (kue satu) kacang koro pedang dengan teknik pengolahan dijemur dan dioven dilihat dari aspek aroma, rasa, dan tekstur. Dengan metode pengumpulan data yaitu metode observasi dengan menggunakan uji organoleptik mutu hedonik yang diujikan kepada 21 orang panelis terlatih. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kualitas kue kering (kue satu) kacang koro pedang dengan teknik pengolahan dijemur dilihat dari aspek aroma berada dalam kategori baik (2,85) yaitu khas kacang koro pedang, rasa berada dalam kategori baik (2,90) yaitu manis, dan tekstur berada dalam kategori baik (2,85) yaitu rapuh. 2) Kualitas kue kering (kue satu) kacang koro pedang dengan teknik pengolahan dioven dilihat dari aspek aroma berada dalam kategori baik (2,66) yaitu khas kacang koro pedang, rasa berada dalam kategori baik (2,71) yaitu manis, dan tekstur berada dalam kategori baik (2,33) yaitu agak keras. Berdasarkan hasil penelitian uji kualitas kue kering (kue satu) kacang koro pedang (Canafalia Ensiformis (L) DC) dengan teknik pengolahan dijemur dan dioven secara keseluruhan berada dalam kategori baik yang membedakan hanya terdapat pada aspek tekstur yaitu agak keras. Kata Kunci : Kualitas, Kacang Koro Pedang, Kue Kering (Kue Satu) This study aims to know the quality of the koro pedang peanut pastry (satuh cake) by using ovened and dried processing techniques based on the flavor, taste, and texture aspects. With observation method in the data collection by using hedonic organoleptic quality tested to 21 trained panelists. Furthermore, the datas will be analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The results show that 1 ) the quality of the koro pedang peanut cake (satuh cake) by using dried processing techniques bsed on the flavor aspect is in good category ( 2,85 ) the typical koro pedang peanut, taste is in a good category (2,90) the sweety, and the texture is in a good category (2,85) the crumbly. 2) The quality of the koro pedang peanut pastry by using ovened processing technique based on the flavor aspect is in a good category (2,66) the typical koro pedang peanut, taste is in a good category (2,71) the sweety, and texture is in a good category (2,33) that is rather hard. Based on the results of test quality of the koro pedang peanut pastry (satuh cake) by using ovened and dried processing techniques overall as are in either category the only difference found in the rather hard texture aspects. keyword : quality, koro pedang peanut, pastry (satuh cake)
Hidangan Tradisional Pada Kesempatan Khusus Perkawinan Di Desa Kutampi Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung Propinsi Bali Ni Made Nopiawati .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.4319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan hidangan tradisional ditinjau dari segi (1) jenis hidangan, (2) peralatan, (3) proses pengolahan dan penyajian pada acara kesempatan khusus perkawinan di Desa Kutampi Kecamatan Nusa Penida. Penelitian ini dilakukan di Desa Kutampi Kecamatan Nusa Penida, dengan informan kuncinya adalah juru patus yang bertanggung jawab dalam pengadaan hidangan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, kemudian data yang berhasil dikumpulkan dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa (1) hidangan yang disajikan merupakan hidangan tradisional yaitu makanan utama yang terdiri dari nasi tulen, sate lilit, sate tusuk celeng, gubah, iga, lawar, dan makanan sampingan yang terdiri dari jaje kukus, bantal, jaje uli, satuh, abug, iwel, klepet, wajik, kopi, dan teh (2) peralatan yang digunakan masih bersifat tradisional yang terdiri dari alat persiapan, pengolahan, dan penyajian, (3) teknik pengolahan yang digunakan meliputi digoreng, dikukus, dipanggang, direbus, dan disangan, serta cara penyajian hidangan menggunakan alat penyajian yang masih bersifat tradisional. Dari hasil penelitian, ada beberapa yang mengalami modernisasi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat tetapi tidak menghilangkan kebudayaan sebenarnya.Kata Kunci : Hidangan Tradisional ,Perkawinan, Desa Kutampi This study aimed at: describing traditional dishes in terms of (1) the type of dishes, (2) equipments, (3) processing technique and serving technique in the special occasion such as marriage ceremony in Kutampi village, Nusa Penida Sub district, with juru patus as the key informant, who is responsible to serve the dishes. The data collection methods were interview and observation, and then the data obtained were analyzed by using descriptive qualitative analysis. The result of the research are (1) the dishes that are served are traditional foods are: nasi tulen, sate lilit, sate tusuk celeng, gubah, iga, lawar, in dissert there are jaje kukus, bantal, jaje uli, satuh, abug, iwel, klepet, wajik, coffee, and tea, (2) the equipments used are traditional, (3) the techniques of processing the dishes are fried, steamed, baked, boiled, and disangan, and the way of serving the dishes is also using traditional equipments. Based of the research, There are some suffered the modernization of that wich give ease for the public but cultures which actually not dissipate.keyword : Traditional Dishes of Bali, Marriage Ceremony, Kutampi Village