Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KESANTUNAN BERBAHASA DIKALANGAN REMAJA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT DI GAMPONG DAYAH SEUMIDEUN, KECAMATAN PEUKAN BARO, KABUPATEN PIDIE Muhammad, Sayed; Wardani, Vera; Nuraiza, Nuraiza
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study aims to describe the form of language politeness among teenagers and analyze the factors that influence the politeness in social life in Gampong Dayah Seumideun, Peukan Baro District, Pidie Regency. The method used is a case study with a qualitative descriptive approach. Data were obtained through observation, interview, and documentation of teenagers aged 15-19 years. The results showed that teenagers tend to use relaxed and informal language in daily conversations, even often interspersed with harsh expressions. The use of linguistically polite language, such as apologizing or showing empathy, is rarely found, except in formal situations or when talking about topics that are considered important, such as education. The main factors influencing the low level of language politeness are the free friendship environment, lack of parental supervision, weak character education at school, and the influence of popular culture and social media. This phenomenon has an impact on social relationships, teenagers' self-image, and the preservation of local cultural values. This study emphasizes the need for collaboration between families, schools, and communities to instill the values of language politeness consistently, in order to form polite and ethical adolescent characters in social life. Keywords: Language politeness, adolescents, social factors, character education, popular culture.
ANALISIS PESAN MORAL DAN NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL DI WAKTU DUHA KARYA JAISIQ Amalia, Joera Nur; S, Nofiana; Wardani, Vera
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “analisis pesan moral dan nilai religius dalam novel di waktu duha karya jaisiq”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pesan moral yang terkandung dalam novel Di Waktu Duha karya Jaisiq mempengaruhi pembaca dalam konteks nilai-nilai kehidupan dan nilai-nilai religius yang disampaikan dalam novel Di Waktu Duha karya Jaisiq. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mengungkap pesan moral serta nilai-nilai religius yang disampaikan oleh penulis melalui alur cerita, tokoh, dan dialog dalam novel. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa membaca dan mencatat kutipan-kutipan relevan dari novel sebagai sumber data utama. Analisis dilakukan dengan menginterpretasikan makna dari peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam cerita dan keterkaitannya dengan nilai moral dan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung berbagai pesan moral yang terbagi menjadi 3 (tiga) yaitu : Pesan moral manusia kepada Tuhan, Pesan moral manusia dengan diri sendiri, dan pesan moral manusia dengan orang lain. Hal ini tergambarkan melalui dialog dan sikap tokoh seperti pentingnya kesabaran, keikhlasan, empati, dan perjuangan dalam menghadapi cobaan hidup. Sedangkan nilai religius terbagi menjadi 3 (tiga) diantara, jalinan manusia dengan tuhan, jalinan manusia dengan diri sendiri, dan jalinan manusia dengan orang lain. Hal ini tergambarkan melalui sikap dan kebiasaan tokoh yang beriman kepada Tuhan, memprioritaskan ibadah, serta keyakinan akan hikmah di balik setiap peristiwa. Melalui pendekatan naratif yang menyentuh dan reflektif, novel Di Waktu Duha berhasil menyampaikan nilai-nilai tersebut secara kuat dan menyentuh hati pembaca. Kata kunci : analisis, pesan moral, nilai religius, novel, di waktu duha
PENERAPAN TEORIKE ADILAN JHON RAWLS DALAM ANALISIS PERLAKUAN SOSIAL TERHADAP KARAKTERDALAMNOVEL IM WITH RAFA Kamisna, Mina; Wardani, Vera; Nuraiza, Nuraiza
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Penelitian yang berjudul Penerapan Teori Keadilan John Rawls dalam Analisis Perlakuan Sosial terhadap Karakter dalam Novel I’m With Rafa bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk ketidakadilan sosial yang dialami oleh tokoh dalam novel serta menilai kesesuaian kondisi sosial tersebut dengan prinsip-prinsip keadilan menurut teori John Rawls. Fokus penelitian ini mencakup lima aspek utama teori Rawls, yaitu prinsip kebebasan dasar, prinsip perbedaan, kesetaraan kesempatan yang adil, tirai ketidaktahuan, dan keadilan sebagai kejujuran. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, menggunakan teknik dokumentasi dan analisis teks terhadap naskah novel sebagai data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter utama mengalami pelanggaran terhadap kebebasan dan kesetaraan sosial, terutama dalam aspek otonomi pribadi dan akses terhadap kesempatan. Analisis berdasarkan teori Rawls menunjukkan bahwa struktur sosial dalam novel belum mencerminkan prinsip keadilan yang adil, namun terdapat perkembangan moral dalam diri karakter yang merepresentasikan potensi perubahan sosial. Peneliti merekomendasikan agar pembacaan sastra diintegrasikan dengan pendekatan etis-filosofis dalam pembelajaran untuk memperkuat kesadaran kritis terhadap nilai-nilai keadilan sosial.Kata Kunci: Teori Keadilan, John Rawls, Analisis Sosial, Novel, I’m With Rafa
ANALISIS TUTURAN DALAM BAHASA ACEH YANG EKSISTENSINYA MENGALAMI TRANSFORMASI DIKALANGAN MASYARAKAT PIDIE DAN PIDIE JAYA Afriani, Nurul; S, Nofiana; Wardani, Vera
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi tuturan dalam bahasa Aceh yang terjadi di kalangan masyarakat Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Bahasa Aceh, sebagai identitas budaya masyarakat Aceh, mengalami perubahan signifikan dalam konteks sosial, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari penutur asli lintas generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak kosakata tradisional dalam bahasa Aceh mengalami penyusutan, perubahan makna, atau digantikan oleh kosakata dari bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Selain itu, bentuk tuturan yang mengandung nilai-nilai budaya seperti kesantunan, adat, dan kearifan lokal mulai ditinggalkan dalam interaksi sosial sehari-hari. Faktor-faktor seperti globalisasi, teknologi, pendidikan, dan kurangnya transmisi bahasa antar generasi menjadi penyebab utama transformasi tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya revitalisasi dan pelestarian bahasa Aceh melalui pendidikan formal, media sosial, dan keterlibatan masyarakat lokal agar identitas budaya tidak hilang ditelan zaman. Kata Kunci: Tuturan, Bahasa Aceh, Transformasi Bahasa, Pidie, Pidie Jaya, Pelestarian
DAMPAK PENGGUNAAN BAHASA GAUL DALAM PENGGUNAAN BAHASA DI SMA NEGERI 1 MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA Nazila, Nazila; S, Nofiana; Wardani, Vera
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak penggunaan bahasa gaul terhadap kemampuan berbahasa siswa di SMA Negeri 1 Mereudu, Kabupaten Pidie. Bahasa gaul sebagai bentuk komunikasi informal banyak digunakan oleh remaja, terutama dalam interaksi sehari-hari, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul cukup memengaruhi struktur dan pilihan kosakata siswa dalam berbahasa Indonesia. Dampak yang muncul antara lain menurunnya ketepatan penggunaan tata bahasa, munculnya kosakata tidak baku dalam komunikasi formal, serta berkurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya penggunaan bahasa yang sesuai dengan konteks. Meskipun demikian, sebagian siswa masih mampu membedakan penggunaan bahasa sesuai situasi dan kondisi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pembinaan dan edukasi bahasa melalui kegiatan literasi dan penguatan kurikulum untuk menumbuhkan sikap positif terhadap penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Kata Gunci: Bahasa gaul, Bahasa Indonesia, siswa, SMA Negeri 1 Meureudu
Penerapan Terapi Bermain (Play Therapy) dan Edukasi Bencana untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Korban Banjir Bandang Pasca Bencana di Pidie Jaya Rahmi, Hayatun; Iqbal; Saputri, Yuni; Wardani, Vera; Murliana; Fahrizal; Syafriadi; Meutia, Cut Dara; Maizan, Rafdia; Almira, Jihan; Salsabila, Nadia; Ismayani, Susi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.799

Abstract

Banjir bandang di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berdampak serius terhadap kondisi emosional anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan psikologis anak melalui penerapan terapi bermain (play therapy) dan edukasi kebencanaan berbasis pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan oleh tim FKIP Unigha dari Prodi PPKn, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Prodi Sejarah, dengan aktivitas seperti menggambar, dongeng edukatif, dan permainan kelompok. Hasil pendampingan menunjukkan penurunan kecemasan melalui perubahan ekspresi emosi, peningkatan keberanian sosial, dan tema gambar yang lebih positif. Pendekatan interaktif juga meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri. Edukasi mitigasi bencana membantu anak memahami risiko banjir dan strategi penyelamatan diri, sehingga memperkuat kesiapsiagaan mereka. Kegiatan turut memperkuat keterlibatan komunitas melalui dukungan keluarga dan kolaborasi lokal.