Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Perbandingan Kinerja Sistem Monitoring dan Kontrol IoT Berbasis Fuzzy Logic dengan Kontrol Manual Dalam Model Skala Kecil Gitakarma, Made Santo; Tjahyanti, Luh Putu Ary Sri
KOMTEKS Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v3i1.2295

Abstract

Sistem monitoring dan kontrol dalam greenhouse memiliki peran penting dalam menjaga kondisi lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja sistem berbasis Fuzzy Logic dengan kontrol manual dalam greenhouse skala kecil menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Model greenhouse miniatur dengan dimensi 1m x 1m x 1m dikembangkan menggunakan sensor DHT22 untuk suhu dan kelembaban udara, sensor YL-69 untuk kelembaban tanah, serta aktuator berupa kipas, pemanas, dan pompa air yang dikendalikan oleh ESP32. Data dipantau secara real-time melalui platform IoT seperti Firebase atau Blynk. Metode Fuzzy Logic menggunakan pendekatan Mamdani Fuzzy Inference System (FIS) untuk menentukan keputusan kontrol berdasarkan data sensor, sementara kontrol manual dilakukan berdasarkan pengamatan langsung oleh pengguna. Pengujian dilakukan selama 4 minggu dengan mengukur kestabilan lingkungan, efisiensi energi dan air, serta pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis Fuzzy Logic lebih unggul dalam menjaga kestabilan suhu dan kelembaban, mengurangi konsumsi energi dan air, serta meningkatkan pertumbuhan tanaman dibandingkan metode kontrol manual. Penelitian ini memberikan dasar untuk penerapan sistem otomatisasi pada greenhouse skala lebih besar guna meningkatkan efisiensi pertanian modern.
Peran Mikrokontroler Dalam Pengembangan Aplikasi IoT: Tinjauan Konseptual dan Implementasi Gitakarma, Made Santo; Ariawan, Ketut Udy; Pracasitaram, I Gede Made Surya Bumi
KOMTEKS Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v3i2.2231

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membuka peluang baru dalam pemantauan lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan mikrokontroler sebagai inti dari sistem IoT. Artikel ini mengkaji peran mikrokontroler, terutama ESP32, dalam pengembangan aplikasi IoT untuk monitoring lingkungan, dengan fokus pada pengumpulan data real-time terkait parameter seperti suhu, kelembapan, kualitas udara, dan polusi suara. Mikrokontroler menawarkan efisiensi daya, konektivitas nirkabel, serta biaya rendah yang memungkinkan penerapannya di lokasi terpencil atau tanpa sumber daya listrik langsung. Sistem IoT yang dibangun menggunakan mikrokontroler ini mampu memberikan akurasi yang lebih tinggi dalam pemantauan kondisi lingkungan dibandingkan metode konvensional, serta meningkatkan respons terhadap perubahan kondisi yang cepat. Meskipun demikian, penerapan mikrokontroler menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan daya pemrosesan dan kapasitas penyimpanan, serta ketahanan perangkat terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem. Selain itu, masalah keamanan data juga menjadi perhatian, mengingat rentannya perangkat IoT terhadap serangan siber. Meskipun demikian, prospek pengembangan sistem IoT berbasis mikrokontroler sangat cerah dengan kemajuan teknologi seperti 5G, edge computing, dan machine learning yang dapat meningkatkan efisiensi dan kemampuan analisis data secara real-time. Integrasi dengan teknologi blockchain juga dapat meningkatkan keamanan dan integritas data. Teknologi IoT berbasis mikrokontroler berpotensi besar dalam membantu pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam secara efisien dan berkelanjutan.
Penerapan Konsep Interaksi Manusia dan Komputer Pada Aplikasi E-Learning UNIPAS Singaraja Tjahyanti, Luh Putu Ary Sri; Gitakarma, Made Santo
KOMTEKS Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-Learning merupakan usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar yang ada di sekolah dan kampus ke dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet. Dimana E-learning terdiri dari berbagai macam media dan aplikasi, baik untuk sumber belajar, sharing, maupun interaksi sosial melalui jaringan internet. Dengan teknologi informasi ini dapat berperan sebagai yang menyediakan informasi antara siswa dan pelajar, sumber belajar dan sarana untuk mengefektifkan evaluasi pembelajaran. Namun tidak semua e-learning yang ada dapat digunakan secara efektif dan efisien dalam memfasilitasi mahasiswa ketika menjalankan perkuliahan online. Untuk itu perlu untuk diterapkan sebuah konsep Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) ke dalam website dengan tujuan E-learnig dapat lebih interaktif dan dapat terus berkembang serta memberikan dampak yang positif bagi perkuliahan online yang sedang berlangsung maupun perkuliahan yang akan datang. Penulis menggunakan metode evaluasi heuristik untuk mengevaluasi desain antarmuka website e-learning Universitas Panji Sakti (UNIPAS) Singaraja untuk pengembangan website e-learning serta membuat kuisioner online untuk mehasiswa memberikan tanggapan mengenai desain antarmuka pada website e-learning UNIPAS Singaraja.
Perancangan dan Implementasi Mesin Penjualan Alat Tulis Kantor Otomatis Berbasis NodeMCU ESP8266 Al-Fauga, Muh.; Ariawan, Ketut Udy; Indrawan, Gede; Gitakarma, Made Santo
KOMTEKS Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v4i2.2479

Abstract

Perancangan mesin penjual alat tulis kantor otomatis berbasis NodeMCU ESP8266 bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam mengakses alat tulis kantor secara cepat, khususnya di lingkungan kerja, sekolah, dan tempat umum lainnya, melalui sistem yang mudah digunakan dan responsif. Seluruh fungsi mesin dikendalikan oleh mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang mengatur input dan output dari berbagai komponen. Mikrokontroler ini juga dapat terhubung ke internet melalui modul Wi-Fi, sehingga memungkinkan pemantauan stok dan pengelolaan mesin secara real-time. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada perancangan dan implementasi penggunaan NodeMCU ESP8266. Pada pengujian tegangan sumber VIN, diperoleh hasil tegangan stabil antara 4,95V hingga 4,97V selama lima kali percobaan. Demikian pula, pada pengujian tegangan sumber 3,3V yang terdapat pada pin NodeMCU ESP8266, diperoleh tegangan berkisar antara 3,29V hingga 3,30V, menunjukkan konsistensi yang baik sepanjang seluruh pengujian. Hasil ini membuktikan bahwa NodeMCU ESP8266 mampu menyediakan tegangan yang stabil, baik pada sumber VIN maupun pada pin 3,3V, sehingga mesin dapat beroperasi dengan baik dan memberikan respons yang cepat terhadap permintaan pengguna.
Analisis Kelas Kompleksitas Berdasarkan Berbagai Jenis Mesin Turing Dalam Teori Komputasi Gitakarma, Made Santo
KOMTEKS Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v3i1.1952

Abstract

Di dalam teori komputasi, banyak jenis mesin Turing digunakan untuk menentukan kelas kompleksitas, seperti mesin Turing deterministik, mesin Turing probabilistik, mesin Turing non-deterministik, mesin Turing kuantum, mesin Turing simetris dan mesin Turing bolak-balik. Semuanya sama-sama kuat pada prinsipnya, namun bila sumber daya (seperti waktu atau ruang) dibatasi, beberapa di antaranya mungkin lebih kuat daripada yang lain. Mesin Turing deterministik adalah mesin Turing yang paling dasar, yang menggunakan seperangkat aturan tetap untuk menentukan tindakan masa depannya. Mesin Turing probabilistik adalah mesin Turing deterministik dengan persediaan bit acak tambahan. Kemampuan untuk membuat keputusan probabilistik sering membantu algoritma memecahkan masalah dengan lebih efisien. Algoritma yang menggunakan random bits disebut algoritma acak. Mesin Turing non-deterministik adalah mesin Turing deterministik dengan fitur tambahan non-determinisme, yang memungkinkan mesin Turing memiliki banyak kemungkinan tindakan di masa depan dari keadaan tertentu. Artikel ini menjabarkan kelas-kelas kompleksitas penting yang didefinisikan dengan membatasi waktu (Time Complexity Class) atau ruang (Space Complexity Class) yang digunakan oleh algoritma, serta kelas kompleksitas dari algoritma acak yang disebut (Randomized Complexity Class). 
Pemantauan Lingkungan Pertanian Dengan Menggunakan Weather Station Berbasis IoT: Solusi Efektif Untuk Petani di Era Digital Gitakarma, Made Santo; Ariawan, Ketut Udy; Indrawan, Gede; Pracasitaram, I Gede Made Surya Bumi
KOMTEKS Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v4i1.2234

Abstract

Pertanian di Indonesia menghadapi tantangan besar terkait perubahan iklim, ketidakpastian cuaca, dan kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas secara efisien. Pemantauan kondisi lingkungan secara akurat dan tepat waktu sangat penting untuk mendukung keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan pertanian. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem stasiun cuaca berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memberikan pemantauan real-time terhadap berbagai parameter lingkungan, seperti suhu, kelembaban udara, kelembaban tanah, curah hujan, dan kecepatan angin. Data yang dikumpulkan oleh sensor-sensor ini dikirimkan ke platform cloud untuk dianalisis dan dapat diakses oleh petani melalui aplikasi mobile. Keunggulan utama dari sistem ini adalah kemampuannya untuk menyediakan informasi yang akurat dan relevan bagi petani, memungkinkan mereka untuk mengambil tindakan yang tepat, seperti mengatur irigasi atau melindungi tanaman dari cuaca ekstrem. Sistem ini juga menggunakan energi mandiri yang dihasilkan dari panel surya dan power bank, memberikan solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, terutama di daerah pedesaan yang tidak terjangkau oleh jaringan listrik. Meskipun terdapat tantangan terkait akurasi sensor dalam kondisi ekstrem dan pasokan energi yang tidak selalu stabil, hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pertanian. Dengan demikian, stasiun cuaca berbasis IoT menawarkan solusi yang efektif untuk mendukung pertanian cerdas di era digital, mengurangi ketergantungan pada metode tradisional, dan meningkatkan ketahanan pertanian terhadap perubahan cuaca yang cepat dan tidak terduga.
Peranan Internet of Things dan Kecerdasan Buatan Dalam Teknologi Saat Ini Gitakarma, Made Santo; Tjahyanti, Luh Putu Ary Sri
KOMTEKS Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v1i1.1060

Abstract

Komunikasi merupakan kebutuhan dasar manusia untuk menyampaikan informasi, perasaan dan lain-lain berbagai jenis bahasa di berbagai belahan dunia. Manusia dapat berkomunikasi menggunakan bahasa yang berbeda. Di dunia yang serba digital saat ini, informasi adalah kunci kesuksesan, dan komunikasi adalah cara untuk berbagi informasi dan pengetahuan. Internet of Things (IoT) merupakan konsep baru dalam komunikasi yang mendukung manusia untuk dapat saling berkomunikasi dan melakukan banyak hal secara otomatis. Konsep IoT muncul beberapa tahun yang lalu dan pada saat itu telah berkembang menjadi salah satu pilar penting teknologi yang baru. Langkah selanjutnya adalah menambahkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) ke sistem IoT. Kecerdasan buatan semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah konsep yang luas dan berlaku dalam praktik di banyak bidang ilmu pengetahuan. Dalam artikel ini dijelaskan perpaduan komunikasi, teknologi, dan kecerdasan buatan dalam sistem dan aplikasinya serta peluang di masa depan. Penerapan AI dan IoT dilakukan di banyak sektor, seperti industri, kesehatan (healthcare), rumah pintar, dan kendaraan otonom. IoT dan kecerdasan buatan menyatu menjadi produk baru dan ke depan mempengaruhi teknologi dunia di masa depan untuk menjadikan teknologi lebih otomatis.
Sistem Pendeteksi Kecurangan Ujian Menggunakan YOLO: Identifikasi Penggunaan Ponsel dan Interaksi Mencurigakan Tjahyanti, ST., MKom., Luh Putu Ary Sri; Gitakarma, Made Santo
KOMTEKS Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v3i2.2293

Abstract

Kecurangan dalam ujian akademik menjadi tantangan serius yang dapat menurunkan kredibilitas sistem pendidikan. Penelitian ini mengembangkan sistem pendeteksi kecurangan berbasis You Only Look Once (YOLO) untuk mengidentifikasi penggunaan ponsel dan interaksi mencurigakan dalam lingkungan ujian. Model YOLO dilatih menggunakan dataset video pengawasan ujian yang mencakup berbagai skenario kecurangan, termasuk penggunaan ponsel secara tersembunyi dan komunikasi antar peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem memiliki akurasi deteksi berkisar antara 85% hingga 90%, dengan precision yang baik namun recall lebih rendah, mengindikasikan beberapa kasus kecurangan tidak terdeteksi. Kecepatan pemrosesan mencapai 25 FPS, memungkinkan deteksi real-time. Sistem lebih efektif dalam mengenali objek fisik seperti ponsel dibandingkan dengan perilaku kompleks seperti komunikasi terselubung. False positive relatif rendah (8%), tetapi false negative cukup tinggi (10%), yang menunjukkan bahwa beberapa bentuk kecurangan masih terlewat. Tantangan utama meliputi variasi pencahayaan dan kemiripan objek yang dapat menyebabkan kesalahan deteksi. Untuk meningkatkan akurasi, model perlu diperbaiki dengan lebih banyak data pelatihan yang mencakup variasi pencahayaan, sudut kamera, serta pola gerakan tangan, serta integrasi metode tambahan seperti analisis suara untuk meningkatkan deteksi interaksi mencurigakan.
Rancang Bangun Sistem Pemarut Kelapa Otomatis Berbasis Panel Surya Dengan Kontrol Pembayaran Menggunakan Mikrokontroler dan Sensor Koin Satia, I Nyoman Ari; Ariawan, Ketut Udy; Sutaya, I Wayan; Gitakarma, Made Santo
KOMTEKS Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/komteks.v4i2.2477

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan menjadi solusi penting dalam menghadapi ketergantungan terhadap energi fosil yang bersifat terbatas dan berdampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini merancang dan mengembangkan sistem pemarut kelapa otomatis berbasis panel surya yang dilengkapi sistem pembayaran menggunakan sensor koin dan mikrokontroler Arduino Uno. Sistem ini terdiri atas panel surya off-grid, solar charge controller, baterai 12V, inverter, sensor coin acceptor, relay, dan LCD 16x2 I2C sebagai tampilan informasi. Hasil pengujian menunjukkan panel surya mampu menyuplai daya secara stabil, inverter menghasilkan tegangan AC 220V untuk motor pemarut, dan sensor koin bekerja akurat dalam membaca input pembayaran. Arduino mengendalikan sistem secara otomatis berdasarkan logika waktu kerja yang diprogram sesuai jumlah koin. Sistem ini dinilai efisien, ramah lingkungan, dan dapat beroperasi mandiri tanpa jaringan listrik PLN. Inovasi ini tidak hanya menawarkan solusi teknis, tetapi juga memiliki nilai ekonomis dan sosial—menjadi alternatif teknologi tepat guna untuk mendukung usaha kecil di daerah terpencil. Dengan desain portabel dan sistem pembayaran otomatis, alat ini berpotensi menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui model layanan berbayar berbasis energi terbarukan.
PENERAPAN TEKNOLOGI OLAHAN MAKANAN BERBAHAN IKAN LAUT DAN DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DAN PENCEGAHAN STUNTING Chrisinta, Debora; Simarmata, Justin Eduardo; Ledheng, Ludgardis; Gelu, Leonard Peter; Sukerti, Ni Wayan; Gitakarma, Made Santo; Mardana, Ida Bagus Putu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36180

Abstract

Abstrak: Program Kosabangsa di Desa Oepuah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, dilaksanakan sebagai upaya mengatasi rendahnya produktivitas usaha rumah tangga dan tingginya prevalensi stunting yang dipengaruhi oleh keterbatasan akses pangan bergizi dan pengelolaan usaha berbasis teknologi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, manajemen, dan pemasaran kelompok industri rumah tangga berbasis ikan, serta memperkuat peran Posyandu dalam pengelolaan pangan lokal bergizi dan digitalisasi layanan gizi balita. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, workshop, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna yang dilaksanakan secara partisipatif. Peserta kegiatan terdiri atas Kelompok Industri Rumah Tangga Nekmese sebanyak 27 orang dan kader Posyandu Desa Oepuah Selatan sebanyak 20 orang. Evaluasi program dilakukan melalui observasi langsung, angket kepuasan mitra, dan analisis capaian indikator kinerja program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis dan manajerial mitra industri sebesar 40% pada aspek produksi dan pengemasan, serta peningkatan penjualan produk olahan ikan sebesar 30%. Pada mitra Posyandu, sebanyak 80% kader mampu mengoperasikan sistem pencatatan gizi berbasis digital secara mandiri, disertai peningkatan kesadaran gizi masyarakat. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, memperkuat kapasitas layanan gizi masyarakat desa, serta menjadi model kolaborasi pemberdayaan berbasis teknologi dan potensi lokal yang berkelanjutan.Abstract: The Kosabangsa Program in Oepuah Selatan Village, North Central Timor Regency, was implemented to address low household business productivity and high stunting prevalence resulting from limited access to nutritious food and inadequate technology-based enterprise management. This program aimed to enhance production capacity, managerial competence, and marketing of fish-based home industries, as well as to strengthen the role of Posyandu in managing nutritious local food and digitalizing child nutrition services. The implementation methods included socialization, training, workshops, mentoring, and the application of appropriate technology through a participatory approach. The program participants consisted of 27 members of the Nekmese Home Industry Group and 20 cadres of the Oepuah Selatan Posyandu. Program evaluation was conducted through direct observation, partner satisfaction surveys, and performance indicator analysis. The results demonstrated a 40% increase in technical and managerial competencies related to production and packaging, along with a 30% increase in sales of processed fish products. Among Posyandu partners, 80% of cadres were able to independently operate digital nutrition recording systems, accompanied by increased community nutrition awareness. This program contributes to enhancing the economic value of local products, strengthening community-based nutrition services, and providing a sustainable model of technology-driven and locally grounded empowerment.