Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Upaya Preventif Dalam Penanggulangan Kecemasan Pada Lansia Dengan Terapi Relaksasi Benson di Desa Padang Brahrang Kaban, Ani Rahmadhani; Bakti, Agus Surya; Emiliana, Priska
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): JULY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/bfm9ja86

Abstract

Lansia rentan mengalami cemas karena mengalami banyak perubahan baik secara fisik dan fungsi, perubahan mental dan perubahan psikososial. Relaksasi Benson merupakan salah satu dari beberapa teknik relaksasi yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan dan telah diketahui pengaruhnya terhadap penurunan kecemasan pada lansia. Keunggulan relaksasi Benson di banding relaksasi lainnya ialah relaksasi ini mudah dilakukan kapanpun dan tidak mempunyai efek samping berbahaya. Selain itu relaksasi ini mampu mengurangi biaya pengobatan dan bisa diterapkan dengan mudah untuk mencegah kecemasan.  Tujuan  pelaksanaan pengabdian  masyarakat  ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada lansia tentang manfaat dari terapi relaksasi benson dalam mencegah kecemasan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di desa Brahrang terkhusus pada lansia. Hasil dari dilakukannya pengabdian kepada masyarakat di Desa Brahrang ini menunjukkan bahwa para lansia mendengarkan dengan aktif setiap informasi dan aktif bertanya diskusi. Diharapkan dengan adanya pengabdian kepada masyarakat di Desa Brahrang para lansia bisa menggunakan teknik relaksasi benson sebagai upaya preventif penanggulangan tingkat kecemasan pada lansia.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Perawat dalam Melakukan Tindakan Hand Hygiene Sebelum dan Sesudah Mencuci Tangan Di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Kaban, Ani Rahmadhani; Lasmawanti, Sri; Syaftriani, Afina Muharani; Bakti, Agus Surya
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): JULY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/zqsf7k98

Abstract

Infeksi nosokomial atau disebut juga infeksi rumah sakit adalah infeksi yang terjadi di rumah sakit oleh kuman yang berasal dari rumah sakit. Melihat dari masih banyaknya angka kejadian infeksi nosokomial baik di dunia maupun di Indonesia sendiri, maka diperlukan upaya untuk menekan angka kejadian tersebut salah satunya adalah dengan Hand hygiene. Tujuan penelitian untuk Faktor – Faktor yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Melakukan Tindakan Hand hygiene Sebelum dan Sesudah Mencuci Tangan di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Desain Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif analtik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 174 orang. Tehnik sampling menggunakan purvosive sampling dengan rumus slovin dan sampel penelitian terdapat 64 responden di mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Berdasarkan hasil uji statistic menggunakan uji Chi-square test didapat nilai usia : p-value = 0,02 > α=0,05, pendidikan : p-value = 0,02 > α =0,05, pengetahuan : p-value = 0,01 > α=0,05, motivasi : p-value = 0,02 > α=0,05. Hal ini membuktikan bahwa ada Hubungan yang signifikan antara usia, pendidikan, pengetahuan, dan mnotivasi terhadap kepatuhan Hand hygiene. Kesimpulannya adanya hubungan usia, pendidikan, pengetahuan, dan motivasi dengan kepatuhan perawat dalam melakukan tindakan Hand hygiene sebelum dan sesudah mencuci tangan di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan.  
Faktor-Faktor yang Berhubungan Nyeri pada Saat Pemasangan Infus di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Bakti, Agus Surya; Muflih; Kaban, Ani Rahmadhani
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): JULY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/yhd7dp69

Abstract

Pemasangan infus merupakan prosedur yang paling banyak dilakukan di rumah sakit, pemasangan infus yang didapatkan pasien di rumah sakit memiliki trauma berkepanjangan. Salah satu prosedur yang dilakukan pada pasien adalah terapi melalui pemasangan infus. Pemasangan infus merupakan prosedur yang menimbulkan tidak nyaman, ketakutan dan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Nyeri Pada Saat Pemasangan Infus di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang ada di Instalasi Gawat Darurat yang berjumlah 705 responden dari bulan januari 2023 - maret 2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah  Accidental Sampling dengan mengacu pada rumus slovin yaitu 87 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Uji yang digunakan adalah uji Chi-Square Hasil : Menggunkan uji chi-square memperlihatkan bahwa, terdapat hubungan signifikan antara faktor usia dengan nyeri pemasangan infus (p value =0,04), terdapat hubungan faktor kecemasan dengan nyeri pemasangan infus (p value=0,04), terdapat hubungan faktor dukungan keluarga dengan nyeri pemasangan infus (p value =0,04). Berdasarkan hasil dan analisa yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai variabel Faktor-Faktor Yang Berhubungan Nyeri Pada Saat Pemasangan Infus di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan adalah usia, kecemasan dan dukungan keluarga.
Hubungan Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di Rsu Mitra Medika Tanjung Mulia Bakti, Agus Surya; Muflih, Muflih; Rahmadhani, Ani; Siregar, Maya Ardilla
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6884

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik ≥ 90 mmHg, di asia tenggara menempati urutan ke-3 tertinggi dengan prevalensi sebesar 25% dari total populasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode :Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional Study dan uji chi-square. Populasi terdiri dari 401 pasien Hipertensi, dan sampel di bulatkan menjadi 80 responden menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang valid, dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil : Dari hasil analisa data menggunakan uji statistik chi-square yang menggunakan aplikasi SPSS di dapat kan dari karakteristik jenis kelaminnilai p-value 0,032, umur nilai p- value 0,972, pendidikan nilai p-value 0,809, pekerjaan nilai p-value 0,214, agama nilai p-value 0,537, suku nilai p-value 0,095 yang berarti p- value 0,05. Kesimpulan : hal ini menunjukan bahwa Ho di tolak Ha di terima sehingga dapat di simpulkan bahwa selain jenis kelamin, tidak terdapat hubungan antara Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Tahun 2025. Saran : Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia
Social Network Strategy to Counter Acts of Terrorism in Indonesia: A Structural Hole Study Bakti, Agus Surya; Cangara, Hafied; Palubuhu, Dwia Aries Tina; Eriyanto, Eriyanto
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 6 No. 2 (2021): December 2021 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v6i2.603

Abstract

The ISIS terrorist group still poses a serious threat in Indonesia, especially because it operates in a network (net-terrorism) so that the handling of this terrorist group often does not reach its roots. The research is aimed to reveal the social network strategy in resolving terrorist acts in Indonesia using a structural hole theory. The research method is a qualitative research approach with secondary data analysis from four sources: books, journal articles, previous related research, and the Law of the Republic of Indonesia. The data above is then processed with Ucinet-Draw to calculate the linkage score between members in the network and then see the movement map for each ISIS network in Indonesia: Jakarta, Poso, and Surabaya. Thus, this study proves that there is a gap in the structure of the ISIS group's communication network in Indonesia. The research results revealed that many terrorist acts in Indonesia had the same pattern, namely the strong communication network between terrorist actors. Terrorist actors carried out at least three tertius strategies, namely tertius gaudens, tertius inguens, and a combination of the two. Through the tertius strategy, the government will be able to play its most crucial role in taking preventive actions against actors in terrorist networks. Therefore, the government needed to carry out various integration strategies with various institutions to conduct deradicalization appropriately.