Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Pelatihan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Lingkungan, Sikap Terhadap Lingkungan, dan Motivasi Memelihara Lingkungan Secara Berkelanjutan Bagi Petani Tegalan di Kabupaten Soppeng Faizal Amir; Muhammad Ardi; Bakhrani A Rauf
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.709 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengetahuan lingkungan hidup, sikap terhadap daerah pertanian tegalan, dan motivasi memelihara daerah pertanian tegalan petani tegalan sebelum dan sesudah diberi pelatihan tentang ekosistem daerah pertanian tegalan, cara berusaha tani pada daerah pertanian tegalan, dan pemeliharaan daerah pertanian tegalan di Kabupaten Soppeng, (2) pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan lingkungan hidup, sikap terhadap daerah pertanian tegalan, dan motivasi memelihara daerah pertanian tegalan petani tegalan di Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang berlokasi di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Sampel sebanyak 25 kepala keluarga petani, dipilih dengan metode purpossive sampling. Variabel yang diperhatikan adalah: (1) pengetahuan lingkungan hidup, (2) sikap terhadap pertanian tegalan,  (3) motivasi memelihara daerah pertanian tegalan, sebelum dan sesudah  pelatihan, dan (4)  pengaruh pelatihan terhadap peningkatan (a)  pengetahuan lingkungan hidup, (b) sikap terhadap pertanian tegalan dan (c) motivasi memelihara daerah pertanian tegalan. Desain eksperimen yang digunakan adalah One Group Pretest-postest Design. Analisis data yang digunakan adalah: analisis statistik deskriptif dan  analisis statistik inferensial. Model inferensial yang digunakan adalah Uji t dependent.  Hasil penelitian menunjukkan: (1) pengetahuan lingkungan, sikap terhadap pertanian tegalan, dan motivasi memelihara daerah pertanian tegalan sebelum pelatihan berada pada kategoti rendah, sesudah pelatihan berada pada kategori tinggi, (2) pelatihan berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan: pengetahuan lingkungan, sikap terhadap pertanian tegalan, dan motivasi memelihara daerah pertanian tegalan sebelum petani tegalan di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Kata Kunci: Pelatihan, Pengetahuan, Sikap, Petani, Tegalan
Analisis Perilaku Masyarakat Menghemat Energi Listrik dan Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Pada Rumah Tinggal Tipe Kecil di Kabupaten Polman Sulawesi Barat Sugeng A Karim; Faizal Amir; Muhammad Ardi; Alimuddin Sa’ban Miru
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.674 KB)

Abstract

Summary. The objectives of this study are as follows: (1) to determine the behavior of the community to save electrical energy in small type houses in Polman Regency, (2) to determine the knowledge of electrical energy, local wisdom, and the attitude of the community to save electrical energy who inhabit small type houses in Polman Regency, (3) to determine the effect of electrical energy knowledge, local wisdom, and community attitudes to save electrical energy, both individually and collectively on community behavior in saving electrical energy in small type houses in Polman Regency. This research is classified as correlational research. The research is located in Polman Regency. The population of this study is the community (head of household) who live in small type houses in Polman Regency. The sample area is Wonomulio District selected by purposive sampling method. Respondents (sample) are 50 heads of families who live in small type houses that already use electrical energy. The research variables consist of: (1) the dependent variable (Y), and (2) the independent variable (X). The dependent variable is community behavior in saving electrical energy (Y). The independent variables are: (a) knowledge of electrical energy (X1); (b) local wisdom (X2); and (c) attitude to save electrical energy (X3). The data analysis techniques used are: (1) Descriptive statistical analysis, (2) Inferential statistical analysis. The analytical models used are: (1) simple regression analysis and (2) multiple regression analysis. The results of the study are as follows: (1) Community behavior in saving electrical energy in small type houses in Polmant Regency is in the high category, (2) knowledge of electrical energy, local wisdom of the community who live in small type houses in Polman Regency is in the low category, while the attitude of saving electrical energy is in the high category, (3) knowledge of electrical energy, local wisdom, and the attitude of saving electrical energy, both individually and collectively affect the behavior of the community to save electrical energy in small type houses in Polman Regency.  Keywords: Knowledge, Behavior, Attitude, Local Wisdom, Electrical Energy
Perspektif Pengelompokan Ruang Rumah Tinggal Suku Bugis Dilihat dari Sisi Budaya dan Lingkungan yang Berkelanjutan Bakhrani A Rauf; Muhammad Ardi; Rahmansah Rahmansah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.567 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif budaya  Suku Bugis, (2) pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif lingkungan yang berkelanjutan, (3) alasan pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif budaya  Suku Bugis, (4) alasan pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif lingkungan yang berkelanjutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Lokasi penelitian adalah Kabupaten  Soppeng, Sirap, dan Pinrang   dipilih dengan metode purpossive sampling. Besarnya sampel adalah 25 orang setiap kabupaten juga dipilih dengan metode purpossive sampling. Dengan demikian besarnya anggota sampel adalah 75 orang. Variabel penelitian adalah sebagai berikut:  (1) pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif budaya  Suku Bugis dan lingkungan yang berkelan yang berkelanjutan, (2) alasan pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif budaya  Suku Bugis dan lingkungan yang berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara terstuktur kepada seluh sampel. Instrumen penelitian  adalah pedoman wawancara terstuktur. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif budaya  Suku Bugis  terdiri tiga kolompok, yakni: (a) kelompok atau mariolo yang terdiri dari: lego-lego,  onrong topole, atinrong topole, (b) kelonpok atau maritenggae, yang terdiri dari, onrong matinro tomatowae, onrong matinro ananae, dan onrong macule-cule, dan (c) kelompok marimonrie yang terdiri dari: onrong manre, onrong mataro pabaresseng, dan dapureng, (2) pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif lingkungan yang berkelanjutan terdiri dari tiga kelompok, yakni: (a) kelompok bagian depan yang terdiri dari: teras, ruang tamu, dan kamar tidur tamu, (b) kelonpok bagian tengah terdiri dari: kamar tidur utama (ayah dan ibu), kamar tidur anak-anak, dan ruang santai atau istrahat, dan (c) kelompok bagian belakang terdiri dari: ruang makan, tempat menyimpan beras, sayur dan sejenisnya, dan dapur, (3) alasan pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif budaya  Suku Bugis adalah  untuk melindungi penghuni rumah dari segala macam kejahatan jin  dan ilmu-ilmu jahat manusia, (4) alasan pengelompokan ruang rumah tinggal Suku Bugis dilihat dari perspektif lingkungan yang berkelanjutan adalah untuk melindungi penghuni rumah dari terpaan angin, hujan, dan badai. Kata Kunci: Rumah tinggal, Suku Bugis, Pengelompokan ruang, Lingkungan, Budaya
Upaya Meningkatkan Perilaku Masyarakat Menyediakan Jamban Sehat di Kabupaten Soppeng Bakhrani A. Rauf; Muhammad Ardi; Faizal Amir
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.782 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out:  (1) knowledge, attitudes, motivation, and behavior to provide healthy latrine before and after training, 2) the effect of training in increasing knowledge, attitudes, motivation, and behavior in providing people healthy latrine in Laringgi Village, Soppeng Regency. This research is an experimental research located in the village of Laringgi, Soppeng Regency. The amount of respondents are 25 households selected by the purposive sampling method. The variables considered are as follows: (a) behavior of providing healthy latrine, (b) knowledge about healthy latrine, (c) attitudes towards healthy latrine, and (d) motivation to provide healthy latrine before and after the experiment, (e) the effect of training on increased knowledge, attitudes, motivation, and behavior to provide healthy latrine. The experimental design used was one group pretest-posttest desigen. Analysis of the data used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The analysis model used is the independent t-test. The results of the study are as follows: (1) knowledge, attitudes, motivation, and behavior of the people in the village of Laringgi, Soppeng Regency, providing healthy latrine before being trained in the low category, after being trained in the very high category, (2) Training has a significant influence on increased knowledge, attitudes, motivation, and people behavior towards healthy latrine in the village of Laringgi, Soppeng Regency.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat meningkatkan kualitas lingkungan pada Wilayah pesisir kabupaten maros Faizal Amir; Muhammad Ardi; Bakhrani A. Rauf
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.43 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out the influence of ecosystem knowledge, environmental conservation knowledge, environmental knowledge, motivation to preserve the environment, and environmental environment both individually and collectively on community behavior to improve environmental quality in the coastal areas of Maros Regency.  The variables that are considered in this study are the dependent variable that is people's behavior to improve the quality of the environment of the coastal area (Y) and the independent variables are: (a) knowledge of coastal ecosystems (X1); (b) knowledge of environmental conservation (X2); (c) environmental knowledge (X3); (d) motivation to maintain the environment (X4); and (e) Attitudes towards the environment of coastal areas (X5).  The analysis used is descriptive statistical analysis and statistical statistical analysis. The analysis model used is simple regression and multiple regression. The results of the study are as follows: (1) people's behavior in improving the quality of the environment in the coastal area of Maros Regency is classified as moderate. (2) knowledge of ecosystems, conservation knowledge, environmental knowledge, motivation to maintain the environment, and attitudes towards the environment of the community in the coastal area of Maros Regency are classified as moderate, influential both individually, and jointly on community behavior to improve the quality of the environment in the region the coast of Maros Regency
Meningkatkan Kualitas Lingkungan Perumahan Pada Masyarakat Penghuni Rumah Tipe Kecil di Kabupaten Soppeng Muhammad Ardi; Faizal Amir; Bakhrani A. Rauf
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.819 KB)

Abstract

The purpose of this research is: 1) discovering knowledge, attitudes, motivation, and environmental behavior of small type household residents in Soppeng Regency before and after the experiment, (2) finding the effect of experiments on increasing knowledge, attitudes, observation, and environmental behavior of small type household residents in Soppeng Regency. This type of research is classified as experimental research which is located in a small type of housing complex in Soppeng Regency. The amount of sample are 25 households chosen by the random sampling method. The experimental design used is One Group Pretest-postest Design. The research variables are: (1) knowledge, attitude, motivation, and environmental behavior of small type household residents in Soppeng Regency, (2) the effect of experiments on increasing knowledge, attitude, motivation, and environmental behavior. The analysis used is: descriptive statistical analysis and statistical statistical analysis. The analysis model is the Dependent t-test. The results showed that: (1) knowledge, attitudes, motivation, and environmental behavior of small type household residents in Soppeng Regency before being trained were in the low category and after being trained were in the high category, (2) the effect of experiments on increasing knowledge, attitudes, motivation , and the environmental behavior of small type household residents in Soppeng Regency is very significant
Desain Rumah Tinggal Berbasis Kearifan Lokal Suku Bugis yang Berwawasan Lingkungan Muhammad Ardi; Bakhrani A. Rauf; Faizal Amir
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan desain denah rumah tinggal tipe kecil, tipe sedang, dan tipe besar, pada aspek: letak ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur tamu, kamar tidur utama (keluarga), ruang makan, dapur, kamar mandi dan WC, dan penempatan pintu, berbasis kearifan lokal Suku Bugis yang berwawasan lingkungan. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Bone, Soppeng, dan wajo yang dipilih dengan metode purpossive sampling. Ketiga kabupaten tersebut memiliki kearifan lokal yang kuat yang berhubungan dengan rumah tinggal. Sampel dipilih dengan metode purpossive sampling, yakni orang-orang yang mengenal dengan baik kearifan lokal yang berhubungan dengan rumah tinggal. Sampel (responden) setiap kabupaten ditetapkan sebanyak 25 orang, dengan demikian total sampel 75 orang. Variabel yang diperhatikan adalah denah rumah tinggal tipe kecil, sedang, dan besar, pada aspek: letak ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur tamu, kamar tidur keluarga, ruang makan, dapur, kamar mandi dan WC, penempatan pintu ruang tamu dan pintu kamar tidur berbasis kearifan lokal Suku Bugis yang berwawasan lingkungan. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah sebagai beikut: (1) Letak ruang tamu untuk rumah tipe kecil, sedang dan besar berada di depan pada sisi kiri, atau kanan, atau tengah; (2) Untuk rumah tipe kecil tidak memungkinkan adanya ruang keluarga. Letak ruang keluarga untuk rumah sedang dan besar berada pada bagian tengah, samping dan belakang; (3) Untuk rumah tipe kecil tidak memungkinkan adanya ruang tidur tamu. Untuk rumah tipe sedang dan besar, letak ruang tidur tamu berada di bagian depan sisi kiri atau sisi kanan; (4) Letak ruang makan berada pada sisi tengah dan memiliki akses paling dekat dengan dapur Letak dapur berada di belakang dan menghadap ke depan; (5) Letak kamar mandi dan WC untuk rumah tipe sedang dan besar, baik untuk ruang tidur utama dan ruang tidur anak-anak berada di dalam kamar; (6) Untuk rumah tipe kecil, letak kamar mandi dan WC untuk kamar tidur utama berada di dalam kamar, sedangakn untuk kamar mandi anak-anak berada di luar kamar. Masing-masing kamar mandi dan WC memiliki hubungan dengan udara luar; (7) Pintu ruang tamu terletak di bagian depan dan tidak berahadapan langsung dengan ruang tidur; (8) Pintu ruang tidur tamu untuk tipe rumah sedang dan besar terletak berhadapan dengan ruang tamu dan kurang memiliki akses ke ruang keluarga dan ruang lainnya; (9) Penempatan pintu ruang tidur utama untuk rumah tipe kecil, sedang dan besar, searah dengan pintu kamar mandi pribadi (kamar mandi dalam), dan tidak boleh berhadapan langsung dengan tempat tidur. Kata kunci: Kearifan Lokal, Suku Bugis, Rumah Tinggal, dan Berwawasan Lingkungan