Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN ANEMIA TERHADAP DYSMENORHEA PADA MAHASISWA TK III PRODI DIII KEBIDANAN BALIKPAPAN POLTEKKES KEMENKES KALTIM NOVIASARI, DAMAI; HANDAYANI, SEKAR; CORNIAWATI, INDA; SETYAWATI, ERNANI; WIJAYANTI, ENDAH; PASIRIANI, NOVI; RAHMAWATI, ELI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menstruasi merupakan perubahan fisiologis pada wanita yang terjadi secara berkala serta dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Beberapa remaja mengalami permasalahan dalam menstruasi diantaranya adalah dysmenorrhea. Berdasarkan riset Kesehatan dasar (Riskesdas) 2013, anemia pada remaja yang memiliki aktifitas tinggi dapat mempengaruhi masa haid remaja yaitu Dysmenorhea. Kondisi dysmenorrhea bertambah parah apabila disertai dengan kondisi psikis yang tidak stabil seperti stres, depresi, cemas serta dalam keadaan sedih atau gembira yang berlebihan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat stress dan anemia terhadap Dysmenorhea. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analisis korelasional melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 orang. Teknik sampel menggunakan Teknik total sampling. Tingkat Stres dan Anemia merupakan variabel independen, sedangkan Dysmenorhea merupakan variabel dependen. Teknik analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi sedangkan analisa bivariat menggunakan uji Spearman RankHasil dan Pembahasan: Hasil uji Spearman Rank untuk variabel Tingkat stress dan Dysmenorhea menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0.643. Uji korelasi antara Anemia dan Dysmenorhea menunjukkan hasil signifikansi p value < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,510. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Tingkat Stress dengan terjadinya Dysmenorhea dan terdapat hubungan pula antara Anemia dan Dysmenorhea.
Hubungan Persepsi Ibu Hamil Dengan Perilaku Deteksi Dini Diabetes Mellitus Gestasional Noviasari, Damai; Rahmawati, Eli; Hassanah, Novia Nur; Handayani, Sekar; Setyawati, Ernani; Wijayanti, Endah; Pasiriani, Novi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) merupakan salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh ibu hamil. Prevalensi diabetes selama kehamilan juga mengalami peningkatan seiring dengan prevalensi diabetes pada masyarakat. Data menyebutkan bahwa dari 6 kelahiran satu diantaranya akan mengalami hiperglikemi pada kehamilan dan hampir 85 % dari pasien ini akan mengalami diabetes mellitus gestasional dan selebihnya merupakan diabetes pra-kehamilan (Msollo et al., 2019a). Deteksi dini diabetes mellitus dilakukan sebagai pencegahan dan antisipasi terkait faktor resiko pada ibu hamil. Kondisi kehamilan merupakan suatu kondisi diabetogenic karena plasenta mensekresi hormon, sehingga diperlukan perilaku deteksi dini pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectionalI. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang tinggal di wilayah Puskesmas Graha Indah. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling, data dianalisis secara univariat dan bivariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang melakukan deteksi dini sebanyak 18 orang (66.7%), berdasarkan hasil analisis bivariat didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara keseriusan dan perilaku ibu hamil dalam melakukan deteksi dini terhadap diabetes mellitus gestasional dengan nilai signifikansi 0,002 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,572.
Pengaruh Konseling terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Vaksinasi Covid 19 Diwilayah Kerja Puskesmas Lolo Kabupaten Paser Arinah, Arinah; Era, D.P; Noviasari, Damai
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i2.247

Abstract

Covid 19 yang melanda dunia sejak tahun 2019 banyak menelan korban dari orang tua sampai anak-anak dan salah satu cara pencegahannya adalah dengan vaksin covid 19. Ibu hamil merupkan kelompok yang rentan terpapar virus Covid 19 sehingga membutuhkan vaksin tetapi masih banyak ibu hamil yang menolak divaksin karena takut dan merasa tidak aman bagi kesehatan dirinya dan bayinya, hal ini karena kurangnya pengetahuan. Oleh karena itu perlu adanya konseling terhadap ibu hamil agar ibu hamil meningkat pengetahuannya. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest – posttest design dengan jumlah sampel 48 ibu hamil yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Alat ukur kuesioner. Analisa data menggunakan uji marginal homogenity. Pengetahuan ibu hamil mengenai vaksinasi covid 19 sebelum diberikan konseling sebagian besar pengetahuannya cukup yaitu 27 orang (58,3%). Pengetahuan ibu hamil mengenai vaksinasi covid 19 sesudah diberikan konseling pengetahuannya meningkat menjadi baik yaitu 43 orang (89,6%). Ada pengaruh konseling terhadap pengetahuan ibu hamil mengenai vaksinasi covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Lolo Kabupaten Paser dengan nilai p value 0,000. Ibu hamil tidak bersedia divaksin karena banyak yang tidak mengetahui vaksin covid 19 dan perlu diberikan konseling tentang vaksin covid 19 agar ibu memahami dengan benar tentang vaksin covid 19 dan hal ini terbukti dengan peningkatan pengetahuan vaksin covid 19 setelah diberikan konseling. Konseling covid 19 dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang vaksin covid 19 dan akan merubah pemahaman ibu yang tidak benar tentang vaksin covid 19.
Pemenuhan Gizi Ibu Hamil KEK melalui Program Pendampingan Ibu Hamil di Kelurahan Graha Indah Balikpapan Rahmawati, Eli; Hariyani, Faridah; Noviasari, Damai
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i3.2023

Abstract

Nutritional problem due to prolonged lack of food intake is a Chronic Energy Deficiency (CED). There is a risk of impairing fetal growth and development which results in stunting, prematurity, birth defects, LBW, and fetal/baby death. Efforts to improve the nutritional status of pregnant women with CED include nutrition education through assistance by cadres/ health workers. The purpose of this community service is to assist in fulfilling the nutrition of pregnant women with SEZ through home visits. Assistance methods include nutrition education, PMT, giving blood supplement tablets and multivitamins, and ANC checks. Assistance was carried out 2 times: first pretest nutrition education, PMT, blood tablets, and multivitamins, second 2 weeks from the first visit to monitor pregnancy conditions, and post-test. The number of participants was 20 people. The results of the activity increased knowledge from the average pre-test score of 7 to 11, on the attitude of the average score of 12 to 16, and behavior from the average score of 9 to 13. The results of statistical tests using the Wilcoxon Test obtained a value of p = 0.000. This explains that there is a significant increase in knowledge, attitude, and behavior before and after the assistance of pregnant women. It is hoped that assistance in fulfilling the nutrition of pregnant women with CED can improve the fulfillment of nutrition for pregnant women with CED, reduce the risks that occur to mothers and babies, and can be used as one of the programs in preventing stunting.