Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH KOMBINASI MEDIA SERBUK GERGAJI BATANG POHON AREN DAN RUMPUT MANILA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KOKON CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Listya Minarti; Suhandoyo Suhandoyo; Tri Harjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Biologi Vol 6 No 1 tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i1.6056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi gergaji batang pohon aren dan rumput manila terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing tanah (Lumbricus rubellus). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. objek dari penelitian ini adalah cacing tanah (Lumbricus rubellus), yang dipelihara di dalam 5 media yang berbeda. Kelima macam media sebagai perlakuan yaitu 100% serbuk gergaji aren, 25% serbuk gergaji kelapa + 75% rumput manila, 50% serbuk gergaji aren + 50% rumput manila, 75% serbuk gergaji aren + 25% rumput manila dan 100% rumput manila. Setiap media dilakukan 5 kali ulangan dengan masing-masing media di beri 35 gram cacing menggunakan bak berukuran 35 x 30 x 10 cm. penelitian dilakukan 2 bulan dan pengambilan data dilakukan 2 kali pada akhir bulan. Parameter yang diukur pada penelitian ini pertambahan biomassa cacing, jumlah kokon, bobot kokon dan indeks kokon. Data pertambahan biomassa cacing, bobot kokon dan indeks kokon di analisis menggunakan One Way Anova dan data jumlah kokon dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata dari kombinasi media serbuk gergaji aren dan rumput manila terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing Lumbricus rubellus. Media yang terbaik adalah kombinasi serbuk gergaji batang pohon aren 75% dan rumput manila 25%. Kata kunci: Lumbricus rubellus, pertunbuhan, kokon, serbuk gergaji batang pohon aren, rumput manila. 
PENGARUH KOMBINASI MEDIA SERBUK GERGAJI BATANG POHON KELAPA (Cocos nucifera, L.) DAN ONGGOK AREN (Arenga pinnata, Merr.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KOKON CACING Eisenia foetida Nur Tsani Rahmawati; Suhandoyo Suhandoyo; Ciptono Ciptono
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 8 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i8.7882

Abstract

Peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media pemeliharaan serbuk gergaji pohon kelapa dan onggok aren terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing Eisenia foetida .Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Objek penelitian cacing Eisenia foetida yang dipelihara dalam lima media yaitu 100% serbuk gergaji batang pohon kelapa, 100% onggok aren, 75% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 25% onggok aren, 50% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 50% onggok aren, dan 25% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 75% onggok aren. Penelitian dilakukan selama dua bulan dan dua kali pengambilan data. Parameter penelitian adalah pertambahan biomassa cacing, berat kokon, dan indeks kokon yang dianalisis menggunakan One Way Anova dan jumlah kokon yang dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan kombinasi media serbuk gergaji batang pohon kelapa dan onggok aren berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan yang ditandai dengan pertambahan biomassa cacing dan produksi kokon Eisenia foetida yang ditandai dengan pertambahan jumlah kokon. Kata Kunci: Kata Kunci: Eisenia foetida, pohon kelapa, onggok aren, pertumbuhan, kokon
PENGARUH KOMBINASI MEDIA SERBUK GERGAJI BATANG POHON KELAPA (Cocos nucifera L.) DAN RUMPUT MANILA (Zoysia matrella) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KOKON CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Arin Prasinasari; Suhandoyo Suhandoyo; Tri Harjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i2.6127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pemeliharaan serbuk gergaji batang pohon kelapa dan rumput manila terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing Lumbricus rubellus. Desain penelitian ini adalah eksperimen satu faktor dengan pola acak lengkap. Objek penelitian adalah cacing Lumbricus rubellus yang sudah berklitelum. Terdapat lima macam variasi media penelitian yang diuji coba yaitu media 100% serbuk gergaji batang pohon kelapa, 100% rumput manila, 25% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 75% rumput manila, 50% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 50% rumput manila, 75% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 25% rumput manila. Pada setiap media dilakukan lima kali ulangan. Wadah media pemeliharaan yang digunakan adalah bak plastik berukuran 35 x 30 x 10 cm. Penelitian berlangsung selama dua bulan dengan dua kali pengambilan data. Parameter yang diamati adalah biomassa cacing, jumlah kokon, berat kokon, dan ukuran kokon. Data dianalisis menggunakan One Way Anova kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada hasil yang berbeda nyata, serta uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi media serbuk gergaji batang pohon kelapa dan rumput manila berpengaruh nyata (P0,01) meningkatkan pertumbuhan dan produksi kokon cacing Lumbricus rubellus. Kata kunci : Lumbricus rubellus, serbuk gergaji batang pohon kelapa, rumput manila, pertumbuhan, kokon 
PENGARUH EKSTRAK KACANG PANJANG (Vigna sinensis, L.) TERHADAP JUMLAH KELENJAR DAN KETEBALAN LAPISAN ENDOMETRIUM TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus, L.) Rahma Berlianti Suardi; Suhandoyo Suhandoyo; Triharjana Triharjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i3.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kacang panjang (Vigna sinensis, L.) terhadap jumlah kelenjar dan ketebalan lapisan endometrium tikus putih betina (Rattus norvegicus, L.). Desain penelitian ini adalah eksperimen satu faktor yang menggunakan pola acak lengkap. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus putih betina yang berumur 2 bulan, berat badan± 200 gram. Tikus dibagi ke dalam 4 kelompok dengan masing- masing kelompok menggunakan 5 ekor tikus sebagai ulangan, yaitu kontrol (tanpa pemberian ekstrak kacang panjang), P1 (280 mg/ekor tikus/hari), P2 (560 mg/ekor tikus/hari), P3 (1120 mg/ekor tikus/hari). Variabel tergayut dalam penelitian ini adalah jumlah kelenjar dan ketebalan lapisan endometrium uterus tikus putih betina. Perlakuan dilakukan selama 21 hari secara oral. Ekstrak kacang panjang dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ketebalan endometrium di analisis dengan analisis One Way Anova untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh perlakuan. Apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk membedakan antara kelompok perlakuan. Sedangkan, untuk menganalisis pengaruh perlakuan terhadap jumlah kelenjar endometrium dilakukan Uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kacang panjang memberikan pengaruh nyata (p0,05) terhadap jumlah kelenjar endometrium dan ketebalan lapisan endometrium tikus putih. Kata kunci: Ekstrak kacang panjang¸ jumlah kelenjar endometrium, tebal lapisan endometrium,  tikus putih betina
DAYA TETAS KOKON CACING TANAH(Lumbricus rubellus)DI BAWAH PENGARUH PEMBERIAN INSEKTISIDA ORGANOFOSFAT Misbachun Aji Santosa; Ciptono Ciptono; Suhandoyo Suhandoyo
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i2.4646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tetas kokon cacing tanah (Lumbricus rubellus) di bawah pengaruh pemberian insektisida organofosfat.Jenis penelitian adalah eksperimen satu faktor pola acak lengkap.Objek yang digunakan dalam penelitian adalah kokon cacing tanah Lumbricus rubellus.Penelitian dilakukan selama 30 hari.Penelitian terdiri dari 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol (tanpa pemberian insektisida), P1 (0,4gr/L), P2 (0,6gr/L), P3 (0,8gr/L), dan P4 (1gr/L).Pemberian perlakuan insektisida organofosfat pada kokon selama 2 menit.Variabel tergayut dalam penelitian ini adalah daya tetas kokon cacing tanah Lumbricusrubellus.Data hasil penelitian di analisis dengan One Way Anova untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh insektisida terhadap daya tetas kokon Lumbricusrubellus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian insektisida organofosfat sampai dengan dosis 1gr/L, pada kokon cacing tanah Lumbricus rubellus tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya tetas kokon (P0,05). Kata kunci: Kokon, Lumbricus rubellus, insektisida orgsnofosfat.
SPECIES DISTRIBUTION OF DEER FEEDS (Muntiacus muntjak Zimmermann, 1780) AND ITS COMMUNITY COMPOSITION IN SERMO WILDLIFE RESERVE AREA, SPECIAL REGION OF YOGYAKARTA Desti Rahmadian; Suhandoyo Suhandoyo; Sandy Nurvianto
Jurnal Sains Dasar Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v12i1.59156

Abstract

Muntiacus muntjak is a native Southeast Asian mammal, widely distributed in Sumatra, Bangka Belitung, Riau Islands, Java, Bali, Nusa Tenggara, and Kalimantan. Its existence is increasingly threatened by deforestation and habitat degradation. Habitat integrity and the sustainability of forest plant species as a source of feed for deer in the Sermo Wildlife Reserve area need to be maintained, in order to ensure the survival of these animals in their natural habitat. This research’s aims to determine the type of Muntiacus Muntjak feed, describe the distribution pattern of Muntiacus muntjak feed plant species and identify the composition of lower plants in Sermo Wildlife Reserve Area.The method wich used to quantify the structure and composition of vegetation types is systematic random sampling used 46 plots with measuring 1 m x 1 m and 2 m x 2 m for grass and lower plants datas as the material to epidermal analysis and the calculation of the total dry weight. Faecal analysis was conducted at the Wildlife Laboratory, Faculty of Forestry UGM. The distribution of deer feed plant species that have been identified will be processed using ArcView GIS 10.8 based on the coordinates where the feeds species found in Sermo Wildlife Reserve.The results showed that there were 19 species of lower plants identified as deer feed with uniform and clustered species distribution patterns. The community composition of lower plant species in Sermo Wildlife Reserve consists of 93 species from 49 different families.
PENYUSUNAN MODUL ELEKTRONIK PENYAKIT SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN BAGI SISWA KELAS XI Atiqoh, Arin Azzah; Suhandoyo, Suhandoyo
Jurnal Edukasi Biologi Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Edukasi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v8i1.18174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menyusun modul elektronik penyakit sistem pencernaan pada manusia yang dapat digunakan secara mandiri sebagai bahan pengayaan siswa kelas XI; (2) mengetahui kualitas modul pengayaan elektronik penyakit sistem pencernaan pada manusia berdasarkan ahli materi, ahli media, dan guru biologi. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan model ADDIE, namun dibatasi hanya sampai pada tahap ADD (Analysis, Design, Development). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) modul elektronik penyakit sistem pencernaan pada manusia sebagai bahan pengayaan siswa kelas XI MIPA dikembangkan menjadi modul elektronik dalam bentuk flipbook dengan melalui website online, yaitu fliphtml5.com. dengan link modul adalah sebagai berikut Modul Pengayaan Elektronik Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia untuk Siswa Kelas XI MIPA (fliphtml5.com)  (2) modul elektronik penyakit sistem pencernaan yang disusun layak digunakan dan dikembangkan pada tahap selanjutnya, yaitu IE (Implementation, Evaluation).
PENGARUH VARIASI KADAR KARBOHIDRAT TOTAL PAKAN BERBAHAN DASAR AMPAS TAHU (Glycine max), AMPAS KELAPA (Cocos nucifera) DAN BEKATUL (Oryza sativa) TERHADAP PERTUMBUHAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Annisa, Firda Nur; Suhandoyo, Suhandoyo
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v9i2.18237

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar karbohidrat total pakan berbahan dasar ampas tahu (Glycine max), ampas kelapa (Cocos nucifera) dan bekatul (Oryza sativa) terhadap pertumbuhan cacing tanah (Lumbricus rubellus). Objek penelitian ini adalah cacing tanah (Lumbricus rubellus) yang telah memiliki klitelium. Terdapat 4 perlakuan yaitu perlakuan kontrol dengan menggunakan ampas tahu dan kadar karbohidrat 76,32% serta perlakuan kombinasi ampas tahu, ampas kelapa, dan bekatul masing-masing dengan kadar karbohidrat 67,20%, 70,24%, dan 73,28%. Setiap perlakuan dilakukan 5 ulangan. Setiap bak perlakuan menggunakan 16 gram cacing. Data yang diamati adalah pertambahan biomassa dan pertambahan jumlah cacing. Penelitian dilakukan selama 2 bulan dengan 5 kali pengambilan data. Data dianalisis dengan One Way Anova apabila terdapat pengaruh maka diuji lanjut dengan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh nyata dari variasi kadar karbohidrat pakan berbahan dasar ampas tahu (Glycine max), ampas kelapa (Cocos nucifera) dan bekatul (Oryza sativa) terhadap pertumbuhan cacing tanah (Lumbricus rubellus).Kata kunci: cacing tanah, karbohidrat, pertumbuhan, Lumbricus rubellus, ampas tahu
PENGARUH VARIASI KADAR PROTEIN TOTAL PAKAN BERBAHAN DASAR AMPAS TAHU, BEKATUL, DAN TEPUNG TERIGU TERHADAP PRODUKSI KOKON CACING TANAH (Eudrilus eugeniae) Sari, Yusi Novita; -, Suhandoyo
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 1 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v10i1.18238

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui produksi kokon cacing tanah Eudrilus eugeniae karena pemberian variasi kadar protein total pakan berbahan dasar ampas tahu, bekatul, dan tepung terigu. Objek penelitian yang digunakan adalah cacing afrika (Eudrilus eugeniae) yang telah memiliki klitelium dan dipelihara dalam media onggok aren dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu kadar protein total 13,79%, 14,65%, 15,51%, dan 16,37%. Biomassa awal cacing Afrika untuk setiap media adalah 16 gram. Penelitian dilakukan selama 2 bulan. Parameter dalam penelitian ini adalah jumlah, bobot, dan indeks kokon. Jumlah kokon dianalisis menggunakan uji ANOVA, sedangkan bobot dan indeks kokon dianalisis menggunakan Uji Korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi kokon cacing tanah Eudrilus eugeniae dipengaruhi oleh perbedaan pemberian variasi kadar protein pakan berbahan dasar ampas tahu, bekatul, dan tepung terigu (p0,01). Uji Korelasi menunjukkan adanya hubungan yang erat antara bobot dan indeks kokon cacing tanah Eudrilus eugenaie dengan koefisien korelasi 0,713. Kata kunci: Eudrilus eugeniae, kokon, protein, indeks, bobot, produksi.
THE EFFECTIVITY OF EM4 MADE FROM BACTERIA Bacillus sp. FOR COMPOSTING HOUSEHOLD WASTE AND ON THE GROWTH OF CAYENNE PEPPER PLANT (Capsicum frutescens L) Saputri, Maulin Otto; Suhandoyo, Suhandoyo
Indonesian Journal of Bioscience (IJOBI) Vol. 2 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Bioscience (IJOBI)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ijobi.v2i1.620

Abstract

This study aims to determine the influence of differences in EM4 dosage made from Bacillus sp. and cow dung against composting household waste, to find the best dose to speed up household waste composting, and to test the resulting compost on the growth of cayenne pepper plants (Capsicum frutescens L). This is a 2-stage experiment. The first stage is the effectiveness of composting using a Completely Randomized Factorial design, and the second stage is a biological test by looking at the growth of chili plant seeds using a Completely Randomized Design. The object of this research is household waste that has not undergone decomposition, incubated in the same tub with 4 different dosage levels ( 0%, 5%, 10%, and 15%), and 3 different treatments with cow dung (1:2 and 1:4). Each treatment was repeated 3 times. This treatment lasted 41 days, followed by the second stage, where the resulting compost was used for cayenne pepper. Each treatment was carried out 5 times over 15 days with 4 observations. The parameters observed were the physical results of the compost (color, odor, and structure), temperature, composting pH, plant height, number of leaves, wet weight, and dry weight of cayenne pepper plants. Data were analyzed descriptively in stages one and two using One-way ANOVA, then continued with the Duncan Multiple Range Test (DMRT). The results showed that using EM4 made from Bacillus sp. mixed with cow dung affects the quality of the composting results. The optimal concentration for making household waste fertilizer is 10%. Household waste fertilizer significantly affects the growth of cayenne pepper plants, as seen from all observation parameters, namely plant height, number of leaves, fresh weight, and dry weight.