Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN PENDERITA KOLESTEROL Wachidah Yuniartika; Wita Oktaviana; Sulastri Sulastri; Luluk Ria Rahma; Nieldya Nofandrilla; Fatimah Nur Janah Amini; Zuan Nun Alea Syavinka; Dyaz Surya Ananta; Aisyah Dani Hanifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3409-3416

Abstract

Kolesterol termasuk pada golongan lipid yang memiliki sifat aterogenik yaitu sifat yang mudah menempel dan dapat menimbulkan penimbunan yang dapat menyumbat pembuluh darah. Akibat adanya penumpukan kolesterol pada pembuluh darah biasanya sering disebut dengan aterosklerosis. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan lansia dan kader tentang penyakit kolesterol serta bahaya kadar kolesterol yang tinggi pada lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini melatih kader dan lansia pembuatan minyak kelapa bebas kolesterol. Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu dukuh karangijo, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa tengah. Sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia yang memiliki kadar kolesterol total ≥ 200 mg/dl. Lansia yang mengikuti kegiatan ini mayoritas berjenis kelamin perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Juli 2023. Kegiatan di awali dengan screening pemeriksaan kolesterol total pada lansia, selanjutnya pembuatan minyak rendah kolesterol, lalu aktivitas fisik dengan senam aerobic low impact, dan setelah 2 minggu penggunaan minyak dilakukan post test. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan terjadinya penurunan kolesterol total pada lansia. Pada awalnya, hasil 18 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 15 responden memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Sedangkan hasil posttest pemeriksaan kadar kolesterol pada lansia menunjukkan 11 responden memiliki kadar kolesterol yang baik, 15 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 7 responden lain memiliki kadar kolesterol tinggi. Saran dari pengabdian masyarakat ini sebaiknya kegiatan ini dilanjutkan oleh kader dalam membantu lansia ataupun penderita kolesterol lainnya supaya dapat melakukan hidup tanpa kolesterol.
Penerapan Terapi Akupresure untuk Mengurangi Mual dan Muntah terhadap Ibu Hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Heningdyah Sekar Trifa; Sulastri Sulastri
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.22414

Abstract

ABSTRACT Hyperemesis gravidarum is a condition of excessive nausea and vomiting that often occurs in the first trimester of pregnancy, with prevalence in Indonesia ranging from 1 to 3%. This condition can lead to impaired fluid and electrolyte status, weight loss, as well as psychological impacts such as stress and anxiety. Non-pharmacological treatment of hyperemesis gravidarum can be done by performing acupressure therapy.The purpose of this case study was to determine the effectiveness of acupressure therapy at the PC6 point in reducing nausea and vomiting in pregnant women with hyperemesis gravidarum.This scientific paper uses a case study design on two pregnant women who experienced severe nausea and vomiting, with a moderate category nausea score based on the Pregnancy Unique Quantification of Emesis/Nausea (PUQE). Acupressure intervention was carried out twice a day with a duration of 10-15 minutes for three days. The results showed a decrease in nausea and vomiting scores in both subjects. On the first day, the nausea score of both patients was in the moderate category, but after the intervention there was a gradual decrease in the score until it reached the mild category on the third day. This proves that acupressure therapy at the PC6 point is effective in reducing complaints of nausea and vomiting in pregnant women with hyperemesis gravidarum. In conclusion, acupressure therapy is a safe and effective non-pharmacological alternative to reduce symptoms of nausea and vomiting in pregnant women, and can be used as a nursing intervention option that supports improving the quality of life of pregnant women. Keywords: Acupressure, Hyperemesis Gravidarum, Pregnant Women.  ABSTRAK Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah berlebihan yang sering terjadi pada kehamilan trimester pertama, dengan prevalensi di Indonesia berkisar antara 1 hingga 3%. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan status cairan dan elektrolit, penurunan berat badan, serta dampak psikologis seperti stres dan kecemasan. Penanganan hiperemesis gravidarum secara non-farmakologis dapat dilakukan dengan melakukan terapi akupresur. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi akupresur pada titik PC6 dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum. Karya tulis ilmiah ini menggunakan rancangan studi kasus pada dua ibu hamil yang mengalami mual dan muntah berat, dengan skor nausea kategori sedang berdasarkan Pregnancy Unique Quantification of Emesis/Nausea (PUQE). Intervensi akupresur dilakukan dua kali sehari dengan durasi 10-15 menit selama tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor mual dan muntah pada kedua subjek. Pada hari pertama, skor nausea kedua pasien berada pada kategori sedang, namun setelah intervensi secara bertahap terjadi penurunan skor hingga mencapai kategori ringan pada hari ketiga. Hal ini membuktikan bahwa terapi akupresur pada titik PC6 efektif menurunkan keluhan mual dan muntah pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum.Kesimpulannya, terapi akupresur merupakan alternatif non-farmakologis yang aman dan efektif untuk mengurangi gejala mual dan muntah pada ibu hamil, serta dapat dijadikan pilihan intervensi keperawatan yang mendukung peningkatan kualitas hidup ibu hamil. Kata Kunci :Akupresure, Hyperemesis Gravidarum, Ibu Hamil
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA SISWA SMA Sarwoko Sarwoko; Sulastri Sulastri; Suwarno Suwarno
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol.03 No.01 Januari 2026
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v3i01.978

Abstract

Abstrak : Latar belakang: Banyak orang, terutama mereka yang terlibat di SMA, khawatir terkait masalah seputar kesehatan reproduksi. Kunci dari kesehatan serta kekuatan remaja ialah pendidikan kesehatan reproduksi. Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan isu mendesak yang harus dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas kesehatan fisik dan psikologis remaja. Tujuan: Studi ini menganalisis mengenai dampak Pendidikan kesehatan reproduksi bagi sikap serta pengetahuan pada remaja siswa Siswa SMA Muhammadiyah 8 Sragen. Metode: Studi ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif serta sifatnya tak eksperimental. Dalam studi ini, 36 partisipan dipilih secara acak dari sekumpulan partisipan potensial dengan memanfaatkan metode pretest-posttest satu kelompok. Pertanyaan yang dirancang untuk mengukur pengetahuan serta sikap digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil: Menunjukkan responden sebelum diberi pendidikan kesehatan memperoleh pengetahuan “Baik” yaitu 18 responden (50%), “cukup” 17 responden (47,2%) serta “kurang” 1 responden (2,8%), responden yang bersikap “Baik” yaitu 26 responden (72,2%) serta cukup 10 (27,8%). Sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan memiliki pengetahuan mayoritas adalah “Baik” yaitu sebanyak 32 responden (88,9%) serta cukup 6 responden (11,1%), responden yang bersikap mayoritas ialah “Baik” yaitu 28 responden (77,8%) serta cukup 8 (22,2%). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon dengan melaksanakan perbandingan nilai pre-test serta post-test pengetahuan serta sikap yang diperoleh responden nilainya sebesar 3,250 dengan signifikan 0,001. Hal ini artinya menolak H0 serta menerima Ha. Kesimpulan: Temuan menggambarkan bahwasanya ada perbedaan signifikan antara pre-test serta post-test pengetahuan dan sikap.
GERAKAN SADAR OSTEOPOROSIS : SKRINING DAN EDUKASI KESEHATAN TULANG BAGI PEREMPUAN USIA ? 40 TAHUN DI DESA PUCANGAN, KARTASURA Sulastri Sulastri; Soffin Ganung Rahmatrisna; Diva Rahmawati
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.958

Abstract

ABSTRAK : Osteoporosis adalah masalah kesehatan masyarakat signifikan, terutama yang mempengaruhi wanita berusia di atas 40 tahun. Inisiatif "Gerakan Sadar Osteoporosis" diluncurkan di Desa Pucangan, Kartasura untuk meningkatkan kesadaran osteoporosis dan mempromosikan kesehatan tulang melalui edukasi dan skrining. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam meningkatkan pengetahuan, penyerapan skrining, dan perilaku pencegahan di kalangan perempuan berusia ?40 tahun di lingkungan pedesaan. Desain studi metode campuran digunakan. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur pra dan pasca intervensi yang menilai pengetahuan, sikap, dan penyerapan skrining osteoporosis di antara 96 wanita berusia ?40 tahun. Data kualitatif dari diskusi kelompok fokus dan wawancara informan kunci mengeksplorasi faktor kontekstual yang mempengaruhi implementasi program dan pengalaman peserta. Skrining melibatkan pengukuran ultrasound kuantitatif (QUS) dan penilaian risiko klinis. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, kesadaran, dan perilaku pencegahan setelah intervensi. Penyerapan skrining meningkat dari 18% menjadi 54% (p<0,001), dengan deteksi dini faktor risiko osteoporosis substansial. Edukasi yang disesuaikan budaya dan keterlibatan masyarakat meningkatkan kepuasan peserta serta mengatasi hambatan literasi dan budaya. Kesimpulannya, program ini efektif meningkatkan kesadaran dan skrining osteoporosis di kalangan perempuan usia ?40 tahun di desa tersebut. Model berbasis komunitas ini berpotensi diterapkan secara berkelanjutan dalam pencegahan osteoporosis di lingkungan pedesaan. Kata kunci: Osteoporosis, Kesadaran, Skrining, Pendidikan, Kesehatan Wanita, Kesehatan Pedesaan
Co-Authors ., Arivetullatif Abi Muhlisin Aisyah Dani Hanifah Alwan D.A, Mohammad Amalia Arifatul Diktina Anindyati Fatikhul Jannah Arina Maliya Arsyifa Inneza Hermoko Arum Pratiwi Ashira, Nuraufan Azad Ali Ismael Cahyaningrum, Reyva Charisma Alzura Dhesy Hamdan Lafaiz Regitasari Dian Hudiyawati Dini Nur Rohmah Diva Rahmawati Diva Rahmawati Dyaz Surya Ananta Endah Prasetya Ningrum Endang Zulaicha Susilaningsih Erni Muslikah Ershela Putri Arnanda Fatimah Nur Janah Amini Febri Raharja Firyal Tsamarah Salsabila Fitriya Ningsih Hasna Ayu Mufida Heningdyah Sekar Trifa Iana Aulia Andari Idha Rosydiana Fitri Ilyas, Levi Christopher Indriyas Setyawan Intan Roesyati Izzatul Arifah Jujuk Endarwati Eka Wardani Kartinah Khusnul Rohim Rufiana Laksono Trisnantoro Linda Tri Rahayu Lisdiana Lita Andes Clara Luluk Ria Rakhma Lyna Galuh Anggar Jantik Mohammad Rizqi Mona Isabella Muhammad Iqbal Firmansyah Muhammad Riyal Nugraha Pratama Murniningsih Murniningsih Nafila Happy Qurrota'aini Ni'mah Mufidah Ni'mah Mufidah Nieldya Nofandrilla Octavia Dwi Ningrum Pristha Adilia Arga Putri Putri Nurlia Anggraini Reni Kartika Sari Rindi Febriana Rizka Salsabila Putri Rizki Setiawan Rusi Anggraini Sarwoko Sarwoko Setiyo Purwanto Sherly Nur Janah Sisilia Hani Oktavira Siti Samsiyah Soffin Ganung Rahmatrisna Suwarno Suwarno Tiwuk Amini Syamsiah Wachidah Yuniartika Widya Putri Rachmawati Winarsih Nur Ambarwati Wita Oktaviana Yulia Maftuhah Hidayati Yusuf Sulistyo Nugroho Yuwono , R. Sapto Zuan Nun Alea Syavinka