Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA SEBAGAI BURUH SAWIT TERHADAP PENDIDIKAN FORMAL ANAK Handriani, Melli; Salim, Izhar; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.092 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh status sosial ekonomi orang tua yang bekerja sebagai buruh sawit terhadap pendidikan formal anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode statistik deskriptif dengan studi korelasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar 16,93 dan ttabel sebesar 2,021 maka thitung lebih besar dari ttabel atau 16,93>2,021 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara Status Sosial Ekonomi Orang Tua Yang Bekerja Sebagai Buruh Sawit Terhadap Pendidikan Formal Anak.Setelah melakukan pengujian hipotesis, diperoleh besar koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 88% yang berarti bahwa status sosial ekonomi orang tua yang bekerja sebagai buruh sawit berpengaruh sebesar 88% (sangat tinggi) terhadap pendidikan formal anak. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 12% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak peneliti teliti lebih lanjut. Kata Kunci: Status Sosial Ekonomi, Orang Tua, Pendidikan Formal Anak. Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of socio-economic status of parents who work as oil palm laborers towardsthe children’s formal education. The method used in this research was descriptive statistical methods with correlation study. The results of this study showed that t-count16.93 and t-table 2,021, so t-count was greater than t-table or 16.93>2,021. Hence, Hawas accepted and Ho was rejected. It means that there was a significant difference between Socio-economic Status of Parents Who Work as Oil Palm laborersagainstthe children’s Formal Education. After testing the hypothesis, obtained that the large of coefficientdetermination  (Adjusted R Square) was 88%, which means that the socio-economic status of parents who work as oil palm laborers was 88% (very high) to the children’s formal education. While the rest 12% were influenced by other variables that theresearchers did not investigate further. Keywords: Socio-Economic Status, Parents, Children’s Formal Education.
SOSIALISASI MAKNA SIMBOLIK DALAM UPACARA ADAT PERKAWINAN MELAYU SAMBAS Aprianto, .; ., Imran; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.409 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan apa saja makna simbolik dalam upacara adat Perkawinan Melayu Sambas, serta bentuk sosialisasi makna simbolik dalam Upacara Adat Perkawinan Melayu Sambas Di Desa Sumber Harapan.. Bentuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa unsur-unsur makna simbolik dalam upacara perkawinan Melayu Sambas terdapat pada perlengkapan yang digunakan. Sosialisasi makna simbolik dalam upacara adat perkawinan Melayu Sambas menggunakan bentuk sosialisasi melalui upacara pernikahan  dan pemberitahuan secara langsung kepada masyarakat serta lewat cerita dari mulut ke mulut dari tokoh masyarakat. Kata kunci : Makna Simbolik, Upacara Adat Perkawinan Sambas   Abstract : The purpose of this research is to know and described anything symbolic meaning in traditional ceremonies Malay Sambas marriage , and design of the socialization of symbolic meaning in traditional ceremonies marriage malay sambas in the village .. source of hope Shapes that are used in this research is qualitative with the methods descriptive .Data collection techniques that we use is observation , interview and study documentation , while instrument data collection observation is a guide , an interview guide and documentation .The results of the study show that the meaning of symbolic elements in the mating malay sambas is found in supplies used .Socialization symbolic meaning in traditional ceremonies marriage Malay Sambas use the form of the program through the wedding ceremony and notifications directly to the community as well as through a story by word of mouth of community figures . Keywords : Meaning symbolic, traditional ceremonies marriage Sambas
PERSEPSI SISWA TERHADAP KEMAMPUAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DI KELAS XI IPS SMA Marselina, Syarifah Devi; ., Rustiyarso; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.505 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap kemampuan guru dalam proses pembelajaran sosiologi di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pemangkat Kabupaten Sambas. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Adapun alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi.Sampel penelitian ini adalah 40 siswa.Hasil analisis data menunjukkan bahwa Persepsi siswa terhadap kemampuan guru bidang studi sosiologi di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pemangkat Kabupaten Sambas secara keseluruhan dapat dikatakan cukup baik. Hal ini dilihat dari jumlah persentase jawaban rata-rata responden  60% memberi tanggapan cukup baik terhadap kemampuan guru dalam proses pembelajaran sosiologi di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pemangkat Kabupaten Sambas.   Kata Kunci : Persepsi Siswa, Proses Pembelajaran, Pembelajaran Sosiologi Abstract: This research aims to determine students perception of the ability of teachers in learning sociology in grade XI IPS High School District State 1 Pemangkat SAMBAS. In this research, researcher use of qualitative approachment, use of descriptive method with technical data accumulation is observation technical, interview, and documentary study. Instrument data accumulation in this research is observation escort, interview escort, and documentary. The study sample is 40 student. The results of data analysis showed that the student perception of the ability of teachers in learning sociology in grade XI IPS High School District State 1 Pemangkat SAMBAS overall it can be said quite good. It is seen from the number to the percentage 60% of respondents responded quite well of the ability of teachers in learning sociology in grade XI IPS High School District State 1 Pemangkat SAMBAS Keywords: Students Perception, Learning, Learning Sociology
PENERAPAN NILAI MORAL MELALUI KEPRAMUKAN PADA SISWA DI SMA TARUNA BUMI KHATULISTIWA Hariyanto, Yoga; ., Rustiyarso; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.114 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai moral melalui kegiatan kepramukaan pada siswa di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa, bagaimana penerapan nilai moral melalui kegiatan kepramukaan dalam aspek area pengembangan spiritual pada siswa di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa, bagaimana penerapan nilai moral melalui kegiatan kepramukaan dalam aspek area pengembangn sosial pada siswa di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa. metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder, dapat diketahui bahwa penerapan nilai moral melalui kegiatan kepramukaan di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa melalui area pengembangan spiritual: mampu melaksanakan kewajiban agamanya secara teratur, mampu menyampaikan rasa syukur dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, menghormati agama dan kepercayaan orang lain, dan area pengembangan sosial: mampu berkerjasama dan berinteraksi dengan orang lain di dalam sebuah kelompok, mematuhi aturan kelompok dan sanggup menerima konsekuensinya, peduli terhadap orang lain dan lingkungannya   Kata Kunci : Nilai Moral, Kepramukaan Abstract: This study aims to determine how the application of moral values ??through scouting activities to students in SMA Taruna Bumi Khatulistiwa, how the application of moral values ??through scouting activities in the aspect area of ??spiritual development in students at SMA Taruna Bumi Khatulistiwa, how the application of moral values ??through scouting activities in aspects of the area of ??social progression in students at SMA Taruna Bumi Khatulistiwa. method in this study is a qualitative approach with descriptive research method. Sources of data in this study are primary data and secondary data, it can be seen that the application of moral values ??through scouting activities in SMA Taruna Bumi Khatulistiwa through the area of ??spiritual development: able to perform his religious duties regularly, is able to convey gratitude to the increasing faith and ketaqwaannya against God Almighty, to respect other people's religious beliefs, and social development areas: able to cooperate and interact with others in a group, adhere to the rules of the group and be able to accept the consequences, care for others and the environment Keywords: Moral Values, Scoutin
ANALISIS PENGENDALIAN SOSIAL OLEH GURU DALAM MENGATASI PERILAKU MEMBOLOS SISWA DI SMAN 1 MEMPAWAH Ramadhani, Gita; Zakso, Amrazi; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.477 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian sosial yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi perilaku membolos siswa di SMAN 1 Mempawah. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan alat pengumpul data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian sosial preventif, koersif dan kuratif yang dilakukan oleh guru di SMAN 1 Mempawah sudah berjalan sesuai dengan proses pengendalian sosial yang ada, hal ini terlihat dengan adanya pengendalian preventif yang dilakukan oleh guru dengan cara mengingatkan dan memberikan sosialisasi tentang tata tertib yang ada di sekolah kepada siswa. Selain itu pengendalian koersif juga dilakukan oleh guru yaitu memberikan sanksi kepada siswa yang membolos dengan cara memberikan tugas tambahan kepada siswa. Hal lain yang ditemukan yaitu adanya pengendalian kuratif yang dilakukan oleh guru kepada siswa yang melanggar tata tertib membolos dengan memberikan pembinaan kepada siswa tersebut. Kata kunci : Pengendalian Sosial, Pelanggaran Tata Tertib, Membolos, Siswa SMA Abstract: This study was aim to determine the social control carried out by teachers in addressing the behavior of students' ditching at SMAN 1 Mempawah. The method used was descriptive. Data collection techniques used were observation, interview and documentation study. While the data collection tools were a guide observation, interview, and documentation. The results showed that social control preventive, coercive and curative done by teachers at SMAN 1 Mempawah been run in accordance with the process of social control that exist, it was seen from the control preventive done by teachers by way of reminder and provide socialization on the discipline in the school for students. Besides that, coercive control was also performed by teachers in imposing sanctions on students by providing additional tasks to the student. Another thing was found that the curative control performed by the teacher to the student disciplinary breaches was providing guidance to these students. Keywords: Social Control, Violations Code, Ditching, High School Students
ANALISIS POLA INTERAKSI SOSIAL DALAM BENTUK TOLERANSI ANTARA MASYARAKAT TRANSMIGRASI DAN MASYARAKAT ASLI Sulistyorini, .; Budjang A, Gusti; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.472 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pola interaksi sosial dalam bentuk toleransi antara masyarakat transmigrasi dan masyarakat asli di Desa Sungai Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara dan alat dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola interaksi sosial dalam bentuk toleransi agama antara kedua masyarakat menghormati dan menghargai individu yang sedang menjalankan ibadah serta mengikuti kegiatan pengajian bersama-sama, dalam bentuk toleransi sosial ditandai dengan adanya kerjasama berupa gotong royong perbaikan jalan, pembuatan parit, menandur padi, serta menolong tetangga yang sedang melakukan hajatan, dan dalam bentuk toleransi kultural ditandai dengan hadirnya masyarakat transmigrasi ketika diundang oleh masyarakat asli dalam acara tijak tanah, gunting rambut dan acara begendang, serta hadirnya masyarakat asli ketika diundang dalam acara kenduri selapanan masyarakat transmigrasi. Kata kunci: Pola Interaksi Sosial, Toleransi, Masyarakat Transmigrasi, Masyarakat Asli   Abstract: This study aims to determine the analysis of patterns of social interaction in the form of tolerance between communities and indigenous transmigration in Village Sungai Pelang Matan Hilir Pelang Southern District of Ketapang. The method used is qualitative method with descriptive analysis. Data collection techniques used were observation, interview and documentation study. Data collection tool is a guide observation, interview and documentation tools. The results of this study indicate that the patterns of social interaction in the form of religious tolerance between the two communities to respect and appreciate people who are running worship and follow the teaching activities together, in the form of social tolerance characterized by cooperation in the form of mutual aid road improvements, manufacturing trench, planting rice, and to help neighbors who were doing a celebration, and in the form of cultural tolerance is characterized by the presence of transmigration community when invited by indigenous people in the event trampled ground, hair clippers and begendang events, and the presence of indigenous communities when invited to the event festivity selapanan transmigration community.   Keywords: Social Interaction Patterns, Tolerance, Transmigration Society, Indigenous Peoples
PERAN KEPALA DESA DAN TOKOH MASYARAKAT MELAKUKAN PEMBINAAN TERHADAP PEMUDA PELAKU KONFLIK ANTAR DESA Rendi, .; ., Imran; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.38 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat dalam Melakukan Pembinaan Terhadap Pemuda Pelaku Konflik Antar Desa Mensemat dan Desa Tengguli Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas. Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimana peran Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat dalam membina pemuda pelaku konflik antar Desa Mensemat dan Desa Tengguli Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas. Bentuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab konflik pemuda antar desa adalah faktor minuman keras, serta adanya perasaan tidak senang antara kedua kelompok pemuda. Peran kepala desa dan tokoh masyarakat adalah berupa pembentukan organisasi pemuda kedua Desa tersebut, seperti remaja mesjid, karang taruna dan organisasi olahraga. Kata kunci : Konflik Pemuda, Peran Kepala Desa, Tokoh Masyarakat. Abstract: This research goals to identify The best of Village Chief and society Public Figure in Developing the Conflict Youth between Mensemat Village an Tengguli Village, Sajad District Sambas Regency. The general problem in this research is how’s the role of Village Chief and Society public figure develop the conflict youth happening in Mensemat Village and Tengguli Village, Sajad district, Sambas Regency. The method of this research is qualitative descriptive. The techniques used are observation, interview, and documentary, while the instrument are observation guide, instrument guide, and documenting. The finding shows that the causes of the conflict between the two village youth are liquor and unrespectful feeling between the both youth. The role of the village chief is forming the youth organization between the two village, such as mosque youth, “karang taruna”, and physical organization . Key word : Youth conflict, village chief, Society Public figure.
KONTRIBUSI PT ANTAM DALAM BIDANG PENDIDIKAN FORMAL DI DESA PEDALAMAN Agustina, Eli; Bahari, Yohanes; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi PT Antam dalam bidang pendidikan formal di Desa Pedalaman Kec. Tayan Hilir Kab. Sanggau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.  Adapun yang menjadi sumber data yaitu staf CSR PT Antam dan Masyarakat yang menerima kontribusi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bentuk kontribusi PT Antam dalam bidang pendidikan formal yaitu bantuan material berupa uang tunai untuk guru honor dan bantuan beasiswa berupa uang tunai untuk siswa berprestasi. Sedangkan bantuan immaterial yaitu berupa bantuan persamaan paket C. Kendala yang dihadapi dalam memberikan kontribusi yaitu keterbatasan anggaran dalam memberikan kontribusi, mengumpulkan data-data dan keterbatasan waktu. Dampak yang ditimbulkan dengan adanya kontribusi terhadap pendidikan formal ada yang bersifat positif dan ada juga yang bersifat negatif. Apabila berupa bantuan untuk siswa berprestasi dan persamaa paket C maka membawa dampak yang positif karena mereka bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Sedangkan bantuan untuk guru honor membawa dampak negatif karena jumlah bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci: Kontribusi PT Antam dalam bidang pendidikan formal Abstract: The purpose in this research is to know PT Antam’s contribution in formal education aspect in Desa Pedalaman Kec. Tayan Hilir Kab. Sanggau. the research method in this study is descriptive qualitative method. The data is taken by the researcher from staf of CSR PT Antam and the societies that accepted the contribution. The result of data analyze showed that  the type of contribution that is given by PT Antam in formal education area is material aid form of money for teacher honor and scolarship aid form of money for students achievers. Whereas immaterial aid is package C similarity. The obstacles that faced in giving the contribution is the limited consideration, collecting the data, and limited time. The are negative effect that made by the contribution for formal education. If the aid to students achievers and package C similarity given positive effect because they can continue in high education. Whereas the aid for teacher honor bring negative effect because total aid that is given to the teacher is not suitable with the wishes. Keywords: PT Antam  contribution in formal education
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR DI SMA (F55009029), Febrini; ., Rustiyarso; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran jigsaw dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar mengajar pada mata pelajaran Sosiologi kelas X di SMA Negeri 01 Sungai Kunyit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Berdasarkan analisis dari hasil observasi, wawancara dan didukung oleh dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini bahwa penggunaan model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran sosiologi kelas X di SMA Negeri 01 Sungai Kunyit telah terlaksana dengan baik. Terbukti bahwa guru bidang studi sosiologi telah menggunakan model pembelajaran jigsaw sesuai dengan sintak jigsaw dalam proses belajar mengajar. Siswa terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran dengan model jigsaw terlihat siswa sangat antusias dalam proses pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa terlihat 71,8% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kata Kunci:Model pembelajaran jigsaw, Kualitas proses belajar mengajar, Pembelajaran sosiologi Abstract: This reaserch aims to determine the jigsaw learning model in improving the quality of teaching and learning processes and outcomes in subjects Sociology class X government Senior high school 01 Sui Kunyit has been carried outwell. The method used is descriptive. Based on the analysis of the results of observations, interviews and supported by documents pertaining to this study that the use of jigsaw learning model in sociology subjects in class X government Senior high school 01 Sui Kunyit has been performing well. Proved that the teachers of sociology have used learning model in accordance with the syntax jigsaw in teaching and learning. Students are directly involved in the process of learning jigsaw model looks very enthusiastic students in the learning process. The use of the model can improve the quality of learning processes and learning outcomes of students were 71.8% of students achieving mastery criteria Minimal (KKM). Keywords: Model jigsaw learning, quality teaching and learning, learning sociology
SIKAP TOLERANSI SOSIAL SISWA DI KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 5 PONTIANAK Rianti, Nurpah; Riva’ie, Wanto; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan, bagaimanasikap toleransi sosial dalam perbedaan agama,bagaimana sikap toleransi sosial dalam perbedaan suku,dan bagaimana penanaman sikap toleransi sosial dalam perbedaan status sosial siswa di kelas XI IPS 1 SMA N 5 Pontianak.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS 1 SMA N 5 Pontianak dengan jumlah 32 siswa.Hasil penelitian ini yaitu Sikap toleransi sosial dalam perbedaan agama sudah berjalan cukup baik, tetapi belum secara maksimal dikarenakan masih terdapat beberapa siswa yang membentuk kelompoknya dengan memilih teman dari agamanya sendiri, Sikap toleransi sosial dalam perbedaan suku dapat dilihat dengan adanya toleransi antar siswa berbagai suku terjadi dengan adanya sikap saling menghormati dan menghargai antar siswa,Penanaman sikap toleransi sosial dalam perbedaan status sosial siswa di kelas XI IPS 1 SMA N 5 Pontianak berlangsung secara positif terjadi dalam merebutkan prestasi atau nilai tertinggi. Kata Kunci : Sikap Toleransi Sosial     Abstract: This study aims to identify and describe, how the social tolerance of religious differences, how social tolerance in ethnic differences, and how the planting of social tolerance in different social status of students in class XI IPS 1 SMA N 5 Pontianak. The method used in this research is descriptive method. The population in this study were all students of class XI IPS 1 SMAN 5 Pontianak with number 32 siswa.Hasil this study is the attitude of social tolerance in religious difference has been running pretty well, but not optimally because there are still some students who form a group by choosing a friend of their own religion, social tolerance attitude in ethnic differences can be seen with the students of various ethnic tolerance occurs in the presence of mutual respect and respect among students, Planting social tolerance in different social status of students in class XI IPS 1 SMAN 5 Pontianak ongoing basis positive happen in getting achievement or highest value.   Keywords: Attitudes Social Tolerance