Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH OLEH SISWA KELAS X SMAN 1 SEGEDONG PADA PEMBELAJARAN SOSIOLOGI Sari, Maulidia; ., Rustiyarso; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan perpustakaan sekolah oleh siswa kelas X SMAN 1 Segedong pada pembelajaran sosiologi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Berdasarkan analisis hasil observasi, wawancara dan didukung oleh dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini bahwa pemanfaatan perpustakaan sekolah oleh siswa kelas X SMAN 1 Segedong relatif cukup baik. Hal ini terbukti dari kunjungan siswa ke perpustakaan sekolah dan transaksi-transaksi pemanfaatan perpustakaan dalam kurun waktu seminggu relatif cukup baik. Keaktifan siswa kelas X SMAN 1 Segedong memanfaatkan perpustakaan sekolah relatif cukup baik. Selama siswa kelas X SMAN 1 Segedong berkunjung ke perpustakaan sekolah untuk memanfaatkan perpustakaan sekolah, siswa kelas X SMAN 1 Segedong melakukan aktivitas seperti mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran sosiologi, meminjam dan membaca buku-buku pelajaran sosiologi sebagai pengembangan materi ajar yang disampaikan oleh guru. Nilai pelajaran sosiologi siswa kelas X SMAN 1 Segedong cukup tinggi. Hal ini diduga dari frekuensi keseringan siswa kelas X SMAN 1 Segedong memanfaatkan perpustakaan sekolah untuk belajar dan meminjam buku-buku yang berkaitan dengan pelajaran sosiologi. Kata Kunci: Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah, Pembelajaran Sosiologi. Abstract: This research aims to analyze utilization of the school library by student class X SMAN 1 Segedong at sociology learning. The research method that used is descriptive research. Based analysis from result observation, interview and supported by documents related with this research that utilization of the school library by student class X SMAN 1 Segedong relative enough good. This proved to student visited to school library and transactions utilize library within a week relative enough good. Student activity class X SMAN 1 Segedong utilize library school relative enough good. During the student class X SMAN 1 Segedong visited to school library for utilize library school. Student class X SMAN 1 Segedong do activity like worked task given by teacher of sociology, borrow and read the books lesson student class X SMAN 1 Segedong enough high. Its suspected of frequency student class X SMAN 1 Segedong utilize library school to learning and borrow the books relating with the sociology lesson. Keywords: utilization library school, sociology lesson.
PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH HOLIDI KELURAHAN TANJUNG HILIR KECAMATANPONTIANAK UTARA Daniel, Stefanus; ., Sulistyarini; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan anak jalanan, bagaimana pelaksanaannya, kegiatan pembinaan serta kendala selama pembinaan anak jalanan melalui rumah singgah Holi Kel. Tanjung Hilir, Kec. Pontianak Utara.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tujuan peneliti dapat mengetahui lebih jauh tentang peranan rumah singgah Holi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan anak jalanan di rumah singgah Holi difokuskan pada pembinaan pendidikan, kerohanian dan sosial.Pembinaan kerohanian mengarahkan anak untuk membentuk perilaku yang sesuai dengan norma-norma agama.Pembinaan disiplin anak sejak dini bertujuan agar anak memiliki jiwa yang disiplin diri dan disiplin waktu.Pembinaan hubungan sosial bertujuan agar anak dapat memiliki hubungan yang baik antar sesama di lingkungan sosial.Pembinaan kebersihan untuk anak agar anak binaan mengetahui pentingnya hidup bersih dan sehat. Kata Kunci : Pembinaan, Anak Jalanan, Rumah Singgah, Kualitatif Abstract: This study aims to describe the development of street children, how its implementation, development activities as well as constraints during the development of street children from Holi halfway house Kel. Tanjung Hilir, Kec. Pontianak Utara. The method used is descriptive method with qualitative approach with the goal of researchers can learn more about the role of Holi halfway house. The results showed that the coaching street children in Holi halfway house focused on fostering educational, spiritual and social. Direct spiritual guidance to shape the behavior of the child in accordance with religious norms. Coaching aims discipline children early so that children have mental self-discipline and discipline time. Aimed at fostering social relationships so that children can have a good relationship between the members in the social environment.Coaching hygiene for children to know the importance of target children clean and healthy living. Keywords : Fostering, Street Children, Halfway House, Qualitative
INTEGRASI SOSIAL DALAM KEGIATAN MASA ORIENTASI SISWA BAGI SISWA BARU DI SMAN 5 PONTIANAK Amos, Bernardus; Bahari, Yohanes; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak :Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pihak sekolah dalam membentuk integrasi sosial bagi siswa baru dalam kegiatan MOS. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini disajikan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan informan sebanyak 5 orang yang terdiri dari 2 guru dan 3 siswa baru. Hasil penelitian menunjukkan integrasi normatif dalam kegiatan MOS dilakukan guru dengan menanamkan nilai dan menanamkan norma kepada siswa baru, integrasi fungsional dilakukan guru dengan memberikan tanggung jawab dan kewajiban masing-masing kepada siswa baru agar dapat saling bekerja sama satu dengan yang lain, kemudian integrasi koersif dilakukan guru dengan membuat kebijakan bagi siswa baru dan guru memberikan sanksi kepada siswa baru jika melanggar peraturan dalam kegiatan MOS. Kata Kunci : Integrasi Sosial, Masa Orientasi Siswa Abstract : The aim in this research was to determine how the schools in the form of social integration for new students in the activities of MOS. The approach used is a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques used are observation, interview, and documentation. The analysis in this study are presented in descriptive qualitative by using informant as much as 5 people consisting of two teachers and three new students. The results show the integration of normative activities MOS conducted teacher with instilling values and inculcate norms to new students, functional integration is done the teacher to give responsibilities and obligations of each to new students in order to cooperate with each other, then the integration of coercive done teacher to create a new policy for students and teachers give to students new sanctions if they violate the rules in the activities of MOS.   Keywords : Social Integration, Student orientation time
PENGENDALIAN SOSIAL PERILAKU MENYIMPANG ANAK PANTI ASUHAN AL-ADABIY KOTA PONTIANAK Malasari, Yeti; ., Imran; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang pengendalian sosial perilaku menyimpang anak panti asuhan Al-Adabiy Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitiannya adalah 2 orang Pembina panti asuhan dan 4 orang anak panti asuhan Al-Adabiy Kota Pontianak. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara dan alat dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian sosial secara preventif di panti memang sudah dilaksanakan dalam bentuk informasi dan bimbingan yang Pembina berikan sejak awal anak panti asuhan masuk di panti tersebut. Pengendalian sosial secara represif di panti asuhan juga sudah dilakukan yaitu berupa teguran dan hukuman. Teguran dan hukuman yang dilakukan oleh pembina kepada anak-anak yang melakukan pelangaran tata tertib.   Kata Kunci: Pengendalian Sosial, Perilaku Menyimpang, Anak Panti Asuhan Abstract: This study concerns about the social restraint of deviated behavior by students of Al- Adabiy in Pontianak City. The method of this research is descriptive method through qualitative approach. The objects of this research are two coaches of orphanage and four students of Al- Adabiy Pontianak. The technique used in this research through observation, interview and documentation. The result of this research shows that preventive social restraint in orphage have been done through information and guidance since the students came to the orphanage first time. There are also repressive social restraint in that orphanage. They are warning and punishment. Keywords: Social Restraint, Deviated Behavior, Students of Al- Adabiy in Pontianak City
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI Januarti, Agi; ., Imran; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui kesulitan belajar siswa kelas XI IPS 1 pada mata pelajaran sosiologi dilihat dari faktor internal, faktor eksternal dan upaya guru mengatasi masalah kesulitan belajar. Pendekatan yang digunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan 6 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan belajar siswa dari faktor internal dari hasil observasi dan wawancara kepada siswa diketahui bahwa siswa menunjukkan adanya faktor penyebab kesulitan belajar yang berasal dari dalam diri mereka, seperti memiliki sikap belajar, motivasi, berkonsentrasi yang kurang baik. Kurang mampu menunjukkan prestasi belajar, kurang percaya diri dan kebiasaan belajar yang buruk. Dari faktor eksternal, lingkungan keluarga dan sekolah, kurangnya pengawasan dan perhatian orang tua serta kurangnya ketersediaan sarana prasarana pendukung dalam proses pembelajaran menyebabkan anak menjadi kesulitan belajar. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar sudah menunjukkan adanya hasil. Terlihat dari nilai yang diperoleh siswa setelah guru melakukan tahap treatment yang sudah bisa mencapai nilai ketuntasan minimal (KKM).   Kata Kunci : Faktor Penyebab, Kesulitan Belajar Siswa Abstract: This research goals to know the students' learning difficulties in class XI IPS 1 on subjects sociology seen from internal factors, external factors and the efforts of teachers to overcome the problem of learning difficulties. The approach used qualitative approach with descriptive methods. This study uses 6 informants. The results showed students' learning difficulties from internal factors of observations and interviews to students note that the students showed the causes of learning difficulties that come from within them, such as having an attitude of learning, motivation, concentrating poor. Less able to demonstrate learning achievement, lack of confidence and poor study habits. Of external factors, family and school environment, lack of supervision and attention from their parents as well as the lack of availability of supporting infrastructure in the learning process causing the child into learning difficulties. The efforts of teachers in overcoming learning difficulties already showed results. Seen from the value obtained by the students after the teacher did stage treatment can reach values ​​minimum completeness (KKM).   Keywords: The Causes , Students’ Difficulties of studying
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOMYOS SUDARSO PONTIANAK BARAT TAHUN 2019 ., Supriadi; Fahdi, Faisal Kholid; ., Mahyudin
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.517 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.43338

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang tergolong Athropod-Borne Virus, genus Flavivirus, dan famili Flavividae. DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk genus Aedes, terutama Aedes aegpti atau Aedes albocpitus. Pada hakekatnya penularan DBD tidak terlepas dari pengetahuan, pendidikan dan perilaku serta kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat yang bersangkutan. Jumlah kasus DBD dapat menurun aktif dalam melaksanakan program gerakan 3M plus. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam penanggulangan penyakit demam berdarah (DBD) di wilayah kerja Puskesmas komyos Sudarso Pontianak Barat. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 39 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan dan perilaku. Analisis data menggunakan chi square. Hasil : karakteristik responden berdasarkan analisis didapatkan jumlah responden terbanyak yaitu berjenis kelamin laki-laki (59%). Berdasarkan usia, didominasi oleh usia 36-50 tahun (38,5%). Berdasarkan tingkat pendidikan, didominasi oleh pendidikan SMA (Sekolah Menengah Atas) yaitu 76,9%. Berdasarkan pekerjaan yang paling banyak adalah pekerjaan swasta (59,0%). Berdasarkan pengetahuan dan perilaku analisis didapatkan hasil bahwa pada tingkat pengetahuan, responden memiliki tingkat pengetahuan baik (35,9%) dan pada perilaku, responden memiliki pengetahuan buruk (51,3%). berdasarkan Uji chi square dengan nilai p =0,034 (p0,05). Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku dalam penanggulangan penyakit DBD di Wilayah kerja Puskesmas Komyos Sudarso Pontianak Barat. Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku, Demam berdarah (DBD), Penanggulangan. Referensi : 34 (2007-2018)
Analisa Kerusakan Thrust Bearing Turbin Pengaruh Kinerja Pelumas Di Pltu Pt. Pln Np Up Belawan Mayrini, Irin; Abdilah, Tomi; ., Supriadi
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 8, No 1: Januari 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v8i1.21522

Abstract

The function of lubricants for combustion engine technology and energy conversion machines is very important. It is like a human body without blood will experience death. Steam turbines are a source of electrical energy that can produce large amounts of electrical power. Steam turbines can work well with a number of components needed, including a lubrication system. When the turbine rotates, friction occurs between the bearings and the generator, so to minimize friction and wear, lubricants are needed. Lubricants not only function to prevent wear and tear but also function to transfer heat, remove dirt and cool turbine and generator bearings. A good lubrication system will greatly influence the working reliability of the steam turbine with optimal electrical power production results. On the other hand, if the turbine lubricant system does not work optimally, friction and wear will occur and cause corrosion which will result in damage to the steam turbine thrust bearing components. The research method used is qualitative research, namely data collection through field observations, interviews, lubricant tests in the laboratory and bibliography. The conclusion of this research: the reason the steam turbine lubrication system is not optimal is that the lubricant is contaminated with solid and liquid particles, especially water contamination. This is based on the results of lubricant analysis in the tribology laboratory on November 6 2023 with a lubricant usage period of 11,775 km and water contamination in the lubricant of 4,202 ppm. This figure exceeds the minimum threshold of 200 ppm. Then the next sampling on December 9 2023 with a lubricant usage period of 12,495 Km found water content contamination of 1,064 ppm. And then for the last sampling on July 23 2024 with a lubricant usage period of 16,815 km, water content contamination was still found at 1,165 ppm. After further inspection by the maintenance team in the field, it was found that the source of the water contamination problem came from a leak in the steam turbine gland because the seal strip had over-clearance due to its long life time. This causes some of the turbine steam to enter the lubricant in the bearing. This damage will be repaired during the Major Overhaul because the turbine must be dismantled. A temporary solution, a separator is installed continuously to separate oil and water.