Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP PERILAKU CYBERSEX PADA MAHASISWA DI KABUPATEN KARAWANG Nuram Mubina; Dinda Aisha; Mochammad Rifki Andris
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 8 No 2 (2023): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v8i2.6122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas terhadap perilaku cybersex pada mahasiswa di Kabupaten Karawang. Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dari mahasiswa di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan data responden menggunakan aspek religiusitas dari Huber dan Huber serta mengukur perilaku cybersex dari Cooper, dkk. Data penelitian diolah menggunakan SPSS 24 menggunakan uji analisis regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas berpengaruh terhadap perilaku cybersex pada mahasiswa di Kabupaten Karawang. Besar pengaruh varibel religiusitas tersebut adalah 8% dan 92% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. This study aims to determine the effect of religiosity on cybersex behavior among students in Karawang Regency. Respondents in this study amounted to 100 respondents from students in Karawang Regency. This research uses quantitative methods. Respondent data collection uses aspects of religiosity from Huber and Huber and measures cybersex behavior from Cooper, et al. The research data were processed using SPSS 24 using simple linear regression analysis test. The results of this study indicate that religiosity affects cybersex behavior in students in Karawang Regency. The effect of the religiosity variable is 8% and the other 92% is influenced by other variables not examined in this study.
Peran Parental Involvement Terhadap Juvenile Delinquency Pada Remaja di Karawang Aisha, Dinda; Mardia, Eka; Rahman, P. Rahayu Utami
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8114

Abstract

Dewasa ini seringkali kita mendengarkan, melihat atau bahkan menyaksikan langsung tindakan pelanggaran normal sosial atau masyarakat yang dilakukan oleh remaja. Sebagai contoh perilaku tawuran antar pelajar dengan membawa senjata tajam, kekerasan seksual yang dilakukan oleh remaja, penganiayaan pada teman yang divideokan, perilaku perundungan, ujaran kebencian, dan lain sebagainya. Kejadian ini semakin miris karena dilakukan oleh remaja, yg masih tergolong anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran parental involvement terhadap juvenile delinquency pada remaja di Karawang. Populasi dari penelitian ini adalah remaja di Karawang. Pengambilan data menggunakan 2 skala yaitu Skala Parental Involvement Rating Scale (PIRS) dan Skala Subtypes of Antisocial Behavior Questionnaire (SABQ). Hipotesis dari penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat parental involvement maka semakin rendah tingkat juvenile delinquency. Hasil pada penelitian ini menunjukkan hipotesis diterima dengan nilai signifikansi 0,005 dan dengan arah negatif atau dapat dikatakan bahwa parental involvement berpengaruh negatif dan signifikan terhadap juvenile delinquency. Kontribusi pengaruhnya sebesar 7,5% dipengaruhi oleh faktor parental involvement.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN EFIKASI DIRI TERHADAP PENYESUAIAN DIRI PADA SANTRI BARU DI KARAWANG Arfin Apriana; Nuram Mubina; Dinda Aisha
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 2 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v4i2.1172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara dukungan sosial dan efikasi diri terhadap penyesuaian diri pada santri baru di Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan skala yaitu Psychological Adjusment Scale (PAS) yang dikembangkan oleh Haber & Runyon (dalam Indrawati dan Fauziah, 2012) yang digunakan untuk mengukur variabel penyesuaian diri. The Multidimensional Scale of Perceived Sosial Suport (MSPPS) yang memiliki 12 item. Alat ukur ini dikembangkan oleh Zimet (dalam Winahyu et al, 2015) yang digunakan untuk mengukur variabel dukungan sosial. General Self-Efficacy Scale 12 (GSES-12) yang dikembangkan oleh Bosscher & Smit (1997) yang diguanakan untuk mengukur variabel efikasi diri. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang, dan menggunakan teknik non probabilty sampling dengan desain penelitian convinience sampling. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikan dukungan sosial dan efikasi diri terhadap penyesuaian diri sebesar p = 0,000 < 0,050 dan nilai koefisien determinasi R Square 0,240 maka Ha1 terima H01 tolak artinya ada pengaruh dukungan sosial dan efikasi diri terhadap penyesuaian diri santri baru di Karawang sebesar 24 %. Dukungan sosial terhadap penyesuaian diri menunjukan nilai signifikan sebesar p = 0,000 < 0,050 dan koefisien determinasi 0,170 maka Ha2 terima H02 tolak artinya ada pengaruh dukungan sosial terhadap penyesuaian diri santri baru di Karawang sebesar 17%. Efikasi diri terhadap penyesuaian diri mendapatkan nilai signifikan sebesar p=0,000 < 0,050 dan koefisien determinasi 0,101 maka Ha3 terima H03 tolak artinya ada pengaruh efikasi diri terhadap penyesuaian diri santri baru di Karawang sebesar 10,1%. This study aims to determine the influence between social support and self-efficacy on self-adjustment in new students in Karawang Regency. This study uses quantitative methods and data collection techniques using the Psychological Adjusment Scale (PAS) developed by Haber & Runyon (in Indrawati and Fauziah, 2012) which is used to measure self-adjustment variables. The Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPPS) which has 12 items. This measuring instrument was developed by Zimet (in Winahyu et al, 2015) which is used to measure social support variables. General Self-Efficacy Scale 12 (GSES-12) developed by Bosscher & Smit (1997) which is used to measure self-efficacy variables. The sample in this study amounted to 100 people, and used non-probabilty sampling techniques with desain convinience sampling. The results showed a significant value of social support and self-efficacy on self-adjustment of p = 0,000 <0,050 and the coefficient of determination R Square 0,240, Ha1 accept H01 reject, meaning that there is an influence of social support and self-efficacy on the self-adjustment of new students in Karawang by 24%. Social support on self-adjustment shows a significant value of p = 0,000 <0,050 and a coefficient of determination of 0,170, so Ha2 accepts H02 rejects, meaning that there is an effect of social support on the self-adjustment of new students in Karawang by 17%. Self-efficacy on self-adjustment gets a significant value of p = 0,000 <0,050 and a coefficient of determination of 0,101, so Ha3 accepts H03 rejects, meaning that there is an effect of self-efficacy on the self-adjustment of new students in Karawang by 10,1%.
Apakah Konformitas Dapat Memicu Agresivitas Suporter Sepak Bola di Karawang? Ramadika Gustina; Nuram Mubina; Dinda Aisha
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i03.1532

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konformitas terhadap agresivitas pada suporter sepak bola Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif kausalitas. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability dengan jenis convinience sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data ini mengadopsi The Conformity Scale (CS) untuk mengukur variabel konformitas dan The Buss-Perry Aggression Questionnaire - Short Form (BPAQ-SF) untuk mengukur agresivitas. Jumlah responden yang terlibat adalah 121 orang suporter sepak bola yang berdomisili di Karawang. Analisis data penelitian ini menggunakan uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan p=0,000 (p<0,05), yang membuktikan ada pengaruh konformitas terhadap agresivitas pada suporter sepak bola Karawang. Koefisien regresi menujukkan pengaruh yang positif, apabila konformitas meningkat maka tingkat agresivitas suporter sepak bola juga meningkat. Kontribusi konformitas terhadap agresivitas suporter sepak bola sebesar 57,9%, sedangkan 42,1% dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
Perilaku Agresif Suporter Sepak Bola di Karawang: Menguji Peranan Kontrol Diri dan Kelekatan Orang Tua Agung Adhi Pratama Putra Yusuf Sumarya; Puspa Rahayu Utami Rahman; Dinda Aisha
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i03.1542

Abstract

Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kontrol diri dan kelekatan orang tua terhadap perilaku agresif pada suporter sepak bola di Karawang. Karakteristik responden dalam penelitian ini adalah suporter sepak bola yaitu seseorang yang pernah menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung, berusia 12-21 tahun, dan berdomisili di Kabupaten Karawang. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian kausal komparatif. Teknik sampel yang digunakan convenience sampling dengan jumlah responden sebanyak 204 orang. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala psikologi diantaranya, The Buss-Perry Agression Questionare, BSCS (brief selfcontrol scale) dan skala Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA). Analisis data menggunakan uji regresi berganda (uji T dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. 0,000 (p<0.05) artinya Ha diterima dan H0 ditolak, dapat disimpulkan bahwa kontrol diri dan kelekatan orang tua memiliki pengaruh terhadap perilaku agresif. Sumbangan pengaruh kontrol diri dan kelekatan orang tua terhadap perilaku agresif sebesar 45,7%. Secara parsial, pengaruh kontrol diri terhadap perilaku agresif sebesar 42,1% dan pengaruh kelekatan orang tua terhadap perilaku agresif sebesar 3,57%. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh kontrol diri lebih dominan dibandingkan dengan kelekatan orang tua terhadap perilaku agresif pada suporter sepak bola di Karawang.
Sebuah Pemikiran Bunuh Diri pada Mahasiswa: Dapatkah Harga Diri dan Dukungan Sosial Memprediksi? Karyum Sutarya; Wina Lova Riza; Dinda Aisha
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga diri dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri mahasiswa di Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif, dengan desain penelitian kausalitas. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa yang berdomisili di Karawang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dan jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 395 responden. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan skala psikologi yaitu skala harga diri menggunakan skala Rosenberg Self Esteem Scale (RSES), skala dukungan sosial menggunakan skala Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), skala ide bunuh diri menggunakan skala Revised-Suicide Ideation Scale (R-SIS). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, uji linearitas, uji hipotesis regresi linear berganda serta uji tambahan yaitu uji koefisien determinasi dan uji kategorisasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat pengaruh antara harga diri dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri, dengan nilai signifikansi sebesar 0.00. Diketahui harga diri berpengaruh terhadap ide bunuh diri dengan nilai signifikansi 0.00, dan pada variabel dukungan sosial diperoleh nilai signifikansi 0.00, yang menunjukan bahwa ada pengaruh dukungan sosial terhadap ide bunuh diri. Hasil uji koefisien determinasi menunjukan bahwa harga diri dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri memiliki pengaruh sebesar 70%.
Perilaku Agresif pada Remaja Anggota Geng Motor X di Karawang: Menguji Peranan Regulasi Emosi Heri Priyadi; Puspa Rahayu Utami Rahman; Dinda Aisha
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi terhadap perilaku agresif pada remaja anggota geng motor X di Karawang. Menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 106 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota geng motor, berusia 12-21 tahun, dan berdomisili di Kabupaten Karawang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria responden adalah anggota geng motor yang aktif mengikuti kegiatan minimal 6 bulan terakhir. Penentuan besar sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Lameshow. Skala regulasi emosi dalam penelitian ini menggunakan skala DERS-18. Skala perilaku agresif menggunakan skala The Buss-Perry Agression Questionare. Dapat disimpulkan dari uji statistik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini bahwa terdapat pengaruh regulasi emosi terhadap perilaku agresif yang positif dan signifikan pada remaja anggota geng motor X di Karawang. Hal ini terbukti dari temuan uji regresi linier sederhana yang menghasilkan taraf signifikan sebesar 0,011 artinya (p < 0,05).
Penerimaan Diri Orang Tua Yang Memiliki Anak Tunagrahita: Adakah Pengaruh Dukungan Sosial? Badriah, Elih; Rahman, Puspa Rahayu Utami; Aisha, Dinda
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.468

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh dukungan sosial terhadap penerimaan diri orang tua yang memiliki anak tunagrahita. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiasi kausal. Populasi dalam penelitian ini merupakan orang tua dari siswa tunagrahita SLB X di Karawang. Teknik sampling menggunakan nonprobability sampling dengan teknik sampel jenuh sebanyak 122 responden. Skala yang digunakan yaitu Multidimensional Scale of Perceived Sosial Support (MSPSS) dan Berger’s Self-Acceptance Scale. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya ada pengaruh dukungan sosial terhadap penerimaan diri orang tua yang memiliki anak tunagrahita di SLB X karawang. Pengaruh dukungan sosial terhadap penerimaan diri orang tua yang memiliki anak tunagrahita pada SLB X di Karawang sebesar 34,4%, sisanya 65,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Kesiapan Pada Pengguna Aplikasi Kencan Online (Studi Kuantitatif Deskriptif) Destriana, Mutiara; Aisha, Dinda; Rohayati, Nita
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.327

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kesepian di antara individu yang menggunakan aplikasi kencan online. Penelitian ini melibatkan total 89 partisipan yang memenuhi kriteria sebagai pengguna aplikasi kencan online yang tinggal di berbagai wilayah di Indonesia dan berada dalam rentang usia 18 hingga 40 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 89 responden, 47 orang (52,8%) dalam kategori sedang melaporkan mengalami perasaan kesepian. Penelitian ini mengungkapkan bahwa individu menggunakan aplikasi kencan online dengan tujuan untuk mengurangi rasa kesepian mereka dengan terhubung dengan individu baru yang mereka temui melalui aplikasi tersebut. Hubungan ini dapat terjalin melalui berbagai cara seperti bertukar pesan singkat, melakukan percakapan telepon, atau mengatur pertemuan langsung.
Ketahanan Remaja Pasca Putus Cinta: Adakah Pengaruh Dukungan Sosial Dan Religiusitas? Alwidyatmiko, Nandy; Rahman, Puspa Rahayu Utami; Aisha, Dinda
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara dukungan sosial dan religiusitas terhadap resiliensi pada remaja akhir pasca putus cinta. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan jumlah responden yang didapatkan sebanyak 290 responden. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial dan The Centrality of Religiosity (CRS) digunakan untuk mengukur religiusitas, dan The Connor-Davidson Ressillience Scale (CD-RISC) digunakan untuk mengukur resiliensi. teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama dukungan sosial dan religiusitas berpengaruh terhadap resiliensi sebesar 21,8%. Selanjutnya 78,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.